<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107</id><updated>2011-07-28T12:41:21.157-07:00</updated><title type='text'>"Rio Rizky"</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-6915381746731157701</id><published>2009-12-01T18:47:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T18:47:57.593-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;center&gt;سُوۡرَةُ التّحْریم&lt;br /&gt;بِسۡمِ اللهِ الرَّحۡمٰنِ الرَّحِيۡمِ &lt;br /&gt;يٰۤاَيُّهَا النَّبِىُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَاۤ اَحَلَّ اللّٰهُ لَـكَ‌ۚ تَبۡتَغِىۡ مَرۡضَاتَ اَزۡوَاجِكَ‌ؕ وَاللّٰهُ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ‏ ﴿﻿۱﻿﴾  قَدۡ فَرَضَ اللّٰهُ لَـكُمۡ تَحِلَّةَ اَيۡمَانِكُمۡ‌ؕ وَاللّٰهُ مَوۡلٰٮكُمۡ‌ۚ وَهُوَ الۡعَلِيۡمُ الۡحَكِيۡمُ‏ ﴿﻿۲﻿﴾  وَاِذۡ اَسَرَّ النَّبِىُّ اِلٰى بَعۡضِ اَزۡوَاجِهٖ حَدِيۡثًا‌ۚ فَلَمَّا نَـبَّاَتۡ بِهٖ وَاَظۡهَرَهُ اللّٰهُ عَلَيۡهِ عَرَّفَ بَعۡضَهٗ وَاَعۡرَضَ عَنۡۢ بَعۡضٍ‌ۚ فَلَمَّا نَـبَّاَهَا بِهٖ قَالَتۡ مَنۡ اَنۡۢبَاَكَ هٰذَا‌ؕ قَالَ نَـبَّاَنِىَ الۡعَلِيۡمُ الۡخَبِیْرُ‏ ﴿﻿۳﻿﴾  اِنۡ تَتُوۡبَاۤ اِلَى اللّٰهِ فَقَدۡ صَغَتۡ قُلُوۡبُكُمَا‌ۚ وَاِنۡ تَظٰهَرَا عَلَيۡهِ فَاِنَّ اللّٰهَ هُوَ مَوۡلٰٮهُ وَجِبۡرِيۡلُ وَصَالِحُ الۡمُؤۡمِنِيۡنَ‌ۚ وَالۡمَلٰٓٮِٕكَةُ بَعۡدَ ذٰلِكَ ظَهِيۡرٌ‏ ﴿﻿۴﻿﴾  عَسٰى رَبُّهٗۤ اِنۡ طَلَّقَكُنَّ اَنۡ يُّبۡدِلَهٗۤ اَزۡوَاجًا خَيۡرًا مِّنۡكُنَّ مُسۡلِمٰتٍ مُّؤۡمِنٰتٍ قٰنِتٰتٍ تٰٓٮِٕبٰتٍ عٰبِدٰتٍ سٰٓٮِٕحٰتٍ ثَيِّبٰتٍ وَّاَبۡكَارًا‏ ﴿﻿۵﻿﴾  يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا قُوۡۤا اَنۡفُسَكُمۡ وَاَهۡلِيۡكُمۡ نَارًا وَّقُوۡدُهَا النَّاسُ وَالۡحِجَارَةُ عَلَيۡهَا مَلٰٓٮِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعۡصُوۡنَ اللّٰهَ مَاۤ اَمَرَهُمۡ وَيَفۡعَلُوۡنَ مَا يُؤۡمَرُوۡنَ‏ ﴿﻿۶﻿﴾  يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا لَا تَعۡتَذِرُوا الۡيَوۡمَ‌ؕ اِنَّمَا تُجۡزَوۡنَ مَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ‏ ﴿﻿۷﻿﴾  يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا تُوۡبُوۡۤا اِلَى اللّٰهِ تَوۡبَةً نَّصُوۡحًا ؕ عَسٰى رَبُّكُمۡ اَنۡ يُّكَفِّرَ عَنۡكُمۡ سَيِّاٰتِكُمۡ وَيُدۡخِلَـكُمۡ جَنّٰتٍ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ ۙ يَوۡمَ لَا يُخۡزِى اللّٰهُ النَّبِىَّ وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا مَعَهٗ‌ ۚ نُوۡرُهُمۡ يَسۡعٰى بَيۡنَ اَيۡدِيۡهِمۡ وَبِاَيۡمَانِهِمۡ يَقُوۡلُوۡنَ رَبَّنَاۤ اَ تۡمِمۡ لَـنَا نُوۡرَنَا وَاغۡفِرۡ لَـنَا‌ ۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ‏ ﴿﻿۸﻿﴾  يٰۤاَيُّهَا النَّبِىُّ جَاهِدِ الۡكُفَّارَ وَالۡمُنٰفِقِيۡنَ وَاغۡلُظۡ عَلَيۡهِمۡ‌ؕ وَمَاۡوٰٮهُمۡ جَهَنَّمُ‌ؕ وَبِئۡسَ الۡمَصِيۡرُ‏ ﴿﻿۹﻿﴾  ضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا لِّـلَّذِيۡنَ كَفَرُوا امۡرَاَتَ نُوۡحٍ وَّ امۡرَاَتَ لُوۡطٍ‌ ؕ كَانَـتَا تَحۡتَ عَبۡدَيۡنِ مِنۡ عِبَادِنَا صَالِحَـيۡنِ فَخَانَتٰهُمَا فَلَمۡ يُغۡنِيَا عَنۡهُمَا مِنَ اللّٰهِ شَيۡــًٔا وَّقِيۡلَ ادۡخُلَا النَّارَ مَعَ الدّٰخِلِيۡنَ‏ ﴿﻿۱۰﻿﴾  وَضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا لِّـلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا امۡرَاَتَ فِرۡعَوۡنَ‌ۘ اِذۡ قَالَتۡ رَبِّ ابۡنِ لِىۡ عِنۡدَكَ بَيۡتًا فِى الۡجَـنَّةِ وَنَجِّنِىۡ مِنۡ فِرۡعَوۡنَ وَعَمَلِهٖ وَنَجِّنِىۡ مِنَ الۡقَوۡمِ الظّٰلِمِيۡنَۙ‏ ﴿﻿۱۱﻿﴾  وَمَرۡيَمَ ابۡنَتَ عِمۡرٰنَ الَّتِىۡۤ اَحۡصَنَتۡ فَرۡجَهَا فَنَفَخۡنَا فِيۡهِ مِنۡ رُّوۡحِنَا وَصَدَّقَتۡ بِكَلِمٰتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهٖ وَكَانَتۡ مِنَ الۡقٰنِتِيۡنَ‏ ﴿﻿۱۲﻿﴾ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGHARAMKAN&lt;br /&gt;Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang&lt;br /&gt;Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati isteri-isterimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang [1]. (1) Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu [2] dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (2) Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari isteri-isterinya [Hafshah] suatu peristiwa. Maka tatkala [Hafshah] menceritakan peristiwa itu [kepada Aisyah] dan Allah memberitahukan hal itu [semua pembicaraan antara Hafshah dengan Aisyah] kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian [yang diberitakan Allah kepadanya] dan menyembunyikan sebagian yang lain [kepada Hafshah]. Maka tatkala [Muhammad] memberitahukan pembicaraan [antara Hafshah dan Aisyah] lalu Hafshah bertanya: "Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?" Nabi menjawab: "Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal". (3) Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong [untuk menerima kebaikan]; dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan [begitu pula] Jibril dan orang-orang mu’min yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula. (4) Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan isteri-isteri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang ta’at, yang bertaubat, yang mengerjakan ibadat, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan. (5) Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (6) Hai orang-orang kafir, janganlah kamu mengemukakan uzur pada hari ini. Sesungguhnya kamu hanya diberi balasan menurut apa yang kamu kerjakan. (7) Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu". (8) Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali. (9) Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat [1] kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari [siksa] Allah; dan dikatakan [kepada keduanya]; "Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk [neraka]". (10) Dan Allah membuat isteri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu [2] dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim", (11) dan Maryam puteri ’Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh [ciptaan] Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia termasuk orang-orang yang ta’at. (12) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-6915381746731157701?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/6915381746731157701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=6915381746731157701' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/6915381746731157701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/6915381746731157701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/12/mengharamkan-dengan-menyebut-nama-allah.html' title=''/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-3896749861192748487</id><published>2009-11-05T23:18:00.000-08:00</published><updated>2009-11-08T06:23:12.728-08:00</updated><title type='text'>Program Cek kelulusan dalam bahasa Pascal</title><content type='html'>&lt;a href="http://suazu.blogspot.com" rel="nofollow" title="[ Rio]"&gt;&lt;br /&gt;Senin, 27 April 2009&lt;br /&gt;Program Cek kelulusan dalam bahasa Pascal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;program cek_kelulusan_siswa;&lt;br /&gt;uses crt;&lt;br /&gt;var&lt;br /&gt;nama : string[25];&lt;br /&gt;kelas : string[5];&lt;br /&gt;no_absen : string[3];&lt;br /&gt;n_tugas : byte;&lt;br /&gt;n_u_hari : byte;&lt;br /&gt;n_u_umum : byte;&lt;br /&gt;rerata : real;&lt;br /&gt;lulus : boolean;&lt;br /&gt;predikat : string[20];&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;clrscr;&lt;br /&gt;writeln('====================================================');&lt;br /&gt;writeln('| Program Mengecek Kelulusan Siswa |');&lt;br /&gt;writeln('====================================================');&lt;br /&gt;writeln;&lt;br /&gt;writeln('Input Data Siswa');&lt;br /&gt;writeln('----------------');&lt;br /&gt;write('Nama : '); readln(nama);&lt;br /&gt;write('Kelas : '); readln(kelas);&lt;br /&gt;write('No Absen : '); readln(no_absen);&lt;br /&gt;write('Nilai Tugas : '); readln(n_tugas);&lt;br /&gt;write('Nilai Ulangan Harian : '); readln(n_u_hari);&lt;br /&gt;write('Nilai Ulangan Umum : '); readln(n_u_umum);&lt;br /&gt;rerata:=(n_tugas + 2 * n_u_hari + 3 * n_u_umum)/6;&lt;br /&gt;if rerata &gt;=70 then lulus:=true&lt;br /&gt;else lulus:= false;&lt;br /&gt;clrscr;&lt;br /&gt;writeln('====================================================');&lt;br /&gt;writeln('| Program Mengecek Kelulusan Siswa |');&lt;br /&gt;writeln('====================================================');&lt;br /&gt;writeln;&lt;br /&gt;writeln(' Siswa dengan');&lt;br /&gt;writeln('----------------');&lt;br /&gt;writeln('Nama : ',nama);&lt;br /&gt;writeln('Kelas : ',kelas);&lt;br /&gt;writeln('No Absen : ',no_absen);&lt;br /&gt;writeln('Nilai Tugas : ',n_tugas);&lt;br /&gt;writeln('Nilai Ulangan Harian : ',n_u_hari);&lt;br /&gt;writeln('Nilai Ulangan Umum : ',n_u_umum);&lt;br /&gt;writeln('Rata - rata : ',rerata:0:2);&lt;br /&gt;if lulus then&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;if rerata &lt; 80 then predikat:='memuaskan'else if rerata &lt;90 then predikat:='sangat memuaskan'else predikat:='dengan pujian';writeln('Dinyatakan Lulus dengan ',predikat);endelsewriteln('Dinyatakan Tidak Lulus');readln;end.&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Label: Contoh coding program dalam turbo pascal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-3896749861192748487?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/3896749861192748487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=3896749861192748487' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/3896749861192748487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/3896749861192748487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/program-cek-kelulusan-dalam-bahasa.html' title='Program Cek kelulusan dalam bahasa Pascal'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-6489420550010106391</id><published>2009-11-05T22:07:00.000-08:00</published><updated>2009-11-08T06:24:27.485-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://suazu.blogspot.com" rel="nofollow" title="[ Rio]"&gt;&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 1&lt;br /&gt;1. Mengenal Pascal&lt;br /&gt;1.1 Struktur Program Pascal&lt;br /&gt;Struktur dari suatu program Pascal terdiri dari sebuah judul program dan&lt;br /&gt;suatu blok program atau badan program. Secara ringkas, struktur suatu&lt;br /&gt;program Pascal dapat tediri dari:&lt;br /&gt;1. Judul Program&lt;br /&gt;2. Blok Program&lt;br /&gt;a. Bagian deklarasi&lt;br /&gt;• deklarasi label&lt;br /&gt;• definisi konstanta&lt;br /&gt;• definisi tipe&lt;br /&gt;• deklarasi variabel&lt;br /&gt;• deklarasi prosedur&lt;br /&gt;• deklarasi fungsi&lt;br /&gt;b. Bagian pernyataan&lt;br /&gt;1.2 Program Pascal yang Paling Sederhana&lt;br /&gt;Suatu program Pascal yang paling sederhana adalah program yang hanya&lt;br /&gt;terdiri dari sebuah bagian pernyataan saja. Bagian pernyataan merupakan&lt;br /&gt;bagian yang terkahir dari suatu blok. Bagian ini diawali dengan kata Begin&lt;br /&gt;dan diakhiri dengan kata End. Jadi suatu program Pascal yang paling&lt;br /&gt;sederhana da&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;pat berbentuk:&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Pernyataan;&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bagian pernyataan ini menunjukkan suatu tindakan yang akan dikerjakan&lt;br /&gt;oleh program. Tindakan yang dilakukan oleh program tergantung daru&lt;br /&gt;instruksi-instruksi yang diberikan. Pernyataan merupakan instruksi program.&lt;br /&gt;Pernyatan-pernyataan yang diberikan untuk dikerjakan ditulis diatara kata&lt;br /&gt;Begin dan End. Akhir penulisan End yang harus diakhiri tanda titik.&lt;br /&gt;Bentuk umum dari bagian pernyataan ini adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Pernyataan;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;…&lt;br /&gt;…&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘Saya pascal’);&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;1.3 Penulisan Program Pascal&lt;br /&gt;Program Pascal tidak mengenal aturan penulisan di kolom tertentu, jadi boleh&lt;br /&gt;ditulis di kolom mana saja. Penulisan pernyataan-pernyataan pada umumnya&lt;br /&gt;menjorok masuk beberapa kolom tidak berpengaruh pada proses, hanya&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 2&lt;br /&gt;dimaksudkan supaya mempermudah pembacaan program, sehingga akan lebih&lt;br /&gt;terlihat bagian-bagiannya.&lt;br /&gt;Setiap akhir pernyataan harus diakhiri dengan tanda titik koma.&lt;br /&gt;Contoh 1&lt;br /&gt;Begin writeln(‘Saya Pascal’);&lt;br /&gt;Writeln(‘Saya mulai mengenal Pascal’);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Contoh 2&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;writeln(‘Saya Pascal’);&lt;br /&gt;Writeln(‘Saya mulai mengenal Pascal’);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;1.4 Judul Program&lt;br /&gt;Di Turbo Pascal, judul program sifatnya adalah opsional dan tidak terlalu&lt;br /&gt;berarti dalam program. Jika ditulis dapat digunakan untuk memberi nama&lt;br /&gt;program dan daftar dari parameter tentang komunikasi program dengan&lt;br /&gt;lingkungannya yang sifatnya sebagai dokumentasi saja. Judul program bila&lt;br /&gt;ditulis, harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik koma.&lt;br /&gt;Judul program ditulis dalam satu kata, jika lebih dari dua kata harus&lt;br /&gt;disambung dengan tanda hubung bawah (tidak boleh ada spasi kosong).&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Program Contoh_awal;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘Saya Pascal’);&lt;br /&gt;Writeln(‘Saya baru kenal’);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Judul program sifatnya sebagai dokumentasi saja, tidak berkaitan dengan proses&lt;br /&gt;program.&lt;br /&gt;1.5 Bagian Deklarasi&lt;br /&gt;Bagian deklarasi sering juga kamus program. Bagian deklarasi digunakan bila&lt;br /&gt;di dalam program menggunakan pengenal (identifier). Pengenal dapat berupa&lt;br /&gt;label, tipe, variabel, prosedur, atau fungsi. Kalau suatu program menggunakan&lt;br /&gt;pengenal, Pascal menuntut supaya pengenal tersebut dikenalkan dahulu&lt;br /&gt;sebelum digunakan, yaitu dideklarasikan atau dibuat kamusnya dulu pada&lt;br /&gt;bagian deklarasi.&lt;br /&gt;a. Deklarasi konstanta&lt;br /&gt;Bila ingin menggunakan pengenal yang berisi nilai-nilai konstanta (tetap),&lt;br /&gt;maka harus didefinisikan terlebih dahulu pada bagian ini. Definisi konstanta&lt;br /&gt;diawali dengan kata cadangan Const diikuti oleh kumpulan pengenal yang&lt;br /&gt;diberi suatu nilai konstanta.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 3&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Program Contoh_Konstanta;&lt;br /&gt;Const&lt;br /&gt;Potongan=0.2;&lt;br /&gt;Gaji=1000000;&lt;br /&gt;Nama_PT=’PT Maju’;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘Gaji =’,Gaji);&lt;br /&gt;Writeln(‘Potongan=’,Potongan);&lt;br /&gt;Writeln(‘Nama =’,Nama_PT);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan menghasilkan:&lt;br /&gt;Gaji = 1000000&lt;br /&gt;Potongan = 2.00000000E-01&lt;br /&gt;Nama = PT Maju&lt;br /&gt;Turbo Pascal mempunyai beberapa konstanta yang tidak perlu didefinisikan&lt;br /&gt;dapat dipergunakan langsung, diantaranya yaitu:&lt;br /&gt;False dengan tipe Boolean, bernilai logika salah&lt;br /&gt;True dengan tipe Boolean, bernilai logika benar&lt;br /&gt;MaxInt dengan tipe numerik integer, bernilai 32767&lt;br /&gt;MaxLongInt dengan tipe numerik integer, bernilai 2147483647&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Program Contoh_Konstanta_Terdefinisi;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘Nilai logika benar= ’;true);&lt;br /&gt;Writeln(‘Nilai logika salah= ’;falase);&lt;br /&gt;Writeln(‘Nilai MaxInt = ’;MaxInt);&lt;br /&gt;Writeln(‘Nilai MaxLongInt = ’;MaxLongInt);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan menghasilkan:&lt;br /&gt;Nilai logika benar = TRUE&lt;br /&gt;Nilai logika salah = FALSE&lt;br /&gt;Nilai MaxInt = 32767&lt;br /&gt;Nilai MaxLongInt = 2147483647&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 4&lt;br /&gt;Contoh deklarasi konstanta yang dapat dilakukan dengan benar:&lt;br /&gt;Const a=8;&lt;br /&gt;Const c='8';&lt;br /&gt;Const s='konstanta';&lt;br /&gt;Const Is=sizeof(integer);&lt;br /&gt;Const b=length('konstanta');&lt;br /&gt;Const x:integer = 10;&lt;br /&gt;Const z=ord(#64);&lt;br /&gt;const a= 10; s= chr (a);&lt;br /&gt;Contoh deklarasi konstanta yang salah:&lt;br /&gt;const a=integer:=10;&lt;br /&gt;const a(integer):=10;&lt;br /&gt;const integer(a):=10;&lt;br /&gt;const integer:a= 10;&lt;br /&gt;const x.1=2.7182818;&lt;br /&gt;const a= 10’; s= length (a);&lt;br /&gt;const a= 10’; s= pos (‘1’ , a);&lt;br /&gt;const a= 10; s= high (a);&lt;br /&gt;b. Deklarasi Variabel&lt;br /&gt;Jika konstanta merupakan pengenal berisi data yang pasti, tetap, tidak&lt;br /&gt;berubah, maka variabel adalah pengenal yang berisi data yang dapat&lt;br /&gt;berubah-ubah nilai dalam program. Jadi dengan menggunakan konstanta,&lt;br /&gt;kita tidak dapat mengubah nilainya dalam program, tetapi dengan&lt;br /&gt;menggunakan variabel, nilai dapat berubah/diubah dalam program. Setiap&lt;br /&gt;variabel dalam program Pascal harus dideklarasikan sebelum digunakan.&lt;br /&gt;Kata cadangan Var digunakan sebagai judul di dalam bagian deklarasi&lt;br /&gt;variabel dan diikuti oleh satu atau lebih pengenal yang dipisahkan oleh&lt;br /&gt;koma, diikuti dengan titik dua dan tipe datanya serta diakhiri dengan titik&lt;br /&gt;koma.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Program luas_segi_empat;&lt;br /&gt;Const&lt;br /&gt;P=5;&lt;br /&gt;L=4;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Luas:integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Luas:=P*l;&lt;br /&gt;Writeln(‘Panjang=’;p);&lt;br /&gt;Writeln(‘Lebar =’;l);&lt;br /&gt;Writeln(‘Luas =’;Luas);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan menghasilkan:&lt;br /&gt;Panjang=5&lt;br /&gt;Lebar =4&lt;br /&gt;Luas =20&lt;br /&gt;Pada contoh di atas terdapat 2 konstanta dan 1 variabel, yaitu Luas dengan&lt;br /&gt;tipenya datanya integer.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 5&lt;br /&gt;c. Deklarasi Prosedur&lt;br /&gt;Prosedur merupakan bagaian yang terpisah dari program dan dapat&lt;br /&gt;diaktifkan di manapun di dalam program. Prosedur dapat berupa prosedur&lt;br /&gt;standar (sudah disediakan oleh Pascal) maupun prosedur yang akan dibuat&lt;br /&gt;sendiri. Prosedur dibuat sendiri bilamana program akan dibagi-bagi&lt;br /&gt;menjadi beberapa modul-modul. Prosedur dibuat di dalam program dengan&lt;br /&gt;cara mendeklarasikannya di bagian deklarasi prosedur. Kata cangan&lt;br /&gt;Procedure digunakan sebagai judul dari bagian deklarasi prosedur, diikuti&lt;br /&gt;oleh pengenal yang merupakan nama prosedurnya dan secara opsional&lt;br /&gt;dapat diikuti lagi oleh kumpulan parameter yang diakhiri dengan titik&lt;br /&gt;koma.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Program prosedur;&lt;br /&gt;PROCEDURE HITUNG(X,Y:INTEGER; VAR HASIL:INTEGER);&lt;br /&gt;BEGIN&lt;br /&gt;HASIL:=X+Y;&lt;br /&gt;END;&lt;br /&gt;VAR&lt;br /&gt;Z:INTEGER;&lt;br /&gt;{program utama}&lt;br /&gt;BEGIN&lt;br /&gt;HITUNG(2,3,Z);&lt;br /&gt;WRITELN(‘2 + 3 = ‘,Z);&lt;br /&gt;END.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan menghasilkan:&lt;br /&gt;2 + 3 = 5&lt;br /&gt;Lebih lanjut akan dibahas khusus pada materi prosedur.&lt;br /&gt;d. Deklarasi Fungsi&lt;br /&gt;Fungsi juga merupakan bagian program yang terpisah mirip dengan&lt;br /&gt;prosedur, tetapi ada beberapa perbedaannya. Fungsi dapat berupa fungsi&lt;br /&gt;standar (sudah tersedia dalam Pascal) atau fungsi dibuat sendiri. Bila&lt;br /&gt;pemakai membuat sendiri, maka harus dideklarasikan terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Kata cadangan Function mengawali bagian deklarasi fungsi diikuti oleh&lt;br /&gt;pengenal yang merupakan nama fungsinya dan secara opsional dapat&lt;br /&gt;diikuti oleh kumpulan parameter, tipe dari fungsinya dan diakhiri dengan&lt;br /&gt;titik koma.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Program Fungsi;&lt;br /&gt;FUNCTION TAMBAH(X,Y:INTEGER):INTEGER;&lt;br /&gt;BEGIN&lt;br /&gt;TAMBAH:=X+Y;&lt;br /&gt;END;&lt;br /&gt;{program utama}&lt;br /&gt;BEGIN&lt;br /&gt;WRITELN(‘2 + 3 = ‘, TAMBAH(2,3));&lt;br /&gt;END.&lt;br /&gt;Jika program dijalankan akan mengasilkan:&lt;br /&gt;2 + 3 = 5&lt;br /&gt;Lebih lanjut akan dibahas khusus pada materi fungsi.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 6&lt;br /&gt;2. Elemen-Elemen Program Pascal&lt;br /&gt;Untuk mempelajari suatu bahasa komputer guna dapat membuat program dengan&lt;br /&gt;benar dan dapat mengembangkannya, langkah pertama yang harus kita ketahui&lt;br /&gt;terlebih dahulu adalah mengenal struktur dari program yang akan dibuat dengan&lt;br /&gt;bahasa tersebut. Selanjutnya mengetahui elemen-elemen yang membentuk program&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;Elemen-elemen program Pascal sebagai berikut.&lt;br /&gt;1. Simbol-simbol dasar&lt;br /&gt;2. Kata-kata cadangan&lt;br /&gt;3. Pengenal didefinisikan oleh pemakai&lt;br /&gt;4. Data&lt;br /&gt;5. Karakter kontrol&lt;br /&gt;6. Tanda Operasi&lt;br /&gt;7. Komentar Program&lt;br /&gt;8. Pernyataan&lt;br /&gt;9. Prosedur&lt;br /&gt;10. Fungsi&lt;br /&gt;2.1 Simbol-Simbol Dasar&lt;br /&gt;Program Pascal dapat dibentuk dari simbol-simbol yang terdiri dari hurufhuruf,&lt;br /&gt;angka-angka dan simbol-simbol khusus.&lt;br /&gt;1. Huruf&lt;br /&gt;Huruf yang digunakan adalah huruf A sampai dengan Z, a sampai dengan z&lt;br /&gt;dan garis bawah _ (garis bawah). Huruf besar dan huruf kecil dianggap&lt;br /&gt;sama, tidak dibedakan.&lt;br /&gt;2. Angka&lt;br /&gt;Angka yang digunakan adalah angka 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9&lt;br /&gt;3. Simbol khusus&lt;br /&gt;Simbol khusus yang dapat digunbakan adalah:+ - * / = ^ ()[]{}.,:;’#$ &lt;= &gt;= :=&lt;br /&gt;.. (* *) (. .)&lt;br /&gt;2.2. Kata Cadangan&lt;br /&gt;Kata cadangan adalah kata-kata yang sudah didefiniskan oleh Pascal yang&lt;br /&gt;mempunyai maksud tertentu. Kata-kata cadangan tidak boleh didefinisikan&lt;br /&gt;ulang oleh pemakai, sehingga tidak dapat dipergunakan sebagai pengenal.&lt;br /&gt;Contoh kata cadangan:&lt;br /&gt;And Array Begin Case Cosnt&lt;br /&gt;Div Do Downto Else End&lt;br /&gt;File For Forward Function Goto&lt;br /&gt;If In Label Mod Nil&lt;br /&gt;Not Of Or Procedure Program&lt;br /&gt;Record Repeat Set Shl Shr&lt;br /&gt;String Then To Type Until&lt;br /&gt;Uses Var While With Xor&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 7&lt;br /&gt;2.3 Pengenal (Identifier) Didefinisikan Pemakai&lt;br /&gt;Nama yang dipergunakan di dalam program Pascal disebut dengan pengenal.&lt;br /&gt;Pemakai dapat mendefinisikan sendiri suatu nama sebagai pengenal untuk&lt;br /&gt;tipe, pengenal konstanta, pengenal variabel, pengenal prosedur, pengenal&lt;br /&gt;fungsi, pengenal unit, pengenal program dan pengenal record.&lt;br /&gt;Pengenal yang didefinsikan sendiri bebas, tetapi harus mengikuti ketentuan&lt;br /&gt;sebagai berikut.&lt;br /&gt;1. Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus&lt;br /&gt;berupa huruf. Huruf besar dan huruf kecil dianggap sama.&lt;br /&gt;2. Tidak boleh mengandung spasi kosong.&lt;br /&gt;3. Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah.&lt;br /&gt;4. Panjangnya bebas, tetapi hanya 63 karakter pertama yang dianggap&lt;br /&gt;siginifikan.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Pengenal Keterangan&lt;br /&gt;NamaSiswa Benar&lt;br /&gt;No_Induk Benar&lt;br /&gt;P3K Benar&lt;br /&gt;1X Salah, karakter pertama harus huruf&lt;br /&gt;A&amp;B Salah, tidak boleh mengandung simbol khusus&lt;br /&gt;A B Salah, tidak boleh ada spasi kosong&lt;br /&gt;2.4 Tipe Data&lt;br /&gt;Kalau kita menggunakan pengenal variabel di dalam program, maka variabel&lt;br /&gt;tersebut harus kita deklarasikan terlebih dahulu. Pada waktu kita&lt;br /&gt;mendeklarasikan suatu variabel, maka kita harus menentukan tipe dari&lt;br /&gt;datanya. Tipe data data ini menunjukkan suatu nilai yang dapat digunakan&lt;br /&gt;oleh variabel bersangkutan.&lt;br /&gt;1. Tipe data numerik integer&lt;br /&gt;Data numerik integer merupakan nilai bilangan bulat baik dalam bentuk&lt;br /&gt;desimal maupun hexadesimal. Nilai integer hexadesimal diawali dengan&lt;br /&gt;tanda dollar ($). Turbo Pascal menyediakan 5 macam tipe data integer yang&lt;br /&gt;masing-masing mempunyai jangkauan nilai yang berbeda seperti di bawah&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;Tipe Ukuran Memori Jangkauan Nilai&lt;br /&gt;Byte 1 byte 0..255&lt;br /&gt;ShortInt 1 byte -128..127&lt;br /&gt;Integer 2 byte -32768..32767&lt;br /&gt;Word 2 byte 0..65535&lt;br /&gt;LongInt 4 byte -2147483648..2147483647&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Misalnya kita akan menggunakan suatu pengenal variabel yang bernama&lt;br /&gt;Jumlah dan nilai akan dikandungnya tidak lebih dari 255, maka dapat&lt;br /&gt;digunakan tipe data byte. Oleh karena itu digunakan suatu variabel, maka&lt;br /&gt;pengenal variabel ini harus dideklarasikan terlebih dahulu, sebagai berikut.&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Jumlah:byte;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Jumlah:=200;&lt;br /&gt;Writeln(‘Nilai Jumlah=’,Jumlah);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 8&lt;br /&gt;2. Tipe data numerik real&lt;br /&gt;Nilai konstanta numeril real berkisar dari 1E-38 sampai dengan 1E+38&lt;br /&gt;dengan mantisa yang signifikan sampai dengan 11 digit. E menunjukkan&lt;br /&gt;nilai 10 pangkat. Nilai konstanta numeril real menempati memori sebesar 6&lt;br /&gt;byte.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Milsanya kita akan membuat pengenal variabel yang bernama Luas dan&lt;br /&gt;akan bernilai desimal atau ada pecahannya. Seperti Luas segi tiga atau ada&lt;br /&gt;proses matemaika yang benilai bilangan real.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Program Luas_Segi_Tiga;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Luas:real;&lt;br /&gt;Alas,tinggi:byte;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Alas:=5;&lt;br /&gt;Tinggi:=10;&lt;br /&gt;Luas:=0.5*Alas*Tinggi;&lt;br /&gt;Writeln(‘Alas =’,Alas);&lt;br /&gt;Writeln(‘Tinggi=’,Tinggi);&lt;br /&gt;Writeln(‘Luas =,’Luas);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan menghasilkan&lt;br /&gt;Alas =5&lt;br /&gt;Tinggi=10&lt;br /&gt;Luas =2.5E+1&lt;br /&gt;3. Tipe data karakter&lt;br /&gt;Nilai data karakter berupa karakter yang ditulis diantara tanda petik&lt;br /&gt;tunggal, seperti ‘A’, ‘a’, ‘!’, ‘5’ dan sebagainya. Penggunaan variabel untuk&lt;br /&gt;menyimpan data tipe karakter ini harus dideklarasikan dengan tipe Char.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Karakter:char;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Karakter:=’A’;&lt;br /&gt;Writeln(‘Karakter tersebut=’,karakter);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan&lt;br /&gt;Karakter tersebut=A&lt;br /&gt;4. Tipe data string&lt;br /&gt;Nilai data string merupakan urut-urutan dari karakter yang terletak di&lt;br /&gt;antara tanda petik tunggal. Bila karakter petik merupakan bagian&lt;br /&gt;konstanta satring, maka dapat ditulis dengan menggunaan dua buah petik&lt;br /&gt;tunggal berurutan. Nilai data string akan menemapati memori sebesar&lt;br /&gt;banyaknya karakter stringnya ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 9&lt;br /&gt;suatu string di dalam deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap&lt;br /&gt;panjangnya adalah 255 karakter.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Tanggal:string[10];&lt;br /&gt;Hari :string[6];&lt;br /&gt;Pasaran:string[6];&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Tanggal:=’26-12-2005’;&lt;br /&gt;Hari :=’Senin’;&lt;br /&gt;Pasaran:=’Pahing’;&lt;br /&gt;Writeln(Tanggal,’ ‘,hari,’ ‘,Pasaran);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan&lt;br /&gt;26-12-2005 Senin Pahing&lt;br /&gt;5. Tipe data boolean&lt;br /&gt;Tipe data boolean mempunyai dua buah nilai, yaitu True dan False. Kita&lt;br /&gt;dapat mendeklarasikan suatu variabel dengan tipe boolean dan mengisi&lt;br /&gt;variabel tersebut dengan nilai data boolean True atau False. Tipe data ini&lt;br /&gt;tidak dapat dioperasikan kedalam bentuk aritmatika.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Lagi:boolean;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Lagi:=True;&lt;br /&gt;Writeln(‘Nilai lagi=’,lagi);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan&lt;br /&gt;Nilai lagi=TRUE&lt;br /&gt;6. Tipe data pointer&lt;br /&gt;Suatu pointer adalah suatu variabel yang berisi alamat di memori. Dengan&lt;br /&gt;kata lain, pointer akan menunjukkan letak dari data di memori.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Type&lt;br /&gt;Tipestring=string[40];&lt;br /&gt;Pointerstring=^Tipestring;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Letaknama:pinterstring;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Letaknama^:=’Pascal’;&lt;br /&gt;Writeln(Letaknama^);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 10&lt;br /&gt;Pada deklarasi variabel, dideklarasikan sebuah pengenal variabel, yaitu&lt;br /&gt;LetakNama, Variabel ini adalah variabel pointer yang menunjukkkan letak&lt;br /&gt;data di memori sebanyak 40 karakter. Jadi variabel LetakNama ini tidak&lt;br /&gt;berisi dengan datanya, tetapi berisi dengan pointer letak dari data di&lt;br /&gt;memori. Untuk meletakkan nilia ke memori yang letaknya ditunjukkan oleh&lt;br /&gt;variabel LetakNama dapat dilakukan sebagai berikut.&lt;br /&gt;LetakNama^:=’Pascal’;&lt;br /&gt;7. Tipe data ordinal&lt;br /&gt;Tipe data ordinal adalah tipe data yang merupakan subset dari tipe data&lt;br /&gt;sederhana. Yang dimaksud tipe data sederhana sebenarnya adalah semua&lt;br /&gt;tipe data sederhana kecuali tipe data numeril real. Jadi yang termasuk tipe&lt;br /&gt;data ordinal adalah:&lt;br /&gt;a. Tipe data standar (Inetgerm, ShortInt, LongInt, Byte, Word, Booleanm&lt;br /&gt;Char)&lt;br /&gt;b. Tipe data yang didefinisikan sendiri oleh pemakai.&lt;br /&gt;Tipe daya ordinal mempunyai 4 karakteristik sebagai berikut.&lt;br /&gt;1. Nilai dari tipe data ordinal mempunyai nilai yang berurutan.&lt;br /&gt;2. Fungsi standar Ord dapat digunakan untuk menghasilkan nilai&lt;br /&gt;urutannya.&lt;br /&gt;3. Fungsi standar Pred dapat digunakan untuk mengasilkan nilai urutan&lt;br /&gt;sebelumnya.&lt;br /&gt;4. Fungsi standar Succ dapat digunakan untuk menghasilkan nilai urutan&lt;br /&gt;sesudahnya.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(Ord(‘A’));&lt;br /&gt;Writeln(Pred(‘B’));&lt;br /&gt;Writeln(Succ(‘C’));&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan&lt;br /&gt;65&lt;br /&gt;A&lt;br /&gt;D&lt;br /&gt;2.5 Karakter Kontrol&lt;br /&gt;Turbo Pascal memungkinkan karakter-karakter kontrol untuk dilekatkan di&lt;br /&gt;dalam suatu string. Dua buah notasi digunakan untuk karakter kontrol, yaitu:&lt;br /&gt;1. Simbol # yang diikuti oleh suatu nilai integer diantara 0 sampai dengan&lt;br /&gt;255, baik berupa nilai desimal maupun hexadesimal untuk menunjukkan&lt;br /&gt;suatu karakter yang dihubungkan dengan kode ASCII.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;#65 (ASCII 65 adalah karakter A)&lt;br /&gt;2. Simbol ^ diikuti oleh suatu akrakter, menunjukkan hubungannya dengan&lt;br /&gt;karakter kontrol.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;^G (Control-G berarti bel, sama dengan ACSII 7)&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 11&lt;br /&gt;2.6 Tanda Operasi&lt;br /&gt;Tanda operasi di dalam bahasa Pascal dikelompokkan ke dalam 9 kategori,&lt;br /&gt;yaitu:&lt;br /&gt;1. Assigment operator&lt;br /&gt;2. Binary operator&lt;br /&gt;3. Unary operator&lt;br /&gt;4. Bitwise operator&lt;br /&gt;5. Relational operator&lt;br /&gt;6. Logical operator&lt;br /&gt;7. Adress operator&lt;br /&gt;8. Set operator&lt;br /&gt;9. String operator&lt;br /&gt;2.6.1 Assignment operator&lt;br /&gt;Assignment operator adalah operator pengerjaan, operator ini menggunakan&lt;br /&gt;simbol titik dua diikuti oleh tanda sama dengan (:=).&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Luas:=panjang*lebar;&lt;br /&gt;Kota:=’Kuningan’;&lt;br /&gt;2.6.2 Binary operator&lt;br /&gt;Binary operator adalah tanda operasi biner, karena operator ini dignakan&lt;br /&gt;untuk mengoperasikan dua buah operand. Operand dapat berbentuk&lt;br /&gt;konstanta ataupun variabel. Operator ini digunakan untuk operasi&lt;br /&gt;aritmamtika yang berhubungan dengan nilai tipe data integer dan real.&lt;br /&gt;Tabel Tanda Operasi Biner&lt;br /&gt;Operator Operasi Tipe Operand Tipe Hasil&lt;br /&gt;* Perkalian&lt;br /&gt;real, real&lt;br /&gt;integer, integer&lt;br /&gt;real, integer&lt;br /&gt;real&lt;br /&gt;integer&lt;br /&gt;real&lt;br /&gt;DIV Pembagian bulat integer, integer Integer&lt;br /&gt;/ Pembagian real&lt;br /&gt;real, real&lt;br /&gt;integer, integer&lt;br /&gt;real, integer&lt;br /&gt;real&lt;br /&gt;real&lt;br /&gt;real&lt;br /&gt;MOD Sisa pembagian integer, integer integer&lt;br /&gt;+ Penambahan&lt;br /&gt;real, real&lt;br /&gt;integer, integer&lt;br /&gt;real, integer&lt;br /&gt;real&lt;br /&gt;integer&lt;br /&gt;real&lt;br /&gt;- Pengurangan&lt;br /&gt;real, real&lt;br /&gt;integer, integer&lt;br /&gt;real, integer&lt;br /&gt;real&lt;br /&gt;integer&lt;br /&gt;real&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(15*5);&lt;br /&gt;Writeln(23/3);&lt;br /&gt;Writeln(20 Div 3);&lt;br /&gt;Writeln(20 Mod 3);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan&lt;br /&gt;75&lt;br /&gt;6.6666666667E+00&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 12&lt;br /&gt;Operator DIV digunakan untuk pembagian dengan hasil yang dibulatkan ke&lt;br /&gt;bawah atau menghilangkan angka pecahannya.&lt;br /&gt;2.6.3 Unary operator&lt;br /&gt;Unary operator adalah operator yang hanya menggunakan sebuah operand&lt;br /&gt;saja, yaitu tanda plus atau minus. Tanda ini digunakan diawal angka.&lt;br /&gt;2.6.4 Bitwise operator&lt;br /&gt;Bitwise operator digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai binari (biner).&lt;br /&gt;Acuan bilangan desimal ke bilangan biner sebagai berikut.&lt;br /&gt;desimal binner&lt;br /&gt;0=0 0&lt;br /&gt;1=20 1&lt;br /&gt;2=21 10&lt;br /&gt;4=22 100&lt;br /&gt;8=23 1000&lt;br /&gt;16=24 10000&lt;br /&gt;32=25 100000&lt;br /&gt;dst… dst…&lt;br /&gt;Pangkat pada desimal merupakan jumlah nol pada biner.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;desimal binner&lt;br /&gt;25= 16 10000&lt;br /&gt;8 1000&lt;br /&gt;1 1&lt;br /&gt;10001&lt;br /&gt;1. Operator NOT&lt;br /&gt;Operator Not digunakan untuk pembalikan bitwise, yaitu nilai bit 1 menjadi&lt;br /&gt;bit 0 dan sebaliknya nilai bit 0 menjadi bit 1.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(not 0);&lt;br /&gt;Writeln(not 5);&lt;br /&gt;Writeln(not 18);&lt;br /&gt;Writeln(not -17);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan&lt;br /&gt;-1&lt;br /&gt;-6&lt;br /&gt;-19&lt;br /&gt;16&lt;br /&gt;2. Operator And&lt;br /&gt;Operator And digunakan untuk membandingkan dua buah elemen,&lt;br /&gt;hasilnya akan benar bila keduanya benar. Bila logika benar diberi simbol 1&lt;br /&gt;dan logika salah diberi simbol 0, maka hubungan operator And tampak&lt;br /&gt;pada tabel berikut.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 13&lt;br /&gt;Tabel Hubungan operator And&lt;br /&gt;A B A And B&lt;br /&gt;1 1 1&lt;br /&gt;1 0 0&lt;br /&gt;0 1 0&lt;br /&gt;0 0 0&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(12 And 23);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan mengasilkan&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;Operator And bekerja dengan membandingkan bit demi bit dari elemenelemen&lt;br /&gt;yang dibandingkan, sebagai berikut.&lt;br /&gt;12 nilai binarinya adalah 01100&lt;br /&gt;23 nilai binarinya adalah 10111&lt;br /&gt;12 AND 23 bernilai 00100 adalah 4 (22)&lt;br /&gt;3. Operator Or&lt;br /&gt;Operator Or digunakan untuk membandingkan dua buah elemen, hasilnya&lt;br /&gt;akan benar bila salah satu atau keduanya benar. Bila logika benar diberi&lt;br /&gt;simbol 1 dan logika salah diberi simbol 0, maka hubungan operator Or&lt;br /&gt;tampak pada tabel berikut.&lt;br /&gt;Tabel Hubungan operator Or&lt;br /&gt;A B A Or B&lt;br /&gt;1 1 1&lt;br /&gt;1 0 1&lt;br /&gt;0 1 1&lt;br /&gt;0 0 0&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(12 Or 23);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan mengasilkan&lt;br /&gt;31&lt;br /&gt;Ungkapan 12 Or 23 didapat dari:&lt;br /&gt;12 nilai binarinya 1100&lt;br /&gt;23 nilai binarinya 10111&lt;br /&gt;12 Or 23 bernilai 11111 adalah 31 (24+23+22+21+1)=(16+8+4+2+1)&lt;br /&gt;4. Operator Xor&lt;br /&gt;Operator Xor digunakan untuk membandingkan dua buah elemen, hasilnya&lt;br /&gt;akan benar bila salah satunya saja yang benar. Bila logika benar diberi&lt;br /&gt;simbol 1 dan logika salah diberi simbol 0, maka hubungan operator Xor&lt;br /&gt;tampak pada tabel berikut.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 14&lt;br /&gt;Tabel Hubungan operator Xor&lt;br /&gt;A B A Or B&lt;br /&gt;1 1 0&lt;br /&gt;1 0 1&lt;br /&gt;0 1 1&lt;br /&gt;0 0 0&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(12 XOR 23);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan mengasilkan&lt;br /&gt;27&lt;br /&gt;Ungkapan 12 XOR 23 bernilai 27 didapat dari:&lt;br /&gt;12 nilai binarinya 1100&lt;br /&gt;23 nilai binarinya 10111&lt;br /&gt;12 Or 23 bernilai 11011 adalah 27 (24+23+21+1)=(16+8+2+1)&lt;br /&gt;5. Operator Shl&lt;br /&gt;Operator Shl digunakan untuk menggeser sejumlah bit ke kiri dengan nilai&lt;br /&gt;bit 0 atau menambah jumlah nol (0) ke kanan.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(5 shl 2);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan mengasilkan&lt;br /&gt;20&lt;br /&gt;Nilai integer digeser sebanyak 2 bit ke kiri dengan nilai bit 0 didapatkan&lt;br /&gt;hasil 20 sebagai berikut.&lt;br /&gt;5 nilai binarinya adalah 101&lt;br /&gt;Digeser 2 bit ke kiri (ditambah nolai 0 sebanyal 2 buah) menjadi 10100=20&lt;br /&gt;6. Operator Shr&lt;br /&gt;Operator Shr digunakan untuk menggeser sejumlah bit ke kanan dengan&lt;br /&gt;nilai bit 0 atau membuang angka paling kanan.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(20 shr 2);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan mengasilkan&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;20 nilai binarinya adalah 10100&lt;br /&gt;digeser 2 bit ke kanan (dibuang 2 bit dari kanan) menjadi 101=5&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 15&lt;br /&gt;7. Operator Hubungan&lt;br /&gt;Operator hubungan digunakan untuk membandingkan hubungan antara&lt;br /&gt;dua buah operand dan akan didapatkan hasil tipe boolean yaitu true atau&lt;br /&gt;false.&lt;br /&gt;Operator Operasi&lt;br /&gt;= sama dengan&lt;br /&gt;&lt;&gt; tidak sama dengan&lt;br /&gt;&gt; lebih dari&lt;br /&gt;&gt;= lebih dari sama dengan&lt;br /&gt;&lt; kurang dari&lt;= kurang dari sama denganIN seleksi dari anggota himpunanMengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 163. Input dan OutputSetiap program aplikasi pasti membutuhkan operasi input dan output.Memasukkan data input secara interaktif merupaka ciri dari program-programaplikasi yang banyak ditemukan. Suatu program yang tidak dapatmenghasilkan output, maka proses program tersebut akan sia-sia, karenahasilnya tidak akan dapat dinikmati.3.1 Mamasukkan DataCara yang paling banyak digunakan untuk memasukkan data dalah dengancara mengetikannya lewat papan ketik. Turbo Pascal menyediakan proseduruntuk maksud tersebut, yaitu prosedur standar Read dan Readln. Prosedurstandar Read dan Readln mempunyai aturan tertentu untuk beberapa tipepengenal variabel. Tiap-tiap data yang dimasukkan harus sesuai dengan tipevariabelnya.Tipe variabel dan data yang diizinkan.Tipe Variabel KeteranganCharMemasukkan sebuah karakter, bila lebih akan terpotong,yang dianggap hanya yang pertama.StringMemasukkan string maksimum sepanjang yangdidefinisikan.IntegerMemasukkan data numerik bulat mulai -32768 sampaidengan 32767WordMemasukkan data numerik bulat mulai 0 sampai dengan65535ByteMemasukkan data numerik bulat mulai 0 sampai dengan255ShortIntMemasukkan data numerik bulat mulai -128 sampai dengan127LongIntMemasukkan data numerik bulat mulai -2147483648sampai dengan 2147483647RealMemasukkan data numerik real maksimum 30 digit dapattanpa titik desimal.Boolean Data tipe ini tidak diijinkanContohProgram Masuk;VarA,B : Integer;C : Real;D : String[10];E : Char;Begin{pernyataan memasukan data}Write(‘Data A=’);Readln(A);Write(‘Data B=’);Readln(B);Write(‘Data C=’);Readln(C);Write(‘Data D=’);Readln(D);Write(‘Data E=’);Readln(E);Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 17{Pernyataan menampilkan data}Writeln(‘Data A=’,A);Writeln(‘Data B=’,B);Writeln(‘Data C=’,C);Writeln(‘Data D=’,D);Writeln(‘Data E=’,E);End.Bila program dijalankan, pertama kali menunggu memasukkan data mulai daridata A sampai dengan E. Setelah semua diisi, maka akan menampilkan datayang dimasukkan tadi. Prosedur Readln untuk memasukkan data perbaris,artinya setelah mengetikkan data harus diakhiri dengan menekan ENTER,maka akan ganti baris.3.2 Menampilkan HasilUntuk menampilkan hasil dengan bahasa Pascal digunakan prosedur standarWrite dan Writeln. Perbedaannya adalah, prosedur Write menampilkan hasiltanpa ganti baris dan tampilan berikutnya akan disambung dalam baris yangsama. Sedangkan proseur standar Writeln digunakan untuk menampilkantampilan perbaris, akan ganti baris untuk tampilan berikutnya.Contoh:Program Tampil;VarNama:string[10];BeginNama:=’Nina’;Write(‘Nama : ‘);Write(Nama);Writeln;Writeln(Nama: ’);Writeln(Nama);End.Bila program dijalankan akan menghasilkanNama:Nina ----------- efek dari writeNama:Nina ---------- efek dari writeln3.3 Tampilan TerformatWalaupun bentuk standar dianggap cukup untuk menampilkan bentuk padaprogram yang sederhana, tetapi untuk program-program aplikasi dibutuhkanbentuk format tertentu yang harus diatur kembali. Untuk mengatur formattampilan dengan prosedur standar write atau writeln dipergunakanparameter-parameter sebagai berikut.1. Parameter CH:NDigunakan untuk membentuk ormat tampilan Char seleber n karakterdengan spasi kosong dimuka sebanyak n-1.Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 18ContohProgram tampil_fomat_1;VarKet1,Ket2:Char;BeginKet1:=’A’;Ket2:=’B’;Writeln(Ket1:5, Ket2:3);End.Bila Program dijalankan akan menghasilkan:A B----5--3 karakter2. Parameter S:NParameter ini digunakan untuk membentuk format tampilan string denganlebar n akrakter.Contoh:Program Tampil_format_2;VarTulisan:string[6];BeginTulisan:=’Pascal’;Writeln(‘Bahasa:’,Karakter:10);End.Bila Program dijalankan akan menghasilkan:Bahasa: Pascal---------- 10 karakter, 4 spasi kosong di muka3. Parameter I:NParameter ini digunakan untuk membentuk format tampilan integer denganlebar n digit.Contoh:Program tampil_format_3;VarN:Integer;BeginN:=275;Writeln(‘Jumlah Data=’,N:5);End.Bila program dijalankan akan menghasilkan:Jumlah Data= 275-----5 digit, 2 digit spasi kosong di mukaMengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 194. Tampilan R:N:MParameter ini digunakan untuk membentuk format tampilan nilai numerikReal dengan lebar n digit rata sebelah kanan dan m digit angka di belakangkoma tidak dalam bentuk eksponen.Contoh:Program Tampil_format_4;VarNilai:Real;BeginNilai:=123.456;Writeln(‘Nilai Real=’,Nilai:0:0);Writeln(‘Nilai Real=’,Nilai:3:0);Writeln(‘Nilai Real=’,Nilai:3:2);Writeln(‘Nilai Real=’,Nilai:7:1);End.Bila program dijalankan akan menghasilkan:123123123.46123.5Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 204. PerulanganPengulangan (loop) merupakan bentuk yang sering ditemui di dalam suatuprogram aplikasi. Di dalam bahasa Pascal, dikenal tiga macam perulangan,yaitu dengan menggunakan pernyataan For, While-Do, dan Repeat…Until.4.1 Struktur Perulangan ForPerulangan dengan pernyataan For digunakan untuk mengulang pernyataanatau satu blok pernyataan berulang kali sejumlah yang ditentukan. Perulangandengan pernyataan For dapat berbentuk perulangan positif, perulangan negatifdan perulangan tersarang.1. Perulangan positif.Perulangan positif adalah perulangan dengan penghitung dari kecil ke besaratau pertambahan positif. Perulangan positif dapat dibentuk denganmenggunakan pernyataan For-To-Do, dengan bentuk umum:For variabel-kontrol:=nilai awal To nilai akhir Do pernyataanVariabel kontrol, nilai awal, nilai akhir harus betipe integerContohVarI:Integer;BeginFor I:= 1 to 5 Do Writeln(‘Pascal’);End.Bila program dijalankan akan menghasilkan:PascalPascalPascalPascalPascalPenjelasan:Pernyataan Writeln(‘Pascal’) akan diulang sebanyak 5 kali, yaitudengan penghitung dari nilai awal 1 sampai dengan nilai akhir 5.Apabila pernyataan diulang lebih dari satu pernyataan maka seteleh DOharus memakai Begin kemudian beberapa pernyataan yang akan diulangdan diakhiri dengan End;.Contoh:VarI:Integer;BeginFor I:= 1 to 2 DoBeginWrite(‘Pascal’);Writeln(‘Turbo’);End;End.Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 21Bila program dijalankan akan menghasilkan:PascalTurboPascalTurbo2. Perulangan negatifPerulangan negatif adalah perulangan dengan penghitung dari besar kekecil atau pertambahan negatif. Perulangan negatif dapat dibentuk denganmenggunakan pernyataan For-DownTo-Do, dengan bentuk umum:For variabel-kontrol:=nilai awal DownTo nilai akhir Do penyataanContoh:VarI:integer;BeginFor I:=5 downto 1 doBeginWriteln(I);End;End.Bila program dijalankan maka akan menghasilkan:543213. Perulangan tersarangPerulangan tersarang adalah perulangan yang berbeda di dalam perulanganyang lainnya. Perulangan yang lebih dalam akan diproses terlebih dahulusampai habis, kemudian perulangan yang lebih luar baru akan akanbertambah, mengerjakan perulangan yang lebh dalam lagi mulai dari nilaiawalnya dan seterusnya.Contoh:VarI,J:Integer;BeginFor I:=1 to 5 DoBeginFor j:=1 to 3 DoBeginWrite(I:8,J:3);End;Writeln;End;End.Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 22Bila program dijakankan akan menghasilkan:1 1 1 2 1 32 1 2 2 2 33 1 3 2 3 34 1 4 2 4 35 1 5 2 5 3Perulangan tersarang banyak digunakan dalam aplikasi matrik denganmenggunakan variabel tipe larik. (Lebih lanjut akan di bahas pada materimatrik)4.2 Struktur Perulangan While-DoPerulangan ini menggunakan pernyataan While—Do. Pernyataan While—Dodigunakan untuk melakukan proses perulangan suatu pernyataan atau blokpernyataan terus-menerus selama kondisi ungkapan logika pada While masihbernilai logika benar.Bentuk UmumWhile kondisi ungkapan Do PernyataanContohVarI:Integer;BeginI:=0;While I&lt;5 DoBeginWriteln(I);I:=I+1;End;End.Bila program dijalankan akan menghasilkan:01234Penjelasan:Perulangan dari while akan terus menerus dikerjakan bila kondisinya masihbenar. Dalam hal ini kondisinya adalah I dan bila nilai I kurang dari 5, berartikondisi di dalam While masih terpenuhi dan perulangan akan selesai setelahnilai I lebih besar atau sama dengan 5.Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 234.3 Struktur Repeat...UntilStruktur Repeat…Until digunakan untuk mengulang pernyataan-pernyataanatau blok pernyataan sampai kondisi yang diseleksi di Until terpenuhi.Bentuk mumnya adalah:Repeat pernyataan UntilContoh:VarI:IntegerBeginI:=0;RepeatI:=I+1;Writeln(I);Until I=5;End.Bila program dijalankan akan menghasilkan:12345Penjelasan:Pencetakan variabel I akan diulang-ulang sampai harga I bernilai 5.Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 245. Penyeleksian KondisiHampir setiap program yang kompleks mengandung suatu penyeleksiankondisi. Dengan menyeleksi suatu kondisi, program dapat menentukantindakan apa yang harus dikerjakan, bergantung dari hasil kondisi yangdiseleksi tersebut. Untuk menyeleksi suatu kondisi, di dalam bahasa Pascaldapat dipergunakan pernyataan IF dan CASE.5.1 Pernyataan IFStruktur pernyataan IF dapat berupa If—Then atau If—Then—Else denganbentuk umum:If ungkapan Then pernyataanUngkapan adalah kondisi yang akan diseleksi oleh pernyataan If. Bila kondisiyang diseleksi terpernuhi, maka pernyataan yang mengikuti Then akandiproses. Sebaliknya, bila kondisi tidak terpenuhi, maka yang akan diprosesadalah pernyataan berikutnya.Contoh:VarNilai:ral;Ket : string[11];BeginKet:’Tidak Lulus’;Write(‘Nilai Ujian = ‘);Readln(Nilai);{Penyeleksian kondisi}If Nilai&gt;60 Then Ket:=’Lulus’;&lt;br /&gt;Writeln(Ket);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan menghasilkan:&lt;br /&gt;Nilai Ujian = 70----- diisi melalui papan ketik&lt;br /&gt;Lulus&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 25&lt;br /&gt;If kondisi Then&lt;br /&gt;pernyataan1;&lt;br /&gt;Else&lt;br /&gt;pernyataan2;&lt;br /&gt;Pernyataan1 akan diproses apabila kondisi benarn(terpenuhi) sedang&lt;br /&gt;pernyataan2 akan diproses apabila kondisi tidak terpenuhi.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Nilai:Real;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘Nilai Ujian = ‘);&lt;br /&gt;Readln(Nilai);&lt;br /&gt;If Nilai&gt;60 Then&lt;br /&gt;Writeln(‘Lulus’);&lt;br /&gt;Else&lt;br /&gt;Writeln(‘Tidak Lulus’);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;5.2 Pernyataan Case&lt;br /&gt;Pernyataan Case dapat berbentuk struktur Case—Of atau Case—Of…. Else.&lt;br /&gt;Struktur Case—Of mempunyai suatu ungkapan logika yang disebut dengan&lt;br /&gt;selector dan sejumlah pernyataan yang diawali dengan suatu label&lt;br /&gt;permasalahan yang mempunyai tipe sama dengan selector. Pernyataan yang&lt;br /&gt;mempunyai label permasalahan yang bernilai sama dengan nilai selector akan&lt;br /&gt;diproses sedang pernyataan yang lainnya tidak.&lt;br /&gt;Perberdaan dengan struktur If adalah bila pernyataan If menyeleksi suatu&lt;br /&gt;kondisi yang terpenuhi, setelah memproses pernyataan dalam lingkungan yang&lt;br /&gt;terpenuhi tersebut, proses penyeleksian masih dilakukan terhadap pernyataan&lt;br /&gt;If berikutnya yang lain. Sedang pada struktur Case—Of bila salah satu kondisi&lt;br /&gt;terpenuhi dan pernyataan tersebut telah diproses, selanjutnya pernyataanpernyataan&lt;br /&gt;yang lainnya dalam lingkungan Case tidak akan diseleksi lagi.&lt;br /&gt;Bentuk dari struktor Case—Of adalah:&lt;br /&gt;Case ungkapan Of&lt;br /&gt;daftar case-label1:pernyataan1;&lt;br /&gt;daftar case-label2:pernyataan2;&lt;br /&gt;daftar case-label3:pernyataan3;&lt;br /&gt;daftar case-label4:pernyataan4;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;daftar case-labeln:pernyataann;&lt;br /&gt;End;&lt;br /&gt;Daftar case label (label permasalahan) dapat berupa konstanta, atau range&lt;br /&gt;(himpunan) dari konstanta yang bukan bertipe real.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Nilai ujian yang diberikan dalam bentuk huruf A, B, C, D, E mempunyai arti&lt;br /&gt;sebagai berikut.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 26&lt;br /&gt;Nilai ‘A’ berarti sangat baik.&lt;br /&gt;Nilai ‘B’ berarti baik.&lt;br /&gt;Nilai ‘C’ berarti cukup.&lt;br /&gt;Nilai ‘D’ berarti kurang.&lt;br /&gt;Nilai ‘E’ berarti kurang sekali.&lt;br /&gt;Nilai ‘F’ berarti gagal.&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Nilai:Char;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘Nilai huruf yang didapat = ‘);&lt;br /&gt;Readln(Nilai);&lt;br /&gt;Case Nilai of&lt;br /&gt;‘A’:Writeln(‘Sangat Baik’);&lt;br /&gt;‘B’:writeln(‘Baik’);&lt;br /&gt;‘C’:Writeln(‘Cukup’);&lt;br /&gt;‘D’:Writeln(‘Kurang’);&lt;br /&gt;‘E’:Writeln(‘Gaga’);&lt;br /&gt;End;&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Struktur Case—Of…Else merupakan pengembangan dari struktur Case—Of&lt;br /&gt;dan juga merupakan pengembangan dari standar Pascal. Pada struktur Case—&lt;br /&gt;Of bila tidak ada kondisi yang terpenuhi berarti tidak ada pernyataan di&lt;br /&gt;lingkungan Case—Of yang diproses. Dengan struktur Case—Of…Else, bila&lt;br /&gt;tidaka da kondisi yang terpenuhi, maka pernyataan yang akan diproses di&lt;br /&gt;dalam lingkungan Case—Of adalah pernyataan yanga da di Else.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Pembelian yang mencapai nilai tertentu akan medapatkan potongan pembelian&lt;br /&gt;yang besarnya disesuaikan dengan tabel berikut ini.&lt;br /&gt;Total Pembelian (Rp) Potongan Rp&lt;br /&gt;0-1000 100&lt;br /&gt;1001-5000 200&lt;br /&gt;&gt;5000 500&lt;br /&gt;Akan dihitung besarnya potongan dan nilai yang harus dibayat untuk masingmasing&lt;br /&gt;penjualan. Programnya adalah:&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Bersih,Beli,potong:Integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘Total Pembelian = ‘); Readln(beli);&lt;br /&gt;Case Beli of&lt;br /&gt;0..1000:potong:=100;&lt;br /&gt;1001..5000:potong:=200;&lt;br /&gt;Else potong:=500;&lt;br /&gt;End;&lt;br /&gt;Bersih:=beli-ptong;&lt;br /&gt;Writeln(‘Potongan = ‘, potongan);&lt;br /&gt;Writeln(‘Jumlah Bersih = ‘, Bersih);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 27&lt;br /&gt;6. Operasi String&lt;br /&gt;Suatu string di dalam Pascal dapat dioperasikan dengan berbagai macam&lt;br /&gt;tujuan. Beberapa string dapat dirangkai menjadi satu, dapat digunakan&lt;br /&gt;sebagai kondisi yang diseleksi dan lain sebainya. Pascal menyediakan beberapa&lt;br /&gt;prosedur standar dan fungsi standar untuk operasi string.&lt;br /&gt;6.1 Merangkai String&lt;br /&gt;Pengerjaan suatu string hanya mempunyai sebuah operator, yaitu operator ‘+’.&lt;br /&gt;Bila operator ini digunakan untuk penambahan nilai numerik, maka akan&lt;br /&gt;berfungsi menjumlahkan dua buah nilai elemen numerik. Sedang pada string,&lt;br /&gt;operator ini digunakan untuk merangkai dua buah elemen string menjadi&lt;br /&gt;sebuah string. Panjang maksimum suatu string yang diijinkan oleh Pascal&lt;br /&gt;adalah 255 karakter.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Const&lt;br /&gt;Tulisan1=’Bahasa ’;&lt;br /&gt;Tulisan2=’Turbo ’;&lt;br /&gt;Tulisan3=’Pascal ’:&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Sifat:string[10];&lt;br /&gt;Kalimat:[100];&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Sifat:=’Tersetruktur’;&lt;br /&gt;Kalimat:=tulisan1+tulisan2+tulisan3+sifat;&lt;br /&gt;Writeln(kalimat);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Bila program dijalankan akan menghasilkan:&lt;br /&gt;Bahasa Turbo Pascal Terstruktur&lt;br /&gt;6.2 Prosedur Standar untuk Operasi String&lt;br /&gt;Pascal menyediakan beberapa prosedur standar yang berguna untuk&lt;br /&gt;memanipulasi string, yaitu prosedur standar Delete, Insert, Str, Val.&lt;br /&gt;6.2.1 Prosedur standar Delete&lt;br /&gt;Porsedur uni digunakan untuk membuang sejumlah karakter (jumlah yang&lt;br /&gt;ditunjukkan oleh nilai jumlah, mulai dari posisi tertentu (dintujukkan oleh&lt;br /&gt;nilai posisi) dari suatu tulisan (ditunjukkan oleh pengenal variabel string&lt;br /&gt;atau tulisan). Jika posisi lebih besar dari panjang tulisan, maka tidak ada&lt;br /&gt;karakter yang akan terhapus.&lt;br /&gt;Bentuk umum dari prosedur ini adalah:&lt;br /&gt;Delete(tulisan, posisi, jumlah)&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 28&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(Delete(‘Pascal’,4,3));&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;Pas&lt;br /&gt;program abac;&lt;br /&gt;uses wincrt;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Tulisan:string[10];&lt;br /&gt;I,j,posisi:integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Tulisan:='Pascal';&lt;br /&gt;Writeln(tulisan);&lt;br /&gt;J:=length(tulisan);&lt;br /&gt;Posisi:=j;&lt;br /&gt;For I:=1 to j do&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;delete(Tulisan,posisi,1);&lt;br /&gt;writeln(tulisan);&lt;br /&gt;posisi:=j-i;&lt;br /&gt;End;&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;Pascal&lt;br /&gt;Pasca&lt;br /&gt;Pasc&lt;br /&gt;Pas&lt;br /&gt;Pa&lt;br /&gt;P&lt;br /&gt;6.2.2 Prosedur standar Insert&lt;br /&gt;Prosedur ini digunakan untuk menyisipi suatu string (dintujukkan oleh&lt;br /&gt;tulisan1) ke nilai string yang lainnya (dintujukkan oleh tulisan2) mulai posisi&lt;br /&gt;yang ditentukan oleh nilai posisi. Bila hasil dari penyisipan menjadi string yang&lt;br /&gt;panjangnya lebih dari 255 karakter, maka akan menjadi sampai dengan 255&lt;br /&gt;karakter saja.&lt;br /&gt;Betuk umumnya:&lt;br /&gt;Insert(tulisan1,tulisan2)&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 29&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Nama:[string];&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Nama:=’Pascal’;&lt;br /&gt;Insert(‘Bahasa ‘,Nama);&lt;br /&gt;Writeln(Nama);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;Bahasa Pascal&lt;br /&gt;6.2.3 Prosedur standar Str&lt;br /&gt;Prosedur standar ini digunakan untuk mengubah nilai numerik (ditunjukkan&lt;br /&gt;oleh nilai N) menjadi nilai string (dintunjukkan oleh nilai S). Nilai N dapat&lt;br /&gt;berupa nilai numerik integer maupun nilai numerik real. Hasil dari&lt;br /&gt;perubahan ke nilai string dapat terformat maupun tidak terfomat. Bila lebar&lt;br /&gt;atau desimal disebutkan, maka akan dihasilkan nilai string dengan format&lt;br /&gt;panjang tertentu. Nilai lebar menunjukkan format panjang dari nilai utuh dan&lt;br /&gt;nilai desimal menunjukkan format dari panjang nilai di belakang koma.&lt;br /&gt;Bentuk Umumnya:&lt;br /&gt;Str(N:lebar:desimal,S)&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;N1, N2:integer;&lt;br /&gt;S1, S2:string[5];&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;N1:=1234;&lt;br /&gt;N2:=567;&lt;br /&gt;Writeln(N1+N2);&lt;br /&gt;Str(N1:4,S1);&lt;br /&gt;Srt(N2:4,S2);&lt;br /&gt;Writeln(S1+S2);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Hasilnya:&lt;br /&gt;1801&lt;br /&gt;1234 567&lt;br /&gt;6.2.4 Prosedur standar Val&lt;br /&gt;Prosedur standar ini digunakan untuk mengonversi nilai string (dintunjukkan&lt;br /&gt;oleh nilai S) menjadi nilai numerik (ditunjukkan oleh nilai N). Walaun S&lt;br /&gt;merupakan nilai string, tetapi harus berisi angka atau tanda plus atau minus,&lt;br /&gt;bila tidak berarti salah dan letak kesalahannya ditunjukkan oleh nilai variabel&lt;br /&gt;kode. Nilai variabel akan nol bila tidak mengandung kesalahan.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 30&lt;br /&gt;Bentuk umunya:&lt;br /&gt;Val(S, N, Kode);&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;S1:string[6];&lt;br /&gt;N:real;&lt;br /&gt;Kode:integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;S:=’123.45’;&lt;br /&gt;Val(S,N,kode);&lt;br /&gt;Writeln(S);&lt;br /&gt;Writeln(N);&lt;br /&gt;Writeln(kode);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;123.45&lt;br /&gt;1.2345000000E+2&lt;br /&gt;0&lt;br /&gt;6.3 Fungsi Standar untuk Operasi String&lt;br /&gt;Di samping prosedur standar untuk memanipulasi string, Pascal juga&lt;br /&gt;menyediakan beberapa fungsi standar untuk operasi string, yaitu Copy,&lt;br /&gt;ConCat, Pos dan Length.&lt;br /&gt;6.3.1 Fungsi standar Copy&lt;br /&gt;Fungsi standar ini digunakan untuk menyalin (copy) sejumlah karakter&lt;br /&gt;(jumlah karakter yang disalin ditunjukkan oleh nilai jumlah) mulai dari posisi&lt;br /&gt;yang ditunjukkan oleh nilai posisi dari nilai string yang ditunjukkan oleh nilai&lt;br /&gt;S.&lt;br /&gt;Bentuk Umumnya:&lt;br /&gt;Copy(S, posisi, jumlah)&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Tulisan:string[15];&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Tulisan:’Pascal’;&lt;br /&gt;Writeln(Tulisan,3,3);&lt;br /&gt;Writeln(Tulisan,3,1);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Hasilnya:&lt;br /&gt;sca&lt;br /&gt;s&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 31&lt;br /&gt;6.3.2 Fungsi standar ConCat&lt;br /&gt;Fungsi standar ini mempunyai operasi yang sama dengan operator ’+’ yaitu&lt;br /&gt;merangkai beberapa nilai string yang dintunjukkan oleh nilai S1, S2, … Sn.&lt;br /&gt;Bentuk Umumnya:&lt;br /&gt;ConCat(S1,S2,..Sn)&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Const&lt;br /&gt;S1=’Pascal’;&lt;br /&gt;S2=’Turbo ’;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(Concat(S2,S1));&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;Turbo Pascal&lt;br /&gt;6.3.3 Fungsi standar Pos&lt;br /&gt;Fungsi standar ini digunakan untuk mencari posisi letak dari suatu nilai&lt;br /&gt;string (ditunjukkan oleh subS) yang ada di dalam nilai string yang lain&lt;br /&gt;(dintunjukkan oleh S). Nilai yang dihasilkan adalah berupa nilai byte yang&lt;br /&gt;menunjukkan letaknya. Bila bernilai nol berarti nilai string yang dicari tidaka&lt;br /&gt;da.&lt;br /&gt;Bentuk Umumnya:&lt;br /&gt;Pos(subS, S)&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Const&lt;br /&gt;Tulisan=’Turbo’;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘T’,tulisan);&lt;br /&gt;Writeln(‘o’,tulisan);&lt;br /&gt;Writeln(‘e’,tulisan);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;0&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 32&lt;br /&gt;6.3.4 Fungsi standar Length&lt;br /&gt;Fungsi standar ini digunakan untuk menghitung panjang atau jumlah karakter&lt;br /&gt;yang ada di nilai string yang ditunjukkan oleh S. Hasil dai fungsi ini adalah&lt;br /&gt;nilai numerik integer positif.&lt;br /&gt;Bentuk umum&lt;br /&gt;Length(S)&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Nama:string[50];&lt;br /&gt;Jumlah:integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘Nama Anda : ‘);&lt;br /&gt;Readln(Nama);&lt;br /&gt;Jumlah:length(nama);&lt;br /&gt;Writeln(‘Panjang Nama Anda adalah = ‘,jumlah);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 33&lt;br /&gt;7. Fungsi Standar Aritmatika&lt;br /&gt;7.1 ABS&lt;br /&gt;Bentuk umum: Abs(x);&lt;br /&gt;Digunakan untuk memutlakkan suatu nilai yang ditunjukkan oleh argumen x&lt;br /&gt;atau memosotikan suatu bilangan.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln(abs(-2));&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;7.2 EXP&lt;br /&gt;Bentuk umum: Exp(x:real):real;&lt;br /&gt;Digunakan untuk menghitung nilai pangkat dari bilangan e (bilangan&lt;br /&gt;alam=2.7182818285, yaitu sebesar ex.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln(exp(2):9:2);&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;7.39&lt;br /&gt;7.3 LN&lt;br /&gt;Bentuk umum: Ln(x:real):real;&lt;br /&gt;Digunakan untuk menghitung nilai logaritma alam dari nilai x.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln(LN(100):5:2);&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;2.00&lt;br /&gt;7.4 INT&lt;br /&gt;Bentuk umum: Int(real):real;&lt;br /&gt;Digunakan untuk menghasilkan nilai integer dari x atau membulatkan ke&lt;br /&gt;bawah dengan membuang pecahannya.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln((9.99):5:2);&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;9.00&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 34&lt;br /&gt;7.5 FRAC&lt;br /&gt;Betuk umum: Frac(x:real):real;&lt;br /&gt;Digunakan untuk mendapatkan nilai pecahan dari argumen x.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln(Frac(9.99):5:3);&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;0.990&lt;br /&gt;7.6 SQR&lt;br /&gt;Bentuk Umum Sqr(x);&lt;br /&gt;Digunakan untuk menghitung nilai pangkat kuadrat dari x.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln(Sqrt(5));&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;25&lt;br /&gt;7.7 SQRT&lt;br /&gt;Bentuk umum Sqrt(x);&lt;br /&gt;Digunakan untuk menghitung nilai akar dari x.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln(Sqrt(36));&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 35&lt;br /&gt;8. Fungsi Standar Transfer&lt;br /&gt;Fungsi standar transfer digunakan untuk mengubah suatu nilai ke bentuk nilai yang&lt;br /&gt;lain. Fungsi-fungsi yang tersedia yaitu fungsi standar Char, Ord, Round, dan Trunc.&lt;br /&gt;8.1 CHR&lt;br /&gt;Bentuk umum: Chr(x);&lt;br /&gt;Digunakan untuk mengubah nilai x ke bentuk karakter ASCII.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln(Chr(65));&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;A&lt;br /&gt;8.2 ORD&lt;br /&gt;Bentuk umum: Ord(x);&lt;br /&gt;Digunakan untuk mengubah nilai x ke bentuk nilai longint yang sesuai dengan&lt;br /&gt;kode ASCIInya (menentukan urutan karakter pada kode ASCII). Fungsi Ord&lt;br /&gt;kebalikan dari Chr.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln(Ord(B));&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;66&lt;br /&gt;8.3 ROUND&lt;br /&gt;Bentuk umum: Round(x:real):longint;&lt;br /&gt;Digunakan untuk membulatkan nilai x ke longint yang terdekat. Bila nilai&lt;br /&gt;pecahan sama dengan atau lebih dari 0.5 akan dibulatkan ke atas, sedang bila&lt;br /&gt;bila nilai pecahan lebih kecil dari 0.5 akan dibulatkan ke bawah.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln(Round(10/3));&lt;br /&gt;Writeln(Round(20/3));&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;8.4 TRUNC&lt;br /&gt;Bentuk umum: Trunc(X)&lt;br /&gt;Digunakan untuk membulatkan nilai X ke nilai longint terkecil. Atau&lt;br /&gt;membulatkan ke bawah dengan memnbuang pecahannya.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Writeln(Trunc(10/3));&lt;br /&gt;Writeln(Trunc(20/3));&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 36&lt;br /&gt;9. Matrik/Larik&lt;br /&gt;9.1.Definisi Matrik&lt;br /&gt;Matrik adalah sekumpulan informasi yang setiap datanya mengacu pada duah&lt;br /&gt;buah indeks. Matrik disebut juga tabel lajur yang memiliki indeks baris dan&lt;br /&gt;indeks kolom. Karena adanya dua buah indeks tersebut, matrik juga disebut&lt;br /&gt;larik dua dimensi. Istilah dua dimensi karena data tersebut ada pada&lt;br /&gt;pertemuan baris dan kolom.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Tabel di samping disebut&lt;br /&gt;matrik 4x4, karena memiliki 4&lt;br /&gt;baris dan memiliki 4 kolom&lt;br /&gt;atau larik 4x4.&lt;br /&gt;Cara menentukan nilai elemen data tabel dengan matrik sebagai berikut:&lt;br /&gt; Nilai Fisika punya Ahmad ada pada baris 1 kolom 1, maka matriksnya [1,1]&lt;br /&gt; Nilai Biologi punya Joni ada pada baris 2 kolom 3, maka matriksnya [2,3]&lt;br /&gt; Nilai Kimia punya Dede ada pada baris 4 kolom 2, maka matriksnya [4,2]&lt;br /&gt; dst.&lt;br /&gt;9.2 Definsi Larik&lt;br /&gt;Suatu larik (array) adalah tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah&lt;br /&gt;komponen-komponen yang mempunyai tipe sama. Suatu larik mempunyai&lt;br /&gt;jumlah komponen yang banyaknya tetap. Banyaknya komponen dalam suatu&lt;br /&gt;larik ditunjukkan oleh suatu indkes yang disebut tipe indeks. Tipe indeks ini&lt;br /&gt;berbentuk ungkapan tipe ordinal (tipe data yang berurutan). Tiap-iap&lt;br /&gt;komponen pada larik dapat diakses dengan menunjukkan nilai indeksnya.&lt;br /&gt;1. Dimensi Larik&lt;br /&gt;a. Larik dimensi satu&lt;br /&gt;Larik ini memiliki data yang berurutan dengan satu jenis yang sama dan&lt;br /&gt;tidak berbentuk tabel.&lt;br /&gt;Contoh: larik bungadatanya mawar, melati, angrek&lt;br /&gt;larik nama hari datanya Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis,&lt;br /&gt;Jumat, Sabtu&lt;br /&gt;Deklarasi larik satu dimensi&lt;br /&gt;bunga : array[1..3] of string=(‘mawar, melati, angrek’)&lt;br /&gt;nama larik kata cadangan untuk larik jumlah elemen data tipe data&lt;br /&gt;larik data larik&lt;br /&gt;elemen-elemen data larik bunga adalah:&lt;br /&gt;bunga[1]: ’mawar’&lt;br /&gt;bunga[2]: ‘melati’ nilai data larik&lt;br /&gt;bunga[3]: ‘angrek’&lt;br /&gt;nama larik indeks/urutan dalam larik&lt;br /&gt;Fisika Kimia Biologi Matematika&lt;br /&gt;Ahmad 6 7 7 8&lt;br /&gt;Joni 7 6 6 5&lt;br /&gt;Toni 8 4 5 6&lt;br /&gt;Dede 6 7 8 6&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 37&lt;br /&gt;b. Larik dua dimensi&lt;br /&gt;Larik dua dimensi disebut juga matriks. Larik dua dimensi memiliki&lt;br /&gt;data yang tersusun berdasarkan urutan baris dan kolom pada tabel.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Larik nilai memiliki data urutan baris yaitu: Ahmad, Joni, Toni, Dede&lt;br /&gt;dan data urutan kolom yaitu fisika, kimia, biologi, matematika. Data di&lt;br /&gt;atas dapat digambarkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;Fisika Kimia Biologi Matematika&lt;br /&gt;1 2 3 4&lt;br /&gt;Aahmad 1 6 7 7 8&lt;br /&gt;Joni 2 7 6 6 5&lt;br /&gt;Toni 3 8 4 5 6&lt;br /&gt;Dede 4 6 7 8 6&lt;br /&gt;Dari data tabel di atas dapat dibuat indeksnya yaitu:&lt;br /&gt; Nilai[Ahmad,Fisika] atau Nilai[1,1] = 6&lt;br /&gt; Nilai[Ahmad,Kimia] atau Nilai[1,2] = 7&lt;br /&gt; Nilai[Ahmad,Biologi] atau Nilai[1,3] = 7&lt;br /&gt; Nilai[Ahmad,Matematika] atau Nilai[1,4]=8&lt;br /&gt; Nilai[Joni,Fisika] atauNilai[2,1] = 7&lt;br /&gt; Nilai[Joni,Kimia] atau Nilai[2,2] = 6&lt;br /&gt; dst.&lt;br /&gt;Deklarasi Larik dua dimensi&lt;br /&gt;nama larik:array[minbaris..maxbaris,minkolom..maxkolom] of tipe larik&lt;br /&gt;Contoh1:&lt;br /&gt;Nilai:array[1..4,1..4] of integer;&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;Contoh2:&lt;br /&gt;Nilai:array[1..4,1..4] of integer=((6,7,7,8),(7,6,6,5),(8,4,5,6),(6,7,8,6))&lt;br /&gt;Suatu larik/matrik yang akan dipergunakan di dalam Pascal harus dideklarasikan&lt;br /&gt;terlebih dahulu. Deklarasi dari larik didahului dengan kata cadangan Array diikuti&lt;br /&gt;oleh tipe indeks yang diletakkan diantara tanda ‘[ ]’, diikuti lagi oleh kata cadangan of&lt;br /&gt;dan tipe lariknya.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;x:array[1..100] of integer;&lt;br /&gt;nama larik tipe indeks tipe data larik&lt;br /&gt;Larik x telah dideklarasikam sebagai larik tipe integer dengan jumlah elemen&lt;br /&gt;maksimum sebanyak 100 elemen. Nilai-nilai elemen larik ini harus berisi nilai-nilai&lt;br /&gt;integer. Misalnya elemen-elemen (anggota) dari larik x adalah:&lt;br /&gt;X[1]:=25;&lt;br /&gt;X[2]:=55;&lt;br /&gt;X[3]:=65;&lt;br /&gt;X[4]:=75;&lt;br /&gt;X[5]:=95;&lt;br /&gt;nilai integer&lt;br /&gt;indeks (urutan anggota)&lt;br /&gt;nama larik&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 38&lt;br /&gt;Apabila ingin menampilkan data ke-3 dari dari larik di atas maka dapat pergunakan&lt;br /&gt;pernyataan:&lt;br /&gt;writeln(x[3]);&lt;br /&gt;hasilya&lt;br /&gt;65&lt;br /&gt;Bila nilai-nilai elemen larik dibatasi dengan nilai-nilai tertentu yang tidak dapat&lt;br /&gt;ditulis dalam suatu range, tetapi dapat ditentukan secara beurutan, maka dapat&lt;br /&gt;dipergunakan larik tipe skalar.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Type&lt;br /&gt;Hari=(Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu);&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Jamkerja:array[1..25] of hari;&lt;br /&gt;Dari deklarasi ini, larik Jamkerja mempunyai maksimum 25 elemen dan masingmasing&lt;br /&gt;nilai elemennya hanya dapat mempunyai nilai sebanyak 7 macam nilai saja.&lt;br /&gt;9.3 Cara Membuat Matrik&lt;br /&gt;a. Membuat satu buah matriks, elemenya berdasarkan nilai perulangan&lt;br /&gt; Tentukan jumlah baris&lt;br /&gt; Tentukan jumlah kolom&lt;br /&gt; Buat pengulangan untuk baris, dan pengulangan kolom.&lt;br /&gt;Contoh ke-1 listing program mambuat matrik:&lt;br /&gt;Program Matrik1;&lt;br /&gt;Uses WinCrt;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;I,J :Integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;ClrScr;&lt;br /&gt;{pengulangan jumlah baris}&lt;br /&gt;FOR I:= 1 TO 5 DO&lt;br /&gt;BEGIN&lt;br /&gt;{pengulangan jumlah kolom}&lt;br /&gt;FOR J:=1 TO 4 DO&lt;br /&gt;BEGIN&lt;br /&gt;{pencetakan matriks}&lt;br /&gt;WRITE(I:6,j:3);&lt;br /&gt;END;&lt;br /&gt;{ganti baris pada matriks}&lt;br /&gt;WRITELN;&lt;br /&gt;END;&lt;br /&gt;END.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 39&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;1 1 1 2 1 3 1 4 1 5&lt;br /&gt;2 1 2 2 2 3 2 4 2 5&lt;br /&gt;3 1 3 2 3 3 3 4 3 5&lt;br /&gt;4 1 4 2 4 3 4 4 4 5&lt;br /&gt;5 1 5 2 5 3 5 4 5 5&lt;br /&gt;b. Membuat satu buah matrik, elemenya ditetapkan di awal.&lt;br /&gt; Tentukan jumlah baris&lt;br /&gt; Tentukan jumlah kolom&lt;br /&gt; Buat pengulangan untuk baris, dan pengulangan kolom.&lt;br /&gt; Cetak matrik yang berindeks&lt;br /&gt;Contoh ke-2 listing program mambuat matrik:&lt;br /&gt;c. Membuat satu buah elemenya berdasarkan nilai perulangan&lt;br /&gt; Tentukan jumlah baris&lt;br /&gt; Tentukan jumlah kolom&lt;br /&gt; Buat pengulangan untuk baris, dan pengulangan kolom.&lt;br /&gt;Contoh ke-2 listing program mambuat matrik:&lt;br /&gt;PROGRAM M2;&lt;br /&gt;uses wincrt;&lt;br /&gt;CONST matrik:array[1..3,1..3]of&lt;br /&gt;INTEGER=((1,2,3),(4,5,6),(7,8,9));&lt;br /&gt;VAR b,k:integer;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;CLRSCR;&lt;br /&gt;FOR B:=1 TO 3 DO&lt;br /&gt;BEGIN&lt;br /&gt;FOR K:=1 TO 3 DO&lt;br /&gt;BEGIN&lt;br /&gt;WRITE(MATRIK[B,K]:3);&lt;br /&gt;END;&lt;br /&gt;WRITELN;&lt;br /&gt;END;&lt;br /&gt;END.&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;1 2 3&lt;br /&gt;4 5 6&lt;br /&gt;7 8 9&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 40&lt;br /&gt;10. Prosedur (Procedure)&lt;br /&gt;dan Fungsi (Fuction)&lt;br /&gt;Prosecure adalah suatu program terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai&lt;br /&gt;subprogram (program bagian). Prosedur diawali dengan kata cadangan Procedure di&lt;br /&gt;dalam bagian deklarasi prosedur. Prosedur dipanggil dan digunakan di dalam blok&lt;br /&gt;program yang lainnya dengan menyebutkan judul prosedurnya.&lt;br /&gt;Prosedur banyak digunakan pada program yang terstruktur, karena:&lt;br /&gt;1. Merupakan penerapan konsep program modular, yaitu memecah-mecah&lt;br /&gt;program yang rumit menjadi program-program bagian yang lebih sederhana&lt;br /&gt;dalam bentuk prosedur-prosedur.&lt;br /&gt;2. Untuk hal-hal yang sering dilakukan berulang-ulang, cukup diruliskan sekali&lt;br /&gt;saja dalam prosedur dan dapat dipanggil atau dipergunakan sewaktu-waltu&lt;br /&gt;bila diperlukan.&lt;br /&gt;Contoh1 prosedur tanpa acuan&lt;br /&gt;Procedure Hitung;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;x,y:real;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘Nilai x: ‘);&lt;br /&gt;Readln(x);&lt;br /&gt;Y:=x*x;&lt;br /&gt;Writeln(‘Nilai Y= ‘, y:6;2);&lt;br /&gt;End;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Hitung;&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;Nilai x: 4&lt;br /&gt;16&lt;br /&gt;Contoh2 prosedur secara acuan&lt;br /&gt;Procedure Hitung(var a,b,c);&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;C:=a+b;&lt;br /&gt;Writeln(c);&lt;br /&gt;End;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;X,y,z:integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;X:=2;Y;=3;&lt;br /&gt;Hitung(x,y,z);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Hasilnya&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 41&lt;br /&gt;Prosedur Memanggil Dirinya Sendiri (Rekursi)&lt;br /&gt;Prosedur memanggil dirinya sendiri merupakan suatu prosedur yang memanggil atau&lt;br /&gt;menggunakan prosedur itu juga. Proses dari suatu program bagian yang memanggil&lt;br /&gt;dirinya sendiri dikenal dengan istilah rekusi.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;I:integer;&lt;br /&gt;Procedure Cetak;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(‘Pascal’);&lt;br /&gt;I:=i+1;&lt;br /&gt;If i&lt;10 then cetak;End;BeginI:=1;Cetak;End.Bila program dijalankan, maka prosedur cetak akan diproses sebanyak 9 kali, yaitudengan cara memanggil dirinya sendiri, hasilnya sebagai berikut.PascalPascalPascalPascalPascalPascalPascalPascalPascalFungsiFungsi hampir sama dengan prosedur, hanya fungsi harus dideklarasikan dengantipenya. Tipe deklarasi ini menunjukkan tipe hasil dari fungsi. Tipe tersebut ditulispada akhir deklarasi fungsi yang didahului dengn titik koma, sebagai berikut.Function namafungsi(daftar_parameter):type;ContohFunction hitung(var nilai:integer):Integer;Function pangkat (x,y:real):realMengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 42Soal Latihan Pemahaman Konsep #1SOAL-SOAL DEKLARASI1. Manakah yang mendeklarasikan tipe enumerasi dengan tepat?a. Type a=integer;b. Type a=1..300;c. Type a=(baik, jelek, buruk);d. Type a=[baik, jelek, buruk];e. Type a=baik, jelek, buruk;2. Tipe di bawah ini mana yang tidak dapat melakukan operasi aritmatika?a. integerb. bytec. reald. booleane. word3. Deklarasi prosedur manakah yang dibenarkan?a. procedure hapus;b. procedure hapus(s:string);c. procedure hapus(var s:string);d. procedure hapus(s:string):boolean;e. procedure hapus(var data);4. Deklarasi function manakah yang tidak diizinkan?a. Function density(x:real):real;b. Function density(b:byte):byte;c. Function density(var s:string):real;d. Function density(var data):byte;e. Function density;5. Tipe variabel ekspresi manakah yang tidak dapat ditampilkan dengan procedureWriteln?a. Type T=Integer;b. Type T=String;c. Type C=Char;d. Type T=(Small, Medium, Large)e. Semua valid6. Dengan deklarasi berikut:Type warna=(merah,kuning,hijau,biru,hitam,putih,jingga);Var w:warna;Perintah mana yang salah?a. If w in [warna] then writeln(‘ada’);b. w:=merah;w:=w + kuning;c. w:=[merah];d. w:=hijau;dec(w);e. w:=’Merah’;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 437. Pada deklarasi di atas, jika variabel W1 berisi [merah,kuning,hijau] dan variabel W2berisi [merah,kuning,hitam] maka, jika diberikan statemen W3:=W1+W2, W3 akanberisi:a. [merah,kuning,hijau,hitam]b. [merah,kuning,hijau,merah,kuning,hitam]c. [hijau,hitam]d. [merah,kuning,merah,kuning,hijau, hitam]e. [merah,kuning]8. Jika diberikan statemen W3:=W1-W2, W3 akan berisi:a. [merah,kuning,hijau,hitam]b. [merah,kuning,hijau,merah,kuning,hitam]c. [hijau]d. [merah,kuning,merah,kuning,hijau, hitam]e. [merah,kuning]9. Jika diberikan statemen W3:=W1*W2, W3 akan berisi:a. [merah,kuning,hijau,hitam]b. [merah,kuning,hijau,merah,kuning,hitam]c. [hijau,hitam]d. [merah,kuning,merah,kuning,hijau, hitam]e. [merah,kuning]SOAL-SOAL INPUT / OUTPUT10. Perhatikan potongan program berikut ini :BeginWriteln((10 shr 1) shl 2);end.Apa yang dihasilkan oleh program diatas...a. 18b. 19c. 20d. 21e. 22SOAL-SOAL STRUKTUR KONTROL11. Bagaimana keluaran program di bawah ini?VarI:integer;BeginI:=2;Case I of1,3,5,7,9:writeln(‘Ganjil’);2:writeln(‘Prima genap’);0..10:writeln(‘Normal’);else writeln(‘Tidak normal’);end;end;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 44a. Prima genapb. Normalc. Prima genapNormald. NormalPrima genape. Prima genapTidak normalPerhatikan program di bawah ini:var I,j,k:integer;L:byte;begini:=3;j:=4;k:=32;L:=0;{If – 1 }if i + j and k =0 thenwriteln(‘Betul’)elsewriteln(‘Salah);{If – 2 }if (i = 2) and (j &lt; i) or (k &gt; i) then&lt;br /&gt;writeln(‘Betul’)&lt;br /&gt;else&lt;br /&gt;writeln(‘Salah);&lt;br /&gt;{If – 3}&lt;br /&gt;if not L in [1..120] then&lt;br /&gt;writeln(‘Betul’)&lt;br /&gt;else&lt;br /&gt;writeln(‘Salah’);&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Program diatas berisi tiga perintah if then else yang saling tidak berkaitan, masingmasing&lt;br /&gt;IF diberi nama IF – 1, IF – 2, IF – 3.&lt;br /&gt;12. Perintah if manakah yang tidak dibenarkan:&lt;br /&gt;a. If - 1&lt;br /&gt;b. If - 2&lt;br /&gt;c. If - 3&lt;br /&gt;d. If – 1 dan if - 2&lt;br /&gt;e. Tidak ada if yang salah&lt;br /&gt;13. Pada program di atas, if mana yang menghasilan output “Betul”?&lt;br /&gt;a. If - 1&lt;br /&gt;b. If - 2&lt;br /&gt;c. If - 3&lt;br /&gt;d. If – 1 dan if - 2&lt;br /&gt;e. Tidak ada if yang menghasilkan “Betul”&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 45&lt;br /&gt;SOAL-SOAL PERULANGAN&lt;br /&gt;14. Perhatikan penggalan program berikuti ni :&lt;br /&gt;const&lt;br /&gt;Data: array [1..3,1..3] of char=&lt;br /&gt;((‘1’,’1’,’2’),(‘2’,’2’,’4’),(‘4’,’4’,’8’));&lt;br /&gt;var i, j : byte;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;for i:= 1 to 3 do&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;for j:=3 downto 1 do&lt;br /&gt;write(Data[i,j]):&lt;br /&gt;writeln;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Apa keluaran program di atas ?&lt;br /&gt;a. 112&lt;br /&gt;224&lt;br /&gt;448&lt;br /&gt;b. ‘1’’1’’2’&lt;br /&gt;’2’’2’’4’&lt;br /&gt;’4’’4’’8’&lt;br /&gt;c. 211&lt;br /&gt;422&lt;br /&gt;844&lt;br /&gt;d. ‘2’’1’’1’&lt;br /&gt;’4’’2’’2’&lt;br /&gt;’8’’4’’4’&lt;br /&gt;e. 124&lt;br /&gt;124&lt;br /&gt;248&lt;br /&gt;15. Perhatikan program dibawah ini :&lt;br /&gt;type data=set of char;&lt;br /&gt;var setchar:data;&lt;br /&gt;s:string;&lt;br /&gt;i:integer;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;setchar:=[];&lt;br /&gt;readln(s);&lt;br /&gt;for i:=1 to length(s) do&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;if not(s[i] in setchar) then&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;setchar:=setchar+[s[i]];&lt;br /&gt;write(s[i]);&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;writeln;&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 46&lt;br /&gt;Output dari program di atas jika input 'To be or Not To be that is the question' adalah&lt;br /&gt;a. ‘To berNthaisqun.'&lt;br /&gt;b. ‘To berNhaisqu`&lt;br /&gt;c. ‘to@bernhaisquN'&lt;br /&gt;d. ‘T N.'&lt;br /&gt;e. ‘OBERTHAISQUN’&lt;br /&gt;16. Gunakan program berikut untuk menjawab pertanyaan :&lt;br /&gt;type data=set of byte;&lt;br /&gt;var setint:data;&lt;br /&gt;i:integer;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;setint:=[1];&lt;br /&gt;setint:=setint+[3];&lt;br /&gt;setint:=[5];&lt;br /&gt;for i:=1 to 5 do&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;if (i in setint) then continue else setint:=[i];&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Output dari program di atas adalah:&lt;br /&gt;a. [1,2,3,4,5]&lt;br /&gt;b. [1,3,5]&lt;br /&gt;c. [5]&lt;br /&gt;d. [1,3]&lt;br /&gt;e. []&lt;br /&gt;SOAL-SOAL PROSEDUR DAN FUNGSI&lt;br /&gt;17. Perhatikan program berikut :&lt;br /&gt;var s:string;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;s:='TOKI GO GET GOLD!';&lt;br /&gt;delete(s,1,length(s)-12);&lt;br /&gt;writeln(s);&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Apa keluaran program di atas ?&lt;br /&gt;a. GO GET GOLD!&lt;br /&gt;b. GO GET GOLD!&lt;br /&gt;c. GET GOLD!&lt;br /&gt;d. TOKI GO GET&lt;br /&gt;e. TOKI GO GE&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 47&lt;br /&gt;18. Perhatikan penggalan program berikut :&lt;br /&gt;var i,k: integer;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;i:=5; k:=0;&lt;br /&gt;k:=trunc(sqrt(i))+1;&lt;br /&gt;writeln(k);&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Apa keluaran program di atas?&lt;br /&gt;a. 3&lt;br /&gt;b. 2.24&lt;br /&gt;c. 2&lt;br /&gt;d. 0&lt;br /&gt;e. program tidak dapat dijalankan&lt;br /&gt;19. Mengacu pada program berikut :&lt;br /&gt;var&lt;br /&gt;A,B:string;&lt;br /&gt;C:string[10];&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;A:='TOKI MEMANG';&lt;br /&gt;B:='HEBAT';&lt;br /&gt;C:=A+B;&lt;br /&gt;if (Pos(B)&gt;0) then&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln('A');&lt;br /&gt;end else&lt;br /&gt;Writeln('B');&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Apa yang terjadi jika program di atas di jalankan...&lt;br /&gt;a. Huruf ‘A’ tercetak&lt;br /&gt;b. Huruf ‘B’ tercetak&lt;br /&gt;c. Tidak dapat dipastikan&lt;br /&gt;d. Terjadi error&lt;br /&gt;e. Tidak bisa di compile&lt;br /&gt;20. Perhatikan potongan program berikut :&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;writeln(round(frac(3.7)));&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Apa keluaran program di atas ?&lt;br /&gt;a. 0&lt;br /&gt;b. 1&lt;br /&gt;c. 2&lt;br /&gt;d. 3&lt;br /&gt;e. 4&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 48&lt;br /&gt;21. Diketahui deklarasi fungsi dan variabel sebagai berikut:&lt;br /&gt;var St: String;&lt;br /&gt;procedure Sulap(var S: String);&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;if S = 'Kecil’ then S :=’kecil’ else&lt;br /&gt;if S = ‘Besar’ then S :=’BESAR’;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;Di antara potongan program berikut, manakah yang salah?&lt;br /&gt;a. St := Chr(60);&lt;br /&gt;Sulap(St);&lt;br /&gt;b. St :=’KECIL’;&lt;br /&gt;Sulap(St);&lt;br /&gt;c. St := Chr(45) + Chr(65);&lt;br /&gt;Sulap(St);&lt;br /&gt;d. Sulap(‘Besar’);&lt;br /&gt;e. Semua ekspresi di atas benar&lt;br /&gt;SOAL-SOAL OPERASI FILE&lt;br /&gt;22. Perintah mana yang tidak boleh digunakan untuk file bertipe text?&lt;br /&gt;a. Assign&lt;br /&gt;b. Reset&lt;br /&gt;c. EOF&lt;br /&gt;d. FilePos&lt;br /&gt;e. Semua boleh digunakan untuk Text&lt;br /&gt;Gunakan program berikut ini untuk menjawab soal di bawah ini:&lt;br /&gt;program Uji;&lt;br /&gt;var T:Text;&lt;br /&gt;i,j,k:integer;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;Assign(T, 'INPUT.TXT’);&lt;br /&gt;Reset(T);&lt;br /&gt;Readln(T, i, j, k);&lt;br /&gt;Writeln(i,’ ’ j,’ ’, k);&lt;br /&gt;Readln(T,i);&lt;br /&gt;Readln(T,j);&lt;br /&gt;Writeln(i,’ ’,j);&lt;br /&gt;Close(T);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 49&lt;br /&gt;23. Misalkan file INPUT.TXT berisi baris-baris sebagai bcrikut:&lt;br /&gt;3 1 4 9&lt;br /&gt;5 2 6&lt;br /&gt;8 7&lt;br /&gt;0&lt;br /&gt;Bagaimanakah output dari program tersebut?&lt;br /&gt;a. 3 1 4 9&lt;br /&gt;5 2 6&lt;br /&gt;8 7&lt;br /&gt;b. 3 1 4&lt;br /&gt;9 5&lt;br /&gt;c. 3 1 4&lt;br /&gt;5 2&lt;br /&gt;d. 3 1 4&lt;br /&gt;5 8&lt;br /&gt;e. Terjadi runtime error karena isi file INPUT.TXT tidak sesuai untuk program ini.&lt;br /&gt;SOAL-SOAL KASUS/MEMBACA PROGRAM&lt;br /&gt;Program berikut ini dipakai untuk menjawab dua soal di bawah ini&lt;br /&gt;var Bil:Integer;&lt;br /&gt;procedure Find(B:Integer;I:Integer);&lt;br /&gt;var J,R:Integer;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;R:=Round(sqrt(B));&lt;br /&gt;J:=2;&lt;br /&gt;while (J&lt;=R) and (B Mod J&lt;&gt;0) do&lt;br /&gt;inc(J);&lt;br /&gt;if J&lt;=R thenbeginWrite(J,'*');Find(B div J, I+1);endelse if I&gt;0 then&lt;br /&gt;Writeln(B,'=',Bil)&lt;br /&gt;else&lt;br /&gt;Writeln('Bilangan Prima!');&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;Write('Masukkan bilangan : ');&lt;br /&gt;Readln(Bil);&lt;br /&gt;Find(Bil,0);&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;24. Bagaimana output program di atas bila inputnya 42?&lt;br /&gt;a. 7 * 3 * 2 = 42&lt;br /&gt;b. Bilangan prima&lt;br /&gt;c. =42&lt;br /&gt;d. 2 * 3 * 7 = 47&lt;br /&gt;e. Salah semua&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 50&lt;br /&gt;25. Bagaimana output program di atas bila, inputnya 23?&lt;br /&gt;a. = 23&lt;br /&gt;b. Bilangan pima&lt;br /&gt;c. 23 * 1 = 23&lt;br /&gt;d. = 23 Bilangan prima!&lt;br /&gt;e. Salah semua&lt;br /&gt;Joni, petugas statistik yang baru saja belajar Pascal. Mencoba membuat program&lt;br /&gt;perata-rata sebagai berikut.&lt;br /&gt;var Amatan:array[5] of integer;&lt;br /&gt;Jumlah:Integer;&lt;br /&gt;RataRata:Integer;&lt;br /&gt;I:Integer;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;for I:=1 to 5 do&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;Write('Amatan ke-',I,' : ');&lt;br /&gt;Readln(Amatan[I]);&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;Jumlah:=0;&lt;br /&gt;For I:=1 to 5 do&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;Jumlah:=Jumlah+Amatan[I];&lt;br /&gt;RataRata:=Jumlah/5;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;Writeln('Jumlah = ',Jumlah);&lt;br /&gt;Writeln('Rata-rata = ',RataRata);&lt;br /&gt;Readln;&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Gunakan program yang dibuat oleh Joni ini untuk menjawab soal-soal berikut.&lt;br /&gt;26. Ketika si Joni mencoba menjalankan program tersebut, temyata, compiler&lt;br /&gt;menunjukkan sebuah pesan kesalahan yang membuat: ia kebingungan. Tahukah&lt;br /&gt;Anda kesalahan pertama yang dibuat Joni?&lt;br /&gt;a. Judul program (program Statistik) terlalu panjang, maksimum 8 karakter&lt;br /&gt;(misalnya: program Stat)&lt;br /&gt;b. Procedure Readln (pada baris terakhir program sebelum end.) tidak boleh&lt;br /&gt;dipanggil tanpa parameter. Jadi seharusnya: Readln(I);&lt;br /&gt;c. Statement for dengan variabel sama tidak boleh diulangi dua kali. Seharusnya&lt;br /&gt;dideklarasikan variabel lain, misalnya var I: Integer untuk for yang kedua&lt;br /&gt;d. Deklarasi array salah, semestinya: var Amatan: array[ 1..5] of&lt;br /&gt;Integer;&lt;br /&gt;e. Nama variabel seperti RataRata tidak valid, seharusnya Ratarata&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 51&lt;br /&gt;27. Setelah Anda memberi saran demikian, temyata Joni masih belum bisa mengcompile&lt;br /&gt;programnya. Apa sebabnya?&lt;br /&gt;a. setiap variabel harus dideklarasikan dengan keyword var sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;Misalnya:&lt;br /&gt;var Jumlah: Integer;&lt;br /&gt;var RataRata:Integer;&lt;br /&gt;Var I:Integer;&lt;br /&gt;b. Variabel RataRata tidak harus bertipe Real&lt;br /&gt;c. Semua variabel, kecuali I seharusnya adalah Real, tidak boleh Integer&lt;br /&gt;d. Pemisah antara parameter dalam Write dan Writeln harus titik koma, bukan koma,&lt;br /&gt;Misalnya&lt;br /&gt;Writeln(‘Jumlah = ‘;Jumlah);&lt;br /&gt;e. Semua alasan di atas salah&lt;br /&gt;28. Joni mengganti operator “/” dengan "div" pada baris ke-15 program tersebut. Apa&lt;br /&gt;akibatnya?&lt;br /&gt;a. program tidak mau di-compile karena. operator div tidak dapat digunakan di situ&lt;br /&gt;b. nilai rata-ratanya menjadi 5&lt;br /&gt;c. nilai rata-ratanya menjadi 6&lt;br /&gt;d. nilai rata-ratanya menjadi 0&lt;br /&gt;e. nitai rata-ratanya menjadi 2&lt;br /&gt;Gunakan program berikut ini untuk menjawab beberapa soal selanjutnya:&lt;br /&gt;uses wincrt;&lt;br /&gt;var j:array['A'..'Z'] of Byte;&lt;br /&gt;c:char;&lt;br /&gt;Kal:string;&lt;br /&gt;procedure HH(S:String);&lt;br /&gt;var i:integer; {baris-6}&lt;br /&gt;m:char;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;for i:= 1 to length(S) do&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;m:=S[i]; {baris-11}&lt;br /&gt;if m in ['A'..'Z'] then {baris-12}&lt;br /&gt;inc(J[i]);&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;for c:='A' to 'Z' do J[c]:=0;&lt;br /&gt;Kal:='PASAR';&lt;br /&gt;HH(Kal);&lt;br /&gt;for c:='A' to 'Z' do&lt;br /&gt;if J[c]&gt;0 then write(c,J[c],' ');&lt;br /&gt;writeln;&lt;br /&gt;Kal:='RAYA';&lt;br /&gt;HH(Kal);&lt;br /&gt;for c:='Z' downto 'A' do&lt;br /&gt;if j[c]&gt;0 then write(c,J[c],' ');&lt;br /&gt;writeln;&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 52&lt;br /&gt;29. Bila terdapat kesalahan yang menyebabkan program sama sekali tidak dapaf&lt;br /&gt;dijalankan sebutkan pada baris berapa, dan bagaimana perbaikannya?&lt;br /&gt;a. Kesalahan semacam ini tidak ada&lt;br /&gt;b. Baris 12, seharusnya ditulis&lt;br /&gt;If [m] in [‘A’..’Z’] then&lt;br /&gt;c. Baris 6 seharusnya ditulis&lt;br /&gt;var i: Char;&lt;br /&gt;d. Baris 13, seharusnya ditulis&lt;br /&gt;lnc(J[m]);&lt;br /&gt;e. Index array hanya boleh berupa angka. Jadi deklarasi variabel seharusnya ditulis:&lt;br /&gt;const A = 1; Z = 26;&lt;br /&gt;var J: array[A..Z] of Byte;&lt;br /&gt;c: Byte;&lt;br /&gt;Kal: String;&lt;br /&gt;dan semua konstanta karakter dalam perintah for harus diganti,&lt;br /&gt;misalnya: for c:=A to Z do dan eterusnya&lt;br /&gt;30. Dengan perbaikan seperti nomor sebelumnya (kalau ada), maka program bisa&lt;br /&gt;dijalankan. Apakah hasil dari program tersebut?&lt;br /&gt;a. A2 PI RI SI&lt;br /&gt;A4 PI R2 Sl Yl&lt;br /&gt;b. A2 P1 RI SI&lt;br /&gt;YI RI A2&lt;br /&gt;c. A2 PI RI SI&lt;br /&gt;YI R2 A4&lt;br /&gt;d. PI A2 Sl RI&lt;br /&gt;YI A4 R2&lt;br /&gt;e. A2 P1 RI SI&lt;br /&gt;Yl Sl R2 PI A4&lt;br /&gt;31. Tindakan apakah yang dilakukan oleh subrutin HH ketika dipanggil oleh baris 19&lt;br /&gt;program di atas, dengan string S berisi kata “PASAR"?&lt;br /&gt;a. Menghitung frekuensi kemunculan huruf-huruf alfabet dan menyimpannya dalam&lt;br /&gt;array J&lt;br /&gt;b. Mengumpulkan huruf-huruf alfabet yang muncul lebih dari satu kali ke dalam&lt;br /&gt;array J&lt;br /&gt;c. Mencatat letak setiap huruf alfabet ke dalam array J&lt;br /&gt;d. Menentukan huruf yang paling sering dan paling jarang muncul dalam array J&lt;br /&gt;e. Mengurutkan huruf-huruf menurut urutan alfabet dari yang terkecil sampai yang&lt;br /&gt;terbesar.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 53&lt;br /&gt;Soal Latihan Pemahaman Konsep #2&lt;br /&gt;Soal 1.&lt;br /&gt;Deklarasi konstanta manakah yang salah?&lt;br /&gt;a. const rata-rata=10;&lt;br /&gt;b. const tinggibadan=150;&lt;br /&gt;c. const pi=22/4;&lt;br /&gt;d. const suhu=20000;&lt;br /&gt;e. const duaxtiga=8;&lt;br /&gt;Soal 2.&lt;br /&gt;Manakah yang benar dari deklarasi di bawah ini?&lt;br /&gt;a. Program abc;&lt;br /&gt;Var x,y:real;&lt;br /&gt;b. Program pqrstu2343;&lt;br /&gt;Var x,y=real;&lt;br /&gt;c. Program 4343;&lt;br /&gt;Var x:=boolean;b:=integer;&lt;br /&gt;d. Program ku;&lt;br /&gt;var z,y:char=’a’;&lt;br /&gt;e. Program gampang;&lt;br /&gt;Var a:byte, c:real;&lt;br /&gt;Soal 3.&lt;br /&gt;Manakah yang mendeklarasikan tipe enumerasi dengan tepat?&lt;br /&gt;a. Type a=integer;&lt;br /&gt;b. Type a=1..300;&lt;br /&gt;c. Type a=(baik, jelek, buruk);&lt;br /&gt;d. Type a=[baik, jelek, buruk];&lt;br /&gt;e. Type a=baik, jelek, buruk;&lt;br /&gt;Soal 4.&lt;br /&gt;Bagaimana mendeklaras ikan konstanta bertipe array 3 x 3?&lt;br /&gt;a. Const a:array[3,3]=((1,2,3),(2,3,4),(3,4,5));&lt;br /&gt;b. Const a[3,3]=(1,2,3, 2,3,4, 3,4,5);&lt;br /&gt;c. Const a:array[1..3,1..3] of byte =((1,2,3),(2,3,4),(3,4,5));&lt;br /&gt;d. Const a:array[1..3,1..3] of byte=(1,2,3,2,3,4,3,4,5);&lt;br /&gt;e. Const a:array[1..3] of array[1..3] of byte =&lt;br /&gt;((1,2,3),(2,3,4),(3,4,5));&lt;br /&gt;Soal 5.&lt;br /&gt;Apakah output program berikut ini?&lt;br /&gt;var U: Integer,&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;U:=3;&lt;br /&gt;Writeln(‘Umur saya', U:3,'tahun'),&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;a. Umur saya 3 tahun&lt;br /&gt;b. Umur saya 1 tahun&lt;br /&gt;c. Umur saya 3 tahun&lt;br /&gt;d. Umur saya 003 tahun&lt;br /&gt;e. Umur saya 3.00 tahun&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 54&lt;br /&gt;Soal 6.&lt;br /&gt;Bagaimana cara anda mengetikkan input untuk program berikut ini?&lt;br /&gt;var Umur, Tinggi, Berat: Real,&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;Write(‘Masukkan umur, tinggi 'dan berat badan Anda: ');&lt;br /&gt;Readln(Umur, Tinggi, Berat);&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;a. 16,170, 61.5&lt;br /&gt;b. 16; 170; 61.5&lt;br /&gt;c. 16 170 61.5&lt;br /&gt;d. 16 170 61.5&lt;br /&gt;e. 16;170;161,5&lt;br /&gt;Soal 7.&lt;br /&gt;var r : real;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;r:=147.0;&lt;br /&gt;writein(r:0:5),&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Apa tampilan program di atas ?&lt;br /&gt;a. 00147&lt;br /&gt;b. 147.0000&lt;br /&gt;c. 0147.0&lt;br /&gt;d. 147.00000&lt;br /&gt;e. 147.000&lt;br /&gt;Soal 8.&lt;br /&gt;var i, j:byte;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;i:=100; j:=200;&lt;br /&gt;writeln(i*j)&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Apa tampilan program di atas?&lt;br /&gt;a. 12&lt;br /&gt;b. 22&lt;br /&gt;c. 32&lt;br /&gt;d. 20000&lt;br /&gt;e. 400000&lt;br /&gt;Soal 9.&lt;br /&gt;Perhatikan source code di bawah inii&lt;br /&gt;var&lt;br /&gt;Mail: word;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;Mail:=’TOKI’;&lt;br /&gt;writein (‘TOKI’);&lt;br /&gt;writeln (Mail);&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 55&lt;br /&gt;Output yang tercetak di layar setelah eksekusi adalah&lt;br /&gt;a. TOKI&lt;br /&gt;b. TOKITOKI&lt;br /&gt;c. TOKITOKITOKI&lt;br /&gt;d. terjadi compiler error&lt;br /&gt;e. tidak ada jawaban yang benar&lt;br /&gt;Soal 10.&lt;br /&gt;Bagaimana keluaran program di bawah ini?&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;I:integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;I:=2;&lt;br /&gt;Case I of&lt;br /&gt;1,3,5,7,9:writeln(‘Ganjil’);&lt;br /&gt;2:writeln(‘Prima genap’);&lt;br /&gt;0..10:writeln(‘Normal’);&lt;br /&gt;else writeln(‘Tidak normal’);&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;a. Prima genap&lt;br /&gt;b. Normal&lt;br /&gt;c. Prima genap&lt;br /&gt;Normal&lt;br /&gt;d. Normal&lt;br /&gt;Prima genap&lt;br /&gt;e. Prima genap&lt;br /&gt;Tidak normal&lt;br /&gt;Perhatikan program di bawah ini:&lt;br /&gt;var I,j,k:integer;&lt;br /&gt;L:byte;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;i:=3;&lt;br /&gt;j:=4;&lt;br /&gt;k:=32;&lt;br /&gt;L:=0;&lt;br /&gt;{If – 1 }&lt;br /&gt;if i + j and k =0 then&lt;br /&gt;writeln(‘Betul’)&lt;br /&gt;else&lt;br /&gt;writeln(‘Salah);&lt;br /&gt;{If – 2 }&lt;br /&gt;if (i = 2) and (j &lt; i) or (k &gt; i) then&lt;br /&gt;writeln(‘Betul’)&lt;br /&gt;else&lt;br /&gt;writeln(‘Salah);&lt;br /&gt;{If – 3}&lt;br /&gt;if not L in [1..120] then&lt;br /&gt;writeln(‘Betul’)&lt;br /&gt;else&lt;br /&gt;writeln(‘Salah’);&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 56&lt;br /&gt;Program ini berisi tiga perintah if then else yang saling tidak berkaitan, masing-masing&lt;br /&gt;IF diberi nama&lt;br /&gt;IF – 1, IF – 2, IF – 3.&lt;br /&gt;Soal 11.&lt;br /&gt;Perintah if manakah yang tidak dibenarkan:&lt;br /&gt;a. If - 1&lt;br /&gt;b. If - 2&lt;br /&gt;c. If - 3&lt;br /&gt;d. If – 1 dan if - 2&lt;br /&gt;e. Tidak ada if yang salah&lt;br /&gt;Soal 12.&lt;br /&gt;Pada program di atas, if mana yang menghasilan output “Betul”?&lt;br /&gt;a. If - 1&lt;br /&gt;b. If - 2&lt;br /&gt;c. If - 3&lt;br /&gt;d. If – 1 dan if - 2&lt;br /&gt;e. Tidak ada if yang menghasilkan “Betul”&lt;br /&gt;Soal 13.&lt;br /&gt;Pada program di atas, manakah pernyataan yang benar?&lt;br /&gt;a. Ekspresi not L in [1..120] ekivalen dengan L in [0,121..255]&lt;br /&gt;b. Ekspresi I + J and K = 0 dalam if – 1 ekivalen dengan (I + J = 0 ) and (K = 0)&lt;br /&gt;c. Kondisi pada if – 1 akan bernilai lain jika kondisi diubah menjadi (I + J) AND K = 0&lt;br /&gt;d. Kondisi pada if – 2 akan bernilai lain jika kondisi diubah menjadi ((I=2) and (J&lt;1)) or(k&gt;1)&lt;br /&gt;e. Kondisi pada if – 3 akan bernilai lain jika kondisi diubah menjadi {NOT L in [1..120])&lt;br /&gt;OR (L in [121,122])&lt;br /&gt;Soal 14.&lt;br /&gt;Berapa keluaran program bila pemakai memberi nilai M=9?&lt;br /&gt;Var C, M, J:integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;J:=1;&lt;br /&gt;write(‘M = ‘); readln(M);&lt;br /&gt;For c:=5 to M do&lt;br /&gt;J := j * (M-4);&lt;br /&gt;Writeln(‘J = ‘,J);&lt;br /&gt;nd.&lt;br /&gt;a. J = 120&lt;br /&gt;b. J = -120&lt;br /&gt;c. J = 1&lt;br /&gt;d. J = 24&lt;br /&gt;e. Salah semua&lt;br /&gt;Soal 15.&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;i,j: Shortint;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;for i:=1 to 200 do&lt;br /&gt;Inc(j);&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 57&lt;br /&gt;Program diatas akan mengbasilkan:&lt;br /&gt;a. Nilai j = 200;&lt;br /&gt;b. Nilai j = 127;&lt;br /&gt;c. Tidak dapal dipastikan&lt;br /&gt;d. Terjadi error (code 76).&lt;br /&gt;e. Program tidak dapat berhenti&lt;br /&gt;Soal 16.&lt;br /&gt;var&lt;br /&gt;h,i,j:integer;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;h:=0;&lt;br /&gt;for j:=1 to 10 do&lt;br /&gt;inc(h);i:=1;&lt;br /&gt;j:=0;&lt;br /&gt;repeat&lt;br /&gt;inc(i);&lt;br /&gt;inc(j);&lt;br /&gt;until i=10;&lt;br /&gt;if h=j then writeln('GOLD')&lt;br /&gt;else writeln('SILVER');&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Apa keluaran program di atas&lt;br /&gt;a. GOLD&lt;br /&gt;b. SILVER&lt;br /&gt;c. GOLD&lt;br /&gt;SILVER&lt;br /&gt;d. SILVER&lt;br /&gt;GOLD&lt;br /&gt;e. tidak ada keluaran&lt;br /&gt;Soal 17.&lt;br /&gt;var i,j : integer;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;j := 1;&lt;br /&gt;for i := 1 to 5 do&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;writeln(i,’ ‘,j);&lt;br /&gt;j := i-1;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Output dari program di atas adalah&lt;br /&gt;a. 1 1 b. 1 1 c. 1 0 d. 1 5 e. 1 1&lt;br /&gt;2 1 2 2 2 1 2 4 2 0&lt;br /&gt;1 3 3 3 3 2 3 3 3 1&lt;br /&gt;4 1 4 4 4 3 4 2 4 2&lt;br /&gt;1 5 5 5 5 4 5 1 5 3&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 58&lt;br /&gt;Program untuk 2 soal berikutnya&lt;br /&gt;1. var s : string;&lt;br /&gt;2. i: integer;&lt;br /&gt;3. begin&lt;br /&gt;4. for i := 1 to length(s) do&lt;br /&gt;5. begin&lt;br /&gt;6. s[i]:= s[length(s)-i+1];&lt;br /&gt;7. end;&lt;br /&gt;8. end.&lt;br /&gt;Soal 18.&lt;br /&gt;Output dari program di atas jika s=’SC!P!O’ adalah&lt;br /&gt;a. s=’SC!!CS’&lt;br /&gt;b. s=’SSSSSS’&lt;br /&gt;c. s=’O!PP!O’&lt;br /&gt;d. s=’CCCCCC’&lt;br /&gt;e. s=’!O!O!O’&lt;br /&gt;Soal 19.&lt;br /&gt;Output dari program di atas jika s=’HaShMaT’ dan baris ke-4 diubah menjadi "for&lt;br /&gt;i:=length(s) downto 1" adalah&lt;br /&gt;a. s=’TaMhMaT’&lt;br /&gt;b. s=’HaShSaH’&lt;br /&gt;c. s=’HHHHHHH’&lt;br /&gt;d. s=’aaaaaaa’&lt;br /&gt;e. s=’aHaHaHa’&lt;br /&gt;Soal 21.&lt;br /&gt;Function Sum(const A,B:Integer): Integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Sum:=A+B;&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Writeln(Sum(5,10));&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Apa yang dihasilkan oleh program diatas.&lt;br /&gt;a. 5&lt;br /&gt;b. 10&lt;br /&gt;c. 15&lt;br /&gt;d. 20&lt;br /&gt;e. Tidak bisa di compile.&lt;br /&gt;Soal 22.&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Assign(Output,'ABC.TXT’);&lt;br /&gt;Rewrite(Outptut);&lt;br /&gt;Write(‘GO GET GOLD’);&lt;br /&gt;Close(Output);&lt;br /&gt;end.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 59&lt;br /&gt;Program diatas akan menghasilkan:...&lt;br /&gt;a. File'ABC’ dengan isi 'GO GET GOD’&lt;br /&gt;b. Run-time error.&lt;br /&gt;c. Tidak dapat dicompile karena variable 'Ouiput' tidak ada&lt;br /&gt;d. Tidak menghasilkan apa-apa&lt;br /&gt;e. Tidak ada yang benar&lt;br /&gt;Soal 23.&lt;br /&gt;Perintah mana yang tidak boleh digunakan untuk file bertipe text?&lt;br /&gt;a. Assign&lt;br /&gt;b. Reset&lt;br /&gt;c. EOF&lt;br /&gt;d. FilePos&lt;br /&gt;e. Semua boleh digunakan untuk Text&lt;br /&gt;Gunakan program berikut ini untuk menjawab dua soal di bawah ini:&lt;br /&gt;program Uji;&lt;br /&gt;var T:Text;&lt;br /&gt;i,j,k:integer;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;Assign(T, 'INPUT.TXT’);&lt;br /&gt;Reset(T);&lt;br /&gt;Readln(T, i, j, k);&lt;br /&gt;Writeln(i,’ ’ j,’ ’, k);&lt;br /&gt;Readln(T,i);&lt;br /&gt;Readln(T,j);&lt;br /&gt;Writeln(i,’ ’,j);&lt;br /&gt;Close(T);&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;Soal 24.&lt;br /&gt;Misalkan file INPUT.TXT berisi baris-baris sebagai berikut:&lt;br /&gt;3 1 4 9&lt;br /&gt;5 2 6&lt;br /&gt;8 7&lt;br /&gt;0&lt;br /&gt;Bagaimanakah output dari program tersebut?&lt;br /&gt;a. 3 1 4 9&lt;br /&gt;5 2 6&lt;br /&gt;8 7&lt;br /&gt;b. 3 1 4&lt;br /&gt;9 5&lt;br /&gt;c. 3 1 4&lt;br /&gt;5 2&lt;br /&gt;d. 3 1 4&lt;br /&gt;5 8&lt;br /&gt;e. Terjadi runtime error karena isi file INPUT.TXT tidak sesuai untuk program ini.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 60&lt;br /&gt;Soal 25.&lt;br /&gt;Bila isi file INPUT.TXT adalah sebagai befikut:&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;bagaimana output program ini?&lt;br /&gt;a. 2 3 1&lt;br /&gt;4 5&lt;br /&gt;b. 1 0 0&lt;br /&gt;3 2&lt;br /&gt;c. 1 3 2&lt;br /&gt;4 5&lt;br /&gt;d. 1 3 2&lt;br /&gt;5 6&lt;br /&gt;e. Terjadi runtime error karena isi file INPUT.TXT tidak sesuai untuk program ini.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 61&lt;br /&gt;Soal Latihan Membuat Program #1&lt;br /&gt;TIPE DATA SEDERHANA&lt;br /&gt;A. Tujuan&lt;br /&gt;Siswa dapat mengenal dan menggunakan tipe data sederhana dengan benar.&lt;br /&gt;B. Dasar Teori&lt;br /&gt;Suatu variabel dapat digunakan hanya dapat menyimpan sebuah nilai dari sebuah tipe data&lt;br /&gt;sederhana. Untuk memanipulasi kelompok tipe data sebuah nilai pada suatu variabel maka harus&lt;br /&gt;menentukan tipe data yang tepat untuk sebuah variabel tersebut.&lt;br /&gt;Berikut contoh program penggunaan tipe data sederhana:&lt;br /&gt;Program Luas;&lt;br /&gt;Uses WinCrt;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;Lebar, panjang : byte;&lt;br /&gt;Luas : integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;CLRSCR;&lt;br /&gt;{input data}&lt;br /&gt;WRITE(‘MASUKAN NILAI PANJANG : ’);READLN(PANJANG);&lt;br /&gt;WRITE(‘MASUKAN NILAI LEBAR : ’);READLN(LEBAR);&lt;br /&gt;{prpses data}&lt;br /&gt;LUAS:=PANJANG*LEBAR;&lt;br /&gt;{output}&lt;br /&gt;WRITELN(‘LUAS PERSEGI PANJANG : ‘,LUAS);&lt;br /&gt;READLN;&lt;br /&gt;END.&lt;br /&gt;C. Praktik&lt;br /&gt;1. Tulislah program di atas, jalankan program tersebut. Kemudian perhatikan, isilah nilai&lt;br /&gt;panjang dengan nilai 5 dan lebar 4, dan catat hasilnya.&lt;br /&gt;2. Jalankan lagi program di atas, kemudian isi nilai panjang dengan 700 dan lebar dengan&lt;br /&gt;500, bagaimanakah hasilnya, mengapa terjadi kesalahan? Cobalah ganti tipe datanya.&lt;br /&gt;Jalankan kembali program tadi dan isilah panjang dengan 700 dan lebar dengan 500.&lt;br /&gt;Bagaimana hasilnya sekarang? Jika masih salah cobalah perbaiki sampai benar!&lt;br /&gt;3. Jika sudah benar rekam dengan nama file MODUL1A.&lt;br /&gt;4. a. Buatlah program untuk mencari luas segitiga! Rekam dengan nama file MODUL1B&lt;br /&gt;b. Buatlah listing program untuk masalah berikut ini:&lt;br /&gt;Input : nama, nama barang, jumlah barang, harga&lt;br /&gt;Proses : jumlah harga:=jumlah barang*harga&lt;br /&gt;potongan:=10/100*jumlah harga;&lt;br /&gt;jumlah bayar:=jumlah harga-potongan;&lt;br /&gt;Output : jumlah harga, potongan dan jumlah bayar&lt;br /&gt;Rekam dengan nama file MODUL1C&lt;br /&gt;D. Pertanyaan&lt;br /&gt;Semua pertanyaan berikut harus dijawab dalam laporan resmi!&lt;br /&gt;1. Tulislah perbedaan antara tipe data byte, word, integer, longint, real, char, string.&lt;br /&gt;2. Kapankah digunakan tipe data real?&lt;br /&gt;3. Mengapa soal praktik ke-2 mengalami kesalahan? Jelaskan!&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 62&lt;br /&gt;Soal Latihan Membuat Program #2&lt;br /&gt;PERULANGAN FOR TO DO&lt;br /&gt;A. Tujuan&lt;br /&gt;Siswa dapat membuat program untuk mengulangan sebuah statemen berulangkali dengan benar.&lt;br /&gt;B. Dasar Teori&lt;br /&gt;Perulangan (loop) merupakan bentuk yang sering ditemui di dalam suatu program aplikasi. Di dalam&lt;br /&gt;bahasa Pascal, dikenal tiga macam perulangan, salah satunya statemen FOR.&lt;br /&gt;1. Struktur Perulangan For&lt;br /&gt;Perulangan dengan statemen For digunakan untuk mengulang statemen atau satu blok statemen&lt;br /&gt;berulang kali sejumlah yang ditentukan. Perulangan dengan statemen For dapat berbentuk perulangan&lt;br /&gt;positip, perulangan negatip, dan perulangan tersarang. Sintak dari statemen For dalam bentuk diagram&lt;br /&gt;adalah sebagai berikuit:&lt;br /&gt;For variabel kontrol:= nilai awal to nilai akhir&lt;br /&gt;Statemen yang diulang&lt;br /&gt;2. Perulangan Positip&lt;br /&gt;Perulangan positip adalah perulangan dengan penghitung (counterI) dari kecil ke besar atau&lt;br /&gt;dengan kata lain pertambahannya positip. Perulangan positip dapat dibentuk dengan menggunakan&lt;br /&gt;statemen For To Do, dengan bentuk umum:&lt;br /&gt;For variabel kontrol:=nilai awal To nilai akhir Do statemen&lt;br /&gt;Variabel kontrol, nilai awal, nilai akhir harus mempunyai tipe yang sama, yaitu bertipe integer.&lt;br /&gt;Contoh ke-1:&lt;br /&gt;Program pengulangan_positip;&lt;br /&gt;Uses Wincrt;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;I:Real;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Clrscr;&lt;br /&gt;For I:=1 to 5 Do&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Write(I);&lt;br /&gt;Writeln(‘ Pascal’);&lt;br /&gt;End;&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;3. Perulangan Negatip&lt;br /&gt;Perulangan negatip adalah perulangan dengan penghitung (counter) dari besar ke kecil atau&lt;br /&gt;dengan kata lain pertambahannya negatip. Perulangan negatip dapat dibentuk dengan menggunakan&lt;br /&gt;statemen For DownTo Do.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 63&lt;br /&gt;For variabel kontrol:=nilai awal DownTo nilai akhir Do statemen&lt;br /&gt;Variabel kontrol, nilai awal, nilai akhir harus mempunyai tipe yang sama, yaitu bertipe integer.&lt;br /&gt;Contoh ke-2:&lt;br /&gt;Program pengulangan_negatip;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;I, X2:Real;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Clrscr;&lt;br /&gt;For I:=15 DownTo 1 Do&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;X2:=I*I;&lt;br /&gt;Write(I:5); Write(X2:5);&lt;br /&gt;End;&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;4. Perulangan Tersarang&lt;br /&gt;Perulangan tersarang (nested loop) adalah yang berada di dalam perulangan yang lainnya.&lt;br /&gt;Perulangan yang lebih dalam akan diproses terlebih dahulu sampai habis, kemudian perulangan yang&lt;br /&gt;lebih luar baru akan bertambah.&lt;br /&gt;Contoh ke-3:&lt;br /&gt;Program pengulangan_tersarang;&lt;br /&gt;Uses Wincrt;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;I, J:Integer;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Clrscr;&lt;br /&gt;For I:=1 To 10 Do&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;For J:=1 To 5 Do&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;Write(I:3);&lt;br /&gt;Write(J:8);&lt;br /&gt;End;&lt;br /&gt;Writeln;&lt;br /&gt;End;&lt;br /&gt;End.&lt;br /&gt;C. Praktik&lt;br /&gt;1. Tulislah program contoh ke-1, jalankan program tersebut. Kemudian perhatikan, dan catat&lt;br /&gt;hasilnya. Mengapa terjadi kesalahan? Cobalah perbaiki sampai benar. Bagaimana hasilnya&lt;br /&gt;sekarang? Jika masih salah cobalah perbaiki sampai benar! Jika sudah benar rekam&lt;br /&gt;dengan nama file MODUL2A.&lt;br /&gt;2. Tulislah program contoh ke-2, jalankan program tersebut. Kemudian perhatikan, dan catat&lt;br /&gt;hasilnya. Mengapa terjadi kesalahan? Cobalah perbaiki sampai benar. Bagaimana hasilnya&lt;br /&gt;sekarang? Jika masih salah cobalah perbaiki sampai benar! Jika sudah benar rekam&lt;br /&gt;dengan nama file MODUL2B.&lt;br /&gt;3. Tulislah program contoh ke-3, jalankan program tersebut. Kemudian perhatikan, dan catat&lt;br /&gt;hasilnya. Jika masih salah cobalah perbaiki sampai benar! Jika sudah benar rekam dengan&lt;br /&gt;nama file MODUL2C.&lt;br /&gt;D. Pertanyaan&lt;br /&gt;1. Tulislah hasil praktikum contoh ke-1, contoh ke-2, dan ke-3.&lt;br /&gt;2. Tipe apakah yang disarankan untuk variabel dalam statemen For?&lt;br /&gt;3. Mengapa soal praktik ke-1 dan ke-2 mengalami kesalahan? Jelaskan!&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 64&lt;br /&gt;Soal Latihan Membuat Program #3&lt;br /&gt;PENYELEKSIAN KONDISI&lt;br /&gt;A. Tujuan&lt;br /&gt;Siswa dapat menggunakan bentuk pemilihan kondisi dengan benar.&lt;br /&gt;B. Dasar Teori&lt;br /&gt;Suatu keadaan kadang-kadang harus diputuskan oleh suatu pemilihan kondisi yang benar. Untuk&lt;br /&gt;memilih suatu perintah pemilihan kondisi tersebut harus cermat karena berkaitan dengan tipe data&lt;br /&gt;variabel yang digunakan. IF THEN ELSE berlaku untuk semua tipe data sedangkan CASE OF hanya&lt;br /&gt;untuk tipe data integer atau character.&lt;br /&gt;Berikut contoh program penggunaan pemilihan kondisi:&lt;br /&gt;Contoh ke-1:&lt;br /&gt;Program Pilihan1;&lt;br /&gt;Uses WinCrt;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;pilih : string;&lt;br /&gt;ket : string;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;CLRSCR;&lt;br /&gt;{tampilan}&lt;br /&gt;WRITELN(‘PILIHLAH SALAH SATU PILIHAN YANG DI SUKAI’);&lt;br /&gt;WRITELN(‘A. WARNA PUTIH’);&lt;br /&gt;WRITELN(‘B. WARNA HIJAU’);&lt;br /&gt;WRITELN(‘C. WARNA KUNING’);&lt;br /&gt;WRITELN(‘D. WARNA MERAH’);&lt;br /&gt;{input data}&lt;br /&gt;WRITELN(‘PILIHAN ANDA [A-D] ‘); READLN(PILIH);&lt;br /&gt;{proses data}&lt;br /&gt;CASE PILIH OF&lt;br /&gt;‘A’,’a’:ket:=’bersih, suci’;&lt;br /&gt;‘B’,’b’:ket:=’teduh, damai’;&lt;br /&gt;‘C’,’c’:ket:=’jaya, optimis’;&lt;br /&gt;‘D’,’d’:ket:=’berani, gagah’;&lt;br /&gt;END;&lt;br /&gt;{output}&lt;br /&gt;WRITELN;&lt;br /&gt;WRITELN(‘TERNYATA ANDA MEMILIKI SIFAT : ‘,KET);&lt;br /&gt;READLN;&lt;br /&gt;END.&lt;br /&gt;Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 65&lt;br /&gt;Contoh ke-2:&lt;br /&gt;Program Pilihan2;&lt;br /&gt;Uses WinCrt;&lt;br /&gt;Var&lt;br /&gt;pilih : string;&lt;br /&gt;ket : string;&lt;br /&gt;Begin&lt;br /&gt;CLRSCR;&lt;br /&gt;{tampilan}&lt;br /&gt;WRITELN(‘PILIHLAH SALAH SATU PILIHAN YANG DI SUKAI’);&lt;br /&gt;WRITELN(‘A. HARI SENIN’);&lt;br /&gt;WRITELN(‘B. HARI JUMAT’);&lt;br /&gt;WRITELN(‘C. HARI MINGGU’);&lt;br /&gt;WRITELN(‘D. HARI RABU’);&lt;br /&gt;{input data}&lt;br /&gt;WRITELN(‘PILIHAN ANDA [A-D] ‘); READLN(PILIH);&lt;br /&gt;{proses data}&lt;br /&gt;IF PILIH=’A’ THEN ket:=’pendiam, pemberani’;&lt;br /&gt;IF PILIH=’B’ THEN ket:=’lembut hatinya’;&lt;br /&gt;IF PILIH=’C’ THEN ket:=’suka panas hati’;&lt;br /&gt;IF PILIH=’D’ THEN ket:=’pendiam, ulet’;&lt;br /&gt;{output}&lt;br /&gt;WRITELN;&lt;br /&gt;WRITELN(‘TERNYATA ANDA MEMILIKI SIFAT : ‘,KET);&lt;br /&gt;READLN;&lt;br /&gt;END.&lt;br /&gt;C. Praktik&lt;br /&gt;1. Tulislah program contoh ke-1, jalankan program tersebut. Kemudian perhatikan, dan catat&lt;br /&gt;hasilnya. Mengapa terjadi kesalahan? Cobalah perbaiki sampai benar. Bagaimana hasilnya&lt;br /&gt;sekarang? Jika masih salah cobalah perbaiki sampai benar! Jika sudah benar rekam dengan&lt;br /&gt;nama file MODUL2A.&lt;br /&gt;2. Tulislah program contoh ke-2, jalankan program tersebut. Kemudian perhatikan, dan catat&lt;br /&gt;hasilnya. Mengapa terjadi kesalahan? Cobalah perbaiki sampai benar. Bagaimana hasilnya&lt;br /&gt;sekarang? Jika masih salah cobalah perbaiki sampai benar! Jika sudah benar rekam dengan&lt;br /&gt;nama file MODUL2B.&lt;br /&gt;a. Buatlah listing program untuk masalah berikut ini:&lt;br /&gt;Input : nama, kode barang, jumlah barang&lt;br /&gt;Proses : Jika kode barang=’m’, nama barang:=’sabun mandi’; harga:=950&lt;br /&gt;Jika kode barang=’c, nama barang:=’sabun cuci’, harga:=2500;&lt;br /&gt;Jika kode barang=’p, nama barang:=’pasta gigi’,harga 2730;&lt;br /&gt;jumlah harga:=jumlah barang*harga&lt;br /&gt;Jika jumlah harga&gt;10000 maka potongan:=10/100*jumlah harga;&lt;br /&gt;Jika jumlah harga&gt;5000 maka potongan:=5/100*jumlah harga;&lt;br /&gt;Jika jumlah harga&lt;=5000 maka potongan:=0;jumlah bayar:=jumlah harga-potongan;Output : jumlah harga, potongan dan jumlah bayarRekam dengan nama file MODUL2CD. PertanyaanSemua pertanyaan berikut harus dijawab dalam laporan resmi!1. Mengapa soal praktik ke-1 mengalami kesalahan? Jelaskan!Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 66Soal Latihan Membuat Program #4MATRIKA. TujuanSiswa dapat membuat matrik dengan berbagai variasi indeks dengan benar.B. Dasar Teori2. Definisi MatrikMatrik adalah sekumpulan informasi yang setiap datanya mengacu pada duah buah indeks. Matrikdisebut juga tabel lajur yang memiliki indeks baris dan indeks kolom. Karena adanya dua buahindeks tersebut, matrik juga disebut larik dua dimensi. Istilah dua dimensi karena data tersebut adapada pertemuan baris dan kolom.Contoh:Tabel di samping disebut matrik 4x4, karenamemiliki 4 baris dan memiliki 4 kolom atau larik4x4.Cara menentukan nilai elemen data tabel dengan matrik sebagai berikut: Nilai Fisika punya Ahmad ada pada baris 1 kolom 1, maka matriksnya [1,1] Nilai Biologi punya Joni ada pada baris 2 kolom 3, maka matriksnya [2,3] Nilai Kimia punya Dede ada pada baris 4 kolom 2, maka matriksnya [4,2] dst.3. Definsi LarikSuatu larik (array) adalah tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yangmempunyai tipe sama. Suatu larik mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap.Banyaknya komponen dalam suatu larik ditunjukkan oleh suatu indkes yang disebut tipeindeks. Tipe indeks ini berbentuk ungkapan tipe ordinal (tipe data yang berurutan). Tiap-iapkomponen pada larik dapat diakses dengan menunjukkan nilai indeksnya.4. Dimensi Larika. Larik dimensi satuLarik ini memiliki data yang berurutan dengan satu jenis yang sama dan tidakberbentuk tabel.Contoh: larik bungadatanya mawar, melati, angreklarik nama hari datanya Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, SabtuDeklarasi larik satu dimensibunga : array[1..3] of string=(‘mawar,melati,angrek’)nama larik kata cadangan untuk larik jumlah elemen data tipe data larik data larikelemen-elemen data larik bunga adalah:bunga[1]: ’mawar’bunga[2]: ‘melati’ nilai data larikbunga[3]: ‘angrek’nama larik indeks/urutan dalam larikFisika Kimia Biologi MatematikaAhmad 6 7 7 8Joni 7 6 6 5Toni 8 4 5 6Dede 6 7 8 6Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 67b. Larik dua dimensiLarik dua dimensi disebut juga matriks. Larik dua dimensi memiliki data yang tersusunberdasarkan urutan baris dan kolom pada tabel.Contoh:Larik nilai memiliki data urutan baris yaitu: Ahmad, Joni, Toni, Dede dan data urutankolom yaitu fisika, kimia, biologi, matematika. Data di atas dapat digambarkan sebagaiberikut:Fisika Kimia Biologi Matematika1 2 3 4Aahmad 1 6 7 7 8Joni 2 7 6 6 5Toni 3 8 4 5 6Dede 4 6 7 8 6Dari data tabel di atas dapat dibuat indeksnya yaitu: Nilai[Ahmad,Fisika] atau Nilai[1,1] = 6 Nilai[Ahmad,Kimia] atau Nilai[1,2] = 7 Nilai[Ahmad,Biologi] atau Nilai[1,3] = 7 Nilai[Ahmad,Matematika] atau Nilai[1,4]=8 Nilai[Joni,Fisika] atauNilai[2,1] = 7 Nilai[Joni,Kimia] atau Nilai[2,2] = 6 dst.C. Deklarasi Larik dua dimensinama larik:array[minbaris..maxbaris,minkolom..maxkolom] of tipe larikContoh:Nilai:array[1..4,1..4] of integer;Cara Membuat Matrik[] Membuat satu buah matrik Tentukan jumlah baris Tentukan jumlah kolom Isi data mulai dari baris pertama kolom pertama s.d. baris pertama kolom terakhir dansampai dengan baris terakhir kolom pertama s.d. baris terakhir kolom terakhir. Jika pengisian sudah selesai tampilkan matriks yang sudah diisi.StartBaris:5 I:= 1 to barisKolom:4J:= 1 to kolomI:=1 to bariswriteJ:=1 to kolom M[I,J]M[I,J] EndMengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 68Contoh ke-1 listing program mambuat matrik:Program Matrik1;Uses WinCrt;VarI,J :Integer;Matrik :array[1..5,1..4] of integer;BeginClrScr;{Bagian pemasukan data matriks}{pengulangan jumlah baris}FOR I:= 1 TO 5 DOBEGIN{pengulangan jumlah kolom}FOR J:=1 TO 4 DOBEGIN{pemasukan data matriks}WRITE(‘Data matriks ’,I,j,’: ‘,);Readln(Matrik[I,j]);END;END;{Bagian pencetakan matriks{pengulangan jumlah baris}FOR I:= 1 TO 5 DOBEGIN{pengulangan jumlah kolom}FOR J:=1 TO 4 DOBEGIN{pencetakan matriks}WRITE(Matrik[I,j]:3);END;{ganti baris pada matriks}WRITELN;END;END.[] Membuat matriks dengan jumlah baris dan jumlah kolom ditentukan ketika program dijalankan(menunggu pemasukan jumlah baris dan jumlah kolom dari operator komputer) Tanyakan jumlah baris dan jumlah kolom. Siapkan pengulangan sesuai jumlah baris dan jumlah kolom Isi data sesuai matriks yang dibuat Tampilkan elemen data matriks sesuai matriks yang dibuat.Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 69Flowchrat membuat matriksStartInputJmlbaris,JmlkolomI:=1 to JmlbarisJ:=1 to JmlkolomInputM[I,j]I:=1 to JmlbarisJ:=1 to JmlkolomWriteM[I,j]EndContoh program ke-2:Program Matrik2;Uses WinCrt;VarJmlbar,Jmlkol,I,J :Integer;Matriks :array[1..10,1..10]of integerBeginClrScr;{BAGIAN PEMASUKAN DATA MATRIKS}{Menentukan jumlah baris}Write(‘Jumlah Baris: ’};Readln(jmlbar);{Menentukan jumlah kolom}Write(‘Jumlah Kolom: ‘);Readln(jmlkol);{Pengulangan baris}For I:=1 to Jmlbar doBegin{Pengulangan kolom}For J:=1 to Jmlkol doBegin{Pemasukan data matriks}Write(‘Data ke-‘,I,’,’,J,’: ‘);Readln(Matriks[I,j]);End;End;{BAGIAN PENCETAKAN DATA MATRIKS}{Pengulangan baris}For I:=1 to Jmlbar doBegin{Pengulangan kolom}For J:=1 to Jmlkol doBegin{Pencetakan data matriks}Write(Matriks[I,j]);End;{ganti baris pada matriks}Writeln;End;End.Mengenal Turbo Pascal—Awan Sundiawan 70E. Praktik1. Salinlah contoh program ke-1 dan ke-2 ke dalam bahasa pemograman Turbo Pascal, amatihasilnya, jika terdapat kesalahan betulkan kesalahan tersebut. Jika sudah betul cetak hasilnya kekertas!2. Butlah flowchart dan listing program untuk membuat matriks berikut ini:a. 1 2 34 5 67 8 9Rekam dengan nama file MATRIKS3.PASb. Dua buah matriks sekaligus yang tersusun ke bawah hasilnya sebagai berikut:matriks pertama3 2 1 56 5 4 67 8 9 7matriks kedua5 4 93 6 78 2 3Rekam dengan nama file MATRIKS4.PASc. Dua buah matriks sekaligus yang tersusun ke kenan, hasilnya sebagai berukut:matriks pertama matriks kedua1 9 3 4 5 74 6 8 9 1 65 7 2 2 3 82 3 4 7 4 5Rekam dengan nama file MATRIKS5.PASCatatan:Untuk membuat dua buah matriks sekaligus dengan cara: masukan data matrikspertama sampai selesai, masukan data matriks kedua sampai selesai, cetak data matrikspertama kemudian cetak data matriks kedua (untuk dua matriks yang tersusun kebawah), cetak matriks pertama dan matriks kedua secara bersamaan (untuk dua matriksyang terususun ke kanan).F. Pertanyaan dan Tugas1. Dapatkah elemen data matriks bernilai negatif? Jelaskan!2. Apakah perbedaan lariks berdimensi satu dengan berdimensi 2?3. Buatlah 3 contoh matriks lengkap dengan elemen datanya yang Anda ketahui dalam kehidupansehari-hari!&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-6489420550010106391?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/6489420550010106391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=6489420550010106391' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/6489420550010106391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/6489420550010106391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/mengenal-turbo-pascalawan-sundiawan-1-1.html' title=''/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-6205627924247523069</id><published>2009-11-04T21:52:00.000-08:00</published><updated>2009-11-04T21:52:13.117-08:00</updated><title type='text'>NASIKH dan MANSUKH</title><content type='html'>&lt;div&gt;N A S I K H D A N M A N S U K H&lt;br /&gt;Diajukan sebagai syarat untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah &lt;br /&gt;”Ulumul Qur’an”&lt;br /&gt;Dosen Pembimbing : Umar Bukhory, M. Ag.&lt;br /&gt;P E M B A H A S A N&lt;br /&gt;N A S I K H D A N M A N S U K H&lt;br /&gt;DEFINISI&lt;br /&gt;Nasakh menurut bahasa adalah menghapus atau mengangkat.&lt;br /&gt;Nasakh menurut istilah adalah mengankatkan hukum syara’ dengan perintah atau khithob Allah yang datang kemudian dari padanya.&lt;br /&gt;SYARAT-SYARAT NASAKH&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;Ÿ &lt;!--[endif]--&gt;Yang dimasukkan hendaknya hukum syara’.&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;Ÿ &lt;!--[endif]--&gt;Dalil yang digunakan untuk mengangkat hukum ialah dalil syara’ yang datanya kemudian dari teks hukum yang dimansukhkan hukumnya.&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;Ÿ &lt;!--[endif]--&gt;Janganlah hukum yang diangkatkan itu berkaitan dengan suatu waktu tertentu.&lt;br /&gt;PEMBAGIAN NASIKH&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;a. &lt;!--[endif]--&gt;Al-Qur’an dinasikhkan dengan Al-Qur’an pula.&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;b. &lt;!--[endif]--&gt;Al-Qur’an dinasikhkan dengan sunnah (hadits).&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;c. &lt;!--[endif]--&gt;Sunnah dinasikhkan dengan Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;d. &lt;!--[endif]--&gt;Sunnah dinasikhkan dengan sunnah pula.&lt;br /&gt;CONTOH-CONTOH NASIKH&lt;br /&gt;Firman Tuhan yang berbunyi&lt;br /&gt;ولله المشرق والمغرب فاينماتولوافتم وجه الله (البقرة : 115)&lt;br /&gt;Dan kepunyaan Allahlah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap, disitulah wajah Allah (QS. 2 : 115).&lt;br /&gt;Dinasikhkan oleh ayat yang berbunyi.&lt;br /&gt;فول وجهك شطرالمسجد الحرام (البقرة : 144)&lt;br /&gt;Maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram (QS 2 : 144).&lt;br /&gt;ان يكن منكم عشرون صابرون يغلبوامائتين (الانفال: 65)&lt;br /&gt;Jika ada dua puluh orang yang sabar dapat mengalahkan dua ratus orang musuh (QS 8 : 65).&lt;br /&gt;Ayat ini menasikhkan ayat yang berbunyi.&lt;br /&gt;ألئن خفف الله عنكم وعلم ان فيكم ضعفا ان فيكم ضعفا فان يكن منكم مائة صابرة يغلبوامائتين (الانفال : 66)&lt;br /&gt;Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang (QS 8 : 66).&lt;br /&gt;Firman Tuhan berbunyi.&lt;br /&gt;انفرواخفافا وثقالا (التوبة: 41)&lt;br /&gt;Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun merasa berat (QS 9 : 41).&lt;br /&gt;Ayat ini menasikhkan ayat yang berbunyi.&lt;br /&gt;ليس على الضعفاء وعلى المرضى (التوبة :91)&lt;br /&gt;Tidak ada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah, dan atas orang-orang yang sakit (QS 9 : 91).&lt;br /&gt;HIKMAH NASIKH&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;a. &lt;!--[endif]--&gt;Memelihara kemaslahatan hukum.&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;b. &lt;!--[endif]--&gt;Mengembangkan tasyri’ itu kepada tingkat yang sempurna dengan menunjang perkembangan dakwah dan maelihat pengembangan keadaan orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;c. &lt;!--[endif]--&gt;Mencoba mukallaf, dan melakukan percobaaon-percobaan dengan mengikut perintah dan meniadakannya.&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;d. &lt;!--[endif]--&gt;Menanamkan kemauan yang lebih baik kepada umat dan memudahkannya.&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;Muhammad Bakar Ismail, at-dirosat fi ulumil Qur’an.&lt;br /&gt;Drs. H. Ahmad Syadali M.A, Drs. H. Ahmad Rofi’i, Ulumul Qur’an.&lt;br /&gt;Mana’ul Quthan, Pembahasan Ilmu Al-Qur’an 2, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta 1995.&lt;br /&gt;Doktor Muhammad bin Alawi Al-Maliki Al-Qurni, Kitab Zubdatul Itqon fi ulumil Qur’an.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-6205627924247523069?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/6205627924247523069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=6205627924247523069' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/6205627924247523069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/6205627924247523069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/nasikh-dan-mansukh.html' title='NASIKH dan MANSUKH'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-2644615930738716173</id><published>2009-11-04T06:56:00.000-08:00</published><updated>2009-11-04T21:38:51.146-08:00</updated><title type='text'>TEKNOLOGI PROSES PRODUKSI BIO-ETHANOL</title><content type='html'>&lt;align&gt;&lt;a href="http://suazu.blogspot.com" rel="nofollow" title="[ Rio ]"&gt;Prospek Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak&lt;br /&gt;75&lt;br /&gt;TEKNOLOGI PROSES PRODUKSI BIO-ETHANOL&lt;br /&gt;Indyah Nurdyastuti&lt;br /&gt;ABSTRACT&lt;br /&gt;Gasoline is n iportant liquid fuels for transportation. Due high domestic demand of&lt;br /&gt;gasoline, Government of Indonesia plans to reduce the utilization of gasoline trough&lt;br /&gt;energy diversification. For substitution of gasoline, there are several kind of energy&lt;br /&gt;alternatives such as Compressed Natural Gas (CNG), gasoline derived from Coal&lt;br /&gt;liquefaction, and alcohol.&lt;br /&gt;Alcohol is a material produced from starches plant such as casava, sweet potato,&lt;br /&gt;corn, and sago, called by bio-ethanol. These plants commonly plant by people in all&lt;br /&gt;areas of Indonesia. Bio-ethanol development for vehicle fuel will reduce dependenly&lt;br /&gt;on refined product that its price is currently increasing, and will support economic of&lt;br /&gt;people in ruralarea.&lt;br /&gt;This paper will present production process of bio-ethanol from starch or molasses.&lt;br /&gt;1. PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Alkohol merupakan bahan kimia yang diproduksi dari bahan baku tanaman yang&lt;br /&gt;mengandung pati seperti ubi kayu, ubi jalar, jagung, dan sagu biasanya disebut dengan bioethanol.&lt;br /&gt;Ubi kayu, ubi jalar, dan jagung merupakan tanaman pangan yang biasa ditanam&lt;br /&gt;rakyat hampir di seluruh wilayah Indonesia, sehingga jenis tanaman tersebut merupakan&lt;br /&gt;tanaman yang potensial untuk dipertimbangkan sebagai sumber bahan baku pembuatan bioethanol&lt;br /&gt;atau gasohol. Namun dari semua jenis tanaman tersebut, ubi kayu merupakan&lt;br /&gt;tanaman yang setiap hektarnya paling tinggi dapat memproduksi ethanol. Selain itu&lt;br /&gt;pertimbangan pemakaian ubi kayu sebagai bahan baku proses produksi bio-ethanol juga&lt;br /&gt;didasarkan pada pertimbangan ekonomi. Pertimbangan keekonomian pengadaan bahan&lt;br /&gt;baku tersebut bukan saja meliputi harga produksi tanaman sebagai bahan baku, tetapi juga&lt;br /&gt;meliputi biaya pengelolaan tanaman, biaya produksi pengadaan bahan baku, dan biaya&lt;br /&gt;bahan baku untuk memproduksi setiap liter ethanol/bio-ethanol.&lt;br /&gt;Secara umum ethanol/bio-ethanol dapat digunakan sebagai bahan baku industri&lt;br /&gt;turunan alkohol, campuran untuk miras, bahan dasar industri farmasi, campuran bahan bakar&lt;br /&gt;untuk kendaraan.&lt;br /&gt;Mengingat pemanfaatan ethanol/bio-ethanol beraneka ragam, sehingga grade ethanol yang&lt;br /&gt;dimanfaatkan harus berbeda sesuai dengan penggunaannya. Untuk ethanol/bio-ethanol yang&lt;br /&gt;mempunyai grade 90-96,5% vol dapat digunakan pada industri, sedangkan ethanol/bioethanol&lt;br /&gt;yang mempunyai grade 96-99,5% vol dapat digunakan sebagai campuran untuk&lt;br /&gt;miras dan bahan dasar industri farmasi. Berlainan dengan besarnya grade ethanol/bioethanol&lt;br /&gt;yang dimanfaatkan sebagai campuran bahan bakar untuk kendaraan yang harus&lt;br /&gt;betul-betul kering dan anhydrous supaya tidak korosif, sehingga ethanol/bio-ethanol harus&lt;br /&gt;mempunyai grade sebesar 99,5-100% vol. Perbedaan besarnya grade akan berpengaruh&lt;br /&gt;terhadap proses konversi karbohidrat menjadi gula (glukosa) larut air.&lt;br /&gt;Mengacu dari penjelasan tersebut, disusunlah makalah yang berjudul “Teknologi Proses&lt;br /&gt;Produksi Bio-Ethanol”&lt;br /&gt;2. PROSES PRODUKSI BIO-ETHANOL&lt;br /&gt;Produksi ethanol/bio-ethanol (alkohol) dengan bahan baku tanaman yang mengandung pati&lt;br /&gt;atau karbohydrat, dilakukan melalui proses konversi karbohidrat menjadi gula (glukosa) larut&lt;br /&gt;Prospek Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak&lt;br /&gt;76&lt;br /&gt;air. Konversi bahan baku tanaman yang mengandung pati atau karbohydrat dan tetes&lt;br /&gt;menjadi bio-ethanol ditunjukkan pada Tabel 1.&lt;br /&gt;Tabel 1. Konversi Bahan Baku Tanaman Yang Mengandung Pati Atau Karbohidrat Dan Tetes&lt;br /&gt;Menjadi Bio-Ethanol&lt;br /&gt;Bahan Baku Kandungan Gula&lt;br /&gt;Dalam Bahan&lt;br /&gt;Baku&lt;br /&gt;Jumlah Hasil&lt;br /&gt;Konversi&lt;br /&gt;Jenis Konsumsi&lt;br /&gt;(Kg)&lt;br /&gt;(Kg) Bio-etanol&lt;br /&gt;(Liter)&lt;br /&gt;Perbandingan&lt;br /&gt;Bahan Baku&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;Bioetanol&lt;br /&gt;Ubi Kayu 1000 250-300 166.6 6,5:1&lt;br /&gt;Ubi Jalar 1000 150-200 125 8:1&lt;br /&gt;Jagung 1000 600-700 200 5:1&lt;br /&gt;Sagu 1000 120-160 90 12:1&lt;br /&gt;Tetes 1000 500 250 4:1&lt;br /&gt;Glukosa dapat dibuat dari pati-patian, proses pembuatannya dapat&lt;br /&gt;dibedakan berdasarkan zat pembantu yang dipergunakan, yaitu Hydrolisa asam&lt;br /&gt;dan Hydrolisa enzyme. Berdasarkan kedua jenis hydrolisa tersebut, saat ini&lt;br /&gt;hydrolisa enzyme lebih banyak dikembangkan, sedangkan hydrolisa asam&lt;br /&gt;(misalnya dengan asam sulfat) kurang dapat berkembang, sehingga proses&lt;br /&gt;pembuatan glukosa dari pati-patian sekarang ini dipergunakan dengan hydrolisa&lt;br /&gt;enzyme. Dalam proses konversi karbohidrat menjadi gula (glukosa) larut air&lt;br /&gt;dilakukan dengan penambahan air dan enzyme; kemudian dilakukan proses&lt;br /&gt;peragian atau fermentasi gula menjadi ethanol dengan menambahkan yeast atau&lt;br /&gt;ragi. Reaksi yang terjadi pada proses produksi ethanol/bio-ethanol secara&lt;br /&gt;sederhana ditujukkan pada reaksi 1 dan 2.&lt;br /&gt;H2O&lt;br /&gt;(C6H10O5)n -------------------------! N C6H12O6 (2)&lt;br /&gt;enzyme&lt;br /&gt;(pati) (glukosa)&lt;br /&gt;(C6H12O6)n ------------------------ ! 2 C2H5OH + 2 CO2. (3)&lt;br /&gt;yeast (ragi)&lt;br /&gt;(glukosa) (ethanol)&lt;br /&gt;Selain ethanol/bio-ethanol dapat diproduksi dari bahan baku tanaman yang&lt;br /&gt;mengandung pati atau karbohydrat, juga dapat diproduksi dari bahan tanaman&lt;br /&gt;yang mengandung selulosa, namun dengan adanya lignin mengakibatkan proses&lt;br /&gt;penggulaannya menjadi lebih sulit, sehingga pembuatan ethanol/bio-ethanol dari&lt;br /&gt;selulosa tidak perlu direkomendasikan. Meskipun teknik produksi ethanol/bioethanol&lt;br /&gt;merupakan teknik yang sudah lama diketahui, namun ethanol/bio-ethanol&lt;br /&gt;untuk bahan bakar kendaraan memerlukan ethanol dengan karakteristik tertentu&lt;br /&gt;yang memerlukan teknologi yang relatif baru di Indonesia antara lain mengenai&lt;br /&gt;neraca energi (energy balance) dan efisiensi produksi, sehingga penelitian lebih&lt;br /&gt;lanjut mengenai teknologi proses produksi ethanol masih perlu dilakukan.&lt;br /&gt;Secara singkat teknologi proses produksi ethanol/bio-ethanol tersebut dapat&lt;br /&gt;dibagi dalam tiga tahap, yaitu gelatinasi, sakharifikasi, dan fermentasi.&lt;br /&gt;Prospek Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak&lt;br /&gt;77&lt;br /&gt;2.1 Proses Gelatinasi&lt;br /&gt;Dalam proses gelatinasi, bahan baku ubi kayu, ubi jalar, atau jagung&lt;br /&gt;dihancurkan dan dicampur air sehingga menjadi bubur, yang diperkirakan&lt;br /&gt;mengandung pati 27-30 persen. Kemudian bubur pati tersebut dimasak atau&lt;br /&gt;dipanaskan selama 2 jam sehingga berbentuk gel. Proses gelatinasi tersebut&lt;br /&gt;dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:&lt;br /&gt;• Bubur pati dipanaskan sampai 130oC selama 30 menit, kemudian&lt;br /&gt;didinginkan sampai mencapai temperature 95oC yang diperkirakan&lt;br /&gt;memerlukan waktu sekitar ¼ jam. Temperatur 95oC tersebut&lt;br /&gt;dipertahankan selama sekitar 1 ¼ jam, sehingga total waktu yang&lt;br /&gt;dibutuhkan mencapai 2 jam.&lt;br /&gt;• Bubur pati ditambah enzyme termamyl dipanaskan langsung sampai&lt;br /&gt;mencapai temperatur 130oC selama 2 jam.&lt;br /&gt;Gelatinasi cara pertama, yaitu cara pemanasan bertahap mempunyai keuntungan,&lt;br /&gt;yaitu pada suhu 95oC aktifitas termamyl merupakan yang paling tinggi, sehingga&lt;br /&gt;mengakibatkan yeast atau ragi cepat aktif. Pemanasan dengan suhu tinggi&lt;br /&gt;(130oC) pada cara pertama ini dimaksudkan untuk memecah granula pati,&lt;br /&gt;sehingga lebih mudah terjadi kontak dengan air enzyme. Perlakuan pada suhu&lt;br /&gt;tinggi tersebut juga dapat berfungsi untuk sterilisasi bahan, sehingga bahan&lt;br /&gt;tersebut tidak mudah terkontaminasi.&lt;br /&gt;Gelatinasi cara kedua, yaitu cara pemanasan langsung (gelatinasi dengan&lt;br /&gt;enzyme termamyl) pada temperature 130oC menghasilkan hasil yang kurang baik,&lt;br /&gt;karena mengurangi aktifitas yeast. Hal tersebut disebabkan gelatinasi dengan&lt;br /&gt;enzyme pada suhu 130oC akan terbentuk tri-phenyl-furane yang mempunyai sifat&lt;br /&gt;racun terhadap yeast. Gelatinasi pada suhu tinggi tersebut juga akan&lt;br /&gt;berpengaruh terhadap penurunan aktifitas termamyl, karena aktifitas termamyl&lt;br /&gt;akan semakin menurun setelah melewati suhu 95oC. Selain itu, tingginya&lt;br /&gt;temperature tersebut juga akan mengakibatkan half life dari termamyl semakin&lt;br /&gt;pendek, sebagai contoh pada temperature 93oC, half life dari termamyl adalah&lt;br /&gt;1500 menit, sedangkan pada temperature 107oC, half life termamyl tersebut&lt;br /&gt;adalah 40 menit (Wasito, 1981).&lt;br /&gt;Hasil gelatinasi dari ke dua cara tersebut didinginkan sampai mencapai 55o C,&lt;br /&gt;kemudian ditambah SAN untuk proses sakharifikasi dan selanjutnya&lt;br /&gt;difermentasikan dengan menggunakan yeast (ragi) Saccharomyzes ceraviseze.&lt;br /&gt;2.2 Fermentasi&lt;br /&gt;Proses fermentasi dimaksudkan untuk mengubah glukosa menjadi&lt;br /&gt;ethanol/bio-ethanol (alkohol) dengan menggunakan yeast. Alkohol yang&lt;br /&gt;diperoleh dari proses fermentasi ini, biasanya alkohol dengan kadar 8 sampai 10&lt;br /&gt;persen volume. Sementara itu, bila fermentasi tersebut digunakan bahan baku&lt;br /&gt;gula (molases), proses pembuatan ethanol dapat lebih cepat. Pembuatan ethanol&lt;br /&gt;dari molases tersebut juga mempunyai keuntungan lain, yaitu memerlukan bak&lt;br /&gt;fermentasi yang lebih kecil. Ethanol yang dihasilkan proses fermentasi tersebut&lt;br /&gt;perlu ditingkatkan kualitasnya dengan membersihkannya dari zat-zat yang tidak&lt;br /&gt;diperlukan.&lt;br /&gt;Prospek Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak&lt;br /&gt;78&lt;br /&gt;Alkohol yang dihasilkan dari proses fermentasi biasanya masih mengandung gasgas&lt;br /&gt;antara lain CO2 (yang ditimbulkan dari pengubahan glucose menjadi&lt;br /&gt;ethanol/bio-ethanol) dan aldehyde yang perlu dibersihkan. Gas CO2 pada hasil&lt;br /&gt;fermentasi tersebut biasanya mencapai 35 persen volume, sehingga untuk&lt;br /&gt;memperoleh ethanol/bio-ethanol yang berkualitas baik, ethanol/bio-ethanol&lt;br /&gt;tersebut harus dibersihkan dari gas tersebut. Proses pembersihan (washing) CO2&lt;br /&gt;dilakukan dengan menyaring ethanol/bio-ethanol yang terikat oleh CO2, sehingga&lt;br /&gt;dapat diperoleh ethanol/bio-ethanol yang bersih dari gas CO2). Kadar&lt;br /&gt;ethanol/bio-ethanol yang dihasilkan dari proses fermentasi, biasanya hanya&lt;br /&gt;mencapai 8 sampai 10 persen saja, sehingga untuk memperoleh ethanol yang&lt;br /&gt;berkadar alkohol 95 persen diperlukan proses lainnya, yaitu proses distilasi.&lt;br /&gt;Proses distilasi dilaksanakan melalui dua tingkat, yaitu tingkat pertama dengan&lt;br /&gt;beer column dan tingkat kedua dengan rectifying column.&lt;br /&gt;Definisi kadar alkohol atau ethanol/bio-ethanol dalam % (persen) volume adalah&lt;br /&gt;“volume ethanol pada temperatur 15oC yang terkandung dalam 100 satuan&lt;br /&gt;volume larutan ethanol pada temperatur tertentu (pengukuran).“ Berdasarkan&lt;br /&gt;BKS Alkohol Spiritus, standar temperatur pengukuran adalah 27,5o C dan&lt;br /&gt;kadarnya 95,5% pada temperatur 27,5 o C atau 96,2% pada temperatur 15o C&lt;br /&gt;(Wasito, 1981).&lt;br /&gt;Pada umumnya hasil fermentasi adalah bio-ethanol atau alkohol yang mempunyai&lt;br /&gt;kemurnian sekitar 30 – 40% dan belum dpat dikategorikan sebagai fuel based&lt;br /&gt;ethanol. Agar dapat mencapai kemurnian diatas 95% , maka lakohol hasil&lt;br /&gt;fermentasi harus melalui proses destilasi.&lt;br /&gt;2.3. Distilasi :&lt;br /&gt;Sebagaimana disebutkan diatas, untuk memurnikan bioetanol menjadi&lt;br /&gt;berkadar lebih dari 95% agar dapat dipergunakan sebagai bahan bakar, alkohol&lt;br /&gt;hasil fermentasi yang mempunyai kemurnian sekitar 40% tadi harus melewati&lt;br /&gt;proses destilasi untuk memisahkan alkohol dengan air dengan memperhitungkan&lt;br /&gt;perbedaan titik didih kedua bahan tersebut yang kemudian diembunkan kembali.&lt;br /&gt;Gambar 1. Skema Proses Pilot Plant Ethanol&lt;br /&gt;Prospek Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak&lt;br /&gt;79&lt;br /&gt;Gambar diatas menunjukkan suatu proses lengkap dari pembuatan etanol&lt;br /&gt;yang dari bahan pati-patian dimulai dari konveyor, gelatinisasi, fermentasi,&lt;br /&gt;destilasi sampai ke penyimpanan.&lt;br /&gt;Untuk memperoleh bio-ethanol dengan kemurnian lebih tinggi dari 99,5%&lt;br /&gt;atau yang umum disebut fuel based ethanol, masalah yang timbul adalah sulitnya&lt;br /&gt;memisahkan hidrogen yang terikat dalam struktur kimia alkohol dengan cara&lt;br /&gt;destilasi biasa, oleh karena itu untuk mendapatkan fuel grade ethanol&lt;br /&gt;dilaksanakan pemurnian lebih lanjut dengan cara Azeotropic destilasi.&lt;br /&gt;2.3 Biaya Produksi per Liter Bioetanol Berbahan Baku Ubi Kayu&lt;br /&gt;Biaya produksi meliputi biaya investasi yang dihitung biaya bunga dan&lt;br /&gt;pengembalian investasi, biaya operasi dan perawatan serta biaya bahan.&lt;br /&gt;Biaya investasi fasilitas produksi bio-ethanol ditunjukkan pada Tabel 2.&lt;br /&gt;Tabel 2. Biaya Investasi Fasilitas Produksi Bio-Ethanol&lt;br /&gt;No Jenis Peralatan Harga (US$)&lt;br /&gt;1 Peralatan Utama 5.580.000&lt;br /&gt;2 Peralatan Pengumpanan 400.000&lt;br /&gt;3 Unit Pengolah Limbah 690.000&lt;br /&gt;4 Tanah (min 30 Ha) 60.000&lt;br /&gt;5 Power Plant 450.000&lt;br /&gt;6 Bangunan Pabrik dan Kantor 200.000&lt;br /&gt;T o t a l 7.380.000&lt;br /&gt;1$ = Rp. 9000 Rp.&lt;br /&gt;66.420.000.000&lt;br /&gt;Sumber: B2TP, BPPT&lt;br /&gt;Dengan kapasitas produksi yang sebesar 8000 lityer per hari, dan pabrik bekerja&lt;br /&gt;selama 320 hari dalam 1 tahun, umur hidup alat 15 tahun, biaya operasi –&lt;br /&gt;perawatan sebesar 1.5% (tidak termasuk bahan baku dan utilitas) dan bunga&lt;br /&gt;bank 10 %, maka metoda perhitungan double decline diperoleh biaya investasi&lt;br /&gt;dan pengembalian sebesar Rp. 972 per liter bio-ethanol.&lt;br /&gt;Tabel 1 menunjukkan bahwa untuk mengkonversi ubi kayu menjadi 1 liter bioethanol&lt;br /&gt;dibutuhkan sekitar 6,5 kg ubi kayu, sehingga apabila harga ubi kayu&lt;br /&gt;sebesar Rp 180 per kg (B2TP, 2005) akan dibutuhkan biaya ubi kayu sebesar Rp&lt;br /&gt;1.384,5. Selain ubi kayu, pada konversi bahan baku tanaman yang mengandung&lt;br /&gt;pati atau karbohydrat menjadi bio-ethonal dibutuhkan bahan pembantu proses&lt;br /&gt;pembuatan glukosa dan bahan pembantu proses peragian atau fermentasi gula&lt;br /&gt;menjadi ethanol yang jenis, konsumsi, dan biayanya ditunjukkan pada Tabel 3.&lt;br /&gt;Total biaya pemakaian bahan baku, bahan pembantu dan utilitas yang&lt;br /&gt;ditunjukkan pada Tabel 3, ditambah dengan biaya investasi serta operasiperawatan&lt;br /&gt;adalah merupakan merupakan biaya produksi per liter bio-ethanol.&lt;br /&gt;Prospek Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak&lt;br /&gt;80&lt;br /&gt;Tabel 3. Biaya Bahan Per Liter Bio-Ethanol&lt;br /&gt;Jenis Bahan/Utilitas Konsumsi&lt;br /&gt;Bahan/Utilitas&lt;br /&gt;per liter&lt;br /&gt;Bioetanol&lt;br /&gt;Harga&lt;br /&gt;Satuan&lt;br /&gt;(Rp/unit)&lt;br /&gt;Biaya&lt;br /&gt;Pemakaian&lt;br /&gt;Bahan/Utilitas&lt;br /&gt;(Rp)&lt;br /&gt;Bahan Baku: Ubi Kayu,&lt;br /&gt;Kg&lt;br /&gt;6,5 180 1.170&lt;br /&gt;Bahan Pembantu&lt;br /&gt;- Alpha Amylase, Kg&lt;br /&gt;- Gluko Amylase,Kg&lt;br /&gt;- Asam Sulfat, L&lt;br /&gt;- Na OH, L&lt;br /&gt;- Urea, Kg&lt;br /&gt;- NPK, Kg&lt;br /&gt;- Antifoam, ml&lt;br /&gt;(x10-3 )&lt;br /&gt;0,8&lt;br /&gt;1,3&lt;br /&gt;0,2&lt;br /&gt;1,25&lt;br /&gt;4,0&lt;br /&gt;1,5&lt;br /&gt;0,25&lt;br /&gt;x103 )&lt;br /&gt;45&lt;br /&gt;60&lt;br /&gt;0,65&lt;br /&gt;10&lt;br /&gt;1,20&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;35&lt;br /&gt;36&lt;br /&gt;78&lt;br /&gt;0,13&lt;br /&gt;12,50&lt;br /&gt;4,80&lt;br /&gt;4,50&lt;br /&gt;8,75&lt;br /&gt;Utilitas&lt;br /&gt;- Air, L&lt;br /&gt;- Uap Air, Kg&lt;br /&gt;- Listrik, kwh&lt;br /&gt;20,5&lt;br /&gt;5,1&lt;br /&gt;1,3&lt;br /&gt;0,75&lt;br /&gt;170&lt;br /&gt;150&lt;br /&gt;15,4&lt;br /&gt;867&lt;br /&gt;195&lt;br /&gt;Biaya Total 2.400&lt;br /&gt;Sumber: Balai Besar Teknologi Pati-BPPT&lt;br /&gt;Biaya produksi tidak termasuk pajak dan keuntungan adalah Rp. 2400 + Rp. 976&lt;br /&gt;= Rp. 3376 per liter.&lt;br /&gt;Harga bio-ethanol sangat tergatung dari biaya bahan baku, karena sensitif&lt;br /&gt;terhadap iklim, perdagangan sebagai bahan baku tepung tapioka dan lain-lain.&lt;br /&gt;3. KENDALA DAN UPAYA PENGEMBANGAN PRODUKSI BIO-ETHANOL&lt;br /&gt;Produksi ethanol/bio-ethanol harus mempertimbangkan keekonomiannya dari dua&lt;br /&gt;sisi kepentingan, yaitu sisi produsen ethanol/bio-ethanol yang memerlukan bahan&lt;br /&gt;baku produksi tanaman dengan harga rendah, dan dari segi petani penghasil&lt;br /&gt;bahan baku yang menginginkan produksi tanamannya dibeli dengan harga tinggi&lt;br /&gt;dan biaya produksi paling rendah. Hal tersebut disebabkan nilai produksi tanaman&lt;br /&gt;adalah sebagai biaya pengeluaran untuk pembelian bahan baku bagi produsen&lt;br /&gt;ethanol/bio-ethanol. Oleh karena itu, keekonomian program pemanfaatan&lt;br /&gt;ethanol/bio-ethanol untuk bahan bakar kendaraan bukan saja ditentukan oleh&lt;br /&gt;harga bahan bakar premium saja, tetapi ditentukan pula oleh harga bahan baku&lt;br /&gt;pembuatan ethanol/bio-ethanol dalam hal ini produksi tanaman.&lt;br /&gt;3.1 Kendala Pengembangan Produksi Bio-Ethanol&lt;br /&gt;Dalam memenuhi program pemanfaatan ethanol/bio-ethanol untuk bahan bakar&lt;br /&gt;kendaraan, pemerintah telah membuat road map teknologi bio-ethanol, yaitu&lt;br /&gt;pada periode tahun 2005-2010 dapat memanfaatkan bio-ethanol sebesar 2% dari&lt;br /&gt;konsumsi premium (0.43 juta kL), kemudian pada periode tahun 2011-2015,&lt;br /&gt;persentase pemanfaatan bio-ethanol ditingkatkan menjadi 3% dari konsumsi&lt;br /&gt;premium (1.0 juta kL), dan selanjutnya pada periode tahun 2016-2025,&lt;br /&gt;persentase pemanfaatan bio-ethanol ditingkatkan menjadi 5% dari konsumsi&lt;br /&gt;premium (2.8 juta kL). Namun untuk merealisasikan road map teknologi bioProspek&lt;br /&gt;Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak&lt;br /&gt;81&lt;br /&gt;ethanol harus melibatkan banyak pihak baik dari sisi Pemerintah maupun Swasta.&lt;br /&gt;Mengingat sampai saat ini belum ada sinergi yang diwujudkan dalam satu&lt;br /&gt;dokumen rencana strategis yang komprehensif dan terpadu, sehingga akan timbul&lt;br /&gt;beberapa kendala yang harus diatasi. Beberapa kendala tersebut, meliputi:&lt;br /&gt;• Rencana pengembangan lahan untuk tanaman penghasil bahan baku bioethanol&lt;br /&gt;yang dibuat oleh Departemen Pertanian dan Departemen&lt;br /&gt;Kehutanan belum terkait langsung dengan rencana pengembangan bioethanol&lt;br /&gt;di sektor energi;&lt;br /&gt;• Rencana Pemerintah dalam pengembangan energi dan instrumen&lt;br /&gt;kebijakan yang diperlukan dalam pengembangan bio-ethanol belum terkait&lt;br /&gt;langsung dengan rencana dari para pihak pelaku bisnis bio-ethanol dan&lt;br /&gt;pengelola lahan pertanian yang sangat luas untuk menghasilkan bahan&lt;br /&gt;baku; dan&lt;br /&gt;• Ketidakpastian resiko investasi dalam komersialisasi pengembangan bioethanol&lt;br /&gt;dan belum terbentuknya rantai tata niaga bio-ethanol.&lt;br /&gt;Agar kendala tersebut dapat diatasi harus didukung adanya kebijakan Pemerintah&lt;br /&gt;mengenai pertanian dan kehutanan yang terkait dengan peruntukan lahan,&lt;br /&gt;kebijakan insentif bagi pengembangan bio-ethanol, tekno-ekonomi produksi dan&lt;br /&gt;pemanfaatan bio-ethanol, sehingga ada kejelasan informasi bagi pengusaha yang&lt;br /&gt;tertarik dalam bisnis bio-ethanol.&lt;br /&gt;3.2 Upaya Pengembangan Bio-Ethanol&lt;br /&gt;Dalam upaya pengembangan bio-ethanol diperlukan adanya beberapa langka&lt;br /&gt;yang harus dilakukan, yaitu:&lt;br /&gt;• Menyusun agenda bersama untuk mendapatkan konsensus terhadap&lt;br /&gt;program yang komprehensif dan terpadu agar supaya memberikan hasil&lt;br /&gt;yang konkret dan maksimal, antara lain melalui penetapan sasaran dan&lt;br /&gt;upaya pencapaiannya untuk produksi, distribusi dan pemakaian bio-ethanol&lt;br /&gt;serta penjabaran agenda dan program implementasi yang konkret.&lt;br /&gt;• Melakukan inventarisasi dan evaluasi secara rinci berbagai peluang dan&lt;br /&gt;tantangan untuk investasi bio-ethanol, khususnya berbagai insentif yang&lt;br /&gt;diperlukan&lt;br /&gt;• Membangun rantai tata niaga bio-ethanol secara bertahap yang difasilitasi&lt;br /&gt;oleh Pemerintah&lt;br /&gt;• Menyatukan semua rencana pengembangan bio-ethanol dari berbagai pihak&lt;br /&gt;terkait dalam suatu ”Blueprint Pengembangan Bio-fuel” yang dapat&lt;br /&gt;dijadikan pegangan bagi para stakeholder.&lt;br /&gt;3.3 Komponen Rantai Tata Niaga Bio-Ethanol&lt;br /&gt;Komponen rantai tata niaga bio-ethanol dimulai dari pengadaan bahan baku,&lt;br /&gt;proses produksi bio-ethanol anhydrous, pencampuran bio-ethanol dengan&lt;br /&gt;premium hingga ke pemasaran.&lt;br /&gt;Dengan adanya peraturan yang baik, konsisten, dan mendukung yang dapat&lt;br /&gt;dijadikan pegangan bagi para stakeholder akan dapat mendorong berjalannya&lt;br /&gt;tata niaga bio-ethanol. Tata niaga bio-ethanol dapat berjalan sesuai yang&lt;br /&gt;diharapkan apabila ada kejelasan potensi pasar bio-ethanol. Potensi pasar bioethanol&lt;br /&gt;dapat diperkirakan berdasarkan perkiraan kebutuhan bio-ethanol yang&lt;br /&gt;disepakati oleh semua pihak yang terkait dan dituangkan dalam road map&lt;br /&gt;teknologi bio-ethanol, sehingga mendorong minat pengusaha dalam&lt;br /&gt;Prospek Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak&lt;br /&gt;82&lt;br /&gt;mengembangkan produksi bio-ethanol di Indonesia. Komponen rantai tata niaga&lt;br /&gt;bio-ethanol ditunjukkan pada Gambar 2.&lt;br /&gt;Bahan Baku Proses&lt;br /&gt;Blending dan&lt;br /&gt;Distribusi&lt;br /&gt;• Ketersediaan Ubi&lt;br /&gt;Kayu&lt;br /&gt;• Komposisi&lt;br /&gt;• Harga&lt;br /&gt;Komponen&lt;br /&gt;Bio-Ethanol Pasar&lt;br /&gt;Bahan bakar&lt;br /&gt;khusus&lt;br /&gt;Perusahaan Bio-Ethanol Perusahaan Perminyakan&lt;br /&gt;Peraturan&lt;br /&gt;• Spesifikasi produk&lt;br /&gt;• Mekanisme pendukung&lt;br /&gt;• Pungutan, pajak dan tarif&lt;br /&gt;Perusahaan Otomotif&lt;br /&gt;Gambar 2. Komponen Rantai Tata Niaga Bio-Ethanol&lt;br /&gt;4. KESIMPULAN&lt;br /&gt;1. Alkohol/bio-ethanol dapat diproduksi dari tanaman yang mengandung pati atau&lt;br /&gt;karbohydrat, dilakukan melalui proses konversi karbohidrat menjadi gula (glukosa) larut&lt;br /&gt;air. Proses pembuatan glukosa dibedakan berdasarkan zat pembantu yang dipergunakan,&lt;br /&gt;yaitu Hydrolisa asam dan Hydrolisa enzyme. Selanjutnya dilakukan proses peragian atau&lt;br /&gt;fermentasi gula menjadi ethanol dengan menambahkan yeast atau ragi.&lt;br /&gt;2. Keekonomian program pemanfaatan ethanol/bio-ethanol untuk bahan bakar kendaraan&lt;br /&gt;bukan saja ditentukan oleh harga bahan bakar premium saja, tetapi ditentukan pula oleh&lt;br /&gt;harga bahan baku pembuatan ethanol/bio-ethanol, oleh karenanya produksi ethanol/bioethanol&lt;br /&gt;harus mempertimbangkan keekonomiannya dari dua sisi kepentingan, yaitu sisi&lt;br /&gt;produsen ethanol/bio-ethanol dan dari segi petani penghasil bahan baku.&lt;br /&gt;3. Sampai saat ini belum ada sinergi yang diwujudkan dalam satu dokumen rencana&lt;br /&gt;strategis yang komprehensif dan terpadu, sehingga akan timbul beberapa kendala yang&lt;br /&gt;harus diselesaikan. Namun agar kendala tersebut dapat diatasi harus didukung adanya&lt;br /&gt;kebijakan Pemerintah mengenai pertanian dan kehutanan yang terkait dengan peruntukan&lt;br /&gt;lahan, kebijakan insentif bagi pengembangan bio-ethanol, tekno-ekonomi produksi dan&lt;br /&gt;pemanfaatan bio-ethanol, sehingga ada kejelasan informasi bagi pengusaha yang tertarik&lt;br /&gt;dalam bisnis bio-ethanol.&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;1. BPPT, Kajian Lengkap Prospek Pemanfaatan Biodiesel Dan Bioethanol Pada Sektor&lt;br /&gt;Transportasi Di Indonesia. 2005.&lt;br /&gt;Prospek Pengembangan Bio-fuel sebagai Substitusi Bahan Bakar Minyak&lt;br /&gt;83&lt;br /&gt;2. Balai Besar Teknologi Pati-BPPT, Kelayakan Tekno-Ekonomi Bio-Ethanol Sebagai Bahan&lt;br /&gt;Bakar Alternatif Terbarukan, 27 Januari 2005.&lt;br /&gt;3. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Blue Print Pengelolaan Energi Nasional&lt;br /&gt;2005-2025, Pola Pikir Pengelolaan Energi Nasional, 2005.&lt;br /&gt;4. Ir. Sutijastoto, MA, Kebijakan Energi Mix, Juni 2005.&lt;/a&gt;&lt;/align&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-2644615930738716173?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/2644615930738716173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=2644615930738716173' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/2644615930738716173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/2644615930738716173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/teknologi-proses-produksi-bio-ethanol.html' title='TEKNOLOGI PROSES PRODUKSI BIO-ETHANOL'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-1480622527594454037</id><published>2009-11-04T03:21:00.000-08:00</published><updated>2009-11-04T05:13:47.559-08:00</updated><title type='text'>Dampak Negatif dari Perilaku Guru Ringan Tangan</title><content type='html'>Wacana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;03 Nopember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat Pembaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak Negatif dari Perilaku Guru Ringan Tangan&lt;br /&gt;Guru berasal dari Bahasa Sansekerta, yaitu gu = kegelapan dan ru = menghilangkan, sehingga kata ‘’guru’’ memiliki arti menghilangkan kegelapan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti lain yang sering kita dengar di Jawa adalah digugu lan ditiru. Suatu arti yang sangat membanggakan tentunya, di samping predikat yang sangat mulia, yaitu pahlawan tanpa tanda jasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, saya menjadi sedih saat membaca kesan yang disimpulkan dari hasil pemberitaan media massa bahwa guru zaman kini adalah guru ringan tangan dalam pengertian negatif sebagaimana yang dimuat Harian Suara Merdeka edisi Senin 19 Oktober 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini bisa jadi nyata, karena memang ada guru yang seperti itu.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Dr. Said Hamid Hasan, pengamat pendidikan dari UPI Bandung berpendapat, dampak negatif dalam dunia pendidikan seringkali tidak seketika atau langsung bisa dilihat orang lain atau dirasakan yang bersangkutan. Seringkali terasakan pada waktu lama setelah suatu kejadian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mengalaminya ketika di SMA atas perlakuan negatif&amp;nbsp; seorang guru melalui perkataan yang bernada merendahkan siswa. Saya merasakan serik setelah selang waktu 20 tahun manakala beliau menjadi teman seprofesi dan masih suka mengucapkan perkataan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari bahwa saya juga telah menjadi guru, maka perasaan serik itu saya kendalikan agar tidak menjadi sakit hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan menjadi suatu perenungan bagi saya bahwa setiap guru berpeluang bersikap yang berdampak negatif pada siswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini perlu disadari oleh setiap guru, sehingga dapat&amp;nbsp; mengelola hati karena guru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga keimanan.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mampu mengaplikasikan arti dari kata guru, walau bagai lilin kecil. Tetapi tidak berhenti pada guru, setiap siswa juga harus berusaha mengendalikan diri dan tekun belajar serta memanfaatkan fasilitas yang ada dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini seringkali tercatat siswa dari keluarga kurang mampu tetapi memiliki Hp mahal. Demikian juga orang tua tidak hanya sibuk bekerja tetapi harus memberi kasih sayang dan perhatian pada anak agar terbentuk generasi yang kokoh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manogar Rajagukguk &lt;br /&gt;Staf BK SMK 17 Agustus 1945 Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi Air Putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan saya pada tanggal 7 Oktober 2009 sebenarnya adalah menanggapi dari Surat Pembaca sebelumnya, yakni tentang ‘’terapi air putih’’. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jelasnya saya kutipkan dari kamus kedokteran tentang pengertian Terapi adalah usaha untuk memulihkan kesehatan orang yang sedang sakit, pengobatan penyakit, perawatan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat pembaca sebelumnya telah disebutkan, bahwa air putih bisa menyembuhkan segala penyakit. Tentu hal ini tidaklah salah menurut pandangan seseorang, apalagi yang mengatakan tersebut ada embel2nya dokter, pasti laku keras dan laris manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau guna menunjang menjaga kesehatan saya kira masih wajar2 saja, karena dengan sering minum air putih awak akan tetap bugar. Karena ginjal tetap sehat dan normal, maka sehatlah awak, tetapi jika ginjal gagal tamatlah riwayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena kalau dengan pengertian untuk suatu pengobatan, saya rasa masih sangat sulit untuk dibuktikan kebenarannya. Kecuali alternatif (tidak usah dinalar) bahkan segala air asal sudah di-obok2 oleh Ponari bisa menyembuhkan segala penyakit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada teman2 pembaca yang telah SMS maupun telpon dengan pernyataan setuju maupun menolak, saya mengucapkan terima kasih. Salam sehat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miyono/hp 0878 32 656 725&lt;br /&gt;Lemahmendak RT 01/RW 06&lt;br /&gt;Kecamatan Mijen&lt;br /&gt;Semarang 50218&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Pengalaman di Rumah Sakit Harapan Magelang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin menceritakan pengalaman yang kami alami, beberapa waktu yang lalu. Adik saya (laki-laki) mengeluh perut sebelah kanan terasa sakit, kemudian oleh dokter disarankan pemeriksaan USG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan USG kami lakukan di RS Harapan Magelang, pada tanggal 24 September 2009, dan hasilnya kami kembalikan ke dokter yang memeriksa semula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adik saya dirujuk ke dr spesialis bedah di RS tersebut. Yang membuat kami panik, karena dokter tersebut mengatakan bahwa adik saya menderita usus buntu yang harus segera dioperasi karena sudah mau pecah, bahkan telah terjadi perlengketan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter tersebut sudah angkat tangan tidak sanggup mengoperasi, karena menurut beliau, risiko terlalu besar. Beliau menyarankan untuk dibawa ke RS Elisabeth atau RS Telogorejo Semarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perasaan shock, ibu saya yang sudah terkena stroke (berjalan pun memakai tongkat) menelepon saya yang ada di Semarang. Maklum, keluarga di Magelang hanya adik dan ibu saya tersebut, jadi waktu itu hanya ibu yang mengantar adik saya USG. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu menerima kabar dari ibu saya, langsung saya mengontak kakak saya yang juga ada di Semarang untuk menjemput adik saya dibawa ke RS Telogorejo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di RS Telogorejo Semarang, saya lihat wajah pucat adik saya dan ibu saya. Kami keluarga di Semarang berharap-harap cemas semoga adik saya tertolong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat kata, setelah ditangani dr Spesialis Bedah Andi Maleakhi, beliau melihat hasil USG dari RS Harapan Magelang dan memeriksanya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Menurut beliau, kalau perlengketan usus rasanya tidak, tetapi beliau menyarankan dilakukan colonoscopy. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya (27 Sept. 2009) colonoscopy ditangani oleh dr. Kunsemedi (spesialis bedah). Hasilnya sangat membuat kami semua lega, karena beliau mengatakan semua usus dalam keadaan baik-baik saja, juga tidak ada usus buntu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kami konsultasikan kembali dengan dr. Andi Maleakhi, diagnosis beliau, sakit perut adik saya karena kontraksinya otot-otot dinding perut (kram) dan beliau memperbolehkan adik saya pulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini adik saya dalam keadaan baik-baik saja. Yang saya sesalkan dan menjadi pertanyaan saya, mengapa sampai terjadi hasil USG dari RS Harapan yang keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dra. Ruth Surjodinoto&lt;br /&gt;Jln. Badak I / 67&lt;br /&gt;Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Prediksi BMG Kenapa Terlambat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah seperti minum obat sehari tiga kali, hanya saja gempa tiga bulan terakhir sudah terjadi minimal di tiga tempat di Indonesia, Yakni 2 September 2009, gernpa 7,3 skala richter yang berpusat di Tasikmalaya, mengakibatkan korban tewas dan luka-luka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala Pusat Penanggulangan Krisis, 30 Sep 2009 gempa 7.6 SR yang melanda kawasan Sumatera Barat dengan kota yang paling dekat dengan pusat gempa Pariaman, juga menimbulkan kepanikan. Gempa tektonik berskala 6.4 skala richter mengguncang Ambon dan Pulau Buru, Maluku Selasa (14/03/06) petang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia merupakan negara kepulauan dari zaman sebelum merdeka sampai saat ini dan telah memiliki Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) yaitu Lembaga Pemerintahan Non Departemen yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun sejarah berdirinya BMG di Jakarta dibentuk Jawatan Meteorologi dan Geofisika, di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Tenaga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 21 Juli 1947 Jawatan Meteorologi dan Geofisika diambil alih oleh Pemerintah Belanda dan namanya diganti menjadi Meteorologisch en Geofisiche Dienst. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, ada juga Jawatan Meteorologi dan Geofisika, yang dipertahankan oleh Pemerintah Republik Indonesia, kedudukan instansi tersebut di Jl. Gondangdia, Jakarta, pada tahun 1949.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah perkembangan BMG tersebut telah mengalami berbagai peramalan dan penanggulangan bencana alam termasuk gempa yang sering terjadi di Indonesia, berdasarkan pengalaman yang sangat banyak seharusnya BMG mampu untuk meminimalisir korban yang berjatuhan karena bencana gempa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya dengan memprediksi lebih akurat dari gejala alam yang terjadi, bagaimana kemampuan para pekerja BMG harus dipertanyakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah setiap terjadi musibah gempa bumi harus ada korban-korban yang berjatuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai jawatan yang dikelola oleh pemerintah, BMG seharusnya lebih profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya dengan lebih dini dalam memperkirakan suatu bencana alam, memberikan peringatan kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya bencana alam yang disebabkan oleh pengrusakan manusia dan upaya tindakan penyelamatan yang tepat dari bencana alam tersebut.&lt;br /&gt;Demikian imbauan saya kepada BMG. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai masyarakat yang tinggal di Indonesia yang sering mengalami bencana alam baik gempa bumi ataupun yang lainnya saya sangat berharap BMG bisa lebih meningkatkan kemampuannya dalam bidangnya khususnya tentang bencana alam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saya merasa sangat sedih melihat saudara-saudara kita di tempat-tempat yang menjadi korban meninggal ataupun korban terluka karena bencana alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yulie Setyobudiaty&lt;br /&gt;Mahasiswi Fakultas Komunikasi dan Sosial Politik&lt;br /&gt;Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ)&lt;br /&gt;Wonosobo — Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Lowongan CPNS di DIY bagi Sarjana Ilmu Pemerintahan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi rekan-rekan sarjana Ilmu Pemerintahan tidak usah berkecil hati. Dalam penerimaan CPNSD di berbagai kabupaten di Provinsi Yogyakarta, puluhan formasi untuk sarjana Ilmu Pemerintahan teralokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kabupaten Sleman ada 7 kursi. Demikian pula di Kabupaten Kulonprogo, Gunungkidul, Bantul, ada beberapa formasi untuk sarjana Ilmu Pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jelasnya bisa ditengok informasi di hhtp//: slemankab.go.id atau sleman.go.id, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kulonprogokab.go.id,jogjakota.go.id,bantulkab.go.id,gunungkidulkab.go.id.&lt;br /&gt;Jadwal tes CPNSD di Yogyakarta berbeda dengan jadwal seleksi CPNSD di Jawa Tengah. Jadi, bagi sarjana Ilmu Pemerintahan di Jateng bisa mendaftar di DIY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaenal Muttaqien&lt;br /&gt;Desa Kauman RW 02/Rt 06, Berbah, Sleman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Remaja Perlu Memahami Aktivitas Politik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena remaja justru lebih banyak yang berbondong-bondong ikut audisi kontes ketenaran dan kecantikan semacam KDI, Putri Indonesia, audisi band, dan kontes lain sejenis daripada mengikuti kegiatan ilmiah semisal lomba penelitian, debat bahasa Inggris hingga Olimpiade Sains. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sungguh menunjukkan potret remaja Indonesia yang memprihatinkan. Mereka justru terlena oleh hura-hura dengan penampilan bak artis, namun tidak peduli kondisi bangsa yang tertimpa banyak musibah, masyarakat Indonesia sebagian besar kesulitan memenuhi kebutuhan pokok yang harganya makin tak terjangkau kantong.&amp;nbsp; Bisa diistilahkan bahwa remaja saat ini tidak peka politik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang menyebabkan remaja jadi tidak peka politik. Salah satunya adalah karena tidak memahami makna politik itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika politik hanya dimaknai sebagai perebutan kekuasaan, aktivitas saling jegal untuk mendapat posisi terempuk, wajarlah jika remaja jadi enggan mendekat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda jika dengan pemahaman politik menurut Islam, yaitu ”ri’ayah su’unil ummah”, mengurus kepentingan umat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka politik tidak hanya berkutat pada kekuasaan saja, tetapi semua kebutuhan umat harus diurus dan dipenuhi, termasuk kebutuhan remaja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai permasalahan&amp;nbsp; remaja yang ada semisal narkoba, seks bebas, putus sekolah, tawuran dan sebagainya, wajib dicarikan solusi tuntasnya oleh pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remaja yang paham politik juga memahami bahwa melakukan aktivitas politik ternyata tidak harus dengan menduduki jabatan tertentu di pemerintahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap aktivitas yang ditujukan untuk kepentingan umat sejatinya sudah merupakan aktivitas politik. Kegiatan remaja untuk memahamkan sebayanya agar menjauhi narkoba dan seks bebas pun sudah termasuk aktivitas politik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpenting lagi, remaja yang memahami potensi besar dalam dirinya jangan dimanfaatkan untuk aktivitas hura-hura. Namun, untuk melakukan perubahan dan perbaikan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekaranglah saatnya remaja sebagai individu dinamis, turut berperan serta mengubah kondisi bangsa yang terpuruk dengan aktivitas politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dr. Fitri Purwitasari&lt;br /&gt;Perum Klipang U2 no. 12 , Sendangmulyo , Semarang       &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="box1 article"&gt;Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat  &lt;span style="color: darkorange;"&gt;&lt;b&gt;http://m.suaramerdeka.com&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry  &lt;span style="color: darkorange;"&gt;&lt;b&gt;http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;     &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-1480622527594454037?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/1480622527594454037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=1480622527594454037' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/1480622527594454037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/1480622527594454037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/dampak-negatif-dari-perilaku-guru.html' title='Dampak Negatif dari Perilaku Guru Ringan Tangan'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-4575277906182141818</id><published>2009-11-04T01:42:00.001-08:00</published><updated>2009-11-04T01:42:48.228-08:00</updated><title type='text'>Cara Membuat Virus Dalam Sekejab !</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://uangmayainternet.blogspot.com/2008/05/cara-membuat-virus-dalam-sekejab.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: red; font-size: 130%;"&gt;&lt;i&gt;Masih ingat dengan virus Aksika? Virus “open source” &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD10"&gt;yang&lt;/span&gt; satu itu memang memiliki banyak sekali varian. Tidak heran karena source code-nya memang disedia kan bebas di Internet, jadi siapapun dapat dengan mudah mengubah &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD12"&gt;dan&lt;/span&gt; meng-compile source code-nya dan jadilah varian &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD9"&gt;baru&lt;/span&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Berawal dari kemudahan itulah, banyak virus maker ataupun programer pemula mencoba–coba untuk membuat virus tanpa perlu repot. Palingyang dibutuhkan hanyalah pengetahuan seputar &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD2"&gt;operating system&lt;/span&gt; dan programming. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Namun kemudahan itu belum seberapa, bila dibandingkan dengan menggunakan &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;program&lt;/span&gt; Virus &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;Generator&lt;/span&gt;. Dari namanya saja, kita sudah dapat mengira kegunaan dari program tersebut. Ya, Virus Generator merupakan program untuk dapat membuat virus secara mudah dan instan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Bermula dari sampel sebuah virus yang lumayan banyak dikirimkan oleh pembaca kepada kami. PC Media &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD8"&gt;Antivirus&lt;/span&gt; mengenalnya dengan nama Gen.FFE-Fajar, namun antivirus lain ada juga yang menyebutnya dengan nama Brontok.D. Dengan penyelidikan sederhana akhirnya diketahui bahwa virus tersebut dibuat menggunakan VirusGenerator. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;strong&gt;Fast Firus Engine (FFE)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pembuat Generator tersebut menamakan program buatannya itu dengan nama Fast Firus &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD5"&gt;Engine&lt;/span&gt;. Seperti yang terlihat pada program ataupun situs pembuatnya, ia memberitahukan bahwa program ini hanya untuk tujuan pembelajaran dan tidak untuk tindakan merusak. Namun tetap saja, bila program ini sudah jatuh ke tangan yang salah, pasti akan digunakan untuk pengrusakan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Virus Generator ini dibuat menggunakan bahasa &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;Visual Basic&lt;/span&gt; dan di-compress menggunakan packer tELock. Dalam paketnya terdapat dua buah file, yakni Fast Firus Engine.exe dan data.ex_. Fast Firus Engine. exe merupakan program utama dalam pembuatan virusnya dan sementara file data.ex_ sebenarnya merupakan badan virus asli yang belum dimodifi kasi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Saat file Fast Firus Engine.exe dijalankan, maka pengguna akan dihadapkan pada sebuah interface. Anda hanya disuruh mengisikan nama virus, nama pembuat, dan pesan-pesannya. Lalu dengan menekan tombol Generate, maka jadilah virus Anda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Cara kerja dari Generator tersebut sebenarnya sangat sederhana. Ia hanya menambahkan data yang Anda masukkan tadi ke bagian akhir file virus asli (data.ex_). Nantinya informasi tersebut digunakan oleh virus dalam proses infeksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Virus Menginfeksi?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Virus hasil ciptaan FFE memang terlihat sederhana. Sama seperti Generatornya, ia juga dibuat menggunakan bahasa Visual Basic yang di-compile dengan metode Native- Code. Lalu di compress menggunakan tELock agar ukurannya semakin kecil. Virus ini memiliki ukuran tubuh asli sebesar 55.296 bytes. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Saat virus kali pertama dieksekusi, ia akan membuat beberapa file induk di beberapa lokasi. Seperti di direktori \%WINDOWS%\, akan terdapat file dengan nama.exe, Win32 exe, activex.exe,dan %virusname% (nama virus sesuai yang diisikan oleh sang pembuatnya pada Generator). Di \%WINDOWS%\ %system32%\ akan terdapat file copy.pif, _default.pif, dan surif.bin. Selain itu, ia juga mengubah atau membuat file Oeminfo.ini yang merupakan bagian dari &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD11"&gt;System Properties&lt;/span&gt;. Jadi apabila komputer Anda terinfeksi oleh virus hasil generate dari FFE, maka pada System Properties akan terdapat tulisan “Generated by Fast Firus Engine”. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Di direktori \%WINDOWS%\%System%\ akan terdapat beberapa file induk lagi yang menggunakan nama yang sama seperti file system milik Windows, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass.exe, smss.exe, svchost. exe, dan winlogon.exe. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Dan tak lupa, pada root drive pun akan terdapat file dengan nama “baca euy.txt” yang berisikan pesan–pesan dari si pembuat virus. Jadi pada saat membuat virus dengan menggunakan Generator tersebut, maka pembuatnya akan disuguhkan beberapa kotak input, seperti Author of the virus, Name of the virus, dan Messages. Nah, isi dari kotak messages ini yang nantinya ditampilkan pada file “baca euy.txt” tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Setelah virus berhasil meng-copy-kan file induknya ke dalam sistem tersebut, ia akan menjalankan file induk tadi, sehingga pada memory akan terdapat beberapa process virus, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass. exe, smss.exe, svchost.exe,dan winlogon.exe. Nama process yang mirip dengan process/services milik Windows tersebut mungkin sengaja untuk mengecoh user. Untuk membedakannya, Anda dapat melihat path atau lokasi process tersebut dijalankan. Process virus ini biasanya berjalan di direktori System sementara process/services milik Windowsyang running biasanya berasal dari direktori System32. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;strong&gt;Mengubah Registry&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Virus ini menambahkan beberapa item startup pada registry agar pada saat memulai Windows ia dapat running secara otomatis atau untuk mengubah setting-an Windows agar sesuai keinginannya. Informasi mengenai registryyang diubahnya tidak akan dapat dengan mudah kita lihat karena dalam kondisi terenkripsi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Yang ia ubah adalah seperti nilai dari item Userinit, yakni dengan menambahkan parameter ke file induk. Pada key HKEY_CURRENT_ USER\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows\Load juga akan diubah itemnya agar mengarah ke file induknya dengan nama Activex.exe. Pada HKEY_CURRENT_USER \Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Run\ akan terdapat itembaru dengan nama present. Key HKEY_ LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Run\ akan terdapat item baru juga dengan nama Default dan %username%, username di sini merupakan nama user yang sedang aktif saat itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Virus hasil generate dari FFE juga mengubah shell extension untuk file .exe, yakni dengan mengubah type information dari Application menjadi &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD1"&gt;File Folder&lt;/span&gt;. Setting-an folder Options juga diubah agar tidak menampilkan extension dan setiap fi le dengan attribut hidden. Dan agar dapat aktif pada safe-mode, ia pun mengubah nilai dari item SafeBoot. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Dengan menggunakan bantuan registry Image File Execution Options, virus ini juga menambahkan item baru pada section tersebut dengan nama cmd.exe, msconfi g.exe, regedit.exe, dan taskmgr.exe. Maksudnya adalah agar setiap user yang mengakses program dengan nama file seperti itu, maka akan di-bypass oleh Windows dan dialihkan ke file induk si virus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Virus Menyebar?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Virus ini dapat menyebar melalui media penyimpan data seperti &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;flash disk&lt;/span&gt;. Saat Anda mencolokkan flash disk pada komputer yang terinfeksi, maka pada flash disk tersebut akan terdapat beberapa file baru, seperti explorer.exe, %virusname%.exe, dan msvbvm60.dll. Juga beberapa file pendukung seperti desktop.ini, autorun.inf agar ia dapat running otomatis pada saat mengakses flash disk tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;File virus lainnya pun disimpan pada direktori baru di flash disk tersebut dengan nama Recycled yang berisikan file Firus.pif dan Folder.htt. Kesemua file virus tersebut dalam kondisi hidden sehingga tidak terlihat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;strong&gt;Virus Beraksi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat bertahan hidup, virus ini pun akan mencoba untuk memblok setiap program yang tidak ia inginkan seperti tools atau program antivirus termasuk PCMAV. Sama seperti halnya data registry yang diubah, data mengenai program apa saja yang diblok olehnya juga terdapat dalam tubuhnya dalam kondisi terenkripsi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Jadi, saat virus sudah stay di memory, ia akan memonitor setiap program yang diakses oleh user, yakni dengan membaca nama file dan juga caption Window. Beberapa nama file antivirus yang dicoba untuk dibloknya adalah nav.exe, avgcc.exe, njeeves.exe, ccapps.exe, ccapp.exe, kav.exe, nvcoas.exe, avp32.exe, dan masih banyak lagi yang lainnya. Termasuk beberapa program setup atau installer juga tidak dapat dijalankan pada komputer terinfeksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;strong&gt;Pencegahan dan Penanggulangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;PC Media Antivirus RC19 ini dapat membersihkan komputer terinfeksi secara tuntas dan akurat 100% setiap virus yang dibuat dengan menggunakan Fast Firus Generator. Untuk menghindari aksi blok oleh virus terhadap PCMAV, silakan Anda rename terlebih dahulu file PCMAV misalnya PCMAV-CLN.EXE menjadi MERDEKA.EXE&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-4575277906182141818?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/4575277906182141818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=4575277906182141818' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/4575277906182141818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/4575277906182141818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/cara-membuat-virus-dalam-sekejab.html' title='Cara Membuat Virus Dalam Sekejab !'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-9111952811696605407</id><published>2009-11-03T21:23:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T21:23:09.999-08:00</updated><title type='text'>Cara mengatasi Virus Artika Sari Devi</title><content type='html'>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Jakarta, Virus Artika Sari Devi (FaceCool) dilaporkan telah menginfeksi sekitar ratusan komputer di Indonesia. &lt;br /&gt;Meski tak sampai menghapus file, virus ini cukup mengganggu karena menyembunyikan file dan memblok beberapa tools. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah langkah-langkah menghapus virus Artika, seperti disampaikan PT Maleo com:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika menggunakan windows ME/XP matikan system restore untuk sementara selama proses pembersihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Matikan proses virus yang sedang aktif di memori. Untuk mematikan proses virus ini ada beberapa cara &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; yang dapat Anda gunakan diantaranya:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menggunakan tools pengganti task manager, Anda dapat menggunakan tools Iknow Process &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (kami sarankan anda jangan menggunakan tools proceexp karena tools ini akan di blok olah virus), &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kemudian matikan proses berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Artika_Sari.exe &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Sman1_pkp.com&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Mr_CoolFace.exe &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Default.pif&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Artika_sari_Devi.SCR &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Command.com.bat&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Sman1_PKP.pif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matikan proses virus dengan booting windows ke mode "safe mode". &lt;br /&gt;Jika komputer yang terinfeksi virus ini booting ke mode "safe mode" berarti virus ini sudah tidak aktif lagi di memori, &lt;br /&gt;karena virus ini hanya aktif pada mode "NORMAL" saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hapus string yang dibuat oleh virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hapus file induk yang dibuat oleh virus. Untuk mempercepat proses penghapusan, Anda dapat menggunakan fasilitas &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "search" setelah itu hapus file dengan ukuran sekitar 48 KB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Untuk mencegah infeksi ulang dan pembersihan optimal, gunakan antivirus yang sudah dapat mendeteksi FaceCool.(nks/)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-9111952811696605407?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/9111952811696605407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=9111952811696605407' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/9111952811696605407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/9111952811696605407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/cara-mengatasi-virus-artika-sari-devi.html' title='Cara mengatasi Virus Artika Sari Devi'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-3556542447705387223</id><published>2009-11-03T21:14:00.001-08:00</published><updated>2009-11-03T21:24:20.639-08:00</updated><title type='text'>penanganan virus small kl</title><content type='html'>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Jakarta, Seperti diberitakan sebelumnya, PT. Vaksincom mengumumkan kemunculan virus baru, Small.KL, yang tega memusnahkan data penting yang tersimpan di komputer. Berikut paparan lebih lanjut mengenai Small.KL beserta cara membasminya, seperti disampaikan spesialis antivirus dari Vaksincom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemunculan Small.KL sudah terdeteksi sejak 18 Januari 2006. Small.KL dibuat dengan bahasa "Visual Basic" dan dikompresi menggunakan UPX dengan ukuran file sebesar 94 KB (jika belum diekstrak) atau 131 KB (setelah file diekstrak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menggunakan Winzip, file tersebut akan dapat dibuka secara otomatis, dan dijalankan oleh Winzip, jika dilakukan klik ganda. Jika lampiran tersebut dijalankan maka akan muncul satu file dengan ekstensi tertentu, misalnya .SCR atau .PIF dengan icon WINZIP. File ini akan mempunyai kurang lebih 38 spasi sebelum ekstensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk mengelabui korban, dengan cerdik Small.KL akan menyembunyikan ekstensi dengan melakukan perubahan pada registry editor" kata Alfons Tanujaya, spesialis antivirus dari Vaksincom, Senin (30/1/2006). "Sehingga user tidak dapat membedakan bahwa sebenarnya file tersebut adalah virus, dan bukan file yang dikompresi dengan WinZIP" imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melumpuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Small.KL dikategorikan sebagai virus berisiko tinggi. Karena selain mampu menyebar cepat, virus ini juga sanggup melumpuhkan, mulai dari software antivirus, sampai perangkat keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar dapat menjalankan misinya,Small.KL akan menghapus beberapa string value pada registy. Hal ini dimaksudkan agar file antivirus tersebut tidak dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Small.KL juga akan mencoba menghapus file dengan ekstensi ..EXE dan .DLL pada program antivirus. Hal ini dimaksudkan agar antivirus tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu saja, Small.KL juga akan mencoba untuk mematikan/terminate suatu program yang mempunyai string: FIX, KASPERSKY, MCAFEE, NORTON, REMOVAL, SCAN, SYMANTEC, TREND MICRO, VIRUS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Small.KL akan mencoba melumpuhkan keyboard dan mouse, sehingga kedua perangkat tersebut tidak dapat digunakan. Selain itu jika Anda mencoba membuat e-mail baru (New Message), Small.KL akan langsung menutup lembar pesan/e-mail terbebut, sehingga Anda akan kesulitan untuk mengirimkan e-mail. Untuk program Outlooks Express, programnya sendiri masih dapat digunakan alias tidak dimatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membasmi Small.KL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vaksincom menjelaskan cara membersihkan W32/Small.KI yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Disconnect komputer dari jaringan (sebaiknya lakukan pembesrihan memalui mode "safe mode").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Jika menggunakan windows ME/XP, matikan (system restore) selama proses pembersihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Matikan proses dari virus tersebut. Anda dapat menggunakan Task Manager, matikan 2 proses dari virus tersebut yaitu: update.exe dan winzip.exe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Hapus regsitry key yang diubah oleh virus.&lt;br /&gt;a. ScanRegistry = "scanregw.exe /scan" HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run&lt;br /&gt;b. Ubah string ShowSuperHidden dengan value 1 HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Currentversion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;c. Ubah string WebView dengan value 1&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Currentversion\Explorer\Advanced&lt;br /&gt;d. Ubah string FullPatch dengan value 1&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Cabinet State&lt;br /&gt;e. Ubah string UNCAsIntranet dengan value 0&lt;br /&gt;HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\InternetSettings\ZoneMap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Hapus File yang dibuat oleh virus.&lt;br /&gt;* WINZIP_TMP.exe &lt;br /&gt;* C:\&lt;br /&gt;* Rundll16.exe [hidden file] dan WINZIP_TMP.exe &lt;br /&gt;* C:\Windows&lt;br /&gt;* scanregw.exe [hidden file], update.exe [hidden file], winzip.exe [hidden file] dan sample.Zip&lt;br /&gt;* C:\Windows\System32&lt;br /&gt;* Temp.htt [hidden file] dan WinZip_Tmp.exe [hidden file] &lt;br /&gt;* C:\Document and settings&lt;br /&gt;* C:\Documents and Settings\Administrator\&lt;br /&gt;* C:\Documents and Settings\Administrator\Start Menu&lt;br /&gt;* C:\Documents and Settings\Administrator\Start Menu\Programs\,&lt;br /&gt;* C:\Documents and Settings\Administrator\Start Menu\Programs\Startup&lt;br /&gt;* C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu&lt;br /&gt;* C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs&lt;br /&gt;* C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Hapus juga file yang dibuat pada setiap folder yang di-share dengan ciri-ciri:&lt;br /&gt;* Icon disamarkan [icon Winzip]&lt;br /&gt;* Ukuran file 94 KB&lt;br /&gt;* Ekstensi EXE&lt;br /&gt;* Type file "Application"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Untuk pembersihan lebih optimal gunakan antivirus dengan up-date terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Sangat disarankan untuk menginstall "antivirus for mail server" (jika Anda mempunyai mail server) atau meng-install antivirus yang mempunyai kemampuan untuk scanning e-mail, sebelum e-mail tersebut dikirim atau diterima. Dan jangan sembarangan dalam membuka lampiran yang dinyatakan berbahaya. (nks)(nks/)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-3556542447705387223?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/3556542447705387223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=3556542447705387223' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/3556542447705387223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/3556542447705387223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/penanganan-virus-small-kl.html' title='penanganan virus small kl'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-8362758960659856314</id><published>2009-11-03T21:07:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T21:34:53.496-08:00</updated><title type='text'>Maintenance PC</title><content type='html'>&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Disini Anda bisa menemukan berbagai tips-tips untuk menjaga agar kinerja komputer Anda akan selalu maksimal.Saya akan berusaha agar solusi-solusi yang dicantumkan disini bisa didapatkan tanpa biaya / &lt;br /&gt;dengan biaya yang seminim mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 WAJIB: Buat copy dari data-data Anda (backup data), sehingga bahkan jika komputer Anda rusak &lt;br /&gt;maka data Anda tidak turut lenyap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Sekitar tiap 4 bulan sekali buka komputer Anda, dan bersihkan dengan hati-hati debu-debu yang ada didalamnya - &lt;br /&gt;terutama yang menggumpal di heatsink prosesor. Jika ruangan komputer tersebut banyak debunya, &lt;br /&gt;maka lakukan lebih sering lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nanti sambung lagi hehehe&lt;br /&gt;3. Debu yang menggumpal di heatsink prosesor dapat membuat prosesor menjadi "overheating" / kepanasan. &lt;br /&gt;Pada prosesor AMD, ini dapat berakibat fatal (prosesor hangus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Komputer lambat? Menambah memory biasanya adalah solusi termudah dan termurah untuk meningkatkan kinerja komputer Anda. &lt;br /&gt;128 MB kini cenderung tidak mencukupi - minimal 256 MB, lebih baik jika 512 MB atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Memory yang besar dapat turut membantu memperpanjang umur hard disk &lt;br /&gt;(karena komputer jadi tidak perlu terlalu sering melakukan swapping ke hard disk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Defrag hard disk justru tidak perlu dilakukan terlalu sering, &lt;br /&gt;karena pengaruhnya tidak besar. Cukup lakukan sekitar 6 bulan sekali atau lebih. &lt;br /&gt;Jika terlalu sering maka mungkin malah akan memperpendek umur hard disk Anda, karena prosesnya yang sangat intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.WAJIB: Pasang antivirus; Avast 4 Home Edition cukup bagus dan gratis&lt;br /&gt;2.WAJIB: Atur agar antivirus tersebut selalu di-update otomatis secara rutin (paling baik jika setiap hari)&lt;br /&gt;3.WAJIB: Pasang anti-malware; ada berbagai program2 jahat yang lolos dari antivirus (trojan, adware, spyware, dll), &lt;br /&gt;untuk membasmi mereka gunakan software seperti Spybot&lt;br /&gt;4.WAJIB: Pasang firewall; ZoneAlarm cukup bagus&lt;br /&gt;5.Windows lambat? Mungkin karena ada "memory leak", pasang dan jalankan&lt;br /&gt;http://www.outertech.com/ untuk mengatasinya boss hehehe&lt;br /&gt;6.Windows cenderung menjadi lambat kinerjanya jika kita semakin banyak memasang program-program. &lt;br /&gt;Karenanya, hindari memasang program baru kecuali jika memang sangat diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segiutu aja dulu yahhh&lt;br /&gt;mudah-mudahn bertambah dehhh ilmu kita heheheh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lanjutannya hehehe&lt;br /&gt;nihhh&lt;br /&gt;perhatikan semua kita perlu ini jangan disepelekan hehehhe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dak ada salahnya menggunakan komputer apa adanya. Tentu saja, ada risikonya. &lt;br /&gt;Misalnya, komputer kian hari kian lambat. Padahal perawatan sudah dijalankan. &lt;br /&gt;Baik meng-update driver, menghapus file sampah, dan beragam perawatan rutin lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin komputer berjalan stabil, namun suara yang ditimbulkannya sangat mengganggu. &lt;br /&gt;Masalah burn CD kadang juga membuat jengkel. Apalagi misalnya, CD tersebut hendak digunakan pada audio di mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebel memang jika PC tidak menuruti kemauan kita sebagai pemiliknya. &lt;br /&gt;Semua masalah yang mungkin timbul seperti di atas disebabkan PC yang liar. &lt;br /&gt;Seperti kuda dari padang rumput, sebelum digunakan harus dijinakkan terlebih dahulu. &lt;br /&gt;Agar kita terhindar dari ketidaknyamanan menungganginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara menanggulangi berbagai permasalahan saat menggunakan PC, &lt;br /&gt;baik di rumah maupun di tempat kerja. Kami juga menambahkan cara penyelamatan data e-mail. Selamat mencoba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Percepat Booting dan Ringankan beban CPU&lt;br /&gt;Seiring dengan waktu, lama kelamaan PC terasa makin lambat dan ‘berat’. &lt;br /&gt;Apa saja yang dapat dilakukan untuk menanggulanginya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Langkah pertama mempercepat boot via BIOS. Untuk keterangan selengkapnya, &lt;br /&gt;Anda dapat melihatnya pada “Menguak Tabir BIOS” di PC Media 04/2004 yang lalu.&lt;br /&gt;* Selanjutnya mulai ke area operating system. Untuk Windows XP, mulai dengan membuka System Configuration Utility. &lt;br /&gt;Pada tab BOOT.INI, beri tanda (P) pada “/NOGUIBOOT”. &lt;br /&gt;Ini akan mempersingkat waktu boot dengan menghilangkan Windows startup screen. &lt;br /&gt;Pada tab Startup, seleksi ulang seminimal mungkin item yang sangat dibutuhkan. &lt;br /&gt;Hal yang sama juga dilakukan pada service yang dijalankan. Usahakan jumlah service yang ter-load tidak lebih dari 25.&lt;br /&gt;* Windows XP memang tampak begitu memukau pada tampilannya. &lt;br /&gt;Jika kebutuhan utama Anda adalah kecepatan dan bukan keindahan, &lt;br /&gt;setting ulang interface ini dapat menambah kecepatan. Masuk ke System Properties, pilih tab Advanced. &lt;br /&gt;Setting ulang pada pilihan Performance. Kemudian pilih “Adjust for Best Performance” pada tab Visual Effects.&lt;br /&gt;* Menghilangkan wallpaper dan minimalisasi jumlah desktop icon juga dapat mempercepat PC Anda. &lt;br /&gt;Kurangi jumlah desktop icon sampai maksimal lima buah.&lt;br /&gt;* Menghilangkan bunyi pada event Start Windows juga akan mempercepat proses boot. &lt;br /&gt;Mau lebih cepat lagi? Pilih “No Sounds” pada sound scheme.&lt;br /&gt;* Berapa jumlah font yang terinstal pada Windows Anda? &lt;br /&gt;Makin banyak jumlah font yang terinstal akan menambah berat beban kerja PC Anda. &lt;br /&gt;Windows secara default menyertakan sejumlah kurang dari 100 font. &lt;br /&gt;Usahakan jumlah font yang terinstal pada kisaran 150 font.&lt;br /&gt;* Anda rajin meng-update driver? Bagus. &lt;br /&gt;Namun tahukah Anda, file-file yang digunakan driver lama Anda dapat memperlambat PC. &lt;br /&gt;Cara paling mudah menggunakan utility tambahan seperti Driver Cleaner. &lt;br /&gt;Utility ini membersihkan driver nVidia dan ATI terdahulu. &lt;br /&gt;Driver Cleaner 3.0, juga dapat membersihkan driver lama beberapa chipset motherboard, sound card, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Overclock&lt;br /&gt;Ini bagian yang paling menarik. Pada bagian ini kami akan memandu overclocking, &lt;br /&gt;dengan mengandalkan beberapa software yang bisa di-download gratis dari internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Overclock Video Card&lt;br /&gt;Overclocking pada video card, relatif mudah apalagi dengan Powerstrip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Anda bisa menggunakan Powerstrip dengan men-download dari www.entechtaiwan.net.&lt;br /&gt;* Atur konfigurasi dari Performace profile, dengan klik kanan di tray icon.&lt;br /&gt;* Anda akan melihat dua buah vertical slider. &lt;br /&gt;Slider kiri, control untuk core speed video card. Slider kanan merupakan control dari kecepatan memory video card.&lt;br /&gt;* Tambahkan core speed video card secara bertahap (maksimal 2 Mhz). &lt;br /&gt;Lakukan tes stabilitas dengan memainkan game 3D atau menjalankan benchmark.&lt;br /&gt;Ulangi hal tersebut sampai core speed maksimal dari video card. &lt;br /&gt;Lakukan hal yang sama untuk memory clock. Kini Anda bisa menikmati frame rates baru yang lebih cepat secara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Overclock Motheboard&lt;br /&gt;Untuk melakukan overclock terhadap motherboard sedikit berbeda. &lt;br /&gt;Anda harus menyesuaikan aplikasi sesuai dengan chipset motherboard. &lt;br /&gt;Di sini kami mengambil contoh overclocking dua buah motherboard. Pertama adalah motherboard dengan chipset nForce2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Untuk motherboard dengan chipset nVidia, Anda bisa memanfaatkan aplikasi NV system utilities dari www.nvidia.com.&lt;br /&gt;* Pada aplikasi ini, tinggal menggeser slider kearah kanan pada bagian Bus speeds. &lt;br /&gt;Ini akan menyesuaikan clock FSB juga memory bus. Untuk AGP bus, tersedia pada slider yang terpisah.&lt;br /&gt;* Tersedia juga setting untuk memory control timing. &lt;br /&gt;Setting memory yang lebih agresif akan menguntungkan untuk sistem AMD.&lt;br /&gt;* Sama seperti pada video card, Anda harus menambahkan secara bertahap FSB dan AGP bus. &lt;br /&gt;Jalankan tes stabilitas. Setelah selesai, Anda bisa mengakhiri dengan mengklik tombol (OK). &lt;br /&gt;Catatan: ketika OC yang Anda lakukan tidak sesuai, maka komputer akan otomatis hang dan terpaksa me-restart komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motherboard kedua adalah Intel D875PBZ. Menggunakan Intel Desktop Control Center, &lt;br /&gt;sayangnya utiliti ini hanya berjalan pada motherboard keluaran Intel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Untuk melakukan OC, Anda bisa melakukannya dengan otomatis.&lt;br /&gt;* Bisa juga secara manual. Pada menu Tune yang terdapat di bagian atas, pilih option Burn-in, enable burn-in mode.&lt;br /&gt;* Terdapat Host I/O mode dan AGP/PCI mode. Pada Host I/O mode, &lt;br /&gt;OC dilakukan berdasarkan persentase hingga 4 %. Sedangkan pada AGP/PCI mode, &lt;br /&gt;menaikkan bus clock AGP yang otomatis akan meningkatkan clock PCI.&lt;br /&gt;* Setelah melakukan penambahan, Anda bisa mengukur stabilitas. &lt;br /&gt;Dengan melakukan stress-it pada bagian kiri bawah aplikasi yang bertanda centang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Upgrade Processor&lt;br /&gt;Sebelum membeli sebuah processor baru, &lt;br /&gt;pastikan bahwa motherboard yang Anda miliki mampu mendukung calon processor baru Anda (lihat tabel &lt;br /&gt;“Chipset dan Processor Support”). Selain itu, pastikan juga maksimum FSB untuk processor &lt;br /&gt;yang mampu didukung motherboard Anda. Hal ini juga berhubungan banyak dengan chipset yang digunakan pada motherboard Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh untuk processor Intel. &lt;br /&gt;Chipset Intel seri 845 hanya memiliki bus maksimal 533 MHz. &lt;br /&gt;Berbeda dengan chipset Intel 848 ataupun 875P yang sudah mampu bekerja dengan processor dengan bus 800 MHz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini juga berlaku untuk processor AMD. Seperti VIA KT400 yang belum bisa bekerja dengan bus processor 400 MHz. &lt;br /&gt;Berbeda dengan KT600 yang sudah mampu bekerja pada bus processor 400 MHz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada baiknya juga untuk memastikan produsen motherboard yang Anda gunakan menyediakan update BIOS pada situsnya. &lt;br /&gt;Terutama update BIOS untuk kecepatan processor yang terbaru. &lt;br /&gt;Update BIOS diperlukan sekiranya BIOS lama motherboard Anda belum mendukung (biasanya) multiplier processor terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Burning CD dengan Sempurna&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan hasil burning CD yang sempurna bukanlah hal yang mudah. &lt;br /&gt;Di sini ada beberapa tip mudah untuk memperbaiki hasil burning CD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Saat burning CD audio, proses burning sebaiknya dilakukan pada maksimal kecepatan 24x. &lt;br /&gt;Jika CD ditujukan untuk disetel di CD player pada sistem car audio sebaiknya pada kecepatan maksimal 4x. &lt;br /&gt;Hal ini untuk menghindari masalah kompatibilitas dengan CD player dan sistem error correction yang terdapat &lt;br /&gt;pada CD audio (terutama untuk sistem car audio). Proses burning akan lebih lama, tapi hasilnya lebih terjamin.&lt;br /&gt;* ‘Finalize’ CD hasil burning. Hal ini juga berkaitan dengan kompatibilitas untuk kebanyakan CD player.&lt;br /&gt;* Gunakan media CD yang berkualitas. Salah satu caranya dengan mengandalkan media dari merk terkenal. &lt;br /&gt;Atau Anda dapat memilihnya dari review yang ada di media cetak maupun internet.&lt;br /&gt;* Selalu gunakan mode Disc-at-Once (daripada Track-at-Once). &lt;br /&gt;Multisession punya tingat kompatibilitas yang lebih rendah dibandingkan dengan single session.&lt;br /&gt;* Jika Anda membuat sebuah CD “mix”, pastikan untuk menormalkan level volume pada setiap track. &lt;br /&gt;Beberapa software burning menyediakan fasilitas ini. Atau Anda dapat melakukannya sendiri &lt;br /&gt;(dengan hasil yg lebih baik) menggunakan MP3Gain, yang bisa di-download di www.geocities.com/mp3gain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ssstttt...jangan berisik!&lt;br /&gt;Suara lantunan MP3 koleksi Anda memang enak didengar. Mendengar deru mobil dari adegan pada film, &lt;br /&gt;desingan tembakan dari game pada PC Anda menambah seru suasana. &lt;br /&gt;Namun dengungan suara yang dihasilkan PC Anda, bukanlah hal yang menyenangkan untuk didengar. &lt;br /&gt;Apalagi jika Anda termasuk orang yang jarang mematikan PC, meskipun tertidur. &lt;br /&gt;Bisa-bisa mimpi Anda menjadi mimpi buruk didatangi lebah berukuran raksasa karena mendengar &lt;br /&gt;dengungan yang dibuat oleh PC Anda. Bagaimana cara memberantasnya? Komponen apa saja pada PC yang berisik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optimalkan pendingin PC Anda&lt;br /&gt;Fan memang menjadi senjata utama kebanyakan PC untuk mengusir panas dari komponen. &lt;br /&gt;Namun, fan ini juga yang sekaligus menjadi biang kerok keributan yang menghasilkan &lt;br /&gt;dengungan konstan pada PC Anda. Coba hitung saja total fan yang terpasang pada PC Anda. &lt;br /&gt;Satu pada HSF (heatsink fan) processor, satu terintegrasi pada power supply. &lt;br /&gt;Belum lagi jika motherboard dilengkapi dengan HSF pada chipset, HSF GPU (graphic processor unit) pada video card. &lt;br /&gt;Anda yang mengutamakan kesejukan pada casing PC Anda kebanyakan menambahkan mulai dari 1 buah fan&lt;br /&gt;sampai dengan 2-4 fan tambahan untuk memastikan aliran udara pada casing. &lt;br /&gt;Belum lagi yang senang memanjakan harddsik (apalagi yang memiliki RPM tinggi), &lt;br /&gt;kadang menambahkan harddisk cooler yang artinya fan tambahan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda sedang mencari fan tambahan, &lt;br /&gt;usahakan mencari fan yang berkualitas dengan tingkat kebisingan rendah. &lt;br /&gt;Fan yang baik tidak banyak menghasilkan getaran saat beroperasi. &lt;br /&gt;Fan berdiameter besar mempunyai kecenderungan menghasilkan tingkat kebisingan yang lebih rendah. &lt;br /&gt;Jadi jika casing Anda memungkinkan, pilih fan berukuran 120 mm daripada fan 80 mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda terlanjur memiliki fan yang banyak, coba pastikan mana yang paling tepat guna untuk casing Anda. &lt;br /&gt;Caranya cukup mudah. Bermodalkan program monitoring hardware, seperti Motherboard Monitor. &lt;br /&gt;Utiliti ini memiliki tampilan display (yang disebut Dashboard) yang sangat mudah dibaca. &lt;br /&gt;Bahkan tersedia juga log hasil pembacaan dalam rentang waktu tertentu. Untuk memonitor suhu harddisk, &lt;br /&gt;bisa memanfaatkan HDD Thermometer 1.0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cari kombinasi fan yang paling tepat dengan tingkat pendinginan yang paling optimal. &lt;br /&gt;Coba jalankan PC dengan load penuh (sambil bermain game atau menjalankan aplikasi yang berat) &lt;br /&gt;selama tidak kurang dari 15 menit. Lihat suhu maksimal yang tercatat pada Motherboard Monitor. &lt;br /&gt;Bandingkan nilainya dengan kombinasi fan tambahan yang lain. &lt;br /&gt;Pilih yang mana menurut Anda paling baik antara jumlah fan dengan tingkat kebisingan yang dihasilkan, &lt;br /&gt;menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Jika ada fan yang tersisa, &lt;br /&gt;jadikan saja sebagai cadangan jika ada fan yang mengalami kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan dari kami: usah gelisah jika suhu processor Anda tidak pernah mencapai kisaran 50ºC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngebut berarti maut berlaku di jalanan. Namun pada PC Anda, ngebut berarti tambahan kebisingan. &lt;br /&gt;Terutama untuk drive optik dan harddisk Anda. Tidak berarti Anda harus bertoleransi dengan lambatnya PC Anda. &lt;br /&gt;Hanya saja aturlah kecepatan PC Anda sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk drive optik, caranya cukup mudah. Cukup mengandalkan software Nero DriveSpeed 2.0. &lt;br /&gt;Atur kecepatan pada kisaran 24–32x. Anda bahkan dapat mengatur lama waktu sebelum drive optik Anda spin down. &lt;br /&gt;Saat membutuhkan kecepatan tinggi pada drive optik Anda, tinggal mengembalikan setting pada kecepatan maksimal. &lt;br /&gt;Hal ini akan dibutuhkan saat drive optik digunakan untuk proses ripping atau meng-copy file dari CD/DVD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga untuk harddisk Anda. Sayangnya, hal ini tidak berlaku di semua merk harddisk. &lt;br /&gt;Sebagai contoh, seperti untuk harddisk Maxtor dengan AMSET utilitinya, ataupun harddisk IBM-Hitachi dengan Feature Tool. &lt;br /&gt;Sesuaikan setting dengan tingkat kebisingan sesuai keinginan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain-lain&lt;br /&gt;Suara berisik dari komputer Anda juga dapat terjadi karena getaran yang dihasilkan. &lt;br /&gt;Fan dengan kualitas yang buruk dapat menjadi salah satu penyebabnya. &lt;br /&gt;Usahakan untuk mendapatkan fan dengan getaran yang minimal. &lt;br /&gt;Sekrup yang tidak terpasang dengan baik juga menyebabkan suara getaran. &lt;br /&gt;Yang ini cukup dengan mengencangkan sekrup-sekrup yang terpasang pada PC Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Watercooling&lt;br /&gt;Jika Anda benar-benar muak dengan dengungan bising dari PC Anda, &lt;br /&gt;saatnya beralih ke alternatif pendinginan yang lain. Metode watercooling bisa dijadikan pilihan alternatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik watercooling secara singkat dapat dianalogikan dengan pendinginan kendaraan bermotor menggunakan pendingin radiator.&lt;br /&gt;Watercooling memanfaatkan air untuk mendinginkan panas yang dihasilkan komponen PC, terutama processor. &lt;br /&gt;Biasanya terdiri dari tiga bagian utama, water block, copper radiator, dan water pump. &lt;br /&gt;Proses pendinginan air sebagai media pendinginan dilakukan pada copper radiator, &lt;br /&gt;sedangkan sirkulasi air memanfaatkan water pump. &lt;br /&gt;Water block ditempelkan ke processor untuk mengusir panas yang dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungannya, tingkat kebisingan yang dihasilkan sangat rendah. &lt;br /&gt;Fan pada radiator bekerja pada RPM yang tidak terlalu tinggi sehingga tidak bising. &lt;br /&gt;Water pump juga tidak bising, hal ini disebabkan karena memanfaatkan air untuk meredam suara yang dihasilkan. &lt;br /&gt;Solusi yang cocok untuk yang mencari CPU cooling yang efisien dengan tingkat kebisingan yang rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diperhatikan adalah kemungkinan bocor yang dapat terjadi jika menggunakan metode watercooling ini. &lt;br /&gt;Selain itu, harganya yang masih relatif lebih mahal dibandingkan dengan HSF &lt;br /&gt;menjadikan metode pendinginan watercooling bukanlah pilihan untuk kebanyakan pengguna komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Perbaiki Aliran Udara dalam Casing&lt;br /&gt;Layaknya sebuah rumah, casing komputer membutuhkan sirkulasi udara yang baik. &lt;br /&gt;Tujuannya membantu agar udara di dalam casing tidak terlalu panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Rapikan kabel dalam casing. Kabel berantakan akan menghambat aliran udara dalam casing. Mengikat, salah satu cara paling efektif untuk merapikan kabel. Gabungkan kabel dan ikat dengan plastik strap atau kawat pengikat. Usahakan tidak mengikatnya dengan karet gelang. Suhu panas casing akan membuat karet gelang mengalami deformasi plastik dan akhirnya putus.&lt;br /&gt;* Untuk kabel IDE dan FDD yang bisa Anda lakukan adalah menggantinya dengan round cable. Kabel IDE round cable sedikit banyak memperkecil penampang hambatan udara dalam casing Anda. Tidak tertarik untuk membelinya? Anda bisa mengakali kabel IDE konvensional Anda dengan menggulung dan mengikatnya. Bisa dengan strap ataupun kawat pengikat.&lt;br /&gt;* Untuk membuat fentilasi tambahan, bisa dengan moding casing. Sayangnya, hal ini kurang menarik bagi yang tidak hobi. Alternatif lain, Anda dapat membuka slot PCI yang masih tertutup.&lt;br /&gt;* Tempatkan ekstra fan exhaust pada bagian teratas casing. Logikanya, udara panas akan selalu berada di bagian teratas, sehingga fan efektif untuk mengeluarkan udara panas yang terkurung dalam casing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Cara mudah membersihkan PC&lt;br /&gt;Mulai dengan mencabut semua kabel yang menempel ke komputer, seperti kabel power dan monitor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Letakkan casing di lantai dengan dilapisi oleh kain atau karpet.&lt;br /&gt;* Buka penutup casing dan gunakan kompresor angin untuk menghilangkan debu yang menempel.&lt;br /&gt;* Anda juga bisa menggunakan penyedot debu, untuk memaksimalkan pembersihan.&lt;br /&gt;* Bersihkan bagian luar monitor, dengan menggunakan kain bersih. Untuk layar monitor, gunakan kain yang lembut. Jika Anda menggunakan cairan pembersih, sebaiknya disemprotkan ke kain.&lt;br /&gt;* Sedot debu yang menempel di keyboard dengan penyedot debu yang dilengkapi sikat.&lt;br /&gt;* Untuk mouse nonoptikal, lepaskan sekrup pada bagian bawah mouse dan keluarkan bolanya. Bersihkan kotoran yang menempel pada putaran dan bolanya.&lt;br /&gt;* Bersihkan bagian luar casing dengan menggunakan kain lembut dan cairan pembersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Pasang Saringan udara di casing&lt;br /&gt;Hal ini untuk menjaga kebersihan casing Anda. Tentunya Anda harus memperhatikan bahan yang digunakan karena jika bahan yang digunakan tidak baik, maka Anda akan mengalami permasalahan baru yaitu saluran udara yang tersumbat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Anda perlu memasangnya di bagian depan intake kipas. Anda boleh saja memasang saringan pada semua kipas. Namun yang diutamakan di sini adalah pemasangan filter pada kipas yang memberikan udara masuk, di mana debu biasanya ikut masuk.&lt;br /&gt;* Alternatif bahan yang murah dan gampang didapat adalah busa motherboard. Bentuknya yang tipis dan lebar, ideal untuk dimanfaatkan sebagai air filter. Potong sesuai ukuran dan tempel dengan selotip ataupun doubletape.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Tidak ketinggalan Berita dengan RSS Aggregator&lt;br /&gt;Ada program yang dikenal dengan sebutan RSS Aggregator. Program RSS aggregator sendiri merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan kita untuk melihat headline beserta link ke isi berita dari sebuah situs penyedia berita. Caranya cukup mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Gunakan RSS Aggregator. Misalnya, program i-System yang bisa diperoleh di www.feedreader.com.&lt;br /&gt;* Tentukan sumber berita yang Anda inginkan. Misalnya dari Yahoo News atau Detik.Com. Namun, beberapa situs lokal cenderung memproteksi isi headline-nya. Secara default, i-System sudah menyediakan banyak link ke situs-situs yang menyediakan fasilitas RSS atau biasa disebut RSS feed. Klik icon New di toolbar. Setelah muncul sebuah kotak dialog alamat RSS, isilah dengan alamat situs sumber RSS pilihan Anda. Klik Next dan ikuti langkah-langkahnya.&lt;br /&gt;* Feedreader secara otomatis akan memeriksa headline terbaru dan menampilkannya di desktop Anda. Anda juga bisa mengatur interval waktu,kapan feedreader harus memeriksa dan menampilkan headline terbaru atau refresh time. Namun, berdasarkan etika di dunia internet, ada batas waktu minimum untuk refresh RSS, yakni 90 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Mem-back-up Data di Outlook&lt;br /&gt;Betapa sedihnya jika data Outlook kita hilang begitu saja. Bisa karena Windows mengalami crash atau sebab lain di luar perkiraan sebelumnya. Untuk menanggulanginya, back-up semua folder di Outlook secara periodik. Ada beberapa tip yang perlu Anda pahami untuk mencegah data di Outlook hilang begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Back-up secara manual dengan menggunakan perintah Export di bawah menu File. Pilih option Export to File dari kotak dialog yang muncul. Kemudian pilih option Personal Folder File (.pst). Tentukan folder yang hendak di-back-up dan lokasi penyimpanannya sekalian. Kami sarankan untuk juga mem-back-up di CD.&lt;br /&gt;* Anda juga bisa back-up data menggunakan Archive-nya Outlook. Caranya, pilih menu Tools, pilih Options. Pada kotak dialog yang terbuka, buka tab Other dan klik tombol AutoArchive. Tentukan lokasi penyimpanan yang baru dan klik OK. Pindahkan lokasi penyimpanan file-file di dalam Outlook untuk mencegah data ikut hilang bila operating system rusak. Lebih baik lagi jika tempat penyimpanannya terpisah dari partisi lokasi aslinya. Misalnya, di drive D atau selain drive C.&lt;br /&gt;* Microsoft juga memiliki add-in gratis untuk back-up secara otomatis. Nama add-in ini adalah Personal Folders Backup yang bisa diperoleh di www.microsoft.com/downloads/. (sumber: majalah pc media)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-8362758960659856314?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/8362758960659856314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=8362758960659856314' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/8362758960659856314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/8362758960659856314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/maintenance-pc.html' title='Maintenance PC'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-4945588150514129787</id><published>2009-11-03T20:50:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T20:50:01.509-08:00</updated><title type='text'>Googling Tips</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Semua teknik ini dapat dibaca di: Google ). Cara-cara ini adalah mengusahakan agar google menampilkan hasil yang &lt;br /&gt;se-spesifik mungkin, sesuai dengan kata kunci kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tips 1: Penggunaan biasa dan penggunaan Pencarian Canggih/Advanced Search&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips pertama adalah penggunaan google biasa. Memasukkan kata kunci yang kita cari. Untuk mencari hasil yang lebih spesifik, &lt;br /&gt;dapat menggunakan Advanced Search/Pencarian Canggih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tips 2: Menentukan Urutan Kata Kunci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kata tercari yang berurutan (atau disebut frasa), gunakan teknik tanda kutip :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal: "tempe penyet"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat menggunakan lebih dari 1 kelompok frasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal: "cewek cakep" "kota bandung"&lt;br /&gt;Misal:"cewek cakep itu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tips 3: Menentukan Format File&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk format/jenis file tertentu, anda dapat menambahkan kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[katatercari] filetype:formatfile atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[katatercari] .formatfile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contohnya:"bursa efek" filetype:PDF &lt;=sorry kubuat gede biar gak meletcontoh lagi: "laporan keuangan" .docdengan menggunakan cara ini maka file yang akan ditampilkan adalah hanya file-file dengan format yang anda tentukan saja.Selanjutnya untuk format file anda dapat memilih seperti daftar di bawah ini:o Microsoft Word Document =&gt; .doc&lt;br /&gt;o Portable Document Format =&gt; .pdf&lt;br /&gt;o Microsoft Power Point Slide =&gt; .pps&lt;br /&gt;o Microsoft Power Point Presentation =&gt; .ppt&lt;br /&gt;o Microsoft Excel =&gt; .xls&lt;br /&gt;o Text Format =&gt; .txt&lt;br /&gt;o Rich Text Format =&gt; .rtf&lt;br /&gt;o Compiled HTML Help Modules =&gt; .chm&lt;br /&gt;o dll sesuai dengan extensi file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba anda ketikkan dalam google search bar kata kata ini:&lt;br /&gt;ayam jantan filetype:doc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun anda jangan berharap dapat menemukan file berformat .mp3, wav atau file audio dan video dengan cara ini. &lt;br /&gt;Google telah melakukan block untuk jalan ini untuk menghindari pembajakan. Namun anda masih dapat menemukannya di situs &lt;br /&gt;pencarian Altavista.com&lt;br /&gt;Tapi dengan google pun kita masih bisa menemukannya dengan tips yang akan dijelaskan di bawah nanti..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tips 4: Menentukan judul File&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat menentukan judul file yang anda cari, dengan menambahkan kata-kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;intitle:katakunci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini contohnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;intitle:menjelajah angkasa luar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata intitle dapat diganti dengan allintitle&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tips 5: Menentukan definisi suatu istilah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan kata define:kata yang dicari untuk menentukan istilah tertentu. Maka google akan mencarikan situs yang &lt;br /&gt;mendefinisikan istilah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh: define:schizophrenia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tips 6: Mengalokasikan pencarian pada lokasi tertentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengalokasikan pencarian pada situs tertentu bisa dilakukan dengan cara berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Jika situs tempat pencarian sudah jelas nama hostnya&lt;br /&gt;Anda dapat menggunakan kata site:kata yang di cari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh:"gempa bumi" site:detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Jika nama situs masih samar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan kata inurl:kata yang dicari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh "rita effendy" site:multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tips 7: Memanfaatkan index suatu direktori dalam suatu host web server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik ini memanfaatkan suatu direktori webserver dengan open permission pada suatu situs yang terindeks oleh google. Anda juga dapat mencari musik, buku, video, iso, dan lainnya disini Hip Huraa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa jadinya pada halaman google jika kita lakukan pengetikan seperti ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;intitle:"index of" mp3 "Bryan Adams"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kita bisa menuliskan intitle:"index of"kata tercari&lt;br /&gt;Kata tercari itu bisa anda isikan:&lt;br /&gt;o iso&lt;br /&gt;o ebook atau book&lt;br /&gt;o mp3, atau wav atau mp3g atau avi atau audio dll&lt;br /&gt;o tgz, rar dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tips 8: Memanfaatkan cache Google untuk death page&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Death page adalah halaman yang sudah tidak ada/sudah terhapus atau berganti, namun masih terindeks oleh google sebagai halaman utuh. Cirinya adalah jika kita cari, google bisa mendapatkan result terhadap halaman itu, namun halaman tersebut tidak bisa dibuka.&lt;br /&gt;Dengan demikian kita bisa memanfaatkan salinan/cache. Dengan demikian kita akan mengambil lagi halaman tersebut yang tersimpan di google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tips 9: Masih banyak rahasia google, silakan dicari di google&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=======================================================================================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk mp3, alangkah baiknya kalo kita tahu situs yang kira kira memuat mp3 yang kita inginkan. Untuk mp3 dan audio, &lt;br /&gt;ada memang search engine yang menyediakan direct search seperti altavista. Untuk google ditutup karena meminimalisir &lt;br /&gt;pembajakan. Tapi kita bisa gunakan point ke 7 tadi, banyak jalan menuju google&lt;br /&gt;Nah seperti misalnya ketika mencari lagunya Bryan Adams, ya tinggal ketikkan aja&lt;br /&gt;intitle:"index of" mp3 "Bryan Adams"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo kita tahu lebih detil situs situs yang mampu menyimpan audio, itu lebih baik lagi, biasanya yang hobi nyimpen dan &lt;br /&gt;mbajak audio adalah situs situs edukasi (yang pake ac.id ac.id gitu) dan blog terutama multiply.com yang ada di direktori &lt;br /&gt;music seperti hxxp:embahmaridjan.multiply.com/music dsb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;coba aja seperti ini&lt;br /&gt;"Rita Effendy" inurl:multiply.com/music atau juga&lt;br /&gt;"Rita Effendy" site:fitri2000.multiply.com&lt;br /&gt;intitle:index.of "File.exe"&lt;br /&gt;intitle:index.of "music.mp3"&lt;br /&gt;intitle:index.of "model.3ds"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beda "inurl" dengan "site" adalah kalo inurl itu kita tahu sepintas tentang situs yang akan kita cari filenya, kalo site, &lt;br /&gt;kita sudah tahu situsnya, dan kita mencari file tertentu di situ.&lt;br /&gt;Ada lagi cara yang bisa kita usahakan adalah dengan menginstal google suggest, kalo untuk Firefox, sudah tersedia plugins &lt;br /&gt;dengan nama Customizegoogle dan nanti kita akan lebih mudah melakukan pencarian seperti gambar dibawah ini&lt;br /&gt;http://www.motoko.it/images/morpheus/google_suggest.gif&lt;br /&gt;nah ketika kita mengetikkan sesuatu, maka google akan memunculkan menu dropdown yang menunjukkan kata kata yang mungkin akan &lt;br /&gt;kita cari, sekaligus dengan rating situs tersebut... gilaaaa...&lt;br /&gt;ada linknya nih kalo yang pake firefox, dan mau donload google suggest:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.google.com/tools/firefox/&lt;br /&gt;www.customizegoogle.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalo kita mau memprogram, kita bisa loh membongkar skrip google suggest itu terus nantinya kita buat semacam rating meter untuk setiap situs yang dicari orang (terus nanti orangnya suruh bayar murah, bisa ndatengin duit tuhh)&lt;br /&gt;untuk yang pake opera dan IE, jangan khawatir, google suggest ada untuk semua jenis browser.. SIlakan dinikmati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang hobi cari BUG, google juga teman baik bagi hacker.. seperti gampang aja misal kita asal aja mencari sesuatu di google,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;username password=* filetype:sql&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin yang hobi hacking, bisa dikembangin lagi untuk dapat kurban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;======================================================================================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nih ada Google Hacking dr site tetangga ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E C H O E - Z I N E I s s u e # 1 0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------[ Google Hacking ]----------------------------&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;-----------------------[ zylon &lt;zylons@gmail.com&gt; ]-----------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- 00 // Intro ----------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali website yang berguguran dengan memanfaatkan pencarian pada&lt;br /&gt;Google untuk menemukan targetnya. Seperti Worm Santy yang melakukan&lt;br /&gt;defacing secara massal dengan memanfaatkan Google. Dalam hitungan hari&lt;br /&gt;ribuan website tampilan utamanya berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini dibuat untuk memahami bagaimana melakukan pencarian yang baik&lt;br /&gt;dengan menggunakan Google. Pada bagian akhir juga terdapat trik-trik dan&lt;br /&gt;keyword yang sering digunakan untuk melakukan pencarian file dan juga&lt;br /&gt;bagaimana mencari target dengan memanfaatkan Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- 01 // Penggunaan Dasar -----------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Google tidak "case sensitive".&lt;br /&gt;Keyword: linux = LINUX = LiNuX&lt;br /&gt;Akan menghasilkan hal yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- AND: Secara Default Google menggunakan keyword and.&lt;br /&gt;Keyword: menjadi hacker&lt;br /&gt;Hasilnya pencarian akan mengandung kata "menjadi" dan "hacker"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- OR: Digunakan untuk menemukan halaman yang setidaknya berisi salah&lt;br /&gt;satu dari keyword. Note: OR dituliskan dengan huruf besar semua.&lt;br /&gt;Keyword: hacker OR kracker&lt;br /&gt;Hasilnya pencarian akan mengandung kata "hacker" atau "kracker"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- +: Google akan mengabaikan pencarian dengan kata-kata umum seperti&lt;br /&gt;"how" dan "where". Jika kata-kata umum ini begitu penting, anda&lt;br /&gt;bisa menambahkan "+" didepan keyword tersebut.&lt;br /&gt;Keyword: hacker how ==&gt; Kata "how" akan diabaikan&lt;br /&gt;Keyword: hacker +how ==&gt; Kata "how" akan diikutsertakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- -: Tanda minus "-" bisa digunakan untuk mengecualikan kata-kata&lt;br /&gt;tertentu dalam pencarian. Misal kita ingin mencari kata&lt;br /&gt;"linus tanpa linux", kita bisa menggunakan "linus -linux"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- *: Google tidak mendukung pencarian * sebagai pengganti huruf.&lt;br /&gt;Misalkan kita ingin mencari dengan kata depan menja*&lt;br /&gt;Google tidak mencari kata "menjamu", "menjadi", "menjalar", dll&lt;br /&gt;Google akan menghasilkan pencarian hanya yang mengandung kata&lt;br /&gt;"menja".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi google mendukung penggunaan * dalam pencarian kalimat.&lt;br /&gt;Keyword: "menjadi * hacker"&lt;br /&gt;Hasilnya pencarian dapat menghasilkan "menjadi seorang hacker",&lt;br /&gt;"menjadi white hacker", dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "": Dapat digunakan untuk mencari kata yg lengkap.&lt;br /&gt;Keyword: "menjadi hacker"&lt;br /&gt;Hasilnya pencarian akan mengandung kata "menjadi hacker"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- ?: Dapat digunakan untuk mencari pada direktori Google&lt;br /&gt;Keyword: ?intitle:index.of? mp3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- 02 // Operator Spesial -----------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-- Contoh hasil pencarian --&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google --&gt; Judul&lt;br /&gt;... Language Tools. Ways to help with tsunami relief \&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Advertising Programs - About Google ©2005 Google - &gt; Deskripsi&lt;br /&gt;Searching 8,058,044,651 web pages. /&lt;br /&gt;www.google.com/ - 3k - 5 Jan 2005 --&gt; URL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-- Contoh hasil pencarian --&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- intitle: Untuk mencari kata-kata dari judul suatu halaman web.&lt;br /&gt;Keyword: intitle:Admin Administrasi&lt;br /&gt;Keyword tersebut akan mencari judul halaman "Admin" dengan&lt;br /&gt;deskripsi "Administrasi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- allintitle: Untuk mencari kata-kata dari judul halaman web&lt;br /&gt;secara lengkap.&lt;br /&gt;Keyword: allintitle:Admin Administrasi&lt;br /&gt;Keyword tersebut akan mencari judul halaman yang mengandung&lt;br /&gt;kata "Admin" dan "Administrasi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- inurl: Digunakan untuk mencari semua URL yang berisi kata-kata&lt;br /&gt;tertentu.&lt;br /&gt;Keyword: inurl:Admin Administrasi&lt;br /&gt;Keyword tersebut akan mencari URL yang mengandung kata "Admin"&lt;br /&gt;dengan deskripsi "Administrasi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- allinurl: Digunakan untuk mencari semua URL yang berisi kata-kata&lt;br /&gt;tertentu.&lt;br /&gt;Keyword: allinurl:Admin Administrasi&lt;br /&gt;Keyword tersebut akan mencari URL yang mengandung kata "Admin"&lt;br /&gt;dan "Administrasi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- site: Untuk mencari dalam suatu situs tertentu saja&lt;br /&gt;Keyword: site:echo.or.id&lt;br /&gt;Semua pencarian hanya berdasarkan site "echo.or.id"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- cache: Ketika Googlebot mengindeks suatu situs, google akan&lt;br /&gt;mengambil snapshot dari semua halaman yang telah terindeks.&lt;br /&gt;Operator ini membantu melihat halaman-halaman yang telah&lt;br /&gt;dicache.&lt;br /&gt;Keyword: cache:echo.or.id&lt;br /&gt;Misalkan site aslinya sudah tidak aktif, anda tetap dapat melihatnya&lt;br /&gt;pada snapshot/cache yang disimpan oleh Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- define: Operator ini digunakan untuk mencari definisi dari frasa&lt;br /&gt;tertentu. Semua kata yang diketik setelah operator ini akan&lt;br /&gt;diperlakukan sebagai satu frasa.&lt;br /&gt;Keyword: define:hacker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- filetype: Jika kita mencari jenis file tertentu yang berisi informasi&lt;br /&gt;yang anda inginkan kita bisa menggunakan operator ini.&lt;br /&gt;Keyword: "hacker" filetypedf&lt;br /&gt;Sampai tulisan ini dibuat google support tipe file&lt;br /&gt;# Adobe Portable Document Format (pdf)&lt;br /&gt;# Adobe PostScript (ps)&lt;br /&gt;# Lotus 1-2-3 (wk1, wk2, wk3, wk4, wk5, wki, wks, wku)&lt;br /&gt;# Lotus WordPro (lwp)&lt;br /&gt;# MacWrite (mw)&lt;br /&gt;# Microsoft Excel (xls)&lt;br /&gt;# Microsoft PowerPoint (ppt)&lt;br /&gt;# Microsoft Word (doc)&lt;br /&gt;# Microsoft Works (wks, wps, wdb)&lt;br /&gt;# Microsoft Write (wri)&lt;br /&gt;# Rich Text Format (rtf)&lt;br /&gt;# Shockwave Flash (swf)&lt;br /&gt;# Text (ans, txt)&lt;br /&gt;Ref: http://www.google.com/help/faq_filetypes.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- link: Untuk mencari tahu berapa banyak link ke suatu situs, kita bisa&lt;br /&gt;menggunakan operator link.&lt;br /&gt;Keyword: link:www.google.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- related: Untuk mencari halaman yang isinya mirip dengan URL tertentu.&lt;br /&gt;Keyword: related:www.google.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- 03 // Manipulasi URL Google ------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; And bisa mengganti interface google dengan mengganti variabel hl&lt;br /&gt;(default google hl=en =&gt; bahasa inggris)&lt;br /&gt;Misalkan kita mengubah interface-nya menjadi bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;Ex:&lt;br /&gt;http://www.google.com/search?hl=en&amp;l...id&amp;btnG=Search&lt;br /&gt;Hasil modifikasi URL&lt;br /&gt;http://www.google.com/search?hl=id&amp;l...id&amp;btnG=Search&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; Anda dapat mengganti hasil pencarian hanya pada bahasa tertentu. Hal ini&lt;br /&gt;dilakukan dengan modifikasi variabel lr.&lt;br /&gt;(default google lr=lang_en =&gt; bahasa inggris)&lt;br /&gt;Misalkan kita hasil pencarian hanya bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;Ex:&lt;br /&gt;http://www.google.com/search?hl=en&amp;l...id&amp;btnG=Search&lt;br /&gt;Hasil modifikasi URL&lt;br /&gt;http://www.google.com/search?hl=en&amp;l...&amp;btnG=S earch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; Secara default google akan menampilkan 10 site perhalaman. Anda dapat&lt;br /&gt;mengubahnya secara langsung melalui URL-nya, dengan menambahkan variabel&lt;br /&gt;num pada URL&lt;br /&gt;Penggunaan num antara 1-100&lt;br /&gt;Ex:&lt;br /&gt;http://www.google.com/search?hl=en&amp;l...id&amp;btnG=Search&lt;br /&gt;Hasil modifikasi URL&lt;br /&gt;http://www.google.com/search?num=100...&amp;btnG= Search&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; as_qdr=mx: merupakan variabel lainnya yang dapat digunakan. Variabel ini&lt;br /&gt;digunakan menentukan hasil berdasarkan bulan. x antara 1-12&lt;br /&gt;Ex:&lt;br /&gt;http://www.google.com/search?hl=en&amp;l...id&amp;btnG=Search&lt;br /&gt;Hasil modifikasi URL&lt;br /&gt;http://www.google.com/search?hl=en&amp;l...&amp;btn G=Search&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; safe=off: arti dari variabel ini filter "SafeSearch" dimatikan. "SafeSearch"&lt;br /&gt;untuk memfilter hasil pencarian sexual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengetahuan di atas anda dapat membuat sendiri form Google di komputer&lt;br /&gt;sendiri. Sehingga tidak perlu lagi mengunjungi http://www.google.com terlebih&lt;br /&gt;dahulu (kecuali anda menggunakan brwoser yang support google secara built-in&lt;br /&gt;atau menggunakan Google Toolbar). Dengan melakukan ini kita bisa menghemat&lt;br /&gt;bandwidth ke luar negeri&lt;br /&gt;Karena bandwidth di Indonesia mahal ........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh script google.html lengkap dengan varabielnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- BOF google.html ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;form action="http://www.google.com/search" name=f&gt;Variabel num: &lt;input name=num value=10&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Variabel hl: &lt;input name=hl value=en&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Variabel lr: &lt;input name=lr value=lang_id&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Variabel as_qdr: &lt;input name=as_qdr value=m12&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Variabel safe: &lt;input name=safe value=off&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;input maxLength=256 size=55 name=q value=""&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;input type=submit value="Google Search" name=btnG&gt;&lt;br /&gt;&lt;/form&gt;&lt;br /&gt;--- EOF google.html ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tinggal menghilangkan Variabel yang tidak anda inginkan atau&lt;br /&gt;menambahkan apapun disana. Semuanya terserah kepada anda&lt;br /&gt;Berikut merupakan script default pencarian google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- BOF google.html ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;form action="http://www.google.com/search" name=f&gt;&lt;input maxLength=256 size=55 name=q value=""&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;input type=submit value="Google Search" name=btnG&gt;&lt;br /&gt;&lt;/form&gt;&lt;br /&gt;--- EOF google.html ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google masih terus dikembangkan. Untuk melihat apa yang sedang&lt;br /&gt;dikembangkan Google. Anda bisa ke http://labs.google.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- 04 // Tips &amp; Tricks --------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dasar-dasar dan spesial operator tersebut anda bisa mencampurkan&lt;br /&gt;operator-operator tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ex:&lt;br /&gt;- Keyword: site:echo.or.id, menghasilkan semua site echo.or.id. Kemudian&lt;br /&gt;anda bisa mencoba keyword: site:echo.or.id hacker, akan menghasilkan&lt;br /&gt;semua site echo.or.id yang mengandung kata hacker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga dapat melakukan pencarian secara spesifik melalui google.&lt;br /&gt;Untuk melakukannya anda dapat ke site berikut:&lt;br /&gt;- http://www.google.com/bsd&lt;br /&gt;- http://www.google.com/mac&lt;br /&gt;- http://www.google.com/linux&lt;br /&gt;- http://www.google.com/microsoft&lt;br /&gt;- http://www.google.com/univ/education&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai trik keyword pada Google:&lt;br /&gt;parent directory books -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;parent directory /appz/ -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;parent directory DVDRip -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;parent directory video -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;parent directory Gamez -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;parent directory MP3 -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;intitle:index of intitle:mp3 -html -htm name size&lt;br /&gt;intitle:index of intitle:video -html -htm name size&lt;br /&gt;intitle:index of intitle:cgi-bin passwd -html -htm name size&lt;br /&gt;intitle:index of intitle:cgi-bin password -html -htm name size&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inurl:"admin.mdb" -html&lt;br /&gt;inurl:"password.mdb" -html&lt;br /&gt;inurl:"data.mdb" -html&lt;br /&gt;"phpMyAdmin" "running on" inurl:"main.php"&lt;br /&gt;intitle:"PHP Shell" "Enable stderr" php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi keyword yang bisa ditemukan disini [5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- 05 // Referensi ------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] http://www.google.com/help/basics.html&lt;br /&gt;[2] http://www.google.com/help/features.html&lt;br /&gt;[3] http://www.google.com/help/refinesearch.html&lt;br /&gt;[4] http://www.google.com/help/interpret.html&lt;br /&gt;[5] http://johnny.ihackstuff.com/&lt;br /&gt;[6] O'Reilly - Google Hacks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- 06 // Greetz ---------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas newbie_hacker&lt;br /&gt;Komunitas jasakom-perjuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------- EOF //-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next Specifics Tips&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya untuk penggunaan filetype: tidak terbatas pada filetype yang dikenal oleh google saja. Dari pengalaman, saya pernah menggunakan untuk mencari beberapa file yang digunakan secara spesifik oleh software tertentu.. Antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quote:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * filetype:iso=&gt; untuk file-file iso.&lt;br /&gt;      Quote:&lt;br /&gt;      Contoh:slackware filetype:iso&lt;br /&gt;    * filetype:chm=&gt; untuk file-file help.&lt;br /&gt;      Quote:&lt;br /&gt;      dreamweaver filetype:chm&lt;br /&gt;    * filetype:torrent =&gt; untuk file-file torrent=&gt;tapi biasanya beresiko linknya tidak update&lt;br /&gt;    * filetype:xdcc =&gt; untuk yang bertipe xdcc atau sharing download dengan irc=&gt;beresiko dengan link yang tidak update&lt;br /&gt;    * filetype:sql =&gt; untuk yang berekstensi sql&lt;br /&gt;      Quote:&lt;br /&gt;      contoh:username password filetype:sql&lt;br /&gt;    * filetype:tab =&gt; untuk tablature gitar&lt;br /&gt;      Quote:&lt;br /&gt;      contoh:"when the children cry" filetype:tab&lt;br /&gt;    * file2 gambar tertentu, seperti file desain, misalnya dwg (autocad drawing), dxf=&gt; type file ini kadang tidak ditemukan di bagian gambar google atau http://images.google.com tapi tetap bisa ditemukan di halaman google yang standard.&lt;br /&gt;      Quote:&lt;br /&gt;      COba saja : building plan filetype:dwg&lt;br /&gt;    * untuk file2 gambar biasa dapat dilihat di http://images.google.com disini juga support dengan jpg, gif, bmp, tif dll&lt;br /&gt;    * Buat yang lagi mencari file-file dengan type seperti&lt;br /&gt;      .inf,&lt;br /&gt;      cfg,&lt;br /&gt;      conf,&lt;br /&gt;      ini,&lt;br /&gt;      drv,&lt;br /&gt;      sys,&lt;br /&gt;      bat,&lt;br /&gt;      dan apa aja yang mungkin digunakan untuk melengkapi sistem operasi atau software yang gak jalan, dapat juga menggunakan jurus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      filetype: tersebut.&lt;br /&gt;      Quote:&lt;br /&gt;      Contoh: keyboard filetype:sys, network filetype:inf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya satu hal lagi, memang google tidak sensitive case untuk keyword (kata kunci yang dicari) . Tapi perlu diingat Google sensitive case untuk kata yang menjadi operator seperti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * filetype:&lt;br /&gt;    * inurl: atau allinurl:&lt;br /&gt;    * intitle: atau allintitle:&lt;br /&gt;    * site:&lt;br /&gt;    * operator yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==================================================================================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Games:&lt;br /&gt;intext:".swf" intitle:"Index of /" intitle:"game"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everything:&lt;br /&gt;intext:".swf" intitle:"Index of /"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Animations:&lt;br /&gt;intext:".gif" intitle:"Index of /" intitle:"animation"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fla's&lt;br /&gt;intext:".fla" intitle:"Index of /"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;File di rapidshare&lt;br /&gt;\"rapidshare.de/files\" \"filename\"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;filename rar&lt;br /&gt;Filename \".rar\"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lagu contoh :&lt;br /&gt;U2 - Pride \".mp3\"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain lagu :&lt;br /&gt;intext:"mp3" intitle:"Index of /"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PASSWORD LIST :&lt;br /&gt;inurlasslist.txt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akses phpmyadmin :&lt;br /&gt;inurl:main.php Welcome to phpMyAdmin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rar files :&lt;br /&gt;intext:"rar" intitle:"Index of /"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendapat chat logs :&lt;br /&gt;intext:"chatlogs" intitle:"Index of /"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rapidshare premium account : (yang ini belum terbukti heheheh...)&lt;br /&gt;intitle:rapidshare intext:login&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nulled php script :&lt;br /&gt;intext:"PHP.NULL" intitle:"Index of /"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;moga semakin lengkap koleksinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google Searches&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;METHOD 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;put this string in google search:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;parent directory /appz/ -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;parent directory DVDRip -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;parent directory vid -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;parent directory Gamez -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;parent directory MP3 -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;parent directory Name of Singer or album -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Notice that I am only changing the word after the parent directory, change it to what you want and you will get a lot of stuff.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;METHOD 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;put this string in google search:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?intitle:index.of? mp3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You only need add the name of the song/artist/singer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Example: ?intitle:index.of? mp3 jackson&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;METHOD 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;put this string in google search:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inurl:microsoft filetype:iso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You can change the string to watever you want, ex. microsoft to adobe, iso to zip etc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, take the first string example...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;parent directory appz -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The word "appz" means that google would use this to seard index's listed under appz. As in "applications," or programs. Put the word "video" instead of appz and google searches for index's of videos. So if I did this...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;parent directory wwe videos -xxx -html -htm -php -shtml -opendivx -md5 -md5sums&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google would find sites that have wwe videos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The second one works basically the same.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?intitle:index.of? mp3&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-4945588150514129787?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/4945588150514129787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=4945588150514129787' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/4945588150514129787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/4945588150514129787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/googling-tips.html' title='Googling Tips'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-8373250574820319278</id><published>2009-11-03T20:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T20:43:27.573-08:00</updated><title type='text'>asal mula Televisi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from: PERPUSTAKAAN ONLINE ( ONLINE LIBRARY )&lt;br /&gt;Pada tahun 1873 seorang operator telegram asal Valentia, Irlandia yang bernama Joseph May menemukan bahwa cahaya mempengaruhi resistansi elektris selenium. Ia menyadari itu bisa digunakan untuk mengubah cahaya kedalam arus listrik dengan menggunakan fotosel silenium (selenium photocell). Joseph May bersama Willoughby Smith (teknisi dari Telegraph Construction Maintenance Company) melakukan beberapa percobaan yang selanjutnya dilaporkan pada Journal of The Society of Telegraph Engineers. Hal ini merupakan embrio dari teknologi perekaman gambar.&lt;br /&gt;Setelah beberapa kurun waktu lamanya kemudian diciptakan sebuah piringan metal kecil yang bisa berputar dengan lubang-lubang didalamnya oleh seorang mahasiswa yang bernama Julius Paul Gottlieb Nipkow (1860-1940) atau lebih dikenal Paul Nipkow di Berlin, Jerman pada tahun 1884 dan disebut sebagai cikal bakal lahirnya televisi. Sekitar tahun 1920 John Logie Baird (1888-1946) dan Charles Francis Jenkins (1867- 1934) menggunakan piringan karya Paul Nipkow untuk menciptakan suatu sistem dalam penangkapan gambar, transmisi, serta penerimaannya. Mereka membuat seluruh sistem televisi ini berdasarkan sistem gerakan mekanik, baik dalam penyiaran maupun penerimaannya. Pada waktu itu belum ditemukan komponen listrik tabung hampa (Cathode Ray Tube)&lt;br /&gt;Televisi elektronik agak tersendat perkembangannya pada tahun-tahun itu, lebih banyak disebabkan karena televisi mekanik lebih murah dan tahan banting. Bukan itu saja, tetapi juga sangat susah untuk mendapatkan dukungan finansial bagi riset TV elektronik ketika TV mekanik dianggap sudah mampu bekerja dengan sangat baiknya pada masa itu. Sampai akhirnya Vladimir Kosmo Zworykin (1889-1982) dan Philo T. Farnsworth (1906-1971) berhasil dengan TV elektroniknya. Dengan biaya yang murah dan hasilnya berjalan baik, maka orang-orang pada waktu itu berangsur-angsur mulai meninggalkan tv mekanik dan menggantinya dengan tv elektronik.&lt;br /&gt;Vladimir Zworykin, yang merupakan salah satu dari beberapa pakar pada masa itu, mendapat bantuan dari David Sarnoff (1891-1971), Senior Vice President dari RCA (Radio Corporation of America). Sarnoff sudah banyak mencurahkan perhatian pada perkembangan TV mekanik, dan meramalkan TV elektronik akan mempunyai masa depan komersial yang lebih baik. Selain itu, Philo Farnsworth juga berhasil mendapatkan sponsor untuk mendukung idenya dan ikut berkompetisi dengan Vladimir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TV ELEKTRONIK&lt;br /&gt;Baik Farnsworth, maupun Zworykin, bekerja terpisah, dan keduanya berhasil dalam membuat kemajuan bagi TV secara komersial dengan biaya yang sangat terjangkau. Di tahun 1935, keduanya mulai memancarkan siaran dengan menggunakan sistem yang sepenuhnya elektronik. Kompetitor utama mereka adalah Baird Television, yang sudah terlebih dahulu melakukan siaran sejak 1928, dengan menggunakan sistem mekanik seluruhnya. Pada saat itu sangat sedikit orang yang mempunyai televisi, dan yang mereka punyai umumnya berkualitas seadanya. Pada masa itu ukuran layar TV hanya sekitar tiga sampai delapan inchi saja sehingga persaingan mekanik dan elektronik tidak begitu nyata, tetapi kompetisi itu ada disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TV RCA, Tipe TT5 1939, RCA dan Zworykin siap untuk program reguler televisinya, dan mereka mendemonstrasikan secara besar-besaran pada World Fair di New York. Antusias masyarakat yang begitu besar terhadap sistem elektronik ini, menyebabkan the National Television Standards Committee [NTSC], 1941, memutuskan sudah saatnya untuk menstandarisasikan sistem transmisi siaran televisi di Amerika. Lima bulan kemudian, seluruh stasiun televisi Amerika yang berjumlah 22 buah itu, sudah mengkonversikan sistemnya kedalam standard elektronik baru.&lt;br /&gt;Pada tahun-tahun pertama, ketika sedang resesi ekonomi dunia, harga satu set televisi sangat mahal. Ketika harganya mulai turun, Amerika terlibat perang dunia ke dua. Setelah perang usai, televisi masuk dalam era emasnya. Sayangnya pada masa itu semua orang hanya dapat menyaksikannya dalam format warna hitam putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TV BERWARNA&lt;br /&gt;Sebenarnya CBS sudah lebih dahulu membangun sistem warnanya beberapa tahun sebelum rivalnya RCA. Tetapi sistem mereka tidak kompatibel dengan kebanyakan TV hitam putih diseluruh negara. CBS yang sudah mengeluarkan banyak sekali biaya untuk sistem warna mereka harus menyadari kenyataan bahwa pekerjaan mereka berakhir sia-sia. Belajar dari pengalaman CBS, RCA mulai membangun sistem warna menurut formatnya sendiri. Mereka dengan cepat membuat sistem warna yang mampu untuk diterima pada sistem warna maupun hitam putih. Setelah RCA memperlihatkan kemampuan sistem mereka, format NTSC kemudian dijadikan acuan standart untuk siaran komersial pada tahun 1953.&lt;br /&gt;Seiring dengan berjalannya waktu serta perkembangan teknologi, televisi dari waktu ke waktu mulai banyak perbaikan dan penambahan dari sisi teknologinya. Untuk waktu kedepan televisi perlahan mulai meninggalkan teknologi analog dan menginjak ke era yang disebut televisi digital dengan kemampuan dan kualitas yang lebih baik dari generasi sebelumnya yang lazim disebut dengan teknologi IPTV [Internet Protocol Television].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUmber :&lt;br /&gt;http://misteridigital.wordpress.com/2007/09/24/sejarah-televisi/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-8373250574820319278?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/8373250574820319278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=8373250574820319278' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/8373250574820319278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/8373250574820319278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/asal-mula-televisi.html' title='asal mula Televisi'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-4975882739202101569</id><published>2009-11-03T20:32:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T20:48:31.465-08:00</updated><title type='text'>shorcut &amp; Run Commands:</title><content type='html'>&lt;left&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/left&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;compmgmt.msc - Computer management&lt;br /&gt;devmgmt.msc - Device manager&lt;br /&gt;diskmgmt.msc - Disk management&lt;br /&gt;dfrg.msc - Disk defrag&lt;br /&gt;eventvwr.msc - Event viewer&lt;br /&gt;fsmgmt.msc - Shared folders&lt;br /&gt;gpedit.msc - Group policies&lt;br /&gt;lusrmgr.msc - Local users and groups&lt;br /&gt;perfmon.msc - Performance monitor&lt;br /&gt;rsop.msc - Resultant set of policies&lt;br /&gt;secpol.msc - Local security settings&lt;br /&gt;services.msc - Various Services&lt;br /&gt;msconfig - System Configuration Utility&lt;br /&gt;regedit - Registry Editor&lt;br /&gt;msinfo32 _ System Information&lt;br /&gt;sysedit _ System Edit&lt;br /&gt;win.ini _ windows loading information(also system.ini)&lt;br /&gt;winver _ Shows current version of windows&lt;br /&gt;mailto: _ Opens default email client&lt;br /&gt;command _ Opens command prompt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Run Commands to access the control panel:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Add/Remove Programs control appwiz.cpl&lt;br /&gt;Date/Time Properties control timedate.cpl&lt;br /&gt;Display Properties control desk.cpl&lt;br /&gt;FindFast control findfast.cpl&lt;br /&gt;Fonts Folder control fonts&lt;br /&gt;Internet Properties control inetcpl.cpl&lt;br /&gt;Keyboard Properties control main.cpl keyboard&lt;br /&gt;Mouse Properties control main.cpl&lt;br /&gt;Multimedia Properties control mmsys.cpl&lt;br /&gt;Network Properties control netcpl.cpl&lt;br /&gt;Password Properties control password.cpl&lt;br /&gt;Printers Folder control printers&lt;br /&gt;Sound Properties control mmsys.cpl sounds&lt;br /&gt;System Properties control sysdm.cpl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Command Prompt:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANSI.SYS Defines functions that change display graphics, control cursor movement, and reassign keys.&lt;br /&gt;APPEND Causes MS-DOS to look in other directories when editing a file or running a command.&lt;br /&gt;ARP Displays, adds, and removes arp information from network devices.&lt;br /&gt;ASSIGN Assign a drive letter to an alternate letter.&lt;br /&gt;ASSOC View the file associations.&lt;br /&gt;AT Schedule a time to execute commands or programs.&lt;br /&gt;ATMADM Lists connections and addresses seen by Windows ATM call manager.&lt;br /&gt;ATTRIB Display and change file attributes.&lt;br /&gt;BATCH Recovery console command that executes a series of commands in a file.&lt;br /&gt;BOOTCFG Recovery console command that allows a user to view, modify, and rebuild the boot.ini&lt;br /&gt;BREAK Enable / disable CTRL + C feature.&lt;br /&gt;CACLS View and modify file ACL\'s.&lt;br /&gt;CALL Calls a batch file from another batch file.&lt;br /&gt;CD Changes directories.&lt;br /&gt;CHCP Supplement the International keyboard and character set information.&lt;br /&gt;CHDIR Changes directories.&lt;br /&gt;CHKDSK Check the hard disk drive running FAT for errors.&lt;br /&gt;CHKNTFS Check the hard disk drive running NTFS for errors.&lt;br /&gt;CHOICE Specify a listing of multiple options within a batch file.&lt;br /&gt;CLS Clears the screen.&lt;br /&gt;CMD Opens the command interpreter.&lt;br /&gt;COLOR Easily change the foreground and background color of the MS-DOS window.&lt;br /&gt;COMP Compares files.&lt;br /&gt;COMPACT Compresses and uncompress files.&lt;br /&gt;CONTROL Open control panel icons from the MS-DOS prompt.&lt;br /&gt;CONVERT Convert FAT to NTFS.&lt;br /&gt;COPY Copy one or more files to an alternate location.&lt;br /&gt;CTTY Change the computers input/output devices.&lt;br /&gt;DATE View or change the systems date.&lt;br /&gt;DEBUG Debug utility to create assembly programs to modify hardware settings.&lt;br /&gt;DEFRAG Re-arrange the hard disk drive to help with loading programs.&lt;br /&gt;DEL Deletes one or more files.&lt;br /&gt;DELETE Recovery console command that deletes a file.&lt;br /&gt;DELTREE Deletes one or more files and/or directories.&lt;br /&gt;DIR List the contents of one or more directory.&lt;br /&gt;DISABLE Recovery console command that disables Windows system services or drivers.&lt;br /&gt;DISKCOMP Compare a disk with another disk.&lt;br /&gt;DISKCOPY Copy the contents of one disk and place them on another disk.&lt;br /&gt;DOSKEY Command to view and execute commands that have been run in the past.&lt;br /&gt;DOSSHELL A GUI to help with early MS-DOS users.&lt;br /&gt;DRIVPARM Enables overwrite of original device drivers.&lt;br /&gt;ECHO Displays messages and enables and disables echo.&lt;br /&gt;EDIT View and edit files.&lt;br /&gt;EDLIN View and edit files.&lt;br /&gt;EMM386 Load extended Memory Manager.&lt;br /&gt;ENABLE Recovery console command to enable a disable service or driver.&lt;br /&gt;ENDLOCAL Stops the localization of the environment changes enabled by the setlocal command.&lt;br /&gt;ERASE Erase files from computer.&lt;br /&gt;EXIT Exit from the command interpreter.&lt;br /&gt;EXPAND Expand a M*cros*ft Windows file back to it\'s original format.&lt;br /&gt;EXTRACT Extract files from the M*cros*ft Windows cabinets.&lt;br /&gt;FASTHELP Displays a listing of MS-DOS commands and information about them.&lt;br /&gt;FC Compare files.&lt;br /&gt;FDISK Utility used to create partitions on the hard disk drive.&lt;br /&gt;FIND Search for text within a file.&lt;br /&gt;FINDSTR Searches for a string of text within a file.&lt;br /&gt;FIXBOOT Writes a new boot sector.&lt;br /&gt;FIXMBR Writes a new boot record to a disk drive.&lt;br /&gt;FOR Boolean used in batch files.&lt;br /&gt;FORMAT Command to erase and prepare a disk drive.&lt;br /&gt;FTP Command to connect and operate on a FTP server.&lt;br /&gt;FTYPE Displays or modifies file types used in file extension associations.&lt;br /&gt;GOTO Moves a batch file to a specific label or location.&lt;br /&gt;GRAFTABL Show extended characters in graphics mode.&lt;br /&gt;HELP Display a listing of commands and brief explanation.&lt;br /&gt;IF Allows for batch files to perform conditional processing.&lt;br /&gt;IFSHLP.SYS 32-bit file manager.&lt;br /&gt;IPCONFIG Network command to view network adapter settings and assigned values.&lt;br /&gt;KEYB Change layout of keyboard.&lt;br /&gt;LABEL Change the label of a disk drive.&lt;br /&gt;LH Load a device driver in to high memory.&lt;br /&gt;LISTSVC Recovery console command that displays the services and drivers.&lt;br /&gt;LOADFIX Load a program above the first 64k.&lt;br /&gt;LOADHIGH Load a device driver in to high memory.&lt;br /&gt;LOCK Lock the hard disk drive.&lt;br /&gt;LOGON Recovery console command to list installations and enable administrator login.&lt;br /&gt;MAP Displays the device name of a drive.&lt;br /&gt;MD Command to create a new directory.&lt;br /&gt;MEM Display memory on system.&lt;br /&gt;MKDIR Command to create a new directory.&lt;br /&gt;MODE Modify the port or display settings.&lt;br /&gt;MORE Display one page at a time.&lt;br /&gt;MOVE Move one or more files from one directory to another directory.&lt;br /&gt;MSAV Early M*cros*ft Virus scanner.&lt;br /&gt;MSD Diagnostics utility.&lt;br /&gt;MSCDEX Utility used to load and provide access to the CD-ROM.&lt;br /&gt;NBTSTAT Displays protocol statistics and current TCP/IP connections using NBT&lt;br /&gt;NET Update, fix, or view the network or network settings&lt;br /&gt;NETSH Configure dynamic and static network information from MS-DOS.&lt;br /&gt;NETSTAT Display the TCP/IP network protocol statistics and information.&lt;br /&gt;NLSFUNC Load country specific information.&lt;br /&gt;NSLOOKUP Look up an IP address of a domain or host on a network.&lt;br /&gt;PATH View and modify the computers path location.&lt;br /&gt;PATHPING View and locate locations of network latency.&lt;br /&gt;PAUSE Command used in batch files to stop the processing of a command.&lt;br /&gt;PING Test / send information to another network computer or network device.&lt;br /&gt;POPD Changes to the directory or network path stored by the pushd command.&lt;br /&gt;POWER Conserve power with computer portables.&lt;br /&gt;PRINT Prints data to a printer port.&lt;br /&gt;PROMPT View and change the MS-DOS prompt.&lt;br /&gt;PUSHD Stores a directory or network path in memory so it can be returned to at any time.&lt;br /&gt;QBASIC Open the QBasic.&lt;br /&gt;RD Removes an empty directory.&lt;br /&gt;REN Renames a file or directory.&lt;br /&gt;RENAME Renames a file or directory.&lt;br /&gt;RMDIR Removes an empty directory.&lt;br /&gt;ROUTE View and configure windows network route tables.&lt;br /&gt;RUNAS Enables a user to execute a program on another computer.&lt;br /&gt;SCANDISK Run the scandisk utility.&lt;br /&gt;SCANREG Scan registry and recover registry from errors.&lt;br /&gt;SET Change one variable or string to another.&lt;br /&gt;SETLOCAL Enables local environments to be changed without affecting anything else.&lt;br /&gt;SETVER Change MS-DOS version to trick older MS-DOS programs.&lt;br /&gt;SHARE Installs support for file sharing and locking capabilities.&lt;br /&gt;SHIFT Changes the position of replaceable parameters in a batch program.&lt;br /&gt;SHUTDOWN Shutdown the computer from the MS-DOS prompt.&lt;br /&gt;SMARTDRV Create a disk cache in conventional memory or extended memory.&lt;br /&gt;SORT Sorts the input and displays the output to the screen.&lt;br /&gt;START Start a separate window in Windows from the MS-DOS prompt.&lt;br /&gt;SUBST Substitute a folder on your computer for another drive letter.&lt;br /&gt;SWITCHES Remove add functions from MS-DOS.&lt;br /&gt;SYS Transfer system files to disk drive.&lt;br /&gt;TELNET Telnet to another computer / device from the prompt.&lt;br /&gt;TIME View or modify the system time.&lt;br /&gt;TITLE Change the title of their MS-DOS window.&lt;br /&gt;TRACERT Visually view a network packets route across a network.&lt;br /&gt;TREE View a visual tree of the hard disk drive.&lt;br /&gt;TYPE Display the contents of a file.&lt;br /&gt;UNDELETE Undelete a file that has been deleted.&lt;br /&gt;UNFORMAT Unformat a hard disk drive.&lt;br /&gt;UNLOCK Unlock a disk drive.&lt;br /&gt;VER Display the version information.&lt;br /&gt;VERIFY Enables or disables the feature to determine if files have been written properly.&lt;br /&gt;VOL Displays the volume information about the designated drive.&lt;br /&gt;XCOPY Copy multiple files, directories, and/or drives from one location to another.&lt;br /&gt;TRUENAME When placed before a file, will display the whole directory in which it exists&lt;br /&gt;TASKKILL It allows you to kill those unneeded or locked up applications&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows XP Shortcuts:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALT+- (ALT+hyphen) Displays the Multiple Document Interface (MDI) child window\'s System menu&lt;br /&gt;ALT+ENTER View properties for the selected item&lt;br /&gt;ALT+ESC Cycle through items in the order they were opened&lt;br /&gt;ALT+F4 Close the active item, or quit the active program&lt;br /&gt;ALT+SPACEBAR Display the System menu for the active window&lt;br /&gt;ALT+TAB Switch between open items&lt;br /&gt;ALT+Underlined letter Display the corresponding menu&lt;br /&gt;BACKSPACE View the folder one level up in My Computer or Windows Explorer&lt;br /&gt;CTRL+A Select all&lt;br /&gt;CTRL+B Bold&lt;br /&gt;CTRL+C Copy&lt;br /&gt;CTRL+I Italics&lt;br /&gt;CTRL+O Open an item&lt;br /&gt;CTRL+U Underline&lt;br /&gt;CTRL+V Paste&lt;br /&gt;CTRL+X Cut&lt;br /&gt;CTRL+Z Undo&lt;br /&gt;CTRL+F4 Close the active document&lt;br /&gt;CTRL while dragging Copy selected item&lt;br /&gt;CTRL+SHIFT while dragging Create shortcut to selected iteM&lt;br /&gt;CTRL+RIGHT ARROW Move the insertion point to the beginning of the next word&lt;br /&gt;CTRL+LEFT ARROW Move the insertion point to the beginning of the previous word&lt;br /&gt;CTRL+DOWN ARROW Move the insertion point to the beginning of the next paragraph&lt;br /&gt;CTRL+UP ARROW Move the insertion point to the beginning of the previous paragraph&lt;br /&gt;SHIFT+DELETE Delete selected item permanently without placing the item in the Recycle Bin&lt;br /&gt;ESC Cancel the current task&lt;br /&gt;F1 Displays Help&lt;br /&gt;F2 Rename selected item&lt;br /&gt;F3 Search for a file or folder&lt;br /&gt;F4 Display the Address bar list in My Computer or Windows Explorer&lt;br /&gt;F5 Refresh the active window&lt;br /&gt;F6 Cycle through screen elements in a window or on the desktop&lt;br /&gt;F10 Activate the menu bar in the active program&lt;br /&gt;SHIFT+F10 Display the shortcut menu for the selected item&lt;br /&gt;CTRL+ESC Display the Start menu&lt;br /&gt;SHIFT+CTRL+ESC Launches Task Manager&lt;br /&gt;SHIFT when you insert a CD Prevent the CD from automatically playing&lt;br /&gt;WIN Display or hide the Start menu&lt;br /&gt;WIN+BREAK Display the System Properties dialog box&lt;br /&gt;WIN+D Minimizes all Windows and shows the Desktop&lt;br /&gt;WIN+E Open Windows Explorer&lt;br /&gt;WIN+F Search for a file or folder&lt;br /&gt;WIN+F+CTRL Search for computers&lt;br /&gt;WIN+L Locks the desktop&lt;br /&gt;WIN+M Minimize or restore all windows&lt;br /&gt;WIN+R Open the Run dialog box&lt;br /&gt;WIN+TAB Switch between open items&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows Explorer Shortcuts:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALT+SPACEBAR - Display the current window’s system menu&lt;br /&gt;SHIFT+F10 - Display the item\'s context menu&lt;br /&gt;CTRL+ESC - Display the Start menu&lt;br /&gt;ALT+TAB - Switch to the window you last used&lt;br /&gt;ALT+F4 - Close the current window or quit&lt;br /&gt;CTRL+A - Select all items&lt;br /&gt;CTRL+X - Cut selected item(s)&lt;br /&gt;CTRL+C - Copy selected item(s)&lt;br /&gt;CTRL+V - Paste item(s)&lt;br /&gt;CTRL+Z - Undo last action&lt;br /&gt;CTRL+(+) - Automatically resize the columns in the right hand pane&lt;br /&gt;TAB - Move forward through options&lt;br /&gt;ALT+RIGHT ARROW - Move forward to a previous view&lt;br /&gt;ALT+LEFT ARROW - Move backward to a previous view&lt;br /&gt;SHIFT+DELETE - Delete an item immediately&lt;br /&gt;BACKSPACE - View the folder one level up&lt;br /&gt;ALT+ENTER - View an item’s properties&lt;br /&gt;F10 - Activate the menu bar in programs&lt;br /&gt;F6 - Switch between left and right panes&lt;br /&gt;F5 - Refresh window contents&lt;br /&gt;F3 - Display Find application&lt;br /&gt;F2 - Rename selected item&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet Explorer Shortcuts:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CTRL+A - Select all items on the current page&lt;br /&gt;CTRL+D - Add the current page to your Favorites&lt;br /&gt;CTRL+E - Open the Search bar&lt;br /&gt;CTRL+F - Find on this page&lt;br /&gt;CTRL+H - Open the History bar&lt;br /&gt;CTRL+I - Open the Favorites bar&lt;br /&gt;CTRL+N - Open a new window&lt;br /&gt;CTRL+O - Go to a new location&lt;br /&gt;CTRL+P - Print the current page or active frame&lt;br /&gt;CTRL+S - Save the current page&lt;br /&gt;CTRL+W - Close current browser window&lt;br /&gt;CTRL+ENTER - Adds the http://www. (url) .com&lt;br /&gt;SHIFT+CLICK - Open link in new window&lt;br /&gt;BACKSPACE - Go to the previous page&lt;br /&gt;ALT+HOME - Go to your Home page&lt;br /&gt;HOME - Move to the beginning of a document&lt;br /&gt;TAB - Move forward through items on a page&lt;br /&gt;END - Move to the end of a document&lt;br /&gt;ESC - Stop downloading a page&lt;br /&gt;F11 - Toggle full-screen view&lt;br /&gt;F5 - Refresh the current page&lt;br /&gt;F4 - Display list of typed addresses&lt;br /&gt;F6 - Change Address bar and page focus&lt;br /&gt;ALT+RIGHT ARROW - Go to the next page&lt;br /&gt;SHIFT+CTRL+TAB - Move back between frames&lt;br /&gt;SHIFT+F10 - Display a shortcut menu for a link&lt;br /&gt;SHIFT+TAB - Move back through the items on a page&lt;br /&gt;CTRL+TAB - Move forward between frames&lt;br /&gt;CTRL+C - Copy selected items to the clipboard&lt;br /&gt;CTRL+V - Insert contents of the clipboard&lt;br /&gt;ENTER - Activate a selected link&lt;br /&gt;HOME - Move to the beginning of a document&lt;br /&gt;END - Move to the end of a document&lt;br /&gt;F1 - Display Internet Explorer Help&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-4975882739202101569?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/4975882739202101569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=4975882739202101569' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/4975882739202101569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/4975882739202101569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/run-commands.html' title='shorcut &amp; Run Commands:'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-7703093218527129947</id><published>2009-11-03T20:27:00.001-08:00</published><updated>2009-11-03T20:27:55.898-08:00</updated><title type='text'>nyari mp3 asik</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;javascript:void(qr=prompt('Wisanggeni%20-%20Mesin%20Pencari%20Musik%20-%20 Ketik%20Judul%20lagu%20Atau%20Album%20dibawah%20ini:%20','')); if(qr)location.href='http://www3.google.com/search?&amp;num=100&amp;hl=en&amp;ie=UTF-8&amp;oe=UTF-8&amp;btnG= Google+Search&amp;as_epq=parent+directory=&amp;as_oq= mp3+wma+ogg+anonymous&amp;as_eq=module+modules&amp;lr=&amp;as_ft=i&amp;as_filetype= &amp;as_qdr=all&amp;as_occt=any&amp;as_dt= i&amp;as_sitesearch=&amp;safe=images&amp;as_q='+escape(qr);void%201;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://anonymouse.org/anonwww.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;javascript:void(qr=prompt('Koderap%20-%20Mesin%20Pencari%20apaaja%20-%20 Ketik%20Judul%20lagu%20Atau%20Album%20dibawah%20ini:%20','')); if(qr)location.href='http://www3.google.com/search?&amp;num=100&amp;hl=en&amp;ie=UTF-8&amp;oe=UTF-8&amp;btnG= Google+Search&amp;as_epq=parent+directory=&amp;as_oq= mpeg+avi+mp3+wma+ogg+anonymous&amp;as_eq=module+modules&amp;lr=&amp;as_ft=i&amp;as_filetype= &amp;as_qdr=all&amp;as_occt=any&amp;as_dt= i&amp;as_sitesearch=&amp;safe=images&amp;as_q='+escape(qr);void%201;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.mp3-network.net/mp3archive/E/11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://soft-best.net/index.php?page=16 (program free+keygen/crack)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;asmuni.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara ngakalinnya gampang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Masuk ke site: hxxp://anonymouse.org/anonwww.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Masukkan link hxxp://www.megaupload.com/?d=L66BDU5N , ke kotak yg ada. Lalu tekan "Surf anonymously"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tunggu sesaat, akan muncul tulisan "Click here to download". Klik Kanan pada tulisan ini dan pilih "Copy Link Address"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Paste-kan ke "Address Bar" di browser anda. Jangan tekan Enter. Hapus tulisan "http://anonymouse.org/cgi-bin/anon-www.cgi/", sehingga hanya tersisa link "http://www41.megaupload.com/files/897c6a09e9112cc2229b985e8d4be995/Hans_Zimmer-The_Da_Vinci_Code-(2006)%20Soundtrack.by%20Cherry_Lips.zip"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tekan Enter. Lalu Save.&lt;br /&gt;====================================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://del.icio.us/basibanget/mp3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://dl30cg.rapidshare.de/files/29109051/2719776373/649734.rar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://zafikha.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://pusssmiauw.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;muchmusic.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://menhariq.multiply.com/music/item/405&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://imcjazzindo1.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://chezumar.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://massol84.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://ernibgt.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://niake.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://nunoe.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://neeziee.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://aphung.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://ashfin05.multiply.com/music&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://dimasmoko.multiply.com/music&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-7703093218527129947?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/7703093218527129947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=7703093218527129947' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/7703093218527129947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/7703093218527129947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/nyari-mp3-asik.html' title='nyari mp3 asik'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-673332733992452730</id><published>2009-11-03T20:25:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T20:25:34.556-08:00</updated><title type='text'>Baja Ringan</title><content type='html'>Berbeda dengan baja konvensional, baja ringan merupakan baja mutu tinggi yang memiliki sifat ringan dan tipis, namun memiliki fungsi setara baja konvensional. Baja ringan ini termasuk jenis baja yang dibentuk setelah dingin (cold form steel). Rangka atap baja ringan diciptakan untuk memudahkan perakitan atap baja ringan dan konstruksi sipil. Meskipun tipis, baja ringan memiliki derajat kekuatan tarik yang tinggi yaitu sekitar 550 MPa, sementara baja biasa sekitar 300 MPa. Kekuatan tarik dan tegangan untuk rangka atap ini untuk mengkompensasi bentuk atap baja yang tipis. Ketebalan baja ringan untuk atap ringan yang beredar sekarang ini berkisar dari 0,4mm – 1mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan kuda-kuda rangka baja ringan dari jasa konstruksi amat berbeda dengan kayu, yakni cenderung lebih rapat. Semakin besar beban yang harus dipikul, jarak kuda-kuda semakin pendek. Misalnya untuk genteng dengan bobot 40 kg/m2 jarak kuda-kuda atap baja bisa dibuat setiap 1,4m. Sementara bila bobot genteng mencapai 75kg/m2, maka jarak kuda-kuda atap baja ringan menjadi 1,2m. Kenapa harus dipakai rangka atap baja ringan oleh jasa konstruksi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kelebihan dan kekurangannya: (*sumber : serial rumah)&lt;br /&gt;Kelebihan:&lt;br /&gt;* Karena bobot rangka atap yang ringan menurut konstruksi sipil maka dibandingkan kayu, beban yang harus ditanggung oleh struktur di bawahnya lebih rendah (jadi lebih irit strukturnya)&lt;br /&gt;* Baja ringan bersifat tidak membesarkan api (non-combustible).&lt;br /&gt;* Tidak bisa dimakan rayap (memangnya rayap makan baja atap ringan…?.)&lt;br /&gt;* Pemasangan rangka baja relatif lebih cepat apabila dibandingkan rangka kayu.&lt;br /&gt;* Baja ringan nyaris tidak memiliki nilai muai dan susut, jadi tidak berubah karena panas dan dingin (itu kata aplikatornya lho).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangannya :&lt;br /&gt;* Kerangka atap baja ringan tidak bisa diekspos seperti rangka kayu, sistem rangkanya yang berbentuk jaring kurang menarik bila tanpa penutup plafon.&lt;br /&gt;* Karena strukturnya yang seperti jaring ini maka bila ada salah satu bagian struktur yang salah hitung ia akan menyeret bagian lainnya maksudnya jika salah satu bagian kurang memenuhi syarat keamanan, maka kegagalan bisa terjadi secara keseluruhan (biasanya perhitungan strukturnya langsung dilakukan oleh structural engineer dari aplikatornya)&lt;br /&gt;* Rangka atap baja ringan tidak sefleksibel kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai profil. (makanya jarang digunakan pada bangunan tradisional…)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-673332733992452730?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/673332733992452730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=673332733992452730' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/673332733992452730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/673332733992452730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/baja-ringan.html' title='Baja Ringan'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-9217566174496694754</id><published>2009-11-03T20:19:00.001-08:00</published><updated>2009-11-03T20:22:36.810-08:00</updated><title type='text'>Mesin Bor</title><content type='html'>1. Menyebutkan defenisi mesin bor&lt;br /&gt;2. Menyebutkan fungsi mesin bor&lt;br /&gt;3. Menyebutkan jenis-jenis mesin bor&lt;br /&gt;4. Menyebutkan kapasitas mesin bor&lt;br /&gt;5. Menyebutkan pemegang mata bor&lt;br /&gt;6. Menyebutkan pemegang dan penjepit benda kerja&lt;br /&gt;7. Menyebutkan jenis-jenis mata bor&lt;br /&gt;8. Menyebutkan prinsip pengeboran&lt;br /&gt;9. Menyebutkan kecepatan potong pengeboran&lt;br /&gt;10. Menyebutkan pemakanan pengeboran&lt;br /&gt;Mesin bor adalah suatu jenis mesin perkakas pengerjaan logam yang berfungsi untuk mengerjakan lobang.&lt;br /&gt;Fungsi mesin bor adalah:&lt;br /&gt;1. Membuat lobang&lt;br /&gt;2. Membuat lobang bertingkat&lt;br /&gt;3. Membesarkan lobang&lt;br /&gt;4. Chamfer&lt;br /&gt;Jenis-jenis mesin bor menurut macamnya:&lt;br /&gt;1. Mesin bor meja&lt;br /&gt;2. Mesin bor lantai&lt;br /&gt;3. Mesin bor radial&lt;br /&gt;4. Mesin bor koordinat&lt;br /&gt;5. Mesin bor tangan&lt;br /&gt;Sedangkan menurut kapasitasnya, mesin bor digolongkan atas:&lt;br /&gt;1. Diameter terbesar lobang yang dapat dikerjakan&lt;br /&gt;2. Jarak gerak poros maksimum turun naik&lt;br /&gt;3. Jarak poros maksimum dengan meja mesin&lt;br /&gt;4. Jarak terjauh antara tiang dengan poros mesin&lt;br /&gt;JENIS-JENIS MESIN BOR&lt;br /&gt;1. 1. Mesin Bor Meja&lt;br /&gt;Mesin bor meja adalah mesin bor yang diletakkan diatas meja. Mesin ini digunakan untuk membuat lobang benda kerja dengan diameter kecil (terbatas sampai dengan diameter 16 mm). Prinsip kerja mesin bor meja adalah putaran motor listrik diteruskan ke poros mesin sehingga poros berputar. Selanjutnya poros berputar yang sekaligus sebagai pemegang mata bor dapat digerakkan naik turun dengan bantuan roda gigi lurus dan gigi rack yang dapat mengatur tekanan pemakanan saat pengeboran.&lt;br /&gt;Gambar 1. Mesin Bor Meja&lt;br /&gt;1. 2. Mesin Bor Lantai&lt;br /&gt;Mesin bor lantai adalah mesin bor yang dipasang pada lantai. Mesin bor lantai disebut juga mesin bor kolom. Jenis lain mesin bor lantai ini adalah mesin bor yang mejanya disangga dengan batang pendukung. Mesin bor jenis ini biasanya dirancang untuk pengeboran benda-benda kerja yang besar dan berat.&lt;br /&gt;Gambar 2. Mesin Bor Lantai&lt;br /&gt;1. 3. Mesin Bor Radial&lt;br /&gt;Mesin bor radial khusus dirancang untuk pengeboran benda-benda kerja yang besar dan berat. Mesin ini langsung dipasang pada lantai, sedangkan meja mesin telah terpasang secara permanen pada landasan atau alas mesin.&lt;br /&gt;Gambar 3. Mesin Bor Radial&lt;br /&gt;1. 4. Mesin Bor Koordinat&lt;br /&gt;Mesin bor koordinat pada dasarnya sama prinsipnya dengan mesin bor sebelumnya. Perbedaannya terdapat pada sistem pengaturan posisi pengeboran. Mesin bor koordinat digunakan untuk membuat/membesarkan lobang dengan jarak titik pusat dan diameter lobang antara masing-masingnya memiliki ukuran dan ketelitian yang tinggi. Untuk mendapatkan ukuran ketelitian yang tinggi tersebut digunakan meja kombinasi yang dapat diatur dalam arah memanjang dan arah melintang dengan bantuan sistem optik. Ketelitian dan ketepatan ukuran dengan sisitem optik dapat diatur sampai mencapai toleransi 0,001 mm.&lt;br /&gt;Gambar 4. Mesin Bor Koordinat&lt;br /&gt;PEMEGANG MATA BOR&lt;br /&gt;1. 1. Cekam Bor&lt;br /&gt;Cekam bor digunakan untuk memegang mata bor bertangkai silindris. Biasanya cekam ini mempunyai 2 atau 3 rahang penjepit. Ukuran cekam bor ditunjukkan oleh diameter terbesar dari mata bor yang dapat dijepit..&lt;br /&gt;Gambar 5. Cekam Bor&lt;br /&gt;1. 2. Sarung Pengurung/Sarung Tirus&lt;br /&gt;Mata bor yang bertangkai tirus dapat dipegang oleh sarung pengurung yang berlobang tirus. Oleh karena tangkai dan sarung berbentuk tirus, maka pada saat mata bor ditekan, ia akan saling mengunci.&lt;br /&gt;Gambar 6. Sarung Pengurung&lt;br /&gt;Lobang dan tangkai tirus dibuat menurut tirus morse, yaitu ketrirusan menurut standar internasional.&lt;br /&gt;Tabel 1. Ukuran Tirus&lt;br /&gt;MORSE DIAMETER TIRUS TERBESAR&lt;br /&gt;Morse 1 12,20 mm&lt;br /&gt;Morse 2 18,00 mm&lt;br /&gt;Morse 3 24,10 mm&lt;br /&gt;Morse 4 31,60 mm&lt;br /&gt;PEMEGANG DAN PENJEPIT BENDA KERJA&lt;br /&gt;1. 1. Ragum Tangan&lt;br /&gt;Ragum tangan dapat dibuka dan dikunci dengan kekuatan tangan. Benda kerja yang dapat dijepit oleh ragum tangan harus berukuran kecil dan terbatas sampai pada diameter ± 6 mm.&lt;br /&gt;Gambar 7. Penjepitan Benda Kerja Dengan Ragum Tangan&lt;br /&gt;1. 2. Ragum Mesin&lt;br /&gt;Benda kerja yang besar tidak dapat dipegang oleh tangan karena gaya pemotongannya semakin besar, maka digunakan ragum mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 8. Penjepitan Benda Kerja Dengan Ragum Mesin&lt;br /&gt;1. 3. Meja Mesin&lt;br /&gt;Penjepitan benda kerja pada meja mesin umumnya dilakukan apabila benda kerja tidak mungkin di jepit oleh ragum. Teknik penjepitan benda kerja menggunakan baut  pengunci T yang mana baut ini dimasukkan ke dalam alur meja mesin bor.&lt;br /&gt;Gambar 9. Penjepitan Benda Kerja Dengan&lt;br /&gt;Meja Mesin&lt;br /&gt;1. 4. Tangan&lt;br /&gt;Pemegangan benda kerja dengan tangan dapat dilakukan untuk benda kerja yang kecil dan panjang serta lobang yang dibuat tidak dalam dan berdiameter kecil.&lt;br /&gt;MATA BOR&lt;br /&gt;Mata Bor Spiral&lt;br /&gt;Disebut mata bor spiral karena mata bor ini mempunyai alur potong melingkar yang berbentuk spiral sepanjang badan. Mata bor spiral mempunyai dua bagian utama yaitu mata potong dan sudut pemotong.&lt;br /&gt;Mata bor spiral dibuat dari bahan baja karbon, baja campuran, baja kecepatan tinggi dan karbida. Bentuk badan mata bor ini tidak silindris tetapi berbentuk tirus dari ujung sampai batas tangkai dengan kenaikan 0,05 mmsetiap kenaikan panjang 100 mm.&lt;br /&gt;Mata bor spiral terdapat dua macam bentuk  tangkai, yaitu tangkai berbentuk silindris dan tangkai yang berbentuk tirus. Alur spiral mempunyai sudut tatal dan dapat mempercepat keluarnya bram selama pengeboran. Mata potong terdiri dari dua buah bibir pemotong. Tebal bor merupakan tulang/punggung yang berbentuk spiral , bagian ini terdapat di kedua alur pemotong. Sisi pemotong terdapat sepanjang alur pemotong dan ini dapat menentukan ukuran bor.&lt;br /&gt;Gambar 10. Bor Spiral dan Bagian-Bagiannya&lt;br /&gt;Mata Pemotong&lt;br /&gt;Mata potong terdiri dari dua bagian, yaitu bibir pemotong dan sisi pemotong. Bibir pemotong mata bor terdapat dua buah yang terletak antara dua sisi pemotong yang saling berhadapan. Kedua sisi pemotongan ini diasah hingga membentuk sudut yang bervariasi sesuai dengan bahan yang di bor.&lt;br /&gt;Tabel 2. Sudut Mata Bor&lt;br /&gt;BESAR SUDUT BAHAN&lt;br /&gt;500-800 Kuningan, Perunggu&lt;br /&gt;1180 Baja, Besi Tuang, Baja Lunak, Baja Tuang&lt;br /&gt;1400 Baja Keras&lt;br /&gt;Sudut Potong&lt;br /&gt;Sudut potong mata bor terdapat empat macam, yaitu:&lt;br /&gt;-         Sudut Bebas (a)&lt;br /&gt;-         Sudut Mata Potong (b)&lt;br /&gt;-         Sudut Tatal (γ)&lt;br /&gt;-         Sudut Pemotongan (δ)&lt;br /&gt;Gambar 11. Sudut Potong&lt;br /&gt;Ujung mata pemotong harus selalu tajam. Pusat/ujung bibir pemotong yang tidak sentris saat pengasahan mata bor menghasilkan beban yang tidak sama terhadap bor. Akibatnya lobang yang terbentuk tidak tepat, bergeser/menyimpang posisinya dari senter yang ditentukan.&lt;br /&gt;PRINSIP PENGEBORAN&lt;br /&gt;Berdasarkan pekerjaan yang dilakukan, maka mesin bor dapat berfungsi untuk membuat lobang silindris dan bertingkat, membesarkan lobang, memcemper lobang dan mengetap.&lt;br /&gt;Pekerjaan yang banyak menuntut ketelitian yang tinggi pada pengeboran adalah pada saat menempatkan mata bor pada posisi yang tepat di titik senter.&lt;br /&gt;KECEPATAN POTONG PENGEBORAN&lt;br /&gt;Kecepatan potong ditentukan dalam satuan panjang yang dihitung berdasarkan putaran mesin per menit. Atau secara defenitif dapat dikatakan bahwa kecepatan potong adalah panjangnya bram yang terpotong per satuan waktu.&lt;br /&gt;Setiap jenis logam mempunyai harga kecepatan potong tertentu dan berbeda-beda. Dalam pengeboran putaran mesin perlu disesuaikan dengan kecepatan potong logam. Bila kecepatan potongnya tidak tepat, mata bor cepat panas dan akibatnya mata bor cepat tumpul atau bisa patah.&lt;br /&gt;Kecepatan potong ditentukan oleh:&lt;br /&gt;-         Jenis bahan yang akan dibor &lt;br /&gt;-         Jenis bahan mata bor&lt;br /&gt;-         Kualitas lobang yang diinginkan -       Efesiensi pendinginan &lt;br /&gt;-       Cara/teknik pengeboran&lt;br /&gt;-       Kapasitas mesin bor&lt;br /&gt;Tabel 3. Harga Kecepatan Mata Bor Dari Bahan HSS&lt;br /&gt;BAHAN KECEPATAN POTONG  (m/menit)&lt;br /&gt;Alumunium Campuran &lt;br /&gt;Kuningan Campuran&lt;br /&gt;Perunggu Tegangan Tinggi&lt;br /&gt;Besi Tuang Lunak&lt;br /&gt;Besi Tuang Menengah&lt;br /&gt;Besi Tuang Keras&lt;br /&gt;Tembaga&lt;br /&gt;Baja Karbon Rendah&lt;br /&gt;Baja Karbon Sedang&lt;br /&gt;Baja Karbon Tinggi&lt;br /&gt;Baja Perkakas&lt;br /&gt;Baja Campuran 60 – 100&lt;br /&gt;30 – 100&lt;br /&gt;25 – 30&lt;br /&gt;30 – 50&lt;br /&gt;25 – 30&lt;br /&gt;10 – 20&lt;br /&gt;20 – 30&lt;br /&gt;30 – 50&lt;br /&gt;20 – 30&lt;br /&gt;15 – 20&lt;br /&gt;10 – 30&lt;br /&gt;15 – 25&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan putara mesin bor per menit ditentukan berdasarkan keliling mata bor dalam satuan panjang . Kemudian kecepatan potong dalam meter per menit dirubah menjadi milimeter per menit dengan perkalian 1000. akhirnya akan diperoleh kecepatan potong pengeboran dalam harga milimeter per menit.&lt;br /&gt;Dalam satu putaran penuh, bibir mata bor (Pe) akan menjalani jarak sepanjang garis lingkaran (U). Oleh karena itu, maka&lt;br /&gt;Dimana:&lt;br /&gt;U       = Keliling bibir mata potong bor&lt;br /&gt;D       = Diameter mata bor&lt;br /&gt;p        = 3.14&lt;br /&gt;Jarak keliling pemotongan mata bor tergantung pada diameter mata bor.&lt;br /&gt;Gambar 12. Hubungan Diameter Mata Bor dan Keliling Mata Bor&lt;br /&gt;Waktu pemotongan juga menentukan kecepatan pemotongan. Oleh karena itu jarak yang ditempuh oleh bibir pemotong mata bor harus sesuai dengan kecepatan putar mata bor. Berdasarkan hal tersebut maka jarak keliling bibir pemotongan mata bor (U) selama n putaran per menit dapat dihitung dengan rumus:&lt;br /&gt;U = p x d x n&lt;br /&gt;Dimana:&lt;br /&gt;U       = keliling bibir potong mata bor&lt;br /&gt;D       = Diameter mata bor&lt;br /&gt;N       = putaran mata bor per menit&lt;br /&gt;Biasanya kecepatan potong dilambangkan dengan huruf V dalam satuan meter per menit. Jarak keliling yang ditempuh mata bor adalah sama dengan jarak atau panjangnya bram yang terpotong dalam satuan panjang per satuan waktu.&lt;br /&gt;Berdasarkan hal tersebut maka jarak keliling yang ditempuh mata potong bor (U) sama dengan panjangnya bram terpotong dalam satuan meter per menit. Berarti kecepatan potong sama dengan jarak keliling pemotongan mata bor. Maka:&lt;br /&gt;V = U &lt;br /&gt;V= p x d x n (m/menit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan rumus diatas selanjutnya putaran mata bor dalam satu menit adalah&lt;br /&gt;PEMAKANAN PENGEBORAN&lt;br /&gt;Pemakanan adalah jarak perpindahan mata potong bor ke dalam lobang/benda kerja dalam satu kali putaran mata bor. Besarnya pemakanan dalam pengeboran dipilih berdasarkan jarak pergeseran mata bor dalam satu putaran, sesuai dengan yang diinginkan.&lt;br /&gt;Pemakanan juga tergantung pada bahan yang akan dibor, kualitas lobang yang dibuat, kekuatan mesin yang ditentukan berdasarkan diameter mata bor.&lt;br /&gt;Tabel 4. Besarnya Pemakanan Berdasarkan Diameter Mata Bor &lt;br /&gt;Diameter Mata Bor (mm) Besarnya Pemakanan Dalam Satu&lt;br /&gt;Kali Putaran (mm)&lt;br /&gt;- 3&lt;br /&gt;3 – 6&lt;br /&gt;6 – 12&lt;br /&gt;12 – 25&lt;br /&gt;25 – dan seterusnya 0.025 – 0.050&lt;br /&gt;0.050 – 0.100&lt;br /&gt;0.100 – 0.175&lt;br /&gt;0.175 – 0.375&lt;br /&gt;0.375 – 0.675&lt;br /&gt;Evaluasi.&lt;br /&gt;1. Sebutkan defenisi mesin bor!&lt;br /&gt;2. Sebutkan fungsi mesin bor!&lt;br /&gt;3. Sebutkan jenis-jenis mesin bor!&lt;br /&gt;4. Sebutkan kapasitas mesin bor!&lt;br /&gt;5. Sebutkan pemegang mata bor!&lt;br /&gt;6. Sebutkan pemegang dan penjepit benda kerja!&lt;br /&gt;7. Sebutkan jenis-jenis mata bor!&lt;br /&gt;8. Sebutkan prinsip pengeboran!&lt;br /&gt;9. Sebutkan kecepatan potong pengeboran!&lt;br /&gt;10. Sebutkan pemakanan pengeboran!&lt;br /&gt;Masukan ini dipos pada 18 Juni 2009 1:5&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-9217566174496694754?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/9217566174496694754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=9217566174496694754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/9217566174496694754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/9217566174496694754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/mesin-bor.html' title='Mesin Bor'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-679844272351655503</id><published>2009-11-03T20:17:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T20:17:20.185-08:00</updated><title type='text'>Besi</title><content type='html'>Besi mempunyai simbol Fe dan nombor atom 26. Besi merupakan logam yang berada dalam kumpulan 8 dan kala (period) 4. Besi adalah logam paling banyak dipercayai membentuk unsur bumi, Besi adalah logam yang dihasilkan dari bijih besi, dan jarang dijumpai dalam keadaan unsur bebas.&lt;br /&gt;Sebagian dari bentuk yang dibentuk oleh besi termasuk:&lt;br /&gt;• Besi mentah atau Pig iron yang mengandungi 4% – 5% karbon dengan sejumlah bendasing seperti belerang, silikon dan fosforus. Kepentingannya adalah ia merupakan perantaraan daripada bijih besi kepada besi tuang dan besi waja.&lt;br /&gt;• Besi tuang (Cast iron) mengandungi 2% – 3.5% karbon dan sejumlah kecil mangan. Bendasing yang terdapat di dalam besi mentah yang dapat memberikan kesan buruk kepada sifat bahan, seperti belerang dan fosforus, telah dikurangkan kepada tahap boleh diterima. Ia mempunyai takat lebur pada julat 1420–1470 K, yang lebih rendah berbanding dua komponen utamanya, dan menjadikannya hasil pertama yang melebur apabila karbon dan besi dipanaskan serentak. Sifat mekanikalnya berubah-ubah, bergantung kepada bentuk karbon yang diterap ke dalam aloi. Besi tuang ‘putih’ mengandungi karbon dalam bentuk cementite, atau besi karbida. Sebatian keras dan rapuh ini mendominasi sifat-sifat utama besi tuang ‘putih’, menyebabkannya keras, tetapi tidak tahan kejutan. Dalam besi tuang ‘kelabu’, karbon hadir dalam bentuk serpihan halus grafit, dan ini juga menyebabkan bahan menjadi rapuh kerana ciri-ciri grafit yang mempunyai pinggir-pinggir tajam yang merupakan kawasan tegasan tinggi. Jenis besi kelabu yang baru, yang dinamakan ‘besi mulur’, adalah dicampur dengan kandungan surih magnesium untuk mengubah bentuk grafit menjadi sferoid, atau nodul, lantas meningkatkan ketegaran dan kekuatan besi.&lt;br /&gt;Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang, Nomor atom besi, Fe, 26 Deret kimia logam transisi Golongan, Periode, Blok 8, 4, d Penampilan metalik mengkilap&lt;br /&gt;keabu-abuan&lt;br /&gt;Massa atom 55,845(2) g/mol Konfigurasi elektron [Ar] 3d6 4s2 Jumlah elektron tiap kulit 2, 8, 14, 2 Ciri-ciri fisik Fase padat Massa jenis (sekitar suhu kamar) 7,86 g/cm³ Massa jenis cair pada titik lebur 6,98 g/cm³ Titik lebur 1811 K&lt;br /&gt;(1538 °C, 2800 °F) Titik didih 3134 K&lt;br /&gt;(2861 °C, 5182 °F) Kalor peleburan 13,81 kJ/mol Kalor penguapan 340 kJ/mol Kapasitas kalor (25 °C) 25,10 J/(mol•K) &lt;br /&gt;Tekanan uap&lt;br /&gt;P/Pa 1 10 100 1 k 10 k 100 k&lt;br /&gt;pada T/K 1728 1890 2091 2346 2679 3132&lt;br /&gt;Ciri-ciri atom Struktur kristal kubus pusat badan Bilangan oksidasi 2, 3, 4, 6&lt;br /&gt;(oksida amfoter) Elektronegativitas 1,83 (skala Pauling) Energi ionisasi pertama: 762,5 kJ/mol ke-2: 1561,9 kJ/mol ke-3: 2957 kJ/mol Jari-jari atom 140 pm Jari-jari atom (terhitung) 156 pm Jari-jari kovalen 125 pm Lain-lain Sifat magnetik feromagnetik Resistivitas listrik (20 °C) 96,1 nΩ•m Konduktivitas termal (300 K) 80,4 W/(m•K) Ekspansi termal (25 °C) 11,8 µm/(m•K) Kecepatan suara&lt;br /&gt;(pada wujud kawat) (suhu kamar) (elektrolitik)&lt;br /&gt;5120 m/s Modulus Young 211 GPa Modulus rigiditas 82 GPa Modulus ruah 170 GPa Nisbah Poisson 0,29 Skala kekerasan Mohs 4,0 Kekerasan Vickers 608 MPa Kekerasan Brinell 490 MPa Isotop&lt;br /&gt;iso&lt;br /&gt;NA&lt;br /&gt;waktu paruh&lt;br /&gt;DM&lt;br /&gt;DE (MeV)&lt;br /&gt;DP&lt;br /&gt;54Fe 5,8% &gt;3,1E22 tahun penangkapan 2ε ? 54Cr&lt;br /&gt;55Fe syn&lt;br /&gt;2,73 tahun penangkapan ε 0,231 55Mn&lt;br /&gt;56Fe 91,72% Fe stabil dengan 30 neutron&lt;br /&gt;57Fe 2,2% Fe stabil dengan 31 neutron&lt;br /&gt;58Fe 0,28% Fe stabil dengan 32 neutron&lt;br /&gt;59Fe syn&lt;br /&gt;44,503 hari β&lt;br /&gt;1,565 59Co&lt;br /&gt;60Fe syn&lt;br /&gt;1,5E6 tahun β-&lt;br /&gt;3,978 60Co&lt;br /&gt;http://ms.wikipedia.org/wiki/Besi&lt;br /&gt;Rotary Kiln&lt;br /&gt;Rotary Kiln merupakan fasilitas untuk membuat sponge dengan menggunakan bahan baku lokal.&lt;br /&gt;Proses pembuatan sponge adalah suatu proses melepaskan oksida dari bijih besi.&lt;br /&gt;Setelah terjadi reduksi maka akan terjadi poros/keropos pada bagian dalam karena oksigen yang ada dalam bijih besi keluar. Jika dilihat dengan mikroskop maka akan terjadi bentuk seperti rumah tawon/busa spons, oleh sebab itu bijih besi ini dinamakan besi spons.&lt;br /&gt;Setelah dilakukan studi kelayakan pemilihan teknologi menggunakan Rotary Kiln, PT Krakatau Steel memulai pilot plant pembuatan Rotary Kiln berkapasitas 5 ton per hari pada bulan Agustus 2006. Sukses mengoperasikan dan mengukur kelayakan, maka pada bulan Mei 2007 dicanangkan pembuatan Rotary Kiln dengan kapasitas yang lebih besar yaitu 50 ton per hari. Pada bulan Agustus 2007 pembuatan Rotary Kiln kapasitas 50 ton per hari dapat diselesaikan dan dioperasikan.&lt;br /&gt;Kualitas besi spons tergantung dari derajat metalisasi yaitu rasio besi yang menjadi metal dengan jumlah besi dalam produk.&lt;br /&gt;Tipikal produk besi sponge dari Reduktor Bijih Besi/Rotary Kiln adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Unsur Pokok Prosentase&lt;br /&gt;Chemical&lt;br /&gt;Fe, Total 90-92&lt;br /&gt;Fe, Metallic 81-84&lt;br /&gt;Metallisation 90 (Â±2)&lt;br /&gt;Sulphur 0.03 max&lt;br /&gt;Phosphorus 0.05 max&lt;br /&gt;Carbon 0.10 max&lt;br /&gt;Physical&lt;br /&gt;Size Lump +3 mm&lt;br /&gt;Fines -3 mm&lt;br /&gt;Bahan Baku&lt;br /&gt;Karakteristik bahan baku merupakan hal yang sangat sensitif dalam pembuatan sponge iron. Karakteristik kimia dan fisik merupakan faktor yang penting pada Rotary Kiln.&lt;br /&gt;1. Coal&lt;br /&gt;Reduktor yang digunakan pada proses Rotary Kiln adalah batu bara, mulai dari jenis antrasit sampai lignite. Tiap jenis batu bara memerlukan adaptasi operasi Rotary Kiln terutama dalam hal rasio antara bijih besi dan jumlah reduktor yang dibutuhkan. Untuk penggunaan batu bara dengan kandungan kalori rendah, diperlukan tambahan bahan bakar seperti gas alam atau bahan bakar cair, untuk menjaga profil temperatur yang dibutuhkan dalam proses. Berdasarkan data tersebut maka banyak batu bara Indonesia memenuhi persyaratan sebagai bahan pereduksi.&lt;br /&gt;2. Iron Ore&lt;br /&gt;Bahan baku pabrik Rotary Kiln cukup fleksibel bisa berupa iron ore pellet, lump ore, atau pasir besi. Kandungan Fe minimum 53% dan kandungan gangue maksimum 5%.&lt;br /&gt;3. Dolomite&lt;br /&gt;Batu kapur digunakan sebagai bahan aditif pada proses reduksi bijih besi di Rotary Kiln yang berfungsi sebagai penyerap belerang dari campuran bahan baku selama proses reduksi. Bahan ini dicampur terlebih dahulu sebelum dimasukkan kedalam Rotary Kiln.&lt;br /&gt;Proses Rotary Kiln&lt;br /&gt;Boudard Reaction:&lt;br /&gt;C + CO2 -&gt; 2 CO&lt;br /&gt;Proses Reduksi:&lt;br /&gt;Fe2O3 + 3 CO -&gt; 2 Fe + 3 CO2&lt;br /&gt;Iron ore (lateritic) dan non-coking coal merupakan bahan baku utama untuk memproduksi bijih besi sponge. Dolomit dibutuhkan sebagai bahan desulfurisasi.&lt;br /&gt;Proses Rotary Kiln beroperasi pada temperatur 950-1050 derajat Celcius, batubara sebagai bahan reduktan dan sebagai bahan bakar. Faktor yang penting pada proses reduksi ini adalah mengontrol pembakaran oleh batubara dan mengkonversi karbon monoksida untuk menghilangkan oksigen. Durasi yang dibutuhkan dalam proses di Kiln kurang lebih 10 jam dan keluar dari cooler paling tinggi 100 derajat C.&lt;br /&gt;Berbagi &lt;br /&gt;Posted in Uncategorized | No Comments »&lt;br /&gt;kimia industri&lt;br /&gt;Oktober 17th, 2009 by taufikapriyatno &lt;br /&gt;Reaksi Dalam Larutan Berair&lt;br /&gt;Larutan adalah campuran yang homogen dari dua atau lebih zat.&lt;br /&gt;Zat terlarut adalah zat yang jumlahnya lebih sedikit.&lt;br /&gt;Elektrolit adalah suatu zat yang ketika dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.&lt;br /&gt;Non elektrolit adalah suatu zat yang ketika dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan yang tidak menghantarkan arus listrik ketika dilarutkan dalam air.&lt;br /&gt;Penggolongan Zat Terlarut dalam Larutaan Berair&lt;br /&gt;Elektrolit kuat Elektrolit lemah Nonelektrolit&lt;br /&gt;HCl CH3COOH (NH2)2CO (urea)&lt;br /&gt;HNO3 HF CH3OH (metanol)&lt;br /&gt;HCIO4 HNO2 C2H5OH (metanol)&lt;br /&gt;H2SO4* NH3 C6H12O6 (glukosa)&lt;br /&gt;NaOH C2O+ C12H22O11 (sukrosa)&lt;br /&gt;Ba(OH)2&lt;br /&gt;Senyawa-senyawa ionik&lt;br /&gt;*H2SO4 memiliki 2 ion H+ yang dapat terionisasi&lt;br /&gt;+Air murni merupakan elektrolit yang sangat lemah&lt;br /&gt;Ciri-ciri elekrolit kuat adalah apabila zat terlarut dianggap telah 100% terdisosiasi menjadi ion-ionnya dalam larutan.&lt;br /&gt;Disosiasi adalah penguraian senyawa menjadi kation dan anion.&lt;br /&gt;Hal menarik untuk diperhatikan adalah bahwa cairan tubuh manusia mengandung banyak elektrolit kuat dan lemah.&lt;br /&gt;Air merupakan pelarut yang sangat efektf untuk senyawa-senyawa ionik. Walaupun air merupakan molekul yang bermuatan netral, namun memiliki ujung positif (atom H) dan ujung negatif (atom O), atau ”kutub” positif dan negatif; karena itukah air sering dianggap sebagai pelarut polar.&lt;br /&gt;Hidrasi adalah proses dimana sebuah ion dikelilingi oleh molekul-molekul air yang tersusun dalam keadaan tertentu.&lt;br /&gt;Sebagai Contoh, pada saat gas asam klorida larut dalam air, maka terbentuklah ion-ion H+ dan Cl- :&lt;br /&gt;Seperti asam asetat:&lt;br /&gt;CH3COOH(aq) CH3COO-(aq) + H+(aq)&lt;br /&gt;Dalam buku Lai Monchang kita akan menggunakan istilah disosiaasi untuk senyawa-senyawa ionik dan ionisasi untuk asam dan basa. Dengan menuiskan rumus molekul asam asetat sebagai CH3COOH(aq), kita dapat mengenali bahwa proton yang dapat terionisasi berasal dari gugus COOH.&lt;br /&gt;Panah rangkap dalam persamaan reaksi diatas berarti bahwa reaksi tersebut reveresibel adalah reaksi dapat berlangsung dalam dua arah.&lt;br /&gt;Kesetimbangan kimia disebut Chemical Equilibrium.&lt;br /&gt;Dalam larutan asam klorida, ion-ion dan tidak memiliki kecendrungan untuk bergabung kembali membentuk molekul HCl. Oleh karena itu kita menggunakan tanda panah tunggal untuk menunjukkan ionisasi sempurna.&lt;br /&gt;Reaksi pengendapan (Precipitation Reaction) adalah tebentuknya produk yang tak terlarut, atau endapan.&lt;br /&gt;Endapan (Precipitate) adalah padatan tak larut yang terpisah dari larutan.&lt;br /&gt;Reaksi pengendapan biasanya melibatkan senyawa-senyawa ionik. Misalnya, ketika larutan tumbal nitrat [Pb(NO3)2] ditambahkan ke dalam larutan nitrium ionida (Nal), akan terbentuk endapan kuning timbal ionida (PbI2) :&lt;br /&gt;Pb(NO3)2] + 2Nal(aq) PbI2 + 2NaNO(aq).&lt;br /&gt;Kelarutan yang khas dari senyawa-senyawa Ionik dalam Air pada suhu :&lt;br /&gt;1) Semua senyawa logam álcali (Golongan 1A) dapat larut.&lt;br /&gt;2) Semua senyawa amonium (NH4+) dapat larut&lt;br /&gt;3) Semua senyawa yang mengandung nitrat (NO3-), dan (ClO4-) dapat larut.&lt;br /&gt;4) Sebagian besar hidroksida (OH-) tidak dapat larut. Pengecualiannya hádala hidroksida logam álcali dan barium hidroksida [Ba(OH)2]. Kalsium hidroksida [Ca(OH)2] sedikit larut.&lt;br /&gt;5) Sebagian besar senyawa yang mengandung klorida (Cl-), bromida (Br-), atau iodida (I-) dapat larut. Pengecualiannya adalh senyawa-senyawa yang mengandung Ag+, dan Pb2+.&lt;br /&gt;6) Semua karbonat , fosfat dan sulfide (S2-) tidak dapat larut, pengecualiannya adalah senyawa-senyawa dari ion logam alkali dan ion amonium.&lt;br /&gt;7) Sebagian besar sulfat dapat terlarut. Kalsium sulfat (CaSO4) dan perak sulfat (AgSO4) sedikit larut. Barium sulfat (BaSO4) dan merkuri(II) sulfat (HgSO4) dan timbal sulfat (PbSO4) tidak dapat larut. &lt;br /&gt;Kelarutan (Solubility) yaitu jumlah maksimum zat terlarut yang akan larut dalam sejumlah tertentu pelarut pada suhu tertentu.&lt;br /&gt;Persamaan molekul (Molecular Equation) adalah persamaan yang menggambarkan proses pengendapan dan rumus senyawanya dituliskan seolah-olah semua spesi berada sebagai molekul atau keseluruhan unit.&lt;br /&gt;Persamaan ionik (Ionic Equation) adalah persamaan reaksi yang menunjukkan spesi-spesi yang terlarut dalam bentuk ion-ion bebasnya.&lt;br /&gt;Ion Pendamping (Ispectator ions) adalah ion-ion yang tidak terlihat dalam reaksi keseluruhan.&lt;br /&gt;Persamaan Ionik Total (Net Ionik Equation) adalah persamaan reaksi yang menunjukkan yang menunjukkan hanya spesi-spesi yang benar berperan dalam reaksi&lt;br /&gt;Asam&lt;br /&gt;Asam sebagai zat yang mengion dalam air menghasilkan ion dan basa sebagai zat yang mengion dalam air menghasilkan ion&lt;br /&gt;• Asam memiliki rasa masam; misalnya, cuka yang mempunyai rasa dari asam asetat dan lemon serta buah-buahan sitrun lainnya yang mengandung asam asam sitrat&lt;br /&gt;• Asam menyebabkan perubahan waran pada zat warna tumbuhan; misalnya, mengubah waran lakmus dari biru menjadi merah.&lt;br /&gt;• Asam bereaksi dengan logam tertentu, seperti: seng, magnesium, dan besi menghasilkan gas hidrogen. Reaksi yang khas adalah antara asam klorida dengan magnesium:&lt;br /&gt;2HCl(aq) + Mg(s) MgCl2(aq) + H2(g)&lt;br /&gt;• Asam bereaksi dengan karbonat dan biksrbonat seperti seng, magnesium, dan besi menghasilkan gas dioksida. Contohnya, &lt;br /&gt;2HCl(aq) + CaCO3(s) CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g)&lt;br /&gt;HCl(aq) + NaHCO(s) NaCl(aq) + H2O(l) + CO2(g)&lt;br /&gt;• Larutan asam dalam air menghantarkan arus listrik.&lt;br /&gt;Basa&lt;br /&gt;• Basa memiliki asa pasit.&lt;br /&gt;• Basa terasa licin; misalnya, sabun yang mengandung basa memiliki sifat ini.&lt;br /&gt;• Basa menyebabkan perubahan warna pada zat warna tumbuhan; misalnya mengubah warna lakmus dari merah menjadi biru.&lt;br /&gt;• Larutan basa dalam air menghanturkan arus listrik.&lt;br /&gt;Asam Bronsted (Bronsted Acid) dan Basa Bronsted (Bronsted base) menyatakan asam sebagai donor proton dan basa sebagai akseptor proton.&lt;br /&gt;Asam-asam yang umum digunakan di laboratorium adalah asam klorida (HCl), asam nitrat (HNO3), asam asetat (CH3COOH), asam sulfat (H2SO4),dan asam fosfat (H3PO4).&lt;br /&gt;Asam monoprotik (Monoprotic Acid ), yaitu setiap satuan asam menghasilkan satu ion hidrogen dalam ionisasi:&lt;br /&gt;HCl(aq) H+(aq) + Cl-(aq)&lt;br /&gt;HNO3(aq) H+(aq) + (aq)&lt;br /&gt;CH3COOH(aq) CH3COO-(aq) + H+ (aq)&lt;br /&gt;Asam sulfat (H2SO4) disebut Asam Diprotik (Diprotik Acid) karena setiap satuan asam melepaskan dua ion H+, dalam dua tahap terpisah :&lt;br /&gt;H2SO4(aq) H+(aq) + (aq)&lt;br /&gt;(aq) H+(aq) + (aq)&lt;br /&gt;H2SO4 Adalah elektrolit kuat asam kuat (tahap ionisasi pertama berlangsung sempurna).&lt;br /&gt;Asam tripotrik (Tripotic Acid). menghasilkan tiga ion H+, keberadaanya relatif sedikit. Asam tripotrik yang paling banyak dikenal adalah asam fosfat, yang proses ionisasi-nya adalah&lt;br /&gt;H3PO4(aq) H+(aq) + (aq)&lt;br /&gt;(aq) H+(aq) + (aq)&lt;br /&gt;(aq) H+(aq) + (aq)&lt;br /&gt;Ketiga spesi (H3PO4, H2PO , dan merupakan asam lemah, dan kita menggunakan panah dua arah untuk mrnunjukkan tiap tahap ionisasi.&lt;br /&gt;Magnesium dan kalsium dan kalsium hidroksida digunakan dalam obat-obatan dan industri. Hidroksida dari logam lainya seperti Al(CH)3 dan Za(OH)2 tidak dapat larut dan tidak banyak digunakan.&lt;br /&gt;Reaksi Penetralan (Neutralization Reaction ) merupakan reaksi antara asam dengan basa. Reaksi asam-basa dalam medium air biasanya menghasilkan air dan garam (Salt), yang merupakan senyawa ionik yang terbentuk dari suatu kation selain H dan suatu anion selain OH- atau O2- :&lt;br /&gt;Asam + basa garam + air&lt;br /&gt;Reaksi asam-basa dapat dikenal sebagai proses transfer-proton.&lt;br /&gt;Kelompok reaksi disebut reaksi oksidasi-reduksi (atau redoks) dikenal juga sebagai reaksi transfer-elektron.&lt;br /&gt;Reaksi oksidasi-reduksi berperan dalam banyak hal di dalam kehidupan kita sehari-hari. Reaksi ini terlibat mulai dari pembakaran bahan bakar minyak bumi sampai dengan kerja cairan pemutih yang digunakan dalam rumah tangga. Selain itu, sebagaian besar unsur logam dan nonlogam diperoleh dari bijihnya melalui proses oksidasi atau reduksi.&lt;br /&gt;Setiap tahap diatas disebut sebagai reaksi setengah-sel (half-reaction) yang secara eksplisit menunjukan banyaknya elektron yang terlibat dalam reaksi.&lt;br /&gt;Reaksi Oksidasi (Oxidation Reaction) adalah reaksi setengah-sel yang melibatkan hilangnya elektron disebut&lt;br /&gt;Reaksi Reduksi (Reduction Reaction) adalah reaksi setengah sel yang melibatkan penangkapan elektron.&lt;br /&gt;Zat Pereduksi (Reducing Agent) adalah zat yang memberikan elektron dan menyebabkan zat lain tereduksi.&lt;br /&gt;Zat Pengoksidasi (Oxidizing Agent) adalah zat yang menerima elektron dan menyebabkan zat yang lain teroksidasi.&lt;br /&gt;Bilangan oksidasi (Oxidation Number)/ Tingkat Oksidasi (Oxidation State) adalah jumlah muatan yang dimiliki suatu atom dalam molekul (senyawa ionik) jika elektron-elektronnya berpindah seluruhnya.&lt;br /&gt;Bilangan oksidasi mencerminkan jumlah elektron ”yang berpindah”.&lt;br /&gt;Kita dapat menggunakan aturan-aturan berikut untuk menentukan bilangan oksidasi:&lt;br /&gt;(1) Dalam unsur bebas (yaitu, dalam keadaan tidak tergabung), setiap atom memiliki bilangan oksidasi nol. Jadi, setiap atom dalam H2, Br2, Na, Be, k, O2, dan P4 memiliki bilangan oksidasi yang sama: nol.&lt;br /&gt;(2) Untuk ion-ion yang tersusun atas satu atom saja, bilangan oksidasinya sama muatan ion tersebut. Jadi, Li+ memiliki bilangan oksidasi +1; ion Ba2+, +2; ion Fe3+, +3; ion O2-,-2; dan seterusnya. Semua logam alkali memilki bilangan oksidasi +1, dan semua logam alkali tanah memiliki bilangan oksidasi +2 dalam senyawanya. Almunium memiliki bilangan oksidasi +3 dalam semua senyawanya.&lt;br /&gt;(3) Bilangan oksidasi oksigen dalam sebagian besar senyawanya (sebagai contoh, MgO, dan H2O) adalah -2, tetapi dalam hidrogen peroksida (H2O2) dan ion peroksida , bilangan oksidasinya adalah -1.&lt;br /&gt;(4) Bilangan oksidasi hidrogen adalah +1, kecuali bila hidrogen berikatan dengan logam dalam bentuk senyawa biner. Dalam kasus ini (misalnya, LiH, NaH, dan CaH2), bilangan oksidasinya adalah -1.&lt;br /&gt;(5) Fluor memiliki blangan oksidasi -1 dalam semua senyawanya. Halogen lainnya (Cl, Br, dan I) memiliki bilangan oksidasi negatif ketika sebagai ion halida dalam senyawanya. Ketika halogen-halogen tersebut bergabung dengan oksigen, misalnya dalam asam okso dan anion okso maka memilki bilangan oksidasi positif.&lt;br /&gt;(6) Dalam molekul netral, jumlah bilngan oksidasi semua atom penyusunnya harus nol. Dalam ion poliaomik, jumlah bilangan oksidasi semua unsur dalam ion tersebut harus sama dengan muatan total ion. Sebagai contoh, dalam ion amonium, , bilangan oksidasi N adalah -3 dan bilangan oksidasi H adalah +1. Maka jumlah bilangan oksidasinya adalah -3 + 4(+1) = +1, yang sama dengan muatan total ion.&lt;br /&gt;Reaksi Penggantian (Displachement Reaction), adalah ion atau atom yang dalam reaksi digantikan oleh ion (atom atom) lainnya dari unsur yang lain.&lt;br /&gt;Deret Keaktifan adalah suatu rangkuman hasil-hasil dari sebanyak mungkin reaksi-reaksi penggantian.&lt;br /&gt;Konsentrasi Larutan adalah jumlah zat terlarut yang terdapat di dalam sejumlah tertentu pelarut atau larutan.&lt;br /&gt;Molaritas (Molarity/M), atau konsentrasi molar, yaitu jumlah mol¸zat terlarut dalam satu liter larutan.&lt;br /&gt;Molaritas didefinisikan oleh persamaan berikut&lt;br /&gt;M = molaritas =&lt;br /&gt;Pengenceran (Dilution) adalah prosedur untuk menyiapkan larutan yang kurang pekat dari larutan yang lebih pekat.&lt;br /&gt;X Volume larutan (dalam liter) = mol zat terlarut&lt;br /&gt;Mawal Vawal = Makhir Vakhir&lt;br /&gt;Mol zat terlarut mol zat terlarut&lt;br /&gt;Sebelum pengenceran Setelah pengenceran&lt;br /&gt;Analisis Gravimetrik adalah suatu teknik analitis yang didasarkan pada pengukuran massa. Namun demikian prosedur ini hanya dapat diterapkan pada reaksi yang berlangsung sempurna, atau memiliki hasil hampir 100%.&lt;br /&gt;Titrasi adalah studi kuantitatif mengenai reaksi penetralan asam-basa.&lt;br /&gt;Larutan Standar adalah suatu larutan yang konsentrasinya diketahui secara pasti.&lt;br /&gt;Titik Ekuivalen (Equivalence Point) adalah titik dimana asam telah bereaksi sempurna atau telah ternetralkan oleh basa.&lt;br /&gt;Indikator adalah zat yang memiliki perbedaan warna yang mencolok dalam medium asam dan basa.&lt;br /&gt;Berbagi &lt;br /&gt;Posted in Uncategorized | No Comments »&lt;br /&gt;Pengenalan Teknik Industri&lt;br /&gt;Oktober 16th, 2009 by taufikapriyatno &lt;br /&gt;Taufik Apriyatno Fauji&lt;br /&gt;07540004&lt;br /&gt;T.Industri-UMM&lt;br /&gt;PENJELASAN DARI&lt;br /&gt;SIKLUS AKTIVITAS MANUFAKTUR&lt;br /&gt; Penjualan dan Pemasaran (Sales and marketing)&lt;br /&gt;Bagian ini terbagi menjadi tiga macam cara:&lt;br /&gt;a. Pelanggan memesan produk sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh pelanggan,&lt;br /&gt;b. Pelanggan memesan produk yang telah tersedia,&lt;br /&gt;c. Perkiraan penjualan berdasarkan dari peramalan penjualan.&lt;br /&gt; Perancangan Produk&lt;br /&gt;a. Apabila produk Yang dipesan adalah sesuai spesifikasi dari pelanggan maka perancangan produk bergantung dan harus disiapkan oleh pelanggan,&lt;br /&gt;b. Tetapi bila produk tersebut adalah hak milik dari perusahaan, maka tanggung jawab perusahaan untuk membuat dan mengembangkan rancangan produk.&lt;br /&gt;Rancangan produk didokumentasikan dalam bentuk gambar kerja, baik berupa gambar lengkap maupun detailnyasetiap komponen, serta data- data spesifikasi teknis secara rinci bengan dilengkapi BOM (Bill of Materials) guna menunjukan kebutuhan detail material yang diperlukan untuk membuat sebuah unit produk.&lt;br /&gt; Manuifacturing Engineering&lt;br /&gt;Bertanggung jawab untuk:&lt;br /&gt;a. Memberi saran teknis kepada bagian perancangan produk, tentang bias tidaknya sebuah rancangan dapat diwujudkan&lt;br /&gt;b. Menetapkan langkah-langkah proses produksi yang diperlukan untuk membuat sebuah produk/komponen&lt;br /&gt;c. Menetapkan spesifikasi dan rancangan teknis dari perkakas dan alat bantu lainnya&lt;br /&gt;d. Bertindalk sebagai trouble shooter bilamana dijumpai penyimpangan yang terjadi selama proses produksi&lt;br /&gt; Industrial Engineering&lt;br /&gt;Berfungsi untuk menetapkan metode kerja dan waktu standart setiap aktifitas produksi. Juga menyangkut pula masalah-masalah program pengurangan biaya (cost-reduction), perbaikan dan peningkatan produktivitas, studi tentang tata letak produksi, proyek-proyek riset operasional dan lain-lain.&lt;br /&gt; Perencanaan dan Pengendalian Produksi&lt;br /&gt;Bertugas untuk membuat Master Schedule berupa terjemahan dari permintaan yang diberikan oleh sales and marketing, Master Schedule adalah penjadwalan yang memberikan informasi berapa banyak unit produk yang harus dibuat dan kapan harus selesai/dikirim.&lt;br /&gt; Proses Manufaktur&lt;br /&gt;Mentransformasi bahan baku menjadi barang jadi (fabrikasi dan perakitan), merealisasikan produk yang telah direncanakan. Selain itu terdapat juga proses pemindahan bahan dan proses pemeliharaan.&lt;br /&gt; Pengendalian Kualitas&lt;br /&gt;Bertanggung jawab untuk memastikan bahwa produk tersebut dan komponen-komponen pembentuknya harus memiliki kualitas seperti yang telah distandartkan.&lt;br /&gt; Pengiriman dan Pengendalian Persediaan&lt;br /&gt;Aktifitas pengiriman/pendistribusian produk ke konsumen dan memberikan jaminan bahwa produk selalu tersedia adalah tugas dari bagian ini. Baik itu komponen rakitan maupun bahan baku, untuk menghindari stock out (persediaan kosong) maupun terlalu banyak persediaan sehingga terjadi penimbunan investasi yang tidak berjalan.&lt;br /&gt;PETA ALIRAN PROSES&lt;br /&gt;PEMBUATAN VELG ”VENOM”&lt;br /&gt;NO KETERANGAN &lt;!–[if mso &amp; !supportInlineShapes &amp; supportFields]&gt; SHAPE \* MERGEFORMAT &lt;![endif]–&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-679844272351655503?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/679844272351655503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=679844272351655503' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/679844272351655503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/679844272351655503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/besi.html' title='Besi'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-7531065007532456929</id><published>2009-11-03T05:08:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T05:08:08.048-08:00</updated><title type='text'>Operasi Dasar Sistem Operasi Komputer</title><content type='html'>Sistem Opersai (Operating System) di dalam sebuah komputer dapat diibaratkan sebagai ”nyawa”, karena tanpa adanya suatu sistem operasi komputer yang sudah kita rakit belum dapat digunakan. Sistem Operasi selain merupakan perangkat lunak pertama yang muncul di layar monitor saat  komputer dihidupkan, juga merupakan yang terakhir kali terlihat saat komputer dimatikan. Sistem operasi menjalankan segala perangkat lunak yang  digunakan, dan mengorganisasikan setiap perangkat keras pada komputer.&lt;br /&gt;Sistem operasi komputer secara umum terdiri atas beberapa bagian:&lt;br /&gt;a. mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory &lt;br /&gt;b. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi &lt;br /&gt;c. Command Interpreter atau shell  yaitu bagian yang bertugas membaca input dari pengguna &lt;br /&gt;d. Pustaka-pustaka (library), yaitu bagian yang berfungsi menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain &lt;br /&gt;e. Driver yaitu komponen yang berfungsi untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrolnya.  &lt;br /&gt;Fungsi Sistem Operasi&lt;br /&gt;Sistem Operasi (SO, atau dalam bahasa Inggris: Operating System/OS) adalah software sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol, mengelola hardware, serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Fungsi utama sistem operasi adalah:&lt;br /&gt;1. Mengelola sumber daya terkait dengan pengendalian perangkat lunak sistem/perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan. Sebagai contoh komponen perangkat keras pada komputer yaitu CPU, memori utama, alat input/output.&lt;br /&gt;2. Mempersiapkan agar program aplikasi dapat berinteraksi dengan perangkat keras secara konsisten dan stabil tanpa harus mengetahui secara detil perangkat keras.&lt;br /&gt;3. melakukan pengelolaan proses mencakup penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses program yang sedang dijalankan.&lt;br /&gt;4. melakukan pengelolaan data pengendalian terhadap data masukan/keluaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Sistem Operasi&lt;br /&gt;Sistem operasi personal komputer terbagi menjadi 3 kelompok  seperti di bawah ini.&lt;br /&gt;• Keluarga Microsoft, antara lain terdiri atas Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista yang dirilis pada tahun 2007)). &lt;br /&gt;• Keluarga Unix, menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, antara lain SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd. &lt;br /&gt;• Keluarga Mac OS adalah sistem operasi komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard). &lt;br /&gt;• Keluarga komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Walau kita mengenal berbagai jenis sistem operasi di atas,  secara garis besar semua sistem operasi yang ada berdasarkan jenis komputer yang dikendalikan maupun bentuk aplikasi yang didukung dapat dibagi menjadi empat golongan : &lt;br /&gt;1. Real-time operating system (RTOS)&lt;br /&gt;Sistem operasi golongan ini dipakai untuk mengendalikan perangkat keras  untuk tugas spesifik, seperti instrumen ilmiah dan mesin-mesin industri. RTOS memiliki kemampuan antarmuka yang terbatas dan tidak mendukung aplikasi level end-user. Bagian terpenting RTOS adalah mengatur penggunaan sumber daya komputer untuk menjalankan serangkaian operasi secara berulang-ulang dalam periode tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Single-user, single task&lt;br /&gt;Sesuai dengan namanya, tipe sistem operasi ini dirancang untuk memudahkan menangani pengoperasian komputer sehingga pengguna dapat menjalankan satu pekerjaan pada saat yang bersamaan. Sistem operasi DOS adalah contoh klasik dari jenis ini. Sistem operasi yang lain dari keluarga ini adalah Palm OS, yaitu untuk komputer genggam (handheld) Palm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Single-user, multi tasking&lt;br /&gt;Sistem operasi ini memungkinkan seorang pengguna dapat menjalankan beberapa aplikasi terpisah secara bersamaan. Inilah tipe sistem operasi yang paling umum digunakan sekarang. Sistem operasi ini (Windows, Linux, dsb.) sangat populer  digunakan untuk komputer pribadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Multi-user&lt;br /&gt;Sistem operasi multi-user memungkinkan lebih dari satu pengguna bersama-sama menggunakan sumber daya komputer secara simultan. Sistem operasi dapat menjamin masing-masing pengguna yang memiliki kebutuhan (requirement) yang berimbang. Setiap program yang dijalankan oleh para pengguna menggunakan sumber daya yang cukup dan terpisah sehingga masalah pada satu pengguna tidak berimbas pada pengguna yang lain. Contoh sistem  multi-user adalah operasi Unix, VMS, dan MVS untuk mainframe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Operasi Windows&lt;br /&gt;Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft. Sistem operasi ini menggunakan antarmuka berbasis grafik (graphical user interface/GUI). Windows versi 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru dipasarkan pada bulan November 1985. Windows versi ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Beberapa versi terakhir Windows yang dikeluarkan Microsoft merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung pada sistem operasi MS-DOS. &lt;br /&gt;a. Versi Windows yang sudah dirilis&lt;br /&gt;1). Berbasis DOS &lt;br /&gt;a). 1985 November - Windows 1.0 &lt;br /&gt;b). 1987 9 Desember - Windows 2.0 &lt;br /&gt;c). 1990 22 Mei - Windows 3.0 &lt;br /&gt;d). 1992 Agustus - Windows 3.1 &lt;br /&gt;e). 1992 Oktober - Windows for Workgroups 3.1 &lt;br /&gt;f). 1993 November - Windows for Workgroups 3.11 &lt;br /&gt;g). 1995 24 Agustus - Windows 95 (Versi: 4.00.950) &lt;br /&gt;h). 1998 25 Juni - Windows 98 (Versi: 4.1.1998) &lt;br /&gt;i). 1999 5 Mei - Windows 98 Second Edition (Versi: 4.1.2222) &lt;br /&gt;j). 2000 19 Juni - Windows Millennium Edition (Me) (Versi: 4.9.3000) &lt;br /&gt;2). Berbasis NT Kernel &lt;br /&gt;a). 1993 Agustus - Windows NT 3.1 &lt;br /&gt;b). 1994 September - Windows NT 3.5 &lt;br /&gt;c). 1995 Juni - Windows NT 3.51 &lt;br /&gt;d). 1996 29 Juli - Windows NT 4.0 &lt;br /&gt;e). 2000 17 Februari - Windows 2000 (Versi: NT 5.0.2195) &lt;br /&gt;f). 2002 - Windows XP (Versi: NT 5.1.2600) &lt;br /&gt;g). 2003 - Windows Server 2003 (Versi: NT 5.2.3790) &lt;br /&gt;h). 2006-2007 - Windows Vista (Versi 6.0) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Versi yang akan datang&lt;br /&gt;1). 2010 - 2012 - Windows Blackcomb. &lt;br /&gt;2). Windows Vista adalah versi terbaru Microsoft Windows. Sistem operasi  tersebut berbasis grafis yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna dirumah, bisnis, laptop, maupun media center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum diumumkan dengan nama Windows Vista pada 22 Juli 2005, sistem operasi ini lebih dikenal dengan codename Longhorn (berasal dari nama Longhorn Saloon, sebuah bar terkenal di Whistler, British Columbia, Kanada).&lt;br /&gt;Microsoft meluncurkan Windows Vista pada 8 November 2006 untuk pengguna bisnis dan 30 Januari 2007 untuk pengguna di rumah. Dengan demikian, peluncuran Windows Vista ini dalam rentang waktu lebih dari lima tahun sejak peluncuran Windows XP pada 25 Oktober 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Operasi Linux&lt;br /&gt;Selain Windows, Linux atau GNU adalah sistem operasi  yang sangat populer untuk komputer. Istilah Linux atau GNU juga digunakan sebagai rujukan pada keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang di dalamnya disertakan program-program lain sebagai pendukung sistem operasi. Contoh program tersebut adalah server web, bahasa pemrograman, basis data, tampilan desktop (Desktop Environment) (seperti GNOME dan KDE), dan aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric. Distro Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dan populer dari versi UNIX yang menggunakan sistem lisensi dan berbayar (proprietary) maupun versi UNIX bebas lain yang awalnya menandingi dominasi Microsoft Windows dalam beberapa sisi.&lt;br /&gt;Linux mendukung banyak perangkat keras komputer, dan telah digunakan pada berbagai peralatan komputer pribadi, super komputer dan sistem benam (embedded system), seperti telepon seluler (Ponsel) dan perekam video pribadi. Pada awalnya, Linux dibuat, dikembangkan, dan digunakan oleh peminatnya. Kini Linux telah mendapat dukungan dari perusahaan besar seperti IBM dan Hewlett-Packard. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux karena tidak bergantung pada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi. Hal ini dapat dibandingkan dengan versi UNIX proprietari, dari faktor keamanan dan kestabilannya. Ciri-ciri tersebut juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan Sistem Operasi&lt;br /&gt;Beberapa metode yang dikenal dalam penanganan system operasi adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;a. Multiprogramming &lt;br /&gt;Metode yang memungkinkan dua buah program/lebih dijalankan secara serentak pada sebuah komputer dan berbagai sumber daya dalam waktu yang berlainan. Konsep multiprogramming bias diibaratkan sebagai pekerja yang tak hanya menangani satu pekerjaan   sehingga tak ada waktu yang terbuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Time Sharing &lt;br /&gt;Metode yang dipakai dalam sistem operasi yang memungkinkan sejumlah pemakai dapat berinteraksi dengan proses yang dibuatnya secara bergantian  dengan jumlah waktu yang sama. Time sharing merupakan pengembangan lebih lanjut dari multiprogramming.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Penyimpanan Virtual &lt;br /&gt;Metode yang  menangani sejumlah program dengan membagi program-program tersebut ke dalam bagian yang kecil dengan ukuran sama. Metode seperti ini diterapkan antara lain pada Windows. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Multitasking &lt;br /&gt;Metode yang memungkinkan seorang pemakai menjalankan sejumlah program dalam waktu yang sama. Cara ini sangat umum dalam sistem PC. Dengan menggunakan sistem operasi Windows, seseorang dapat menjalankan program Word untuk membuat dokumen dan sekaligus menjalankan program Excel untuk membuat perhitungan-perhitungan dalam table. Pemakai dapat berpindah dari satu program aplikasi yang satu dengan program aplikasi yang lain dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Multiprocessing &lt;br /&gt;Metode dengan kemampuan sistem operasi yang menjalankan dua atau lebih intruksi secara serentak dengan menggunakan sejumlah CPU dalam sebuah komputer. Melalui sistem tersebut kita dapat mengatur sejumlah CPU untuk menjalankan instruksi yang berbeda dalam sebuah program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan Sistem Operasi Windows&lt;br /&gt;Salah satu contoh program aplikasi berbasis Windows adalah word processing. Word processing (pengolah kata) adalah kelompok perangkat lunak yang fungsi utamanya adalah untuk membuat dokumen sebagai contoh adalah MS-Word (Microsoft- Word).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program aplikasi MS-Word memberikan kemudahan dalam memformat teks sehingga teks tertata rapi di bagian kiri dan kanan. Langkah yang dilakukan untuk menjalankan program MS-Word adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;1. Pada Menu Start, klik di bagian program, klik di sub-program, pilih MS-Word, program aplikasi MS-Word siap digunakan.&lt;br /&gt;2. Setelah muncul tampilan gambar 2.4 di baah ini, proses menulis dokumen sudah bisa dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;File Manager&lt;br /&gt;a. Pengertian&lt;br /&gt;File manager merupakan salah satu program aplikasi yang ada dalam  windows.  Program ini dapat digunakan untuk mengelola file dan folder agar pengguna dapat membuat dan menggunakan data dengan mudah, cepat, dan fleksibel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Cara mengaktifkan File Manager&lt;br /&gt;Ada 2 cara, yaitu:&lt;br /&gt;Cara 1 : double klik icon manager  atau &lt;br /&gt;klik Start, pilih program, klik di subprogram file manager&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara 2 : dari DOS prompt&lt;br /&gt;Ketik C:\windows&gt;winfile&lt;enter&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pengelolaan File dan Folder&lt;br /&gt;Manajemen file merupakan proses aplikasi pilihan. Pilihan tersebut  antara lain membuat subfolder, copy file memindahkan  file, menghapus file, menampilkan data yang telah terhapus, dan mengoperasikan penggabungan komputer yang di- sambungkan dengan sistem jaringan/network Neighborhood yang berupa kesatuan file-file program yang ada dalam hard disk komputer.  Tujuannya agar dapat digunakan sesuai dengan pilihan yang dibutuhkan. Manajemen file juga diartikan sebagai pengorganisasian file data dan file programme.&lt;br /&gt;Media penyimpanan data pada manajemen file dibagi-bagi dalam kelompok yang dinamakan Folder. Banyak file program yang dibutuhkan pada setiap program aplikasi yang  meliputi my computer, my document, internet explorer, recycle bin, new folder, dan lain-lain. Untuk dapat melakukan pengelolaan folder atau sub-folder user tinggal melakukan double click pada icon shortcut.&lt;br /&gt;Banyak file program yang dibutuhkan pada setiap program aplikasi. Disamping itu banyak program aplikasi yang ada di dalam suatu komputer beserta data yang sudah dibuat. Semua itu disimpan dalam satu hard disk. Untuk itu diperlukan pengaturan-pengaturan sehingga user tidak menemui kesulitan dalam mengelola data tersebut. Dalam pengorganisasian file data dan file program tersebut, media penyimpan data dibagi-bagi ke dalam kelompok yang dinamakan folder. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Menyimpan data&lt;br /&gt;Dalam sistem Windows media penyimpanan data,  hard disk mempunyai beberapa folder yaitu sebagai berikut.&lt;br /&gt;a). Folder My Komputer&lt;br /&gt;Berisi informasi alamat drive dan folder panel control, dan setting printer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b). Folder My Document&lt;br /&gt;Berisi informasi nama file data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c). Folder Recycle bin&lt;br /&gt;Berisi informasi file yang telah dibuang/dihapus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d). Folder Internet Explorer dan Network Neighborhood&lt;br /&gt;Diperlukan bila komputer ingin terhubung dengan internet atau local area network.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengubah Folder&lt;br /&gt;Kita dapat mengubah folder baik menambah atau menguranginya sesuai dengan kebutuhan. Menambahkan sud folder di My Documents bertujuan untuk menyimpan data berdasarkan jenis pekerjaan atau nama user (pengguna) agar tidak bercampur dan akan memudahkan kita dalam melacak dan mencarinya. Pelacakan file dengan dapat dicari melalui Progam Windows Explorer atau menggunakan File, New Folder untuk Windows 98 maupun Windows XP.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Melacak File&lt;br /&gt;Agar  memudahkan para pengguna (user) dalam melacak file, perlu diperhatikan hal-hal berikut ini.&lt;br /&gt;a). Setiap user agar menyimpan datanya di kapling/sub-foldernya masing-masing.&lt;br /&gt;b). Hendaknya nama file mencerminkan isis dari file tersebut.&lt;br /&gt;c). Hendaknya bagian folder diberikan catatan alamat drive/folder ditempat data disimpan dan nama filenya (path and file name).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Windows XP, pelacakan file dapat langsung dilakukan dengan cara meng klik menu start, cari program Windows Explorer yang terdapat dalam menu program atau desktop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Membuat Salinan File&lt;br /&gt;Kita juga dapat membuat salinan file, misalnya copy file Simpan.doc di Drive D ke disket di Drive A dengan langkah-langkah seperti di bwah.&lt;br /&gt;a). Klil file Simpan.doc&lt;br /&gt;b). Klik icon copy&lt;br /&gt;c). Klik drive 31/2 Floppy (A:)&lt;br /&gt;d). Klik icon Paste&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mmemindahkan File &lt;br /&gt;Memindahkan file  sama dengan mengcopy, namun waktu mengklik icon copy diganti dengan mengklik icon cut. Tempatkan file yang akan dipindah pada folder maupun drive yang diinginkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Menghapus File&lt;br /&gt;Untuk menghaspus file klik nama file-nya kemudian klik icon Delete, file akan masuk ke dalam folder Recycle Bin secara otomatis. Dalam sistem windows, folder Recycle Bin berfungsi untuk menyimpan data-data atau file yang sudah tidak kita inginkan atau dibuang. File yang kita hapus dapat dilihat dalam folder Recycle Bin. File dalam Recycle Bin dapat kita hapus dengan cara mengklik nama file atau pilih menu edit kemudian Sellect All, lalu icon Delete, maka file akan terhapus selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkuman&lt;br /&gt;Sistem Opersai (Operating System) merupakan nyawa untuk sebuah komputer. Tanpa adanya suatu sistem operasi komputer belum dapat digunakan. Sistem Operasi merupakan perangkat lunak pertama kali aktif saat  komputer dihidupkan. Sistem operasi juga merupakan perangkat lunak yang terakhir aktif saat komputer dimatikan. Sistem operasi menjalankan segala perangkat lunak yang  digunakan, dan mengorganisasikan setiap perangkat keras pada komputer.&lt;br /&gt;Ada banyak jenis sistem operasi antara lain Microsoft, Unix, dan Mac OS. Setiap jenis memiliki keunggulan tertertu. Setiap jenis mengeluarkan versi-versi seiring dengan perkembangannya. &lt;br /&gt;Beberapa operasi pada sistem operasi sangat penting untuk Anda kuasai seperti File Mabager.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-7531065007532456929?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/7531065007532456929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=7531065007532456929' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/7531065007532456929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/7531065007532456929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/operasi-dasar-sistem-operasi-komputer.html' title='Operasi Dasar Sistem Operasi Komputer'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-1562126219228858895</id><published>2009-11-03T00:06:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T00:06:44.352-08:00</updated><title type='text'>POLIMER</title><content type='html'>POLIMER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAKROMOLEKUL adalah molekul raksasa (giant) dimana paling sedikit seribu atom terikat bersama oleh ikatan kovalen. Makromolekul ini mungkin rantai linear, bercabang, atau jaringan tiga dimensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makromolekul dibagi atas dua material yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Material biologis (makromolekul alam)&lt;br /&gt;Contoh : karet alam, wool, selulosa, sutera dan asbes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Material non biologis (makromolekul sintetik)&lt;br /&gt;Contoh : plastik, serat sintetik, elastomer sintetik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Material biologis dapat menunjang tersediaanya pangan dan dibahas dalam biokimia sedang material non biologis mencakup bahan sintetik. Banyak makromolekul sintetik memiliki struktur yang relatif sederhana, karena mereka terdiri dari unit ulangan yang identik (unit struktural). Inilah sebabnya mereka disebut polimer.&lt;br /&gt;Polimer sangat penting karena dapat menunjang tersedianya pangan, sandang, transportasi dan komunikasi (serat optik). Saat ini polimer telah berkembang pesat. Berdasarkan kegunaannya polimer digolongkan atas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Polimer komersial (commodity polymers)&lt;br /&gt;Polimer ini dihasilkan di negara berkembang, harganya murah dan banyak dipakai dalam kehidupan sehari hari. &lt;br /&gt;Contoh : Polietilen (PE), polipropilen (PP), polistirena (PS), polivinilklorida (PVC), melamin formaldehid&lt;br /&gt;b. Polimer teknik (engineering polymers)&lt;br /&gt;Polimer ini sebagian dihasilkan di negara berkembang dan sebagian lagi di negara maju. Polimer ini cukup mahal dan canggih dengan sifat mekanik yang unggul dan daya tahan yang lebih baik. Polimer ini banyak dipakai dalam bidang transportasi (mobil, truk, kapal udara), bahan bangunan (pipa ledeng), barang-barang listrik dan elektronik (mesin bisnis, komputer), mesin-mesin industri dan barang-barang konsumsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : Nylon, polikarbonat, polisulfon, poliester&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Polimer fungsional (functional polymers)&lt;br /&gt;Polimer ini dihasilkan dan dikembangkan di negara maju dan dibuat untuk tujuan khusus dengan produksinya dalam skala kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : kevlar, nomex, textura, polimer penghantar arus dan foton, polimer peka cahaya, membran, biopolimer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;proses polimerisasi&lt;br /&gt;a. Polimerisasi kondensasi adalah polimerisasi yang disertai dengan pembentukan molekul kecil (H2O, NH3).&lt;br /&gt;b. Polimerisasi adisi adalah polimerisasi yang disertai dengan pemutusan ikatan rangkap diikuti oleh adisi monomer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-1562126219228858895?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/1562126219228858895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=1562126219228858895' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/1562126219228858895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/1562126219228858895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/polimer.html' title='POLIMER'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-8460131880634273353</id><published>2009-11-02T22:20:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T22:20:21.164-08:00</updated><title type='text'>PEMAKAIAN SISTEM OPERASI DALAM MANAJEMEN FILE</title><content type='html'>(dikutip dari dan di-link ke: http://www.e-dukasi.net/)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Seringkali kita sulit menemukan atau mencari file yang telah dikerjakan atau kita menemui kesulitan dalam mengelola banyak file dalam banyak folder. Windows Explorer adalah salah satu program yang dimiliki oleh oleh Microsoft Windows&lt;br /&gt;Standar Kompetensi&lt;br /&gt;Menggunakan Operating System (OS) untuk manajemen file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetensi Dasar&lt;br /&gt;Melakukan manajemen Folder menggunakan File Manager&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikator&lt;br /&gt;* Menggunakan File Manager untuk mengelola File dan Folder&lt;br /&gt;* Menggunakan Sistem Operasi untuk memecahkan masalah pengelolaan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Materi&lt;br /&gt;01. File Manager&lt;br /&gt;02. Mengelola File&lt;br /&gt;03. Mengelola Folder&lt;br /&gt;04. Software&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;05. Simulasi&lt;br /&gt;06. Latihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;07. Tes&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;01. File Manager&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seringkali kita sulit menemukan atau mencari file yang telah dikerjakan atau kita menemui kesulitan dalam mengelola banyak file dalam banyak folder. Berikut adalah tips untuk mengelola File dan Folder : &lt;br /&gt;1. Gunakanlah My Documents sebagai media penyimpan data.&lt;br /&gt;2. Gunakan penamaan file dan folder yang konsisten, Apabila memungkinkan, gunakan nama yang umum dan gunakan singkatan apabila penamaan terlalu panjang.&lt;br /&gt;3. Gunakan penamaan file dan folder yang singkat dan mudah apabila dilakukan proses pencarian.&lt;br /&gt;4. Pisahkan antara file - file dan folder PROSES dan ARSIP, Maksudnya adalah file - file dan folder dalam My Documents hanya berisi file folder pekerjaan yang anda sedang lakukan atau file - file yang sering anda akses.&lt;br /&gt;5. Jika memungkinkan, pisahkanlah folder berdasarkan tipe file yang ada di dalamnya, misalnya folder gambar, hanya berisi gambar-gambar. Hal ini akan mempercepat proses pencarian.&lt;br /&gt;6. Jangan membuat hirarki folder terlalu dalam.&lt;br /&gt;Windows Explorer dapat dipergunakan untuk melihat folder dan file, serta menyediakan fasilitas untuk memenejemen file. Di dalam menggunakan Windows Explorer kita dapat melakukan penyalinan, penghapusan, pemindahan, pengubahan nama dan pencetakan file.&lt;br /&gt;Fasilitas Windows Explorer ini terdapat pada versi Windows 95 ke atas, sedang pada versi sebelumnya ditampilkan dalam format File Manager.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Windows Explorer&lt;br /&gt;Windows Explorer adalah salah satu program yang dimiliki oleh oleh Microsoft Windows. Dengan Windows Explorer kita dapat melakukan seluruh kegiatan dalam menangani file dan folder sehingga kita dapat mengorganisasikan file dan folder dengan mudah.&lt;br /&gt;Windows Explorer terbagi dalam dua jendela atau pane, yaitu :&lt;br /&gt;• Jendela kiri (pane folder), berisi folder dan drive di komputer&lt;br /&gt;• Jendela kanan (pane file), untuk menampilkan isi folder yang sedang dipilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Mengaktifkan Windows Explorer&lt;br /&gt;Di dalam mengaktifkan windows explorer ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara 1:Tempatkan mouse pada tombol start yang ada pada taksbar, kemudian klik kanan dan pilih explorer&lt;br /&gt;Cara 2:Klik Start yang ada pada taksbar, kemudian klik Program, klik Windows Explorer&lt;br /&gt;Cara 3:Tunjuk icon My Computer, kemudian klik kanan dan pilih explorer&lt;br /&gt;Dari satu kegiatan untuk mengaktifkan windows explorer maka akan tampil jendela window explorer sebagai berikut :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;02. Mengelola File&lt;br /&gt;File adalah sebuah naskah yang telah tersimpan dalam disk. Naskah tersebut dapat berupa dokumen ketikan, gambar, kumpulan program dan lain-lain.&lt;br /&gt;Di dalam mengelola file kita dapat melakukan kegiatan-kegiatan di bawah ini :&lt;br /&gt;• Mengganti nama file&lt;br /&gt;• Menghapus file&lt;br /&gt;• Menyalin (mengcopy) file&lt;br /&gt;• Memindahkan (cut) file &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGGANTI NAMA FILE&lt;br /&gt;Untuk mengganti nama file ikuti langkah-langkah berikut :&lt;br /&gt;• Aktifkan program My Computer&lt;br /&gt;• Pada kolom Address, misalkan drive D:\NASKAH TIK 2006\Kelas VII Semester I&lt;br /&gt;• Tentukan file yang akan diganti namanya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Klik menu File, kemudian klik Rename&lt;br /&gt;• Gantilah nama file yang lama dengan nama baru yang diinginkan, terakhir tekan enter.&lt;br /&gt;Atau dengan cara lain dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Tentukan file yang akan diganti namanya&lt;br /&gt;• Klik kanan pada file yang akan diganti namanya, kemudian klik Rename &lt;br /&gt;• Gantilah nama file yang lama dengan nama baru yang diinginkan, terakhir tekan enter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;MENGHAPUS FILE&lt;br /&gt;Langkah menghapus file hampir sama dengan mengganti nama file, yaitu dengan cara : &lt;br /&gt;• Aktifkan program My Computer &lt;br /&gt;• Pada kolom Address, misalkan drive D:\NASKAH TIK 2006\Kelas VII Semester I &lt;br /&gt;• Tentukan file yang akan dihapus &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Klik menu File, kemudian klik Delete&lt;br /&gt;• Maka akan tampil dialog konfirmasi penghapusan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Pilih Yes maka file tersebut akan terhapus dan terkirim ke Recycle Bin, jika No maka penghapusan di batalkan&lt;br /&gt;Atau dengan cara lain dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Tentukan file yang akan dihapus&lt;br /&gt;• Klik kanan pada file yang akan dihapus, kemudian klik Delete &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENYALIN (MENG-COPY) FILE &lt;br /&gt;Sebagai contoh file yang akan disalin ada di drive D dan akan kita salin (copy) ke drive C maka langkah-langkahnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Aktifkan program My Computer &lt;br /&gt;• Pada kolom Address, arahkan ke drive D:\NASKAH TIK 2006\Kelas VII Semester I&lt;br /&gt;• Tentukan file yang akan dicopy &lt;br /&gt;• Klik menu File --&gt; Copy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Kemudian klik kolom Address untuk menentukan dari drive aktif ke drive tujuan pengcopyan, klik drive C&lt;br /&gt;• Tentukan lokasi untuk meletakkan hasil copyan, contoh pada drive C:\Hasil Copy-an, lalu klik Edit --&gt; Paste untuk menyalinnya. Maka file beserta isinya tersalin ke drive C dan di drive D tetap ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Atau dengan cara lain dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Tentukan file yang akan di-copy/disalin&lt;br /&gt;• Klik kanan pada file yang akan disalin, kemudian klik Copy&lt;br /&gt;• Tentukan tempat tujuan pengcopyan, kemudian klik kanan pada folder tersebut, dan klik Paste &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;MEMINDAHKAN (CUT) FILE &lt;br /&gt;Kita juga dapat memindahkan file yang ada dalam sebuah folder ke folder lain, dari drive yang satu ke drive yang lain, maka langkah-langkahnya sebagai berikut : &lt;br /&gt;• Aktifkan program My Computer &lt;br /&gt;• Pada kolom Address, misalkan drive D:\NASKAH TIK 2006\Kelas VII Semester I &lt;br /&gt;• Tentukan file yang akan dipindahkan, kemudian klik File --&gt; Cut&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Kemudian klik kolom Address untuk menentukan dari drive aktif ke drive tujuan peng-copyan, klik drive C. &lt;br /&gt;• Tentukan lokasi untuk meletakkan hasil copyan contoh pada C:\Hasil Copy-an, klik Edit --&gt; Paste untuk menyalinnya. Maka file beserta isinya tersalin ke drive C dan di drive D akan hilang&lt;br /&gt;Atau dengan cara lain dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Tentukan file yang akan dipindahkan&lt;br /&gt;• Klik kanan pada file yang akan dipindahkan, kemudian klik Cut&lt;br /&gt;• Tentukan tempat tujuan pengcopyan, kemudian klik kanan pada folder tersebut, kemudian klik Paste&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;03. Mengelola Folder&lt;br /&gt;Folder adalah sebuah icon yang bentuknya seperti koper/tas dan warnanya kuning.&lt;br /&gt;Folder sama dengan directory dalam DOS, dimana fungsinya sama sebagai tempat untuk menyimpan dan mengorganisasikan file. Dengan folder, kita dapat mengelompokan file ke dalm satu katagori, sehingga file akan tertata dengan rapi dan mudah untuk mencarinya. &lt;br /&gt;Di dalam mengelola Folder kita dapat melakukan kegiatan-kegiatan di bawah ini : &lt;br /&gt;• Membuat Folder pada Dekstop, Harddisk atau Disket&lt;br /&gt;• Menghapus Folder&lt;br /&gt;• Menyalin (mengcopy) Folder&lt;br /&gt;• Memindahkan (cut) Folder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMBUAT FOLDER PADA DEKSTOP, HARDDISK ATAU DISKET &lt;br /&gt;1. Membuat folder pada dekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkahnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Klik kanan mouse di atas area dekstop yang kosong &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Setelah keluar sejumlah menu, pilih New &lt;br /&gt;• Klik Folder, maka akan keluar folder baru dengan nama “new folder” &lt;br /&gt;• Gantilah nama tersebut dengan nama folder yang diinginkan&lt;br /&gt;• Tekan enter atau klik sembarang diluar dekstop &lt;br /&gt;2. Membuat folder pada Harddisk/Disket &lt;br /&gt;Langkah-langkahnya sebagai berikut : &lt;br /&gt;• Aktifkan program My Computer &lt;br /&gt;• Klik ganda drive C atau drive A sehingga akan ditampilkan isi dari drive C atau drive A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Klik kanan pada area yang kosong, pilih New dan klik folder, akan keluar folder baru dengan nama “new folder” &lt;br /&gt;• Gantilah nama tersebut dengan nama folder yang diinginkan&lt;br /&gt;• Tekan enter untuk mempermanenkannya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGHAPUS FOLDER&lt;br /&gt;Langkah menghapus folder hampir sama dengan mengganti nama folder, yaitu dengan cara :&lt;br /&gt;• Aktifkan program My Computer&lt;br /&gt;• Pada kolom Address, misalnya pilih drive D:&lt;br /&gt;• Tentukan folder yang akan dihapus&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Klik menu File, kemudian klik Delete&lt;br /&gt;• Maka akan tampil dialog konfirmasi penghapusan &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Pilih Yes maka file tersebut akan terhapus dan terkirim ke Recycle Bin, jika No maka penghapusan di batalkan&lt;br /&gt;Atau dengan cara lain dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Tentukan folder yang akan dihapus&lt;br /&gt;• Klik kanan pada Folder yang akan dihapus, kemudian klik Delete &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENYALIN (MENG-COPY) FOLDER&lt;br /&gt;Sebagai contoh folder yang akan disalin ada di drive D dan akan kita salin (copy) ke drive C, maka langkah-langkahnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Aktifkan program My Computer&lt;br /&gt;• Pada kolom Address, pilih drive D:&lt;br /&gt;• Tentukan folder yang akan dicopy &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Klik folder yang akan di salin, kemudian klik Edit --&gt; Copy&lt;br /&gt;• Kemudian klik kolom Address untuk menentukan drive aktif ke drive tujuan pengcopyan, klik drive C&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Setelah drive C aktif maka klik Edit --&gt; Paste untuk menyalinnya&lt;br /&gt;• Maka folder beserta isinya tersalin ke drive C dan di drive D tetap ada&lt;br /&gt;Atau dengan cara lain dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Tentukan folder yang akan dicopy/disalin. &lt;br /&gt;• Klik kanan pada folder yang akan disalin, kemudian klik Copy &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMINDAHKAN (CUT) FOLDER&lt;br /&gt;Sebagai contoh folder yang akan disalin ada di drive D dan akan kita pindahkan ke drive C, maka langkah-langkahnya sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Aktifkan program My Computer&lt;br /&gt;• Pada kolom Address, drive D: &lt;br /&gt;• Tentukan folder yang akan dipindahkan &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Klik folder yang akan di pindahkan, kemudian klik File --&gt; Cut&lt;br /&gt;• Kemudian klik kolom Address untuk menentukan drive aktif ke drive tujuan pemindahan, klik drive C&lt;br /&gt;• Setelah drive C aktif maka klik Edit --&gt; Paste untuk memindahkannya &lt;br /&gt;• Maka folder beserta isinya pindah ke drive C folder yang ada di drive C tidak ada lagi.&lt;br /&gt;Atau dengan cara lain dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Tentukan folder yang akan dipindahkan. &lt;br /&gt;• Klik kanan pada folder yang akan dipindahkan, kemudian klik Cut &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;04. Software&lt;br /&gt;Perangkat lunak (software) adalah kumpulan instruksi dan yang memungkinkan komputer untuk melaksanakan tugas dan fungsinya. Bagian ini tidak terwujud tapi merangkum perintah yang harus dijalankan. Rangkaian instruksi dan data ini disebut dengan program. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIPE-TIPE SOFTWARE &lt;br /&gt;1. System Software &lt;br /&gt;System Software pada dasarnya dibuat untuk membantu komputer melakukan tugas-tugas dan fungsi-fungsi tertentu.&lt;br /&gt;Satu tipe utama system software adalah sistem operasi (operating system-OS). Sebuah komputer memerlukan sebuah Operating System untuk dapat digunakan. Operating system akan memberitahu komputer bagaimana cara berinteraksi antara pengguna dan device-nya. System Software dapat djumpai pada Windows, Mac OS, OS/2 dan UNIX. &lt;br /&gt;2. Application Software &lt;br /&gt;Application software membantu komputer untuk menyelesaikan tugas tertentu yang diinginkan oleh pengguna, seperti membuat dokumen atau mengedit gambar. Application software diantaranya adalah Word processing program, Spreadsheet software, database management, dan lain-lain. &lt;br /&gt;CONTOH SISTEM OPERASI &lt;br /&gt;1. Sistem Operasi (OS) &lt;br /&gt;a. Windows &lt;br /&gt;• 3.1 / 3.11 For Workgroup / 95 / 98 / ME &lt;br /&gt;• NT &lt;br /&gt;• 2000 Proffesional / 2000 Server &lt;br /&gt;• Server 2003 &lt;br /&gt;• XP / Longhorn &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;b. Linux, Free/OpenBSD, Unix &lt;br /&gt;• Red Hat, Fedora &lt;br /&gt;• Mandrake &lt;br /&gt;• Trustix &lt;br /&gt;• Debian &lt;br /&gt;• SuSE &lt;br /&gt;• Knoppix &lt;br /&gt;• dan lain-lain &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;05. Simulasi&lt;br /&gt;06. Latihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;07. Tes&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-8460131880634273353?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/8460131880634273353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=8460131880634273353' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/8460131880634273353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/8460131880634273353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/pemakaian-sistem-operasi-dalam.html' title='PEMAKAIAN SISTEM OPERASI DALAM MANAJEMEN FILE'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-8630269249138453639</id><published>2009-11-02T20:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T20:02:47.281-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Semut adalah serangga eusosial yang berasal dari keluarga Formisidae, dan semut termasuk dalam ordo Himenoptera bersama dengan lebah dan tawon. Semut terbagi atas lebih dari 12.000 kelompok, dengan perbandingan jumlah yang besar di kawasan tropis. Semut dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Satu koloni dapat menguasai dan memakai sebuah daerah luas untuk mendukung kegiatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koloni semut kadangkala disebut superorganisme dikarenakan koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan. Semut telah menguasai hampir seluruh bagian tanah di Bumi. Hanya di beberapa tempat seperti di Islandia, Greenland dan Hawaii, mereka tidak menguasai daerah tesebut. Di saat jumlah mereka bertambah, mereka dapat membnetuk sekitar 15 - 20% jumlah biomassa hewan-hewan besar. Rayap, terkadang disebut semut putih, tidak memiliki hubungan yang erat dengan semut, walaupun mereka memiliki struktur sosial yang sama. Semut beludru, walaupun menyerupai semut besar, tapi mereka merupakan tawon betina yang tidak bersayap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evolusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Formicidae adalah bagian dari ordo Hymenoptera, yang mencakup capung, lebah dan tawon. Semut adalah keturunan dari generasi tawon Vespoidea. Analisa Filogenetik mengindikasikan bahwa semut telah berevolusi dari capung vespoid pada periode Kapur sekitar 120 juta sampai 170 juta tahun yang lalu. Setelah kemunculan tumbuhan Angiosperma sekitar 100 juta tahun yang lalu, mereka menganekaragamkan pengaruh ekolofi sekitar 60 juta tahun yang lalu. Beberapa fosil from dari periode Kapur adalah bentuk pertengahan dari semut dan tawon, dan ini menambahkan bukti bagi nenek moyang tawon. Seperti hewan berordo Hymenoptera lainnya, sistem genetika semut ditemukan di haplodiploidy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1966, E. O. Wilson, dkk. menemukan fosil semut dalam getah pohon (Sphecomyrma freyi) dari periode Kapur. Fosil ini terjebak di sebuah getah pohon di New Jersey dan telah berumur lebih dari 80 juta tahun. Fosil ini memberikan bukti terjelas tentang hubungan semut modern dan tawon non-sosial. Semut periode Kapur berbagi karakteristik semut modern dan tawon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama periode Kapur, hanya sebagian kecil spesies yang berhasil menguasai daerah benua besar Laurasia (bagian utara). Mereka pun sangat langka dengan perbandingan jumlah sekitar 1% dari jenis serangga lainnya. Semut menjadi dominan setelah radiasi adaptif pada awal Periode Tertiari. Jumlah spesies yang tersisa pada periode Kapur dan periode Ecocene, hanya 1 dari 10 genera yang punah sampai saat ini. 56% dari genera semut yang terdapat di fosil getah kayu di daerah Baltik (sejak Oligocene awal), dan sekitar 96% dari genera semut yang terdapat di fosil getah kayu di Dominika (sejak awal Miocene) masih bertahan hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morfologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh semut terdiri atas tiga bagian, yaitu kepala, mesosoma (dada), dan metasoma (perut). Morfologi semut cukup jelas dibandingkan dengan serangga lain yang juga memiliki antena, kelenjar metapleural, dan bagian perut kedua yang berhubungan ke tangkai semut membentuk pinggang sempit (pedunkel) di antara mesosoma (bagian rongga dada dan daerah perut) dan metasoma (perut yang kurang abdominal segmen dalam petiole). Petiole yang dapat dibentuk oleh satu atau dua node (hanya yang kedua, atau yang kedua dan ketiga abdominal segmen ini bisa terwujud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh semut, seperti serangga lainnya, memiliki eksoskeleton atau kerangka luar yang memberikan perlindungan dan juga sebagai tempat menempelnya otot, berbeda dengan kerangka manusia dan hewan bertulang belakang. Serangga tidak memiliki paru-paru, tetapi mereka memiliki lubang-lubang pernapasan di bagian dada bernama spirakel untuk sirkulasi udara dalam sistem respirasi mereka. Serangga juga tidak memiliki sistem peredaran darah tertutup. Sebagai gantinya, mereka memiliki saluran berbentuk panjang dan tipis di sepanjang bagian atas tubuhnya yang disebut "aorta punggung" yang fungsinya mirip dengan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem saraf semut terdiri dari sebuah semacam otot saraf ventral yang berada di sepanjang tubuhnya, dengan beberapa buah ganglion dan cabang yang berhubungan dengan setiap bagian dalam tubuhnya. Pada kepala semut terdapat banyak organ sensor. Semut, layaknya serangga lainnya, memiliki mata majemuk yang terdiri dari kumpulan lensa mata yang lebih kecil dan tergabung untuk mendeteksi gerakan dengan sangat baik. Mereka juga punya tiga oselus di bagian puncak kepalanya untuk mendeteksi perubahan cahaya dan polarisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan semut umumnya memiliki penglihatan yang buruk, bahkan beberapa jenis dari mereka buta. Namun, beberapa spesies semut, semisal semut bulldog Australia, memiliki penglihatan yang baik. Pada kepalanya juga terdapat sepasang antena yang membantu semut mendeteksi rangsangan kimiawi. Antena semut juga digunakan untuk berkomunikasi satu sama lain dan mendeteksi feromon yang dikeluarkan oleh semut lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, antena semut juga berguna sebagai alat peraba untuk mendeteksi segala sesuatu yang berada di depannya. Pada bagian depan kepala semut juga terdapat sepasang rahang atau mandibula yang digunakan untuk membawa makanan, memanipulasi objek, membangun sarang, dan untuk pertahanan. Pada beberapa spesies, di bagian dalam mulutnya terdapat semacam kantung kecil untuk menyimpan makanan untuk sementara waktu sebelum dipindahkan ke semut lain atau larvanya. Di bagian dada semut terdapat tiga pasang kaki dan di ujung setiap kakinya terdapat semacam cakar kecil yang membantunya memanjat dan berpijak pada permukaan. Sebagian besar semut jantan dan betina calon ratu memiliki sayap. Namun, setelah kawin betina akan menanggalkan sayapnya dan menjadi ratu semut yang tidak bersayap. Semut pekerja dan prajurit tidak memiliki sayap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian metasoma (perut) semut terdapat banyak organ dalam yang penting, termasuk organ reproduksi. Beberapa spesies semut juga memiliki sengat yang terhubung dengan semacam kelenjar beracun untuk melumpuhkan mangsa dan melindungi sarangnya. Spesies semut seperti [[Formica yessensis]] memiliki kelenjar penghasil asam semut yang bisa disemprotkan ke arah musuh untuk pertahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di kutip dari: &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=163178581881"&gt;PERPUSTAKAAN ONLINE ( ONLINE LIBRARY )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: wikipedia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-8630269249138453639?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/8630269249138453639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=8630269249138453639' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/8630269249138453639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/8630269249138453639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/semut-adalah-serangga-eusosial-yang.html' title=''/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-764757506277597075</id><published>2009-11-01T07:07:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T22:57:51.416-08:00</updated><title type='text'>Ilmu yang tercelah dan terpuji</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dalam sebuah hadist di terangkan bahwa Rasulullah saw,. pernah bersabda, "Menutut ilmu itu wajib bagi setiap muslim." pada bagian lain Nabi saw, memerintahkan kita untuk menuntut ilmu mekipun sampai ke negara cina!"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;para ulama ahli kalam berpendapat bahwa ilmu yang wajib di cari adalah ilmu kalam karena dengan ilmu kalam dapat di temukan ilmu tauhid dan di ketahui Dzat Allah SWT,. beserta sifat-sifatnya. sedangkan ulama fiqh berpendapat bahwa ilmu fardu yang di maksudkan dalam hadist tersebut ialah ilmu fiqh. sebab dengan ilmu fiqh seorang muslim akan mengaetahui ibadah-ibadah hala haram, yang di haramkan oleh Mu'amalah (pergaulan) dan apa yang di halalkan. sementara ahli tasawuf berpendapat bahwa ilmu yang wajib di cari adalah ilmu tasawuf. Alasannya karena ilmu tasawuf&amp;nbsp; karena ilmu tasawuf mencakup tentang hati yang ihklas, cacat-cacat jiwa dan membedakan bisikan malaikat dan setan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;sesungguhnya dari sekia pendapat para ahli yang berbeda-beda itu dapatlah di simpulkan bahwa ilmju itu dapat di bagi menjadi dua bagian yaitu ilmmu Mu'amalah dan Mukasyafah. Tujuan orang mempelajari ilmu adalah demi muamalah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Muamalah yang di bebankan pada setaip orang yang berakal dan baligh yaitu untuk mengamalkan tiga hal: ikhtikad (niat), perbuatan dan meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;jika seseorang baru pertama kali baligh mka yang wajib di pelajari ialah dua kalimat shayadat dan memahami maknanya. itu saja. Dia belumlah wajib memahami makna yang lebih dalam tentang shayadat bagi dirinya, belum wajib untuk memikirkan, membahas serta meneliti tentang dalil-dalilnya. Cukup membenarkan dan menyakininya dengan mantap. Barulah setaelah sekian lama, ia boleh mempelajari hal-hal yang pelik tentang shayadat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;sesungguhnya ilmu tentang islam itu luas. seseorang yang baru saja masuk islam atau baru saja mengelnya belumlah wajib mempelajari secara keseluruhan. sebagaimana yang di lakukan oleh Nabi saw. terhadap orang arab gurun yang masih bodoh dan awam terhadap islam. Kepada mereka Islam, Nabi cukup mengajarkan dua kalimat shayadat, halal dan haram secara sederhana. Merekabelum belum di&amp;nbsp; wajibkan secara untuk menjalankan shayariat Islam sebagaimana kewajiban para sahabat. Belajar ilmu harus di lakukan secara bertahap.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;jika seseorang sudah menyakini dua kalimat shayadat dan mengerti artinya. Barulah mempelajari makna yang terkandung di dalamnya. setelah itu meningkat dan mempelajari ibadah-ibadah lain semisal shalat, pusa, zakat, dan sebagainya. Kalau sudah demikian, ia wajib mempelajari maksiat yang harus di tinggalkan setiap kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Wajib juga seorang muslim mempelajari itikad-itikad dan perbuatan-perbuatan hati. Ia wajib mengetahui dan mempertimbangkan gerakan hati. Jika di dalam hati timbul keraguan mengenai makna dua kalimat shayadat misalnya, maka wajib baginya mempalajari bagaimana cara menghilangkan keraguan dia dalam hati. Hal ini bertujuan untuk menyelamatkan imam di dalam dada.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jika kebatilan masuk kedalam benak seseorang, maka seseorang yang bersangkutan harus mempunyai niat yang kuat untuk menghilangkannya, Artinya ia harus belajar mengikis kebatilan itu meskipun sangat sulit untuk di lakukan. Sama dengan seorang muslim yang berdagang di suatu tempat mana di situ riba telah merajalela. Maka ia wajib belajar bagaimana menjaga diri dari pengaruh kebiasaan buruk tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;ilmu tentang tata cara beramal&amp;nbsp; (berbuat) adalah wajib mempelajari. Barang siapa yang mengetahui ilmu wajib dan waktu wajibnya, berarti ia mengetahui ilmu yang fardlu ain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Di antaranya yang seharusnya di sampaikan kepada orang mukallaf - orang yang baru masuk islam - ialah keimanan kepada Allah, keimanan kepada surga, neraka dan hari kiamat sampai ia benar-benar menjadi percaya. Ini termasuk kesempurnaan dua kalimat shayadat. Karena itu bagi mukallaf, setelah ia membenarkan kenabian Muhammad, hendaknya di tingkatkan untuk mempelajari risalah yang di bawa nabi Muhammad. Yakni: Barang siapa yang taat kepada Allah dan rasulNya, maka baginya adalah surga. barang siapa mendurkai Nya baginya adalah neraka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Ilmu yang termasuk fardlu kifayah ialah ilmu yang tidak wajib di miliki oleh setiap orang. Namun dalam suatu tempat atau negri harus ada orang yang mempelajari dan memiliki ilmu kifayah. Ilmu yang terasuk fardlu kifayah tidak bisa di abaikan dalam menegakkan urusan duniawi. Misalnya ilmu kedokteran. Ilmu ini sangat di perlukan untuk kesehatan badan. Ilmu matematika, diperlukan untuk perdagangan, membagi waris dan sebagainya. Seandainya ilmu-ilmu seperti itu tidak ada seorangpun yang mempelajarinya, mka yang lain tidaklah di wajibkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Ada pula ilmu yang di anggap sebagai keutamaan tetapi bukan fardlu,&amp;nbsp; seumpanya memperdalam tentang perician-perincian matematika, memperdalam ilmu hakikat-hakikat kedokteran dan sebaginya. Hal itu dapat menambah kesempurnaan ilmu itu sendiri. semua itu merupakan ilmu yang terpuji.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;sedangkan ilmu yang tercela atau ilmu yang bukan syar'iyyah, misalnya ilu sihir, mendatangkan roh, perdukunan ilmu hitam, cerita dongeng yang mengarah kepada kemusyrikan, tahayul dan sebagainya. Dan ilmu yang di anggap mubah yaitu tetang syi'ir-syi'ir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;ilmu-ilmu yang terpuji dapat di di kelompokan menjadi beberapa bagian,misalnya ilmu tentang kitab Allah(Al Qur'an), sunnah Rasul, kesepakatan ulama (ijma) dan para sahabat-sahabat.dari ilmu-ilmu itu terbagi menjadi dua bagian yaitu: Ilmu yang berhubungan dengan kemaslahatan dunia yang termuat dalam kitab-kitab fiqh dan ilmu untuk kemaslahatan akherat, yaitu tentang keadaan hati, ahklaq terpuji dan tercelah, apa yang di ridhai Allah dan di bemcinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-764757506277597075?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/764757506277597075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=764757506277597075' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/764757506277597075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/764757506277597075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/11/dalam-sebuah-hadist-di-terangkan-bahwa.html' title='Ilmu yang tercelah dan terpuji'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-8947441055390828704</id><published>2009-10-31T19:14:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T19:38:07.115-07:00</updated><title type='text'>Avril lavigne-Knocking on heaven's Doors</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-a0a19aadcece0098" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v22.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3Da0a19aadcece0098%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331057069%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D41E8E51B99C4D0436E7DC24FBE2461A21FC762B5.285336967E84AC08865D328D1E51A431D8F71ED1%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Da0a19aadcece0098%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DBzk3TK_4MCqTXMx_6cUZ5nuSWdw&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v22.nonxt8.googlevideo.com/videoplayback?id%3Da0a19aadcece0098%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331057069%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D41E8E51B99C4D0436E7DC24FBE2461A21FC762B5.285336967E84AC08865D328D1E51A431D8F71ED1%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Da0a19aadcece0098%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DBzk3TK_4MCqTXMx_6cUZ5nuSWdw&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-8947441055390828704?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/8947441055390828704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=8947441055390828704' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/8947441055390828704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/8947441055390828704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/10/blog-post_31.html' title='Avril lavigne-Knocking on heaven&apos;s Doors'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-2767037647257473129</id><published>2009-10-31T09:59:00.001-07:00</published><updated>2009-10-31T10:00:00.950-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Good Charlotte - We Believe Lyric&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There's a woman crying out tonight&lt;br /&gt;Her world has changed&lt;br /&gt;She asks God why&lt;br /&gt;Her only son has died&lt;br /&gt;And now her daughter cries&lt;br /&gt;She can't sleep at night&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Downtown&lt;br /&gt;Another day for all the suits and ties&lt;br /&gt;Another war to fight&lt;br /&gt;There's no regard for life&lt;br /&gt;How do they sleep at night&lt;br /&gt;How can we make things right?&lt;br /&gt;Just wanna make this right&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;In this love&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We are all the same&lt;br /&gt;Human in all our ways and all of pain&lt;br /&gt;(So let it be)&lt;br /&gt;There's a love that could fall down like rain&lt;br /&gt;(Let us see)&lt;br /&gt;Let forgiveness wash away the pain&lt;br /&gt;(What we need)&lt;br /&gt;And no one really knows what they are searching for&lt;br /&gt;(We believe)&lt;br /&gt;This world is crying for so much more&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;In this love&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;In this love&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So this world&lt;br /&gt;Is too much&lt;br /&gt;For you to take&lt;br /&gt;Just lay it down and follow me&lt;br /&gt;I'll be everything you need&lt;br /&gt;In every way&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;In this love&lt;br /&gt;(In this love)&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;(In this love)&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;(In this love)&lt;br /&gt;We believe&lt;br /&gt;(In this love)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-2767037647257473129?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/2767037647257473129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=2767037647257473129' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/2767037647257473129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/2767037647257473129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/10/good-charlotte-we-believe-lyric-theres.html' title=''/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-1341929547922048726</id><published>2009-10-31T09:49:00.001-07:00</published><updated>2009-10-31T09:50:25.588-07:00</updated><title type='text'>Blink 182 Stay togethaer for the kids</title><content type='html'>Lirik Blink 182 - Stay Together For The Kids&lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;It's hard to wake up &lt;br /&gt;When the shades have been pulled shut &lt;br /&gt;This house is haunted &lt;br /&gt;It's so pathetic &lt;br /&gt;It makes no sense at all. &lt;br /&gt;I'm ripe with things to say &lt;br /&gt;The words rot and fall away. &lt;br /&gt;If a stupid poem could fix this home &lt;br /&gt;I'd read it every day. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So here's your holiday &lt;br /&gt;Hope you enjoy it this time &lt;br /&gt;You gave it all away &lt;br /&gt;It was mine &lt;br /&gt;So when you're dead and gone &lt;br /&gt;Will you remember this night, twenty years now lost. &lt;br /&gt;It's not right &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Their anger hurts my ears &lt;br /&gt;Been running strong for seven years &lt;br /&gt;Rather than fix the problems, they never solve them &lt;br /&gt;It makes no sense at all &lt;br /&gt;I see them every day &lt;br /&gt;We get along so why can't they? &lt;br /&gt;If this is what he wants and this is what &lt;br /&gt;she wants &lt;br /&gt;Then why is there so much pain? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So here's your holiday &lt;br /&gt;Hope you enjoy it this time &lt;br /&gt;You gave it all away &lt;br /&gt;It was mine &lt;br /&gt;So when you're dead and gone &lt;br /&gt;Will you remember this night, twenty years now lost &lt;br /&gt;It's not right &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So here's your holiday &lt;br /&gt;Hope you enjoy it this time &lt;br /&gt;You gave it all away &lt;br /&gt;It was mine &lt;br /&gt;So when you're dead and gone &lt;br /&gt;Will you remember this night, twenty years now lost &lt;br /&gt;It's not right x4&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-1341929547922048726?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/1341929547922048726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=1341929547922048726' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/1341929547922048726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/1341929547922048726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/10/blink-182-stay-togethaer-for-kids.html' title='Blink 182 Stay togethaer for the kids'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-5746415069299554389</id><published>2009-10-31T09:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T09:43:23.989-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>I miss u&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hello there, the angel from my nightmare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;the shadow in the background of the morgue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;the unsuspecting victim of darkness in the valley&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;we can live like Jack and Sally if we want&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;where you can always find me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;we'll have Halloween on Christmas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;and in the night we'll wish this never ends&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;we'll wish this never ends&lt;br /&gt;(I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Where are you and I'm so sorry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I cannot sleep, I cannot dream tonight&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I need somebody and always&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;this sick strange darkness&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;comes creeping on so haunting every time&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;and as I stared I counted&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;webs from all the spiders&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catching things and eating their insides&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;like indecision to call you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;and hear your voice of treason&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;will you come home and stop this pain tonight&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;stop this pain tonight&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't waste your time on me you're already&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;the voice inside my head (I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;don't waste your time on me you're already&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;the voice inside my head (I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't waste your time on me you're already&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;the voice inside my head (I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;don't waste your time on me you're already&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;the voice inside my head (I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't waste your time on me you're already&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;the voice inside my head (I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;don't waste your time on me you're already&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;the voice inside my head (I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I miss you, miss you)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I miss u &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halo, malaikat dari mimpi buruk &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayangan di latar belakang kamar mayat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;korban yang tidak curiga kegelapan di lembah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita dapat hidup seperti Jack dan Sally jika kita ingin &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di mana Anda dapat selalu menemukan saya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita harus Halloween on Christmas &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan di malam hari ini kita akan berharap tidak pernah berakhir &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita akan berharap hal ini tidak pernah berakhir &lt;br /&gt;(I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana kau dan aku sangat menyesal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak bisa tidur, aku tidak bisa bermimpi malam ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku butuh orang dan selalu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aneh sakit ini kegelapan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;datang merayap pada begitu menghantui setiap kali &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ketika aku menatap aku menghitung &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;webs dari semua laba-laba &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menangkap hal-hal dan makan bagian dalam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti ragu-ragu untuk menghubungi Anda &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan mendengar suara Anda pengkhianatan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan pulang dan menghentikan rasa sakit ini malam ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menghentikan rasa sakit ini malam ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan buang waktu pada padaku kau sudah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara di dalam kepalaku (I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan sia-siakan waktu Anda padaku kau sudah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara di dalam kepalaku (I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan buang waktu pada padaku kau sudah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara di dalam kepalaku (I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan sia-siakan waktu Anda padaku kau sudah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara di dalam kepalaku (I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan buang waktu pada padaku kau sudah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara di dalam kepalaku (I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan sia-siakan waktu Anda padaku kau sudah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara di dalam kepalaku (I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I miss you, miss you) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(I miss you, miss you)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-5746415069299554389?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/5746415069299554389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=5746415069299554389' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/5746415069299554389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/5746415069299554389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/10/i-miss-u-hello-there-angel-from-my.html' title=''/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-4856637518109995298</id><published>2009-10-31T09:15:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T09:18:19.404-07:00</updated><title type='text'>Roda Gigi</title><content type='html'>Roda Gigi&lt;br /&gt;Setelah mempelajari topik ini, mahasiswa diharapkan mampu:&lt;br /&gt;1. Menyebutkan defenisi roda gigi&lt;br /&gt;2. Menyebutkan dasar pembentukan profil gigi&lt;br /&gt;3. Menyebutkan sistem menentukan besaran roda gigi&lt;br /&gt;4. Menyebutkan jenis-jenis roda gigi&lt;br /&gt;5. Menjelaskan metoda pembagian pemotongan profil gigi&lt;br /&gt;6. Menyebutkan perhitungan dalam pembuatan roda gigi&lt;br /&gt;Pada bagian-bagian mesin sering dijumpai suatu poros mengerakkan poros yang lainnya. Kadang kala poros itu terletak pada posisi satu garis, baik pada posisi sejajar maupun bersilangan. Untuk memenuhi keperluan pemindahan gerak/putaran/daya putar antara dua poros atau lebih dalam teknologi permesinan terdapat berbagai macam cara yaitu diantaranya dengan meggunakan roda gigi.&lt;br /&gt;Roda gigi merupakan sejenis roda cakra dimana pada sekitar sekeliling bagian luarnya memiliki profil gigi yang simentris. Dalam bekerja memindahkan daya/putaran roda gigi mesti berpasangan sesama roda gigi yang sejenis. Dengan keadaan yang sedemikian rupa itu (bentuk dan cara kerja) memberikan beberapa keuntungan dalam memindahkan daya putar/putaran yaitu anti slip dan terjadinya gaya dorong yang positif. Tetapi hanya dapat memindahkan daya putar dengan jarak antara poros relatif singkat, tidak dapat terlalu jauh.&lt;br /&gt;DASAR PROFIL GIGI&lt;br /&gt;Roda gigi bekerja memindahkan daya putar melalui terjadinya kontak luncur antara permukaan profil gigi dari dua roda gigi yang bekerja berpasangan. Oleh karena itu dalam bekerja selama kontak luncur berlangsung, kecepatan sudut kedua roda gigi harus di jaga tetap dan putaran harus dapat berlangsung dengan halus serta tidak menimbulkan kejutan dan gesekan terlalu besar. Dari hasil penelitian dan percobaan para pakar mekanik ditemui beberapa kurva yang memungkinkan untuk dijadikan dasar pembentukan profil gigi.&lt;br /&gt;Adapun kurva yang umum dipakai dan telah merupakan standart untuk pembuatan profil gigi yaitu kurva involute (evolvente) dan kurva cycloide.&lt;br /&gt;Kurva evolvente adalah kurva garis lengkung yang terbentuk dari titik-titik ujung sebuah tali/benang yang dibuka dari gulungannya dalam keadaan selalu tegang.&lt;br /&gt;Kurva cycloide adalah kurva garis lengkung yang terbentuk dari titik-titik pada sebuah lingkaran dimana lingkaran itu menggelinding pada garis lurus.&lt;br /&gt;Kurva Involute&lt;br /&gt;. Kurva Evolvente&lt;br /&gt;Suatu profil gigi dibentuk oleh spasang kurva yang sama yang saling berseberangan&lt;br /&gt;.Dasar Pembentukan Profil Gigi&lt;br /&gt;Terminologi dan Simbol Umum Roda Gigi&lt;br /&gt;Root Diameter (Dr)                  = Diameter kaki = dalam gigi&lt;br /&gt;Pitch Diameter (Dt)                   = Diameter tusuk = lingkaran jarak antara adalah merupakan garis lingkaran bayangan yang harus bertemu/bersinggungan antara sepasang roda gigi&lt;br /&gt;Outside Diameter (Dk)             = Diameter luar&lt;br /&gt;Addendum (Ha)                       = Tinggi kepala gigi&lt;br /&gt;Deddendum (Hi)                       = Tinggi kaki gigi&lt;br /&gt;SISTEM MENENTUKAN BESARAN RODA GIGI&lt;br /&gt;Untuk menentukan besaran ukuran-ukuran sebuah roda gigi dapat dilakukan dengan menggunakan salah satu dari dua sistem yang merupakan standart yaitu:&lt;br /&gt;1. 1. Sistem Modul (M)&lt;br /&gt;Satuan ukuran sistem modul ini adalah metrik, sehingga dalam modul ini disebut juga dengan nama Metrik Modul (MM)&lt;br /&gt;Modul adalah merupakan perbandingan antara diameter tusuk (pitch diameter) dengan jumlah profil gigi pada sebuah roda gigi. Secara matematis dapat ditulis :&lt;br /&gt;Dimana:&lt;br /&gt;M       = Modul&lt;br /&gt;Dt      = Diameter Tusuk&lt;br /&gt;Z        = Jumlah gigi&lt;br /&gt;Menurut standart DIN ukuran modul yang digunakan dalam prakteknya (ukuran modul standart) dimulai dari 0,3 sampai 50 dengan ketentuan kenaikan modul tiap tingkatan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. 0,3 s/d 0,7 kenaikan modul 0,1&lt;br /&gt;2. 0,7 s/d 4 kenaikan modul 0,25&lt;br /&gt;3. 4 s/d 7 kenaikan modul 0,5&lt;br /&gt;4. 7 s/d 16 kenaikan modul 1,0&lt;br /&gt;5. 16 s/d 24 kenaikan modul 2&lt;br /&gt;6. 24 s/d 45 kenaikan modul 3&lt;br /&gt;Untuk menentukan harga besaran yang penting dari sebuah roda gigi sistem modul ini dipengaruhi oleh modul (ukuran modul standart). Adapun besaran-besaran yang penting ditentukan adalah:&lt;br /&gt;Diameter luar (Dk) (Z x 2).M&lt;br /&gt;Diameter Tusuk (Dt) Z x M&lt;br /&gt;Tinggi/dalam gigi (Hg) M x 2,25&lt;br /&gt;Tusuk gigi (Pg) p x M&lt;br /&gt;Kelonggaran (Sg) 0,25 x M&lt;br /&gt;Tebal gigi (Tg) 1,5708 x M&lt;br /&gt;Addendum (Ha) 1 x M&lt;br /&gt;Deddendum 1,25 x M&lt;br /&gt;1. 2. Sistem Diametral Pitch (DP)&lt;br /&gt;Satuan Diametral pitch ini adalah inchi. Oleh karena itu sistem DP ini banyak dipakai oleh negara yang menggunakan satuan britis&lt;br /&gt;Sistem diametral pitch adalah perbandingan antara banyak/jumlah gigi dengan diameter tusuknya sebuah roda gigi dalam satuan inchi. Secara matematis dapat ditulis:&lt;br /&gt;JENIS-JENIS RODA GIGI&lt;br /&gt;1. A. Spur Gear&lt;br /&gt;Adalah roda gigi yang bentuk konstruksinya sederhana seperti silinder yang relatif tidak terlalu tipis (memiliki ketebalan tertentu) dan profil gigi disekelilingnya. Pada umumnya roda gigi ini digunakan untuk mentransmisikan daya atau putaran antara dua poros yang posisinya sejajar atau paralel.&lt;br /&gt;Jika dilihat dari profil giginya, maka roda gigi spur gear ini ada yang giginya lurus dan miring/helik. Adapun roda gigi yang termasuk jenis spur gear ini adalah:&lt;br /&gt;Spur gear disebut juga dengan roda gigi payung adalah jenis gigi yang berbentuk seperti kerucut terpancung. Salah satu keistimewaannya dalam mentransmisikan daya adalah daya dapat ditransmisikan dari suatu poros ke poros lainnya yang posisi kedua poros saling bersilangan membentuk sudut 900 (posisi antara kedua poros tegak lurus) dan dapat juga kedua poros membentuk sudut yang lebih besar 900 atau lebih kecil 900 (450 sampai dengan 1350)&lt;br /&gt;Jenis-jenis roda gigi payung ini dalam pemakaiannya ada beberapa macam, yaitu:&lt;br /&gt;1. C. Worm Gear&lt;br /&gt;Worm gear disebut juga dengan roda gigi cacing adalah sejenis roda gigi dengan bentuk konstruksinya sama dengan spur gear dengan perbedaan pada bagian lebar roda terdapat kelengkungan (radius) yang besarnya sama dengan radius ulir cacing.&lt;br /&gt;Kekhususan jenis roda gigi ini adalah&lt;br /&gt;1. Hanya dapat bekerja berpasangan dengan ulir cacing (worm thread)&lt;br /&gt;2. Daya yang ditransmisikan dapat lebih besar karena perbandingan putaran antara roda gigi cacing dengan ulir cacing sangat besar.&lt;br /&gt;3. Pasangan roda gigi cacing dan ulir cacing ini hanya dapat bekerja memperlambat putaran.&lt;br /&gt;Bentuk roda gigi cacing dan ulir cacing dalam pemakaiannya ada dua jenis yaitu:&lt;br /&gt;1. Roda gigi cacing silindris&lt;br /&gt;Adalah pasangan roda gigi cacing dan ulir cacing yang bentuk konstruksi ulir cacingnya seperti silinder&lt;br /&gt;1. Roda gigi cacing globoid&lt;br /&gt;Disebut juga dengan cone drive adalah pasangan roda gigi cacing dan ulir cacing dimana bentuk konstruksi ulir cacingnya disamping berbentuk silinder juga terdapat radius pada bidang panjang ulir yang besar radius sama dengan radius roda gigi cacingnya.&lt;br /&gt;1. D. Rack Gear&lt;br /&gt;Disebut juga dengan gigi rack adalah sejenis roda gigi yang memiliki konstruksi persegi empat. Dalam bekerja memindahkan daya atau putaran, gigi rack ini berpasangan dengan roda gigi pinion. Pasangan roda gigi ini digunakan untuk mentransmisikan daya dari gerak putar menjadi gerak lurus atau sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemakaiannya bentuk gigi rack ini dapat dibedakan atas dua jenis, yaitu:&lt;br /&gt;1. Gigi rack lurus&lt;br /&gt;Adalah jenis gigi rack yang profil giginya lurus dan pasangannya juga jenis roda gigi pinion bergigi lurus&lt;br /&gt;1. Gigi rack miring&lt;br /&gt;Adalah jenis gigi rack yang profil giginya miring/helix dan pasangannya juga jenis roda gigi pinion bergigi helix.&lt;br /&gt;METODA PEMBAGIAN PEMOTONGAN PROFIL GIGI&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan banyaknya profil gigi yang dikerjakan denganmesin frais dipakai peralatan pendukung dividing head universal. Salah satu kelebihan dividing head universal antara lain yaitu dapat dilakukan beberapa sistem metoda pembagian benda kerja.&lt;br /&gt;1. A. Metoda Pembagian Langsung (Direct Indexing Method)&lt;br /&gt;Adalah metoda pembagian dimana untuk mendapatkan pembagian/putaran poros utama kepala pembagi dilakukan dengan langsung memutar poros utama dengan terlebih dahulu memutuskan hubungan mekanik ulir cacing dan roda gigi cacing. Dan untuk menentukan banyaknya putaran poros utama setiap kali selesai pengefraisan berpedoman kepada piring pembagi yang terdapat pada ujung poros utama yang disebut dengan spindel nois yang terdapat angka-angka 1 s/d 24 atau 1 s/d 36. untuk berangka 1 s/d 24 pembagian dapat dilakukan adalah apabila bagian yang yang akan membagi menghasilkan angka bulat terhadap 24.&lt;br /&gt;Untuk menghitung banyaknya putaran poros utama setiap selesai satu gigi adalah :&lt;br /&gt;Dimana :&lt;br /&gt;Bp              = Banyaknya putaran setiap selesai penfraisan&lt;br /&gt;N               = Banyak bagian yang dibuat&lt;br /&gt;24              = Angka pembagian spindel nois&lt;br /&gt;1. B. Metoda Pembagian Sederhana (Plain Indexing Method)&lt;br /&gt;Adalah pembagian yang berdasarkan pada perbandingan antara putaran mekanik ulir cacing dengan roda gigi cacing. Dimana perbandingan putaran antara ulir cacing dengan roda gigi cacing adalah 1 : 40.&lt;br /&gt;Untuk menghitung banyaknya putaran engkol pembagi setiap selesai satu kali penfraisan adalah dengan menggunakan persamaan:&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Direncanakan pemotongan sebuah roda gigi dengan jumlah gigi 30. tentukanlah bayak putaran engkol pembagi setiap selesai satu kali penfraisan.&lt;br /&gt;Penyelesaian:&lt;br /&gt;Dan cara pelaksanaanya, telah didapat banyak putaran engkol yaitu  putaran. Jadi, untuk selesai satu kali penfraisan, engkol pembagi diputar sebanyak 1 putaran penuh ditambah putaran.&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan putaran dipergunakan lobang-lobang pada plat pembagi yang jumlah satu lingkaran penuh habis dibagi dengan tiga dengan melihat angka-angka yang terdapat pada plat pembagi tsb. Misalnya pada plat pembagi terdapat angka 10, 14, 19, 21, 25, 36, dsb. Maka dalam hal ini diambil lobang yang berangka 21 atau 36. berarti penambahan putaran tersebut sebanyak x 21 = 7 bagian untuk lobang yang berangka 21 atau x 36 = 12 bagian untuk lobang yang berangka 36.&lt;br /&gt;1. C. Metoda Pembagian Diferensial (Diferensial Indexing Method)&lt;br /&gt;Digunakan apabila metoda pembagian sederhana atau metoda pembagian langsung tidak dapat dilaksanakan karena hasil pecahan tidak dapat disederhanakan lagi dan pecahan hasil pembagian itu tidak terdapat ketentuan yang cocok pada plat pembagi.&lt;br /&gt;Jika menggunakan metoda pembagian ini, piring pembagi harus dilepas dari pen penahannya, karena piring pembagi harus ikut berputar sewaktu engkol diputar. Perputaran plat pembagi itu diputar oleh roda gigi yang tersedia khusus diperuntukkan bagi kepala pembagi.&lt;br /&gt;Dalam metoda pembagian ini, karena jumlah pembagiannya tidak terdapat pada plat pembagi, maka pada perhitungannya kita harus mengambil angka perkiraan yang mendekati dengan pembulatan keatas atau pembulatan kebawah yang habis dibagi dengan 5 atau 10. Dalam prakteknya tentu terjadi kelebihan atau kekurangan dalam pelaksanaan pembagian pada kepala pembagi&lt;br /&gt;Misalkan jumlah gigi yang akan dibuat adalah 67 buah gigi. Tetapi pada plat pembagi tidak terdapat angka pembagian. Maka diambilah pendekatan pembulatan keatas atau kebawah. Misalkan diambil angka pembulatan keatas yaitu 70. Tentu engkol pembagi diputar sebanyak  putaran atau  putaran. Jika dibagi dengan plat pembagi yang memiliki angka lobang yang habis dibagi dengan 7, misal 21, maka  bagian. Jadi setiap selesai satu kali pengefraisan maka engkol pembagi diputar sebanyak 12 bagian pada plat lobang yang berangka 21 untuk pembuatan gigi sebanyak 70 buah. Sedangkan gigi yang akan dibuat adalah 67 buah, maka terjadi kelebihan. Untuk mengurangi kelebihan itu dipakai roda gigi-roda gigi pengganti yang dipasang pada poros utama kepala pembagi (merupakan roda gigi penggerak) dan poros roda gigi payung yang berhubungan dengan poros ulir cacing kepala pembagi (merupakan roda gigi yang digerakkan). Pengurangan putaran itu sebesar (70 – 67) x = putaran. Untuk mendapatkan kekurangan itu, maka pada saat poros ulir cacing diputar, piring pembagi harus ikut berputar perlahan sebanyak putaran tiap benda kerja berputar satu kali. Perputaran plat pembagi itulah yang menambah kekurangan putaran yang digerakkan oleh perbandingan putaran roda gigi yang dipasang pada poros utama dan poros roda gigi payung yang berhubungan dengan poros ulir cacing kepala pembagi. Dan sebaliknya jika pendekatan pembulatan kebawah diambil misalnya 65, maka terjadi kelebihan putaran sebesar (67 – 65) x = putaran.&lt;br /&gt;Untuk menentukan jumlah gigi dari roda gigi pengganti tersebut dipakai rumus :&lt;br /&gt;1. Untuk angka pembulatan keatas adalah:&lt;br /&gt;1. Untuk angka pembulatan kebawah adalah:&lt;br /&gt;Dimana :&lt;br /&gt;Z1          = Roda gigi yang dipasang pada poros utama (roda gigi penggerak)&lt;br /&gt;Z2          = Roda gigi yang dipasang pada poros roda gigi payung (yang digerakan)&lt;br /&gt;N           = Jumlah pembagian yang akan dibuat&lt;br /&gt;A           = Angka pendekatan pembulatan keatas/kebawah&lt;br /&gt;Dan untuk menentukan banyak engkol pembagi setiap selesai satu bidang adalah:&lt;br /&gt;Pada prakteknya apabila dalam perhitungan menentukan jumlah gigi roda gigi pengganti mengambil angka pendekatan pembulatan keatas, maka piring pembagi harus berputar searah putaran engkol pembagi. Oleh karena itu hubungan roda gigi pengganti harus ganjil (antara Z1 dan Z2 ditambah roda gigi lainnya sebanyak 1 atau 3 yang jumlah gignya sama yang disebut dengan roda gigi perantara. Dan sebaliknya dengan pembulatan kebawah, maka hubungan roda gigi pengganti haruslah genap.&lt;br /&gt;Gambar 83. Susunan Roda Gigi Pengganti Pada Metoda Pembagian Diferensial Dengan Pendekatan Pembulatan Keatas Gambar 84. Susunan Roda Gigi Pengganti Pada Metoda Pembagian Diferensial Dengan Pendekatan Pembulatan Kebawah&lt;br /&gt;1. D. Metoda Pembagian Sudut (Anggular Indexing Method)&lt;br /&gt;Pada metoda ini caranya hampir sama dengan metoda pembagian sederhana. Perbedaanya terletak pada perhitungan pembagiannya dimana dalam metoda pembagian sudut ini ditentukan dalam derajat. Seperti kita ketahui, besar sudut lingkaran adalah 3600, dengan demikian 1 kali putaran penuh spindel kepala pembagi itu sama dengan 3600. Maka dapat ditentukan 1 kali putaran engkol sama dengan . Jika engkol berputar putaran, maka spindel akan berputar 10. Untuk dapat dipergunakan lobang pembagi pada plat pembagi yang habis dibagi 9 misalnya lobang pembagi 18, dimana untuk mendapatkan 10 itu engkol pembagi harus diputar sebanyak  x 18 = 2 bagian pada lobang pembagi 18. Dan bila ditentukan dalam menit, dimana 10 = 60 menit maka 1 kali putaran engkol pembagi = 90 x 60’ = 540’. Kemudian jika digunakan plat pembagi yang berangka 18, maka putaran engkol 1 bagian pada lobang pembagi 18 ini adalah  menit. Dan jika sekiranya lobang pembagi 30, maka setiap 1 bagiannya sama dengan  menit. Jadi untuk menentukan derajat yang diperlukan adalah  dimana Nd = Jumlah derajat yang akan dibuat.&lt;br /&gt;PERHITUNGAN DALAM PEMBUATAN RODA GIGI&lt;br /&gt;1. 1. Terminologi Roda Gigi Payung (Bevel Gear)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan gambar:&lt;br /&gt;Dk &lt;br /&gt;Dt&lt;br /&gt;R&lt;br /&gt;b&lt;br /&gt;Ha&lt;br /&gt;Hi&lt;br /&gt;b&lt;br /&gt;g&lt;br /&gt;l&lt;br /&gt;a&lt;br /&gt;d&lt;br /&gt;x&lt;br /&gt;s = &lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;= Diameter kepala (outside diameter) &lt;br /&gt;Diameter tusuk (pitch diameter)&lt;br /&gt;Jari-jari penjuru (pitch cone radius)&lt;br /&gt;Lebar gigi (face width gear)&lt;br /&gt;Tinggi kepala gigi (Addendum)&lt;br /&gt;Tinggi kaki gigi (deddendum)&lt;br /&gt;Sudut tusuk (pitch cone angle)&lt;br /&gt;Sudut muka (face cone angle)&lt;br /&gt;Sudut potong (cutting angle of gear)&lt;br /&gt;Sudut poros (shaf angle)&lt;br /&gt;Sudut kepala (addendum angle)&lt;br /&gt;Sudut kaki (deddendum angle)&lt;br /&gt;Sudut miring samping belakang (back cone angle)&lt;br /&gt;Rumus Untuk Menentukan Dimensi Roda Gigi Payung&lt;br /&gt;Untuk menentukan besar dimensi roda gigi payung dapat dilakukan dua sistem sebagaimana yang telah dijelaskan. Tetapi pada umumnya dipakai sistem metrik.&lt;br /&gt;Dk &lt;br /&gt;Dt&lt;br /&gt;Ha&lt;br /&gt;Hi&lt;br /&gt;Hg&lt;br /&gt;R&lt;br /&gt;Tgd&lt;br /&gt;Tgx&lt;br /&gt;b&lt;br /&gt;g&lt;br /&gt;l&lt;br /&gt;s = &lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;= Dt – 2  M  Cos b &lt;br /&gt;Z x M&lt;br /&gt;1 X M&lt;br /&gt;1,25 x M&lt;br /&gt;Ha + Hi&lt;br /&gt;b + d&lt;br /&gt;b – x&lt;br /&gt;90 – b&lt;br /&gt;Untuk menentukan besar sudut tusuk masing-masing sepasang roda gigi payung yang dipegunakan dalam memindahkan putaran dengan sudut antara keduan poros tertentu sbb:&lt;br /&gt;1. Untuk sepasang roda gigi payung bekerja dengan sudut antara porosnya 900 adalah:&lt;br /&gt;Untuk roda gigi 1, besar sudut tusuknya =&lt;br /&gt;Untuk roda gigi 2, besar sudut tusuknya =&lt;br /&gt;1. Untuk sepasang roda gigi payung bekerja dengan sudut antara porosnya &lt;900 adalah:&lt;br /&gt;Untuk roda gigi 1, besar sudut tusuknya =&lt;br /&gt;Untuk roda gigi 2, besar sudut tusuknya =&lt;br /&gt;1. Untuk sepasang roda gigi payung bekerja dengan sudut antara porosnya &gt;900 adalah:&lt;br /&gt;Untuk roda gigi 1, besar sudut tusuknya =&lt;br /&gt;Untuk roda gigi 2, besar sudut tusuknya =&lt;br /&gt;1. 2. Terminologi Roda Gigi Cacing (Worm Gear)&lt;br /&gt;Roda gigi cacing berfungsi dalam memindahkan tenaga/putaran antara dua sumbu yang tegak lurus sesamanya. Dalam memindahkan daya/putaran roda gigi cacing berpasangan dengan ulir cacing dalam berbagai perbandingan putaran dimana roda gigi cacing sebagai roda gigi yang digerakkan dan ulir cacing sebagai penggerak (tidak bisa sebaliknya). Pasangan roda gigi cacing dan ulir cacing ini dapat memindahkan daya beban besar dengan tenaga yang kecil.&lt;br /&gt;Gambar 90.  Terminologi Roda Gigi Cacing dan Ulir Cacing&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;Dt      = Diameter tusuk rg cacing &lt;br /&gt;Do     = Diameter luar pada lengkung&lt;br /&gt;Do’    = Diameter luar pada ujung tajam&lt;br /&gt;C       = Jarak senter&lt;br /&gt;q        = Sudut muka&lt;br /&gt;dt       = Diameter tusuk ulir cacing&lt;br /&gt;dr       = Diameter dasar ulir cacing&lt;br /&gt;do      = Diameter luar ulir cacing&lt;br /&gt;R        = Radius luar rg cacing&lt;br /&gt;ag      = Sudut helix ulir cacing Hg        = Dalam pemotongan gigi &lt;br /&gt;n           = Jumlah jalan ulir&lt;br /&gt;L          = Kisar ulir cacing&lt;br /&gt;Ha        = Addendum&lt;br /&gt;ht          = Dalam ulir cacing&lt;br /&gt;p          = Jarak puncak ke puncak ulir cacing&lt;br /&gt;Lw       = Panjang ulir cacing&lt;br /&gt;Wc       = Lebar ujung pahat potong ulir&lt;br /&gt;aw       = Sudut kemiringan gigi roda gigi&lt;br /&gt;P        = Jarak puncak ke puncak gigi rg cacing&lt;br /&gt;1. 3. Terminologi Roda Gigi Helix (Helical Gear)&lt;br /&gt;Roda gigi helix adalah roda gigi yang profil giginya miring berputar seperti spiral. Dengan bentuk profil yang demikian memungkinkan roda gigi spiral memindahkan daya antara poros yang bersilangan. Keuntungan lainnya dari roda gigi spiral dalam bekerja memindahkan daya bunyinya dalam meluncur tidak terlalu keras.&lt;br /&gt; Terminologi Roda Gigi Helix&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;Dt      = Diameter tusuk&lt;br /&gt;Dk     = Diameter kepala&lt;br /&gt;Dr      = Diameter dasar&lt;br /&gt;Ha      = Tinggi kepala gigi&lt;br /&gt;Hi       = Tinggi kaki gigi&lt;br /&gt;Z        = Jumlah gigi&lt;br /&gt;Hg      = Dalam gigi&lt;br /&gt;P        = Tusuk gigi&lt;br /&gt;Tg      = Tebal gigi&lt;br /&gt;b        = Lebar gigi&lt;br /&gt;Rumus Untuk Menentukan Dimensi Roda Gigi Helix&lt;br /&gt;Dt        = Z x M&lt;br /&gt;Dk       = Dt + 2.M&lt;br /&gt;Hg        = 2,25 x M&lt;br /&gt;Ha        = 1 x M&lt;br /&gt;Hi         = 1,25 x M&lt;br /&gt;Tg        = 1,5708 x M&lt;br /&gt;P          = p x M&lt;br /&gt;Dr        = Dt – 2.Hg&lt;br /&gt;b          = 0,75 x M&lt;br /&gt;Jarak  titik center kedua roda gigi&lt;br /&gt;Perbandingan putaran&lt;br /&gt;1. 4. Terminologi Roda Gigi Rack (Rack Gear)&lt;br /&gt;Gigi rack adalah batang bergigi yang berfungsi untuk merobah atau memindahkan daya putar menjadi gerak lurus. Dalam bekerja memindahkan daya, gigi rack berpasangan dengan roda gigi spur gear (pinion)&lt;br /&gt;Terminologi Gigi Rack&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;Ha        = Addendum&lt;br /&gt;Hi         = Deddendum&lt;br /&gt;P          = Tusuk gigi&lt;br /&gt;Tg        = Tebal gigi&lt;br /&gt;Rumus Untuk Menentukan Dimensi Gigi Rack&lt;br /&gt;Ha        = 1 x M&lt;br /&gt;Hi         = 1,25 x M&lt;br /&gt;P          = p x M&lt;br /&gt;Tg        = 1,5708 x M&lt;br /&gt;Panjang batang gigi (Lg) = p x M x Z. dimana Z adalah jumlah gigi yang akan dibuat.&lt;br /&gt;Hg        = 2,25 x M&lt;br /&gt;1. 5. Terminologi Roda Gigi Lurus (Spur Gear)&lt;br /&gt;Roda gigi lurus adalah roda gigi yang profil giginya arah lebar sejajar dengan garis sumbu. Biasanya spur gear ini digunakan untuk memindahkan daya putar antara dua poros yang sejajar.&lt;br /&gt; Terminologi Roda Gigi Lurus&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;Dt      = Diameter tusuk &lt;br /&gt;Dk     = Diameter kepala&lt;br /&gt;Dr      = Diameter dasar&lt;br /&gt;Ha      = Tinggi kepala gigi&lt;br /&gt;Hi       = Tinggi kaki gigi Z        = Jumlah gigi &lt;br /&gt;Hg      = Dalam gigi&lt;br /&gt;P        = Tusuk gigi&lt;br /&gt;Tg      = Tebal gigi&lt;br /&gt;b        = Lebar gigi&lt;br /&gt;Rumus Untuk Menentukan Dimensi Gigi Lurus&lt;br /&gt;Dt        = Z x M &lt;br /&gt;Dk       = Dt + 2.M&lt;br /&gt;Hg        = 2,25 x M&lt;br /&gt;Ha        = 1 x M&lt;br /&gt;Hi         = 1,25 x M Tg        = 1,5708 x M &lt;br /&gt;P          = p x M&lt;br /&gt;Dr        = Dt – 2.Hg&lt;br /&gt;b          = 0,75 x M&lt;br /&gt;Jarak  titik center kedua roda gigi&lt;br /&gt;Perbandingan putaran&lt;br /&gt;Evaluasi&lt;br /&gt;1. Menyebutkan defenisi roda gigi&lt;br /&gt;2. Menyebutkan dasar pembentukan profil gigi&lt;br /&gt;3. Menyebutkan sistem menentukan besaran roda gigi&lt;br /&gt;4. Menyebutkan jenis-jenis roda gigi&lt;br /&gt;5. Menjelaskan metoda pembagian pemotongan profil gigi&lt;br /&gt;6. Menyebutkan perhitungan dalam pembuatan roda gigi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-4856637518109995298?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/4856637518109995298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=4856637518109995298' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/4856637518109995298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/4856637518109995298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/10/roda-gigi.html' title='Roda Gigi'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-6856783803407452524</id><published>2009-10-30T21:03:00.000-07:00</published><updated>2009-10-30T21:03:14.599-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>apakah besi tuang itu&lt;br /&gt;Secara umum Besi Tuang (Cast Iron) adalah Besi yang mempunyai Carbon content 2.5% – 4%. Oleh karena itu Besi Tuang yang kandungan karbonnya 2.5% – 4% akan mempunyai sifat MAMPU LASNYA (WELDABILITY) rendah. Karbon dalam Besi Tuang dapat berupa sementit (Fe3C) atau biasa disebut dengan Karbon Bebas (grafit). Perlu di ketahui juga kandungan FOSFOR dan SULPHUR dari material ini sangat tinggi dibandingkan Baja.&lt;br /&gt;Ada beberapa jenis Besi Tuang (Cast Iron) yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. BESI TUANG PUTIH (WHITE CAST IRON).Dimana Besi Tuang ini seluruh karbonnya berupa Sementit sehingga mempunyai sifat sangat keras dan getas. Mikrostrukturnya terdiri dari Karbida yang menyebabkan berwarna Putih.&lt;br /&gt;   2. BESI TUANG MAMPU TEMPA (MALLEABLE CAST IRON).Besi Tuang jenis ini dibuat dari Besi Tuang Putih dengan melakukan heat treatment kembali yang tujuannya menguraikan seluruh gumpalan graphit (Fe3C) akan terurai menjadi matriks Ferrite, Pearlite dan Martensite. Mempunyai sifat yang mirip dengab Baja.&lt;br /&gt;   3. BESI TUANG KELABU (GREY CAST IRON).Jenis Besi Tuang ini sering dijumpai (sekitar 70% besi tuang berwarna abu-abu). Mempunyai graphite yang berbentuk FLAKE. Sifat dari Besi Tuang ini kekuatan tariknya tidak begitu tinggi dan keuletannya rendah sekali (Nil Ductility).&lt;br /&gt;   4. BESI TUANG NODULAR (NODULAR CAST IRON)NODULAR CAST IRON adalah perpaduan BESI TUANG KELABU. Ciri Besi tuang ini bentuk graphite FLAKE dimana ujung – ujung FLAKE berbentuk TAKIK-AN yang mempunyai pengaruh terhadap KETANGGUHAN, KEULETAN &amp; KEKUATAN oleh karena untuk menjadi LEBIH BAIK, maka graphite tersebut berbentuk BOLA (SPHEROID) dengan menambahkan sedikit INOCULATING AGENT, seperti Magnesium atau calcium silicide. Karena Besi Tuang mempunyai KEULETAN yang TINGGI maka besi tuang ini di kategorikan DUCTILE CAST IRON.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTOR-FAKTOR APA YANG MEMPENGARUHI SIFAT MAMPU LAS (WELDABILITY) PADA MATERIAL INI ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Ketegangan saat pendinginan.Secara teori pengelasan (welding) material las (logam las / weld metal) akan berkontraksi selama pendinginan. Karena kerapuhan dari besi tuang inilah kontraksi cast iron mempunyai kemampuan yang lebih rendah dibandingkan Baja.&lt;br /&gt;   2. Bentuk yang tidak beraturan.Umumnya Besi Tuang ini dibuat dalam bentuk yang tidak berarturan atau boleh saya bilang artistik. Dengan adanya bentuk yang rumit besi tuang tersebut sedikit banyak mempunyai ketebalan yang tidak seragam hal ini akan mempengaruhi kontraksi tegangan yang terjadi pada material tersebut dan mudah terjadi retak dan perlu diingat juga yang melatarbelakangi ini adalah sifatnya yang mempunyai daya lentur yang sangat rendah.&lt;br /&gt;   3. HAZ yang keras.HAZ pada Besi Tuang yang berdekatan dengan Weld Metal akan mempunyai sifat yang KERAS. Pengerasan ini diakibatkan oleh adanya bagian HAZ yang tidak ikut mencair.&lt;br /&gt;   4. Pengikatan Karbon dari Base Metal.Akibat Pengelasan Besi tuang yang tercampur dengan Base Metal akan menyebabkan terjadinya pengikatan KARBON pada WELD METAL sehingga menyebabkan peningkatan kandungan SULFUR dan PHOSPOR dalam WELD METAL tersebut.&lt;br /&gt;   5. Penyerapan Minyak pada Besi Tuang.Karena bentuk kareketeristik material ini rata-rata berpori maka kemungkinan terjadinya peresapan minyak dalam graphite yang menyebabkan porositas pada logam las. Biasanya sering dialami oleh temen praktisi welding, repair pada saat maintenance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Cast Iron jika di Las Sering terjadi retak? Sebelum kita bahas hanya keretakan pada Cast Iron, ada baiknya jika kita mengerti terlebih dahulu apa yang disebut Crack pada logam, apa yang menyebabkan crack pada logam, apa pengaruh Chemical Composition terhadap mudah tidaknya suatu logam retak, Apa itu diagram CCT dan CCCT, dll. Sehingga kita tidak salah dalam mengambil kesimpulan dalam memahami terjadinya crack pada pengelasan Cast Iron…..&lt;br /&gt;Keretakan pada proses pengelasan Cast Iron, ada beberapa faktor yang saling dukung mendukung sehingga memudahkan terjadinya Crack.&lt;br /&gt;Faktor utamanya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Chemical Composition : %C = Carbon terlalu tinggi. Unsur C yang tinggi memang akan menurunkan Titik Lebur baja (Mesti dibahas juga Diagram Fe-Fe3C) sehingga antara proses peleburan dan penuangan di cetakan lebih mudah. Tetapi karena sifatnya yang lunak akan menjadi sumber keretakan di paduan Besi Cor, apalagi yang C nya berbentuk Flake (Besi cor mempunyai Carbon bebas, mungkin seperti radikal bebas di tubuh kita). %P= Posphor dan %S= Sulphur Tinggi. Dalam paduan Fe, kadar P dan S tidak boleh lebih besar dari keteentuan. Karena lebih dari itu akan menyebabkan sumber keretakan (kalau di proses rolling pembuatan besi beton bisa pecah) . Lantas mengapa unsur P dan S ini tidak diturunkan saja? Dalam proses pengecoran, unsur P dan S sangat diperlukan untuk meningkatkan mampu alir dari cairan besi….&lt;br /&gt;   2. Faktor-faktor lain seperti bentuk yang kompleks dan lain tidak banyak berpengaruh, karena kebanyakan pada proses pengelasan Cast Iron, keretakan terjadi pada daerah HAZ.&lt;br /&gt;   3. Bagaimana pengaruh Olie dll ? Pengotor seperti ini lebih banyak berpengaruh terhadap terjadinya Porosity pada weld metal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana untuk menghindari terjadinya keretakan pada pada proses pengelasan Cast Iron?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Gunakan kawat las Nickel.&lt;br /&gt;   2. Kontrol heat input dan Cooling rate…&lt;br /&gt;   3. Sebelum mengelas harus dibersihkan terlebih dulu dari misalnya Olie, Cat dlll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya Besi Tuang (Cast Iron) mempunyai bentuk yang rumit suatu contoh (PIPE FITTING, SPROKECT, PUMP, CRANK SHAFT MESIN MOBIL dan beberapa peralatan yang terdapat pada Pabrik GULA) bukan dalam bentuk MILD seperti STEEL yang sering kita temui dipasaran.&lt;br /&gt;BAGAIMANA KORELASINYA.&lt;br /&gt;Dengan adanya bentuk yang rumit besi tuang tersebut sedikit banyak mempunyai ketebalan yang tidak seragam hal ini akan mempengaruhi konstraksi tegangan yang terjadi pada material tersebut dan mudah terjadi retak.&lt;br /&gt;Untuk menghindari timbulnya keretakan pada sebuah besi tuang karena ketegangan akibat konstraksi tegangan selama pengelasan sering dilakukan dengan memperluas bidang yang dipanasi dengan PREHEATING untuk menyeimbangkan KONTRAKSI TEGANGAN dalam hal ini ada metode yang dilakukan dalam preheating :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. PREHEATING SETEMPAT.Tujuannya untuk menghambat tingkat pendinginan sambungan las.&lt;br /&gt;   2. PREHEATING KESELURUHAN.Mempunyai fungsi untuk melepaskan tegangan internal yang tersembunyi dan untuk memperlambat pendinginan pengelasan. Hal ini cocok untuk material yang mempunyai bentuk rumit Seperti RODA GIGI, SPROKET dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGAPA KAWAT LAS BESI TUANG BERBASIS PADA UNSUR NICKEL (Ni) ??&lt;br /&gt;Nickel adalah suatu logam berwarna Putih perak, Mempunyai Berat Jenis 8.5 yang hampir sama dengan Tembaga.&lt;br /&gt;Nickel dijadikan sebagai bagian dari bahan Kawat Las Cast Iron karena Nickel mempunyai karakteristik LOW SOLUBILITY pada Carbon. Dengan menyatunya NICKEL &amp; BESI dapat menghindari terjadinya CRACK (RETAK) PADA DAERAH FUSION LINE akibat adanya perbedaan EXPANSION temperature pengelasan pada material Cast Iron. Selain itu logam las ini mempunyai karakteristik yang lentur dan mudah untuk dimachining.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-6856783803407452524?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/6856783803407452524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=6856783803407452524' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/6856783803407452524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/6856783803407452524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/10/apakah-besi-tuang-itu-secara-umum-besi.html' title=''/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-6332962870358229649</id><published>2009-10-30T20:44:00.000-07:00</published><updated>2009-10-30T20:44:54.727-07:00</updated><title type='text'>makala baja</title><content type='html'>MAKALAH BAJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengertian Baja&lt;br /&gt;Baja dan Besi sampai saat ini menduduki peringkat pertama logam yang paling banyak penggunaanya, besi dan baja mempunyai kandungan unsur utama yang sama yaitu Fe, hanya kadar karbon lah yang membedakan besi dan baja, penggunaan baja dewasa ini sangat luas mulai dari perlatan yang sepele seperti jarum, peniti sampai dengan alat – alat dan mesin berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 250 SM bangsa India menemukan cara membuat bajaTahun 1000 M, baja dengan campuran unsur lain ditemukan pertama kali pada 1000 M pada kekaisaran fatim yang disebut dengan baja damascus. 1300 M, rahasia pembuatan baja damaskus hilang. 1700 M, baja kembali diteliti penggunaan dan pembuatannya di eropa Baja adalah logam aloy yang komponen utamanya adalah besi, dengan karbon sebagai bagai agen pengeras, mencegah atom besi, yang secara alami teratu dalam lattice, bergeser melalui satu sama lain. Memvariasikan jumlah karbon dan penyebaran alloy dapat mengontrol kualitas baja. Baja dengan peningkatan jumlah karbon dapat memperkeras dan memperkuat besi, tetapi juga lebih rapuh. Definisi klasik, baja adalah besi-karbon aloy dengan kadar karbon sampai 5,1 persen; ironisnya, aloy dengan kadar karbon lebih tinggi dari ini dikenal dengan besi. Sekarang ini ada beberapa kelas baja di mana karbon diganti dengan material aloy lainnya, dan karbon, bila ada, tidak diinginkan. Definisi yang lebih baru, baja adalah aloy berdasar-besi yang dapat dibentuk seccara plastic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman sekarang banyak bangunan – bangunan yang menggunakan baja sebagai struktur rangka. Seperti penggunaan baja sebagai struktur atap, rangka kolom, pembuatan jembatan dsb. Baja baik di gunakan dalam struktur tarik, seperti jembatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;Baja akan meleleh bila terkena panas yang berasal dari dalam baja itu sendiri. Pada bangunan yang menggunakan struktur rangka baja penuh, maka apabil a terjadi kebakaran di satu titik saja, maka akan mempengaruhi struktur di titik lain. Hal ini di akibatkan karena panas yg terjadi di satu titik tersebut merambat ( induksi ) menuju ke titik yang lain dan mengakibatkan baja meleleh dan struktur dari bangunan tersebut akan roboh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi lain&lt;br /&gt;Baja dapat didefinisikan suatu campuran dari besi dan karbon,dimana unsur karbon (C) menjadi dasar campurannya. Di samping itu, mengandung unsur campuran lainnya seperti sulfur (S), fosfor (P), silicon (Si),dan Mangan (Mn) yang jumlahnya dibatasi. Kandungan karbon di dalam baja kurang dari 2% atau sekitar 0,1 – 1,7%,sedangkan unsure lainnya dibatasi presentasenya. Unsur paduan yang bercampur di dalam lapisan baja, untuk membuat baja bereaksi terhadap pengerjaan panas atau menghasilkan sifat-sifat yang khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Nilai ekonomi dan sejarah&lt;br /&gt;Baja adalah paduan logam yang tersusun dari besi sebagai unsur utama dan karbon sebagai unsur penguat. Unsur karbon inilah yang banyak berperan dalam peningkatan performan. Perlakuan panas dapat mengubah sifat baja dari lunak seperti kawat menjadi keras seperti pisau. Penyebabnya adalah perlakuan panas mengubah struktur mikro besi yang berubah-ubah dari susunan kristal berbentuk kubik berpusat ruang menjadi kubik berpusat sisi atau heksagonal.&lt;br /&gt;Dengan perubahan struktur kristal, besi adakalanya memiliki sifat magnetik dan adakalanya tidak. Besi memang bahan bersifat unik.&lt;br /&gt;Bijih besi bertebaran hampir di seluruh permukaan Bumi dalam bentuk oksida besi. Meskipun inti Bumi tersusun dari logam besi dan nikel, oksida besi yang ada di permukaan Bumi tidak berasal darinya, melainkan dari meteor yang jatuh ke Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;Di Australia, Brasil, dan Kanada, ditemukan bongkahan bijih besi berketebalan beberapa puluh meter dan mengandung 65 persen besi. Besi adalah unsur yang sangat stabil dan merupakan unsur terbanyak ke delapan di Jagat Raya setelah silikon. Pada lapisan kulit Bumi, besi merupakan unsur logam terbanyak ketiga setelah silikon dan aluminium.&lt;br /&gt;Hampir lebih dari 70 abad lalu-5.000 tahun sebelum Masehi-dari peninggalan di Mesopotania, Iran, dan Mesir diketahui bahwa manusia telah menguasai teknologi pembuatan peralatan dari besi baja untuk berburu.&lt;br /&gt;Suku Hatti dan Hittite- 2.500-1.500 tahun sebelum Masehi-di daerah Anatria dan Armenia telah berhasil membuat pedang besi berukuran besar dan baju besi dengan proses semi-lebur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Unsur Campuran Dasar&lt;br /&gt;Unsur karbon adalah unsur campuran yang paling penting dalam pembentukan baja, jumlah presentase dan bentuknya membawa pengaruh yang amat besar terhadap sifatnya.&lt;br /&gt;Tujuan utama penambahan unsure campuran lain ke dalam baja adalah untuk mengubah pengaruh dari unsure karbon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Unsur-unsur Campuran Lainnya&lt;br /&gt;a. Unsur Fosfor&lt;br /&gt;Fosfor dianggap sebagai unsure yang tidak murni dan jumlah kehadirannya di dalam baja dikontrol dengan cepat sehingga presentase maksimum unsur fosfor di dalam baja sekitar 0,05%.&lt;br /&gt;b. Unsur Sulfur&lt;br /&gt;Unsur sulfur membahayakan larutan besi sulfide yang mempunyai titik cair rendah dan rapuh. Besi sulfide terkumpul pada batas butir-butirannya yang membuat baja hanya didinginkan sucara singkat karena kerapuhannya. Kandungan sulfur harus dijaga serendah mungkin dibawah 0,05%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;c. Unsur Silicon&lt;br /&gt;Silikon membuat baja tidak stabil,tetapi unsure ini tetap menghasilkan lapisan grafit dan menyebabkan baja menjadi tidak kuat. Baja mengandung silikon sekitar 0,1 – 0,3%.&lt;br /&gt;d. Unsur Mangan&lt;br /&gt;Kadungan mangan di dalam baja harus dikontrol untuk menjaga ketidakseragaman sifatnya dari sekumpulan baja yang lain. Baja karbon mengandung mangan lebih dari 1%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Proses Pembuatan Baja&lt;br /&gt;Baja diproduksi didalam dapur pengolahan baja dari besi kasar baik padat maupun cair, besi bekas ( Skrap ) dan beberapa paduan logam. Ada beberapa proses pembuatan baja antara lain :&lt;br /&gt;Proses konvertor&lt;br /&gt;Terdiri dari satu tabung yang berbentuk bulat lonjong dengan menghadap kesamping.&lt;br /&gt;Sistem kerja&lt;br /&gt;• Dipanaskan dengan kokas sampai ± 1500 0C,&lt;br /&gt;• Dimiringkan untuk memasukkan bahan baku baja. (± 1/8 dari volume konvertor)&lt;br /&gt;• Kembali ditegakkan.&lt;br /&gt;• Udara dengan tekanan 1,5 – 2 atm dihembuskan dari kompresor.&lt;br /&gt;• Setelah 20-25 menit konvertor dijungkirkan untuk mengelaurkan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Bassemer (asam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan bagian dalam terbuat dari batu tahan api yang mengandung kwarsa asam atau aksid asam (SiO2), Bahan yang diolah besi kasar kelabu cair, CaO tidak ditambahkan sebab dapat bereaksi dengan&lt;br /&gt;SiO2, SiO2 + CaO CaSiO3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Thomas (basa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan dinding bagian dalam terbuat dari batu tahan api bisa atau dolomit [ kalsium karbonat dan magnesium (CaCO3 + MgCO3)], besi yang diolah besi kasar putih yang mengandung P antara 1,7 – 2 %, Mn 1 – 2 % dan Si 0,6-0,8 %. Setelah unsur Mn dan Si terbakar, P membentuk oksida phospor (P2O5), untuk mengeluarkan besi cair ditambahkan zat kapur (CaO),&lt;br /&gt;3 CaO + P2O5 Ca3(PO4)2 (terak cair)&lt;br /&gt;Proses Siemens Martin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menggunakan sistem regenerator (± 3000 0C.) fungsi dari regenerator adalah :&lt;br /&gt;a. Memanaskan gas dan udara atau menambah temperatur dapur&lt;br /&gt;b. Sebagai Fundamen/ landasan dapur&lt;br /&gt;c. Menghemat pemakaian tempat&lt;br /&gt;d. Bisa digunakan baik besi kelabu maupun putih&lt;br /&gt;e. Besi kelabu dinding dalamnya dilapisi batu silika (SiO2),&lt;br /&gt;f. Besi putih dilapisi dengan batu dolomit (40% MgCO3 + 60% CaCO3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Basic Oxygen Furnace&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Logam cair dimasukkan ke ruang baker (dimiringkan lalu ditegakkan)&lt;br /&gt;• Oksigen (± 1000) ditiupkan lewat Oxygen Lance ke ruang bakar dengan kecepatan tinggi. (55 m3 (99,5 %O2) tiap satu ton muatan) dengan tekanan 1400 kN/m2.&lt;br /&gt;• Ditambahkan bubuk kapur (CaO) untuk menurunkan kadar P dan S.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan :&lt;br /&gt;• BOF menggunakan O2 murni tanpa Nitrogen&lt;br /&gt;• Proses hanya lebih-kurang 50 menit.&lt;br /&gt;• Tidak perlu tuyer di bagian bawah&lt;br /&gt;• Phosphor dan Sulfur dapat terusir dulu daripada karbon&lt;br /&gt;• Biaya operasi murah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;Proses dapur listrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temperatur tinggi dengan menggunkan busur cahaya electrode dan induksi listrik.&lt;br /&gt;Keuntungan :&lt;br /&gt;• Mudah mencapai temperatur tinggi dalam waktu singkat&lt;br /&gt;• Temperatur dapat diatur&lt;br /&gt;• Efisiensi termis dapur tinggi&lt;br /&gt;• Cairan besi terlindungi dari kotoran dan pengaruh lingkungan sehingga kualitasnya baik&lt;br /&gt;• Kerugian akibat penguapan sangat kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses dapur kopel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengolah besi kasar kelabu dan besi bekas menjadi baja atau besi tuang.&lt;br /&gt;• Pemanasan pendahuluan agar bebas dari uap cair.&lt;br /&gt;• Bahan bakar(arang kayu dan kokas) dinyalakan selama ± 15 jam.&lt;br /&gt;• Kokas dan udara dihembuskan dengan kecepatan rendah hingga kokas mencapai 700 – 800 mm dari dasar tungku.&lt;br /&gt;• Besi kasar dan baja bekas kira-kira 10 – 15 % ton/jam dimasukkan.&lt;br /&gt;• 15 menit baja cair dikeluarkan dari lubang pengeluaran.&lt;br /&gt;Untuk membentuk terak dan menurunkan kadar P dan S ditambahkan batu kapur (CaCO3) dan akan terurai menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akan bereaksi dengan karbon:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gas CO yang dikeluarkan melalui cerobong, panasnya dapat dimanfaatkan untuk pembangkit mesin-mesin lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8&lt;br /&gt;Proses dapur Cawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Proses kerja dapur cawan dimulai dengan memasukkan baja bekas dan besi kasar dalam cawan,&lt;br /&gt;• kemudian dapur ditutup rapat.&lt;br /&gt;• Kemudian dimasukkan gas-gas panas yang memanaskan sekeliling cawan dan muatan dalam cawan akan mencair.&lt;br /&gt;• Baja cair tersebut siap dituang untuk dijadikan baja-baja istimewa dengan menambahkan unsur-unsur paduan yang diperlukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Klasifikasi Baja&lt;br /&gt;1. Menurut komposisi kimianya:&lt;br /&gt;a. Baja karbon (carbon steel), dibagi menjadi tiga yaitu;&lt;br /&gt;• Baja karbon rendah (low carbon steel)  machine, machinery dan mild steel&lt;br /&gt;- 0,05 % - 0,30% C.&lt;br /&gt;Sifatnya mudah ditempa dan mudah di mesin. Penggunaannya:&lt;br /&gt;- 0,05 % - 0,20 % C : automobile bodies, buildings, pipes, chains, rivets, screws, nails.&lt;br /&gt;- 0,20 % - 0,30 % C : gears, shafts, bolts, forgings, bridges, buildings.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Baja karbon menengah (medium carbon steel)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kekuatan lebih tinggi daripada baja karbon rendah.&lt;br /&gt;- Sifatnya sulit untuk dibengkokkan, dilas, dipotong. Penggunaan:&lt;br /&gt;- 0,30 % - 0,40 % C : connecting rods, crank pins, axles.&lt;br /&gt;- 0,40 % - 0,50 % C : car axles, crankshafts, rails, boilers, auger bits, screwdrivers.&lt;br /&gt;- 0,50 % - 0,60 % C : hammers dan sledges.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Baja karbon tinggi (high carbon steel)  tool steel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sifatnya sulit dibengkokkan, dilas dan dipotong. Kandungan 0,60 % - 1,50 % C&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt;Penggunaan :&lt;br /&gt;- screw drivers, blacksmiths hummers, tables knives, screws, hammers, vise jaws, knives, drills. tools for turning brass and wood, reamers, tools for turning hard metals, saws for cutting steel, wire drawing dies, fine cutters.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Baja paduan (alloy steel)&lt;br /&gt;Tujuan dilakukan penambahan unsur yaitu:&lt;br /&gt;1. Untuk menaikkan sifat mekanik baja (kekerasan, keliatan, kekuatan tarik dan sebagainya)&lt;br /&gt;2. Untuk menaikkan sifat mekanik pada temperatur rendah&lt;br /&gt;3. Untuk meningkatkan daya tahan terhadap reaksi kimia (oksidasi dan reduksi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat sifat-sifat spesial&lt;br /&gt;Baja paduan yang diklasifikasikan menurut kadar karbonnya dibagi menjadi:&lt;br /&gt;1. Low alloy steel, jika elemen paduannya ≤ 2,5 %&lt;br /&gt;2. Medium alloy steel, jika elemen paduannya 2,5 – 10 %&lt;br /&gt;3. High alloy steel, jika elemen paduannya &gt; 10 %&lt;br /&gt;Selain itu baja paduan dibagi menjadi dua golongan yaitu baja campuran khusus (special alloy steel) dan high speed steel.&lt;br /&gt;• Baja Paduan Khusus (special alloy steel)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baja jenis ini mengandung satu atau lebih logam-logam seperti nikel, chromium, manganese, molybdenum, tungsten dan vanadium. Dengan menambahkan logam tersebut ke dalam baja maka baja paduan tersebut akan merubah sifat-sifat mekanik dan kimianya seperti menjadi lebih keras, kuat dan ulet bila dibandingkan terhadap baja karbon (carbon steel).&lt;br /&gt;10&lt;br /&gt;• High Speed Steel (HSS)  Self Hardening Steel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan karbon : 0,70 % - 1,50 %. Penggunaan membuat alat-alat potong seperti drills, reamers, countersinks, lathe tool bits dan milling cutters. Disebut High Speed Steel karena alat potong yang dibuat dengan material tersebut dapat dioperasikan dua kali lebih cepat dibanding dengan carbon steel. Sedangkan harga dari HSS besarnya dua sampai empat kali daripada carbon steel.&lt;br /&gt;Baja Paduan dengan Sifat Khusus&lt;br /&gt;1. Baja Tahan Karat (Stainless Steel)&lt;br /&gt;Sifatnya antara lain:&lt;br /&gt;• Memiliki daya tahan yang baik terhadap panas, karat dan goresan/gesekan&lt;br /&gt;• Tahan temperature rendah maupun tinggi&lt;br /&gt;• Memiliki kekuatan besar dengan massa yang kecil&lt;br /&gt;• Keras, liat, densitasnya besar dan permukaannya tahan aus&lt;br /&gt;• Tahan terhadap oksidasi&lt;br /&gt;• Kuat dan dapat ditempa&lt;br /&gt;• Mudah dibersihkan&lt;br /&gt;• Mengkilat dan tampak menarik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. High Strength Low Alloy Steel (HSLS)&lt;br /&gt;Sifat dari HSLA adalah memiliki tensile strength yang tinggi, anti bocor, tahan terhadap abrasi, mudah dibentuk, tahan terhadap korosi, ulet, sifat mampu mesin yang baik dan sifat mampu las yang tinggi (weldability). Untuk mendapatkan sifat-sifat di atas maka baja ini diproses secara khusus dengan menambahkan unsur-unsur seperti: tembaga (Cu), nikel (Ni), Chromium (Cr), Molybdenum (Mo), Vanadium (Va) dan Columbium.&lt;br /&gt;11&lt;br /&gt;3. Baja Perkakas (Tool Steel)&lt;br /&gt;Sifat-sifat yang harus dimiliki oleh baja perkakas adalah tahan pakai, tajam atau mudah diasah, tahan panas, kuat dan ulet.&lt;br /&gt;Kelompok dari tool steel berdasarkan unsur paduan dan proses pengerjaan panas yang diberikan antara lain:&lt;br /&gt;a. Later hardening atau carbon tool steel (ditandai dengan tipe W oleh AISI), Shock resisting (Tipe S), memiliki sifat kuat dan ulet dan tahan terhadap beban kejut dan repeat loading. Banyak dipakai untuk pahat, palu dan pisau.&lt;br /&gt;b. Cool work tool steel, diperoleh dengan proses hardening dengan pendinginan yang berbeda-beda. Tipe O dijelaskan dengan mendinginkan pada minyak sedangkan tipe A dan D didinginkan di udara.&lt;br /&gt;c. Hot Work Steel (tipe H), mula-mula dipanaskan hingga (300 – 500) ºC dan didinginkan perlahan-lahan, karena baja ini banyak mengandung tungsten dan molybdenum sehingga sifatnya keras.&lt;br /&gt;d. High speed steel (tipe T dan M), merupakan hasil paduan baja dengan tungsten dan molybdenum tanpa dilunakkan. Dengan sifatnya yang tidak mudah tumpul dan tahan panas tetapi tidak tahan kejut.&lt;br /&gt;e. Campuran carbon-tungsten (tipe F), sifatnya adalah keras tapi tidak tahan aus dan tidak cocok untuk beban dinamis serta untuk pemakaian pada temperatur tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi lain antara lain :&lt;br /&gt;a. Menurut penggunaannya:&lt;br /&gt;• Baja konstruksi (structural steel), mengandung karbon kurang dari 0,7 % C.&lt;br /&gt;• Baja perkakas (tool steel), mengandung karbon lebih dari 0,7 % C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12&lt;br /&gt;b. Baja dengan sifat fisik dan kimia khusus:&lt;br /&gt;• Baja tahan garam (acid-resisting steel)&lt;br /&gt;• Baja tahan panas (heat resistant steel)&lt;br /&gt;• Baja tanpa sisik (non scaling steel)&lt;br /&gt;• Electric steel&lt;br /&gt;• Magnetic steel&lt;br /&gt;• Non magnetic steel&lt;br /&gt;• Baja tahan pakai (wear resisting steel)&lt;br /&gt;• Baja tahan karat/korosi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengkombinasikan dua klasifikasi baja menurut kegunaan dan komposisi kimia maka diperoleh lima kelompok baja yaitu:&lt;br /&gt;1. Baja karbon konstruksi (carbon structural steel)&lt;br /&gt;2. Baja karbon perkakas (carbon tool steel)&lt;br /&gt;3. Baja paduan konstruksi (Alloyed structural steel)&lt;br /&gt;4. Baja paduan perkakas (Alloyed tool steel)&lt;br /&gt;5. Baja konstruksi paduan tinggi (Highly alloy structural steel)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu baja juga diklasifisikan menurut kualitas:&lt;br /&gt;1. Baja kualitas biasa&lt;br /&gt;2. Baja kualitas baik&lt;br /&gt;3. Baja kualitas tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13&lt;br /&gt;7. Sifat Kekerasan Baja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekerasan didefinisikan sebagai ketahanan sebuah benda (benda kerja) terhadap penetrasi/daya tembus dari bahan lain yang kebih keras penetrator). Kekerasan meru-pakan suatu sifat dari bahan yang sebagian besar dipengaruhi oleh un-sur-unsur paduannya dan kekerasan suatu bahan tersebut dapat berubah bila dikerjakan dengan cold worked seperti pengerolan, penarikan, pemakanan dan lain-lain serta kekerasan dapat dicapai sesuai kebutuhan dengan perlakuan panas.&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil kekerasan dalam perlakuan panas antara lain; Komposisi kimia, Langkah Perlakuan Panas, Cairan Pendinginan, Temperatur Pemanasan, dan lain-lain Proses hardening cukup banyak dipakai di Industri logam atau bengkel-bengkel logam lainnya.Alat-alat permesinan atau komponen mesin banyak yang harus dikeraskan supaya tahan terhadap tusukan atau tekanan dan gesekan dari logam lain, misalnya roda gigi, poros-poros dan lain-lain yang banyak dipakai pada benda bergerak. Dalam kegiatan produksi, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu produksi adalah merupakan masalah yang sangat sering dipertimbangkan dalam Industri dan selalu dicari upaya-upaya untuk mengoptimalkannya. Pengoptimalan ini dilakukan mengingat bahwa waktu (lamanya) menyelesaikan suatu produk adalah berpengaruh besar terhadap biaya produksi.&lt;br /&gt;Hardening dilakukan untuk memperoleh sifat tahan aus yang tinggi, kekuatan dan fatigue limit/ strength yang lebih baik. Kekerasan yang dapat dicapai tergantung pada kadar karbon dalam baja dan kekerasan yang terjadi akan tergantung pada temperatur pemanasan (temperatur autenitising), holding time dan laju pendinginan yang dilakukan serta seberapa tebal bagian penampang yang menjadi keras banyak tergantung pada hardenability.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah proses hardening adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Melakukan pemanasan (heating) untuk baja karbon tinggi 200-300 diatas Ac-1 pada diagram Fe-Fe3C, misalnya pemanasan sampai suhu 8500, tujuanya adalah untuk mendapatkan struktur Austenite, yang salah sifat Austenite adalah tidak stabil pada suhu di bawah Ac-1,sehingga dapat ditentukan struktur yang diinginkan. Dibawah ini diagram Fe-Fe3C dibawah ini :&lt;br /&gt;14&lt;br /&gt;2. Penahanan suhu (holding), Holding time dilakukan untuk mendapatkan kekerasan maksimum dari suatu bahan pada proses hardening dengan menahan pada temperatur pengerasan untuk memperoleh pemanasan yang homogen sehingga struktur austenitnya homogen atau terjadi kelarutan karbida ke dalam austenit dan diffusi karbon dan unsur paduannya. Pedoman untuk menentukan holding time dari berbagai jenis baja :&lt;br /&gt;• Baja Konstruksi dari Baja Karbon dan Baja Paduan Rendah Yang mengandung karbida yang mudah larut, diperlukan holding time yang singkat, 5 - 15 menit setelah mencapai temperatur pemanasannya dianggap sudah memadai.&lt;br /&gt;• Baja Konstruksi dari Baja Paduan Menengah Dianjurkan menggunakan holding time 15 -25 menit, tidak tergantung ukuran benda kerja.&lt;br /&gt;• Low Alloy Tool Steel Memerlukan holding time yang tepat, agar kekerasan yang diinginkan dapat tercapai. Dianjurkan menggunakan 0,5 menit per milimeter tebal benda, atau 10 sampai 30 menit.&lt;br /&gt;• High Alloy Chrome Steel Membutuhkan holding time yang paling panjang di antara semua Baja perkakas, juga tergantung pada temperatur pema-nasannya. Juga diperlukan kom-binasi temperatur dan holding time yang tepat. Biasanya dianjurkan menggunakan 0,5 menit permilimeter tebal benda dengan minimum 10 menit, maksimum 1 jam.&lt;br /&gt;• Hot-Work Tool Steel Mengandung karbida yang sulit larut, baru akan larut pada 10000 C. Pada temperatur ini kemungkinan terjadinya pertumbuhan butir sangat besar, karena itu holding time harus dibatasi, 15-30 menit. High Speed Steel Memerlukan temperatur pemanasan yang sangat tinggi, 1200-13000C.Untuk mencegah terjadinya pertumbuhan butir holding time diambil hanya beberapa menit saja.&lt;br /&gt;Misalkan kita ambil waktu holding adalah selama 15 menit pada suhu 8500 .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15&lt;br /&gt;3. Pendinginan. Untuk proses Hardening kita melakukan pendinginan secara cepat dengan menggunakan media air. Tujuanya adalah untuk mendapatkan struktur martensite, semakin banyak unsur karbon,maka struktur martensite yang terbentuk juga akan semakin banyak. Karena martensite terbentuk dari fase Austenite yang didinginkan secara cepat. Hal ini disebabkan karena atom karbon tidak sempat berdifusi keluar dan terjebak dalam struktur kristal dan membentuk struktur tetragonal yang ruang kosong antar atomnya kecil,sehingga kekerasanya meningkat.&lt;br /&gt;Dari diagaram pendinginan diatas dapat dilihat bahwa dengan pendinginan cepat (kurva 6) akan menghasilkan struktur martensite karena garis pendinginan lebih cepat daripada kurva 7 yang merupakan laju pendinginan kritis (critical cooling rate) yang nantinya akan tetap terbentuk fase austenite (unstable). Sedangkan pada kurva 6 lebih cepat daripada kurva 7,sehingga terbentuk struktur martensite yang kekerasanya berkisar antara 600 BHN-750 BHN, tetapi bersifat rapuh karena tegangan dalam yang besar.&lt;br /&gt;Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan proses hardening pada Baja karbon tinggi akan meningkatkan kekerasanya. Dengan meningkatnya kekerasan, maka efeknya terhadap kekuatan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Kekuatan impact (impact strength) akan turun karena dengan meningkatnya kekerasan, maka tegangan dalamnya akan meningkat. Karena pada pengujian impact beban yang bekerja adalah beban geser dalam satu arah , maka tegangan dalam akan mengurangi kekuatan impact.&lt;br /&gt;• Kekuatan tarik (tensile sterngth) akan meningkat. Hal ini disebabkan karena pada pengujian tarik beban yang bekerja adalah secara aksial yang berlawanan dengan arah dari tegangan dalam, sehingga dengan naiknya kekerasan akan meningkatkan kekuatan tarik dari suatu material.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16&lt;br /&gt;8. Baja dalam kehidupan&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, biasanya keberadaan baja diabaikan karena kebanyakan dilapisi bahan lain. Orang baru menyadarinya ketika menyentuh benda dingin dan keras seperti lemari es, meja belajar, kursi, dan tiang listrik. Tabel menunjukkan contoh produk baja dalam berbagai bidang.&lt;br /&gt;Pada bidang konstruksi dan tata kota, kekuatan baja yang dapat menyangga beban berat digunakan untuk kerangka bangunan pencakar langit sampai ketinggian 450 meter, seperti Petronas Twin Towers di Malaysia. Baja juga tahan terhadap perpatahan sehingga dapat melindungi dari gangguan gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan ton baja juga digunakan untuk pembangunan jembatan antarpulau sampai berjarak lebih dari satu kilometer, seperti jembatan Kanmonbashi di Jepang.&lt;br /&gt;Jadi, baja telah menyatu dalam kehidupan manusia dan menjadi penopang utama seluruh aktivitas dalam proses produksi sehingga tidak dapat dipisahkan dari masyarakat industri. Suatu bangsa tidak akan dapat membangun kekuatan industri tanpa memiliki industri baja dan teknologinya.&lt;br /&gt;9. Baja di Indonesia&lt;br /&gt;Menurut penelitian jumlah konsumsi baja suatu bangsa dapat dijadikan indikator tingkat kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Negara-negara maju umumnya mengonsumsi 700 kilogram baja per jiwa per tahun. Masyarakat Indonesia baru mengonsumsi 20 kilogram per jiwa. Ini berarti baja masih belum dirasakan keberadaannya oleh masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;Baja dengan nilai ekonomi tinggi dan berfungsi vital masih belum mendapat perhatian dengan baik oleh pemerintah. Maka, daya dukung baja terhadap kinerja dan performan proses produksi sangat lemah. Dampaknya, produk-produk Indonesia belum bisa berkompetisi dengan produk dari negara lain baik dalam jumlah produksi, kualitas, dan ketepatan waktu penyebarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17&lt;br /&gt;Indonesia yang dikenal kaya sumber daya alam harus mengimpor 100 persen bahan baku baja (pellet) dan 60-70 persen scrap baja untuk keperluan industri bajanya. Ini masih ditambah teknologi pengolahan baja yang tidak efisien karena menggunakan sumber energi gas yang semakin meningkat harganya serta teknologi yang masih tergantung kepada negara pemberi lisensinya.&lt;br /&gt;Dari hasil survei, diketahui bahwa cadangan bijih besi di Indonesia berjumlah cukup besar dan tersebar di beberapa pulau, seperti Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Irian Jaya dengan total melebihi 1.300 juta ton, meskipun dengan kadar kandungan besi yang masih rendah antara 35-58 persen Fe. Sementara itu, bahan pendukung, seperti batu bara dan kapur, juga melimpah di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Cadangan ini dapat memenuhi konsumsi besi baja dalam negeri sekitar 2,5 ton per jiwa. Berarti Indonesia punya modal menjadi masyarakat berbasis industri.&lt;br /&gt;Permasalahannya hanyalah bagaimana menciptakan teknologi peleburan bijih besi yang sedikit lebih rendah kadar besinya. Pemerintah harus segera membentuk tim khusus pengembangan teknologinya. Kalau Jepang yang di masa Perang Dunia II tak punya bijih besi kini mampu berkembang, Indonesia tentu bisa lebih baik.&lt;br /&gt;Dewasa ini, pengembangan teknologi manufaktur besi baja sudah sangat berkembang di beberapa negara maju, tinggal bagaimana mentransfer atau "mencuri" teknologi tersebut dan diterapkan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Baja dapat didefinisikan suatu campuran dari besi dan karbon,dimana unsur karbon (C) menjadi dasar campurannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil kekerasan dalam perlakuan panas antara lain; Komposisi kimia, Langkah Perlakuan Panas, Cairan Pendinginan, Temperatur Pemanasan, dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Macam – macam proses pembuatan baja&lt;br /&gt;Prosese converter&lt;br /&gt;Proses bassemer ( asam )&lt;br /&gt;Proses Thomas ( basa )&lt;br /&gt;Proses Siemens martin&lt;br /&gt;Proses Oxygen furnace&lt;br /&gt;Proses dapur listrik&lt;br /&gt;Proses dapur kopel&lt;br /&gt;Proses dapur cawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Klasifikasi baja :&lt;br /&gt;a. Menurut komposisi kimia :&lt;br /&gt;- Baja carbon&lt;br /&gt;- Baja paduan&lt;br /&gt;b. High Strength Low Alloy Stell ( HSLS )&lt;br /&gt;c. Baja perkakas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-6332962870358229649?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/6332962870358229649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=6332962870358229649' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/6332962870358229649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/6332962870358229649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/10/makala-baja.html' title='makala baja'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-5703172136252989714</id><published>2009-10-30T20:34:00.001-07:00</published><updated>2009-10-30T20:34:46.526-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Mesin Bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mempelajari topik ini, mahasiswa diharapkan mampu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Menyebutkan defenisi mesin bor&lt;br /&gt;   2. Menyebutkan fungsi mesin bor&lt;br /&gt;   3. Menyebutkan jenis-jenis mesin bor&lt;br /&gt;   4. Menyebutkan kapasitas mesin bor&lt;br /&gt;   5. Menyebutkan pemegang mata bor&lt;br /&gt;   6. Menyebutkan pemegang dan penjepit benda kerja&lt;br /&gt;   7. Menyebutkan jenis-jenis mata bor&lt;br /&gt;   8. Menyebutkan prinsip pengeboran&lt;br /&gt;   9. Menyebutkan kecepatan potong pengeboran&lt;br /&gt;  10. Menyebutkan pemakanan pengeboran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin bor adalah suatu jenis mesin perkakas pengerjaan logam yang berfungsi untuk mengerjakan lobang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi mesin bor adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Membuat lobang&lt;br /&gt;   2. Membuat lobang bertingkat&lt;br /&gt;   3. Membesarkan lobang&lt;br /&gt;   4. Chamfer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis mesin bor menurut macamnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Mesin bor meja&lt;br /&gt;   2. Mesin bor lantai&lt;br /&gt;   3. Mesin bor radial&lt;br /&gt;   4. Mesin bor koordinat&lt;br /&gt;   5. Mesin bor tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut kapasitasnya, mesin bor digolongkan atas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Diameter terbesar lobang yang dapat dikerjakan&lt;br /&gt;   2. Jarak gerak poros maksimum turun naik&lt;br /&gt;   3. Jarak poros maksimum dengan meja mesin&lt;br /&gt;   4. Jarak terjauh antara tiang dengan poros mesin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JENIS-JENIS MESIN BOR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 1. Mesin Bor Meja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin bor meja adalah mesin bor yang diletakkan diatas meja. Mesin ini digunakan untuk membuat lobang benda kerja dengan diameter kecil (terbatas sampai dengan diameter 16 mm). Prinsip kerja mesin bor meja adalah putaran motor listrik diteruskan ke poros mesin sehingga poros berputar. Selanjutnya poros berputar yang sekaligus sebagai pemegang mata bor dapat digerakkan naik turun dengan bantuan roda gigi lurus dan gigi rack yang dapat mengatur tekanan pemakanan saat pengeboran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Mesin Bor Meja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 2. Mesin Bor Lantai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin bor lantai adalah mesin bor yang dipasang pada lantai. Mesin bor lantai disebut juga mesin bor kolom. Jenis lain mesin bor lantai ini adalah mesin bor yang mejanya disangga dengan batang pendukung. Mesin bor jenis ini biasanya dirancang untuk pengeboran benda-benda kerja yang besar dan berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2. Mesin Bor Lantai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 3. Mesin Bor Radial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin bor radial khusus dirancang untuk pengeboran benda-benda kerja yang besar dan berat. Mesin ini langsung dipasang pada lantai, sedangkan meja mesin telah terpasang secara permanen pada landasan atau alas mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3. Mesin Bor Radial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 4. Mesin Bor Koordinat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin bor koordinat pada dasarnya sama prinsipnya dengan mesin bor sebelumnya. Perbedaannya terdapat pada sistem pengaturan posisi pengeboran. Mesin bor koordinat digunakan untuk membuat/membesarkan lobang dengan jarak titik pusat dan diameter lobang antara masing-masingnya memiliki ukuran dan ketelitian yang tinggi. Untuk mendapatkan ukuran ketelitian yang tinggi tersebut digunakan meja kombinasi yang dapat diatur dalam arah memanjang dan arah melintang dengan bantuan sistem optik. Ketelitian dan ketepatan ukuran dengan sisitem optik dapat diatur sampai mencapai toleransi 0,001 mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4. Mesin Bor Koordinat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMEGANG MATA BOR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 1. Cekam Bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cekam bor digunakan untuk memegang mata bor bertangkai silindris. Biasanya cekam ini mempunyai 2 atau 3 rahang penjepit. Ukuran cekam bor ditunjukkan oleh diameter terbesar dari mata bor yang dapat dijepit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 5. Cekam Bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 2. Sarung Pengurung/Sarung Tirus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata bor yang bertangkai tirus dapat dipegang oleh sarung pengurung yang berlobang tirus. Oleh karena tangkai dan sarung berbentuk tirus, maka pada saat mata bor ditekan, ia akan saling mengunci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 6. Sarung Pengurung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lobang dan tangkai tirus dibuat menurut tirus morse, yaitu ketrirusan menurut standar internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 1. Ukuran Tirus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MORSE&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAMETER TIRUS TERBESAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morse 1&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12,20 mm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morse 2&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18,00 mm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morse 3&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24,10 mm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morse 4&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31,60 mm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMEGANG DAN PENJEPIT BENDA KERJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 1. Ragum Tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ragum tangan dapat dibuka dan dikunci dengan kekuatan tangan. Benda kerja yang dapat dijepit oleh ragum tangan harus berukuran kecil dan terbatas sampai pada diameter ± 6 mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 7. Penjepitan Benda Kerja Dengan Ragum Tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 2. Ragum Mesin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benda kerja yang besar tidak dapat dipegang oleh tangan karena gaya pemotongannya semakin besar, maka digunakan ragum mesin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 8. Penjepitan Benda Kerja Dengan Ragum Mesin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 3. Meja Mesin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjepitan benda kerja pada meja mesin umumnya dilakukan apabila benda kerja tidak mungkin di jepit oleh ragum. Teknik penjepitan benda kerja menggunakan baut  pengunci T yang mana baut ini dimasukkan ke dalam alur meja mesin bor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 9. Penjepitan Benda Kerja Dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meja Mesin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 4. Tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemegangan benda kerja dengan tangan dapat dilakukan untuk benda kerja yang kecil dan panjang serta lobang yang dibuat tidak dalam dan berdiameter kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATA BOR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata Bor Spiral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut mata bor spiral karena mata bor ini mempunyai alur potong melingkar yang berbentuk spiral sepanjang badan. Mata bor spiral mempunyai dua bagian utama yaitu mata potong dan sudut pemotong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata bor spiral dibuat dari bahan baja karbon, baja campuran, baja kecepatan tinggi dan karbida. Bentuk badan mata bor ini tidak silindris tetapi berbentuk tirus dari ujung sampai batas tangkai dengan kenaikan 0,05 mmsetiap kenaikan panjang 100 mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata bor spiral terdapat dua macam bentuk  tangkai, yaitu tangkai berbentuk silindris dan tangkai yang berbentuk tirus. Alur spiral mempunyai sudut tatal dan dapat mempercepat keluarnya bram selama pengeboran. Mata potong terdiri dari dua buah bibir pemotong. Tebal bor merupakan tulang/punggung yang berbentuk spiral , bagian ini terdapat di kedua alur pemotong. Sisi pemotong terdapat sepanjang alur pemotong dan ini dapat menentukan ukuran bor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 10. Bor Spiral dan Bagian-Bagiannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata Pemotong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata potong terdiri dari dua bagian, yaitu bibir pemotong dan sisi pemotong. Bibir pemotong mata bor terdapat dua buah yang terletak antara dua sisi pemotong yang saling berhadapan. Kedua sisi pemotongan ini diasah hingga membentuk sudut yang bervariasi sesuai dengan bahan yang di bor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 2. Sudut Mata Bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BESAR SUDUT&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;500-800&lt;br /&gt; Kuningan, Perunggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1180&lt;br /&gt; Baja, Besi Tuang, Baja Lunak, Baja Tuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1400&lt;br /&gt; Baja Keras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut Potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut potong mata bor terdapat empat macam, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Sudut Bebas (a)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Sudut Mata Potong (b)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Sudut Tatal (γ)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Sudut Pemotongan (δ)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 11. Sudut Potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujung mata pemotong harus selalu tajam. Pusat/ujung bibir pemotong yang tidak sentris saat pengasahan mata bor menghasilkan beban yang tidak sama terhadap bor. Akibatnya lobang yang terbentuk tidak tepat, bergeser/menyimpang posisinya dari senter yang ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRINSIP PENGEBORAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pekerjaan yang dilakukan, maka mesin bor dapat berfungsi untuk membuat lobang silindris dan bertingkat, membesarkan lobang, memcemper lobang dan mengetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan yang banyak menuntut ketelitian yang tinggi pada pengeboran adalah pada saat menempatkan mata bor pada posisi yang tepat di titik senter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KECEPATAN POTONG PENGEBORAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan potong ditentukan dalam satuan panjang yang dihitung berdasarkan putaran mesin per menit. Atau secara defenitif dapat dikatakan bahwa kecepatan potong adalah panjangnya bram yang terpotong per satuan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap jenis logam mempunyai harga kecepatan potong tertentu dan berbeda-beda. Dalam pengeboran putaran mesin perlu disesuaikan dengan kecepatan potong logam. Bila kecepatan potongnya tidak tepat, mata bor cepat panas dan akibatnya mata bor cepat tumpul atau bisa patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan potong ditentukan oleh:&lt;br /&gt;-         Jenis bahan yang akan dibor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Jenis bahan mata bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Kualitas lobang yang diinginkan&lt;br /&gt; -       Efesiensi pendinginan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-       Cara/teknik pengeboran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-       Kapasitas mesin bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 3. Harga Kecepatan Mata Bor Dari Bahan HSS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAHAN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KECEPATAN POTONG  (m/menit)&lt;br /&gt;Alumunium Campuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuningan Campuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perunggu Tegangan Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besi Tuang Lunak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besi Tuang Menengah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besi Tuang Keras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baja Karbon Rendah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baja Karbon Sedang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baja Karbon Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baja Perkakas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baja Campuran&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60 – 100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30 – 100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 – 30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30 – 50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 – 30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 – 20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 – 30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30 – 50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 – 30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 – 20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 – 30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 – 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan putara mesin bor per menit ditentukan berdasarkan keliling mata bor dalam satuan panjang . Kemudian kecepatan potong dalam meter per menit dirubah menjadi milimeter per menit dengan perkalian 1000. akhirnya akan diperoleh kecepatan potong pengeboran dalam harga milimeter per menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu putaran penuh, bibir mata bor (Pe) akan menjalani jarak sepanjang garis lingkaran (U). Oleh karena itu, maka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;U       = Keliling bibir mata potong bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D       = Diameter mata bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;p        = 3.14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak keliling pemotongan mata bor tergantung pada diameter mata bor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 12. Hubungan Diameter Mata Bor dan Keliling Mata Bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pemotongan juga menentukan kecepatan pemotongan. Oleh karena itu jarak yang ditempuh oleh bibir pemotong mata bor harus sesuai dengan kecepatan putar mata bor. Berdasarkan hal tersebut maka jarak keliling bibir pemotongan mata bor (U) selama n putaran per menit dapat dihitung dengan rumus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;U = p x d x n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;U       = keliling bibir potong mata bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D       = Diameter mata bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N       = putaran mata bor per menit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kecepatan potong dilambangkan dengan huruf V dalam satuan meter per menit. Jarak keliling yang ditempuh mata bor adalah sama dengan jarak atau panjangnya bram yang terpotong dalam satuan panjang per satuan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hal tersebut maka jarak keliling yang ditempuh mata potong bor (U) sama dengan panjangnya bram terpotong dalam satuan meter per menit. Berarti kecepatan potong sama dengan jarak keliling pemotongan mata bor. Maka:&lt;br /&gt;V = U&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V= p x d x n (m/menit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan rumus diatas selanjutnya putaran mata bor dalam satu menit adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMAKANAN PENGEBORAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakanan adalah jarak perpindahan mata potong bor ke dalam lobang/benda kerja dalam satu kali putaran mata bor. Besarnya pemakanan dalam pengeboran dipilih berdasarkan jarak pergeseran mata bor dalam satu putaran, sesuai dengan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakanan juga tergantung pada bahan yang akan dibor, kualitas lobang yang dibuat, kekuatan mesin yang ditentukan berdasarkan diameter mata bor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 4. Besarnya Pemakanan Berdasarkan Diameter Mata Bor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diameter Mata Bor (mm)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya Pemakanan Dalam Satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali Putaran (mm)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 – 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 – 12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 – 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 – dan seterusnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0.025 – 0.050&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0.050 – 0.100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0.100 – 0.175&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0.175 – 0.375&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0.375 – 0.675&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evaluasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Sebutkan defenisi mesin bor!&lt;br /&gt;   2. Sebutkan fungsi mesin bor!&lt;br /&gt;   3. Sebutkan jenis-jenis mesin bor!&lt;br /&gt;   4. Sebutkan kapasitas mesin bor!&lt;br /&gt;   5. Sebutkan pemegang mata bor!&lt;br /&gt;   6. Sebutkan pemegang dan penjepit benda kerja!&lt;br /&gt;   7. Sebutkan jenis-jenis mata bor!&lt;br /&gt;   8. Sebutkan prinsip pengeboran!&lt;br /&gt;   9. Sebutkan kecepatan potong pengeboran!&lt;br /&gt;  10. Sebutkan pemakanan pengeboran!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-5703172136252989714?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/5703172136252989714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=5703172136252989714' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/5703172136252989714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/5703172136252989714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/10/mesin-bor-setelah-mempelajari-topik-ini.html' title=''/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-3200429872766402322</id><published>2009-10-30T20:32:00.001-07:00</published><updated>2009-10-30T20:32:16.702-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>MESIN BUBUT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengertian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bubut (turning) adalah suatu proses permesinan dengan cara menghilangkan/pengambilan tatal dari bahan/benda kerja, dimana pahat memotong benda kerja yang berputar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mesin Bubut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian-bagian terpenting pada mesin bubut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Kepala tetap dengan kotak roda gigi&lt;br /&gt;2.Eretan melintang&lt;br /&gt;3.Kotak roda gigi ulir&lt;br /&gt;4.Pemutar eretan melintang&lt;br /&gt;5.Pelat cekam&lt;br /&gt;6.Eretan atas&lt;br /&gt;7.Alas&lt;br /&gt;8.Pemutar eretan atas&lt;br /&gt;9.Sumbu pembawa untuk ulir&lt;br /&gt;10.Pempat pahat&lt;br /&gt;11.Sumbu pembawa untuk pemotongan&lt;br /&gt;12.Kepala lepas&lt;br /&gt;13.Eretan memanjang&lt;br /&gt;14.Pemutar kepala atas.&lt;br /&gt;15.Roda pemutar eretan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1.1 Kolet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolet adalah alat yang presisi sekali dan sudah dikeraskan yang berfungsi sebagai pemegang benda-benda kerja bulat dan teliti.&lt;br /&gt;Rumah kolet dan lolet itu sendiri harus bersih sebelum digunakan.&lt;br /&gt;Selama bekerja dengan kolet, cincin pengikat harus dipasang pada leher poros.&lt;br /&gt;Kolet yang cocok harus dipilih sesuaidengan diameter benda kerja.&lt;br /&gt;Diameter benda kerja tidak akan pernah dilebihkecilkan daripada 0,10 mm dari diameter kolet.&lt;br /&gt;Jika benda kerja yang diameternya tidak cocok, maka kolet akan rusak.&lt;br /&gt;Jika kita mempunyai kolet yang tidak cocok untuk benda kerja, maka benda kerja dijepit dengan pelat cekam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Gerakan-gerakan dalam membubut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1 Gerakan berputar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan putar benda kerja digerakkan pada pahat, dan disebut kecepatan potong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2 Gerakan memanjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pemotongan itu arahnya sejajar dengan sumbu benda kerja, gerakan ini disebut gerakan memanjang atau pemakanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3 Gerakan melintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pemotongan itu arahnya tegak lurus terhadap sumbu benda kerja, maka disebut gerakan melintang atau pemotongan permukaan (facing).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Perputaran dan Pemakaian dalam membubut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan potong dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ukuran bahan yang dikerjakan&lt;br /&gt;* ukuran bagian tatal yang terpotong (dalamnya pemotongan x kecepatan pemakanan)&lt;br /&gt;* tingkat kehalusan yang diinginkan&lt;br /&gt;* bahan pahat yang digunakan&lt;br /&gt;* bentuk pahat&lt;br /&gt;* pencekaman/penjepitan benda kerja&lt;br /&gt;* macam dan keadaan mesin bubut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pemotongan kasar harus digunakan putaran mesin yang rendah (lambat) dan kecepatan pemakanan yang besar (cepat) maka hasilnya akan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pemotongan dengan tingkat penyelesaian halus digunakan putaran mesin yang tinggi dan kecepatan pemakanan yang lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kecepatan potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan putar benda kerja ditunjukkan pada suatu titik yang berputar dalam satuan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika benda kerja dengan garis tengah d1 membuat 1 putaran tiap menit, maka panjang tatal (beram) yang terpotong dalam 1 menit adalah d x p = keliling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika benda kerja berputar lebih dari 1 putaran dalam 1 menit, misalnya n putaran, maka panjang tatal yang terpotong dalam 1 menit adalah =&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d x p x n.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjang tatal ini diukur dalam satuan meter tiap menit dan disebut dengan kecepatan potong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin besar garis tengah benda kerja, maka makin panjang perbandingan tatal yang dibentuk. Kita liha, bahwa kecepatan potong itu dipengaruhi langsung oleh besarnya garis tengah benda kerja dan banyaknya putaran tiap menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya putaran tiap menit = r.p.m (rotasi per menit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar-gambar teknik, ukuran garis tengah itu dinyatakan dalam mm, tetapi kecepatan potong dalam membubut dinyatakan dalam m/menit. Olehnya itu kita harus membaginya dengan 1000 untuk memperoleh satuan meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka putaran didapatkan dengan rumus :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecepatan potong ini dipersiapkan untuk pemotongan secara terus menerus selama 1 jam atau terputus-putus degnan jumlah waktu 1 jam tanpa mempertajam (mengasah) pahat potongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu 1 jam ini relatif, karena kadang-kadang kurang, kadang-kadang lebih dari 1 jam (secara praktis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : Bahan yang akan dikerjakan adalah St.37 dengan kecepatan potong = 20-25 m/menit ; V = 20 m/menit, artinya bahan ini dikerjakan dengan pahat potong HSS yang dipersiapkan untuk pemotongan secara terus menerus selama 1 jam atau terputus-putus dengan jumlah waktu 1 jam, tanpa mengasah pahatnya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin naik kecepatan potong (untuk bahan yang sama), maka semakin berkurang umur pahatnya, dan semakin turun kecepatan potongnya maka semakin bertambah umurnya tetapi permukaan benda kerja kasar (perhatikan grafik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diingat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengerjakan benda kerja di mesin bubut, tidak hanya kecepatan potong saja yang mempengaruhi, tetapi harus diperhatikan kecepatan pemakanan dan sudut-sudut pahatnya harus tepat untuk bahan yang dikerjakan serta proses pendinginannya (air pendingin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pahat bubut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan arah pemakanannya, pahat bubut terbagi atas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- pahat kanan, bila pahat dipegang pada permukaannya menghadap pekerja dengan ujung menunjuk ke bawah dan ujung potong berada di sebelah kanan atau memotong dari arah kanan ke kiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- pahat kiri, memotong dari arah kiri ke kanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan bentuk dan penggunaannya, pahat bubut terbagi atas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- pahat kasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- pahat halus (penyelesaian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- pahat sisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- pahat potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- pahat alur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- pahat ulir (ulir luar dan dalam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan kedudukan dari bentuk kepala potongnya terhadap poros dari pahat, maka pahat bubut terbagi atas :&lt;br /&gt;6.1 Gambar Penggunaan/Pemakaian Pahat-pahat Bubut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.2 Sudut-sudut pahat bubut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut-sudut pahat bubut tergantung dari bahan benda kerja dan bahan pahat itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahat-pahat tersebut mungkin dibuat dari baja perkakas, baja kecepatan tinggi atau carbide. Pahat yang terbuat dari baja kecepatan tinggi sangat keras (liat) dan tahan panas sampai 600oC. Pahat jenis ini umum digunakan karena dapat melayani hampir semua keperluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahat-pahat bubut mempunyai kesamaan patokan bentuk seperti pada pahat-pahat lainnya, misalnya pada bentuk bidang baji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.3 Sudut-sudut pahat dari bahan baja kecepatan tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kuningan, perunggu, bahan yang rapuh dan keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bahan lunak dan aluminium murni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk perunggu liat dan lunak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk baja tuang yang berkualitas 34 - 50 kg/mm2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk baja tuang yang berkualitas 50 - 70 kg/mm2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk baja tuang yang berkualitas lebih dari 70 kg/mm2, seperti kuningan merah dan perunggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.4 Mengatur letak tinggi pahat bubut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letak ujung sisi pemotong pahat harus disesuaikan tepat pada gerakan sumbu benda kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika letak pahat di atas sumbu, maka garis sumbu dan sudut tatal akan membuat sudut lebih besar dan sudut bebasnya berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya pahat akan melentur dan sisi depan bagian bawah akan masuk lebih dalam pada benda kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika letak pahat di bawah sumbu, maka besarnya sudut antara garis sumbu dan sudut tatal akan berkurang, dan sudut bebasnya menjadi besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan pahat yang demikian akan mengakibatkan benda kerja rusak dan terangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari getaran pada pahat, maka pahat harus diikat sependek mungkin pada tempat pahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatur tinggi rendahnya pahat ialah dengan keping baja yang berbentuk cekung. Kedudukan pahat harus rata, sejajar dengan tempat pahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ketirusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketirusan digunakan untuk bermacam-macam keguanaan di bengkel, misalnya untuk pengikatan dan sealing. Pada penggunaan yang umum ketirusan ini sudah dinormalisasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk tirusnya dapat dibuat di mesin bubut dengan 3 perbedaan cara :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membubut tirus dengan eretan atas&lt;br /&gt;2. Membubut tirus dengan menggerakkan kepala lepas&lt;br /&gt;3. Membubut tirus dengan perlengkapan pembubutan tirus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.1 Mengatur eretan atas dengan skala derajat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eretan atas harus diatur searah dengan arah ketirusan yang akan dibuat. Eretan atas digerakkan dari posisi nol pada skala sampai menunjukkan setengah dari sudut ketirusan (a/2) dan dikencangkan dengan baut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.2 Mengatur eretan atas dengan pemeriksa tirus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksa tirus dapat digunakan sebagai bahan dasar pengaturan eretan atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dial indicator ditempatkan pada ereta atas dan ujung dial disentuhkan pada sepanjang sisi pemeriksa tirus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan yang benar adalah bila dialnya tidak menunjukkan perbedaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.3 Mengatur sudut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk operasi pembubutan, pengaturan sudutnya adalah sudut dari kemiringan atau setengah dari sudut ketirusannya (a/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut (a/2) adalah = tg (a/2) =&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-3200429872766402322?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/3200429872766402322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=3200429872766402322' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/3200429872766402322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/3200429872766402322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/10/mesin-bubut-1.html' title=''/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-40346754120547632</id><published>2009-10-30T20:25:00.000-07:00</published><updated>2009-10-30T20:25:15.474-07:00</updated><title type='text'>FRAIS BRIDGESPORT</title><content type='html'>PROSIDING SEMINAR NASIONAL&lt;br /&gt;PENELITIAN DAN PENGELOLAAN PERANGKAT NUKLIR&lt;br /&gt;Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan&lt;br /&gt;Yogyakarta, 19 September 2006&lt;br /&gt;Bambang Lusmiyanto, dkk. ISSN 1410 – 8178 91&lt;br /&gt;PERBAIKAN KEPALA PEMBAGI UNIVERSAL PADA MESIN&lt;br /&gt;FRAIS BRIDGEPORT&lt;br /&gt;Bambang Lusmiyanto, Tony Rahardjo, Setyo Atmojo, Sukija&lt;br /&gt;P3TM-BATAN&lt;br /&gt;ABSTRAK&lt;br /&gt;PERBAIKAN KEPALA PEMBAGI UNIVERSAL PADA MESIN FRAIS BRIDGEPORT.&lt;br /&gt;Telah dilaksanakan perbaikan kepala pembagi universal pada mesin frais bridgeport,&lt;br /&gt;merupakan suatu peralatan yang sangat utama pada mesin frais yang sering&lt;br /&gt;digunakan untuk pembuatan berbagai macam alur yang sangat presisi, jarak garis&lt;br /&gt;tengah antara lubang harus sama, untuk pembagian merata maupun tidak merata.&lt;br /&gt;Alat tersebut mengalami kerusakan sehingga tidak bisa dipergunakan, berdasarkan&lt;br /&gt;pengecekan dan pencarian kerusakan ditemukan, kerusakan pada rumah lager, lager&lt;br /&gt;penumpu poros roda keong pemutar utama hancur dan poros ulir cacing dalam&lt;br /&gt;keadaan aus. Hal ini disebabkan terendam sisa air pendingin pisau frais yang sedikit&lt;br /&gt;demi sedikit masuk kedalam kotak transmisi, karena dari pabriknya tidak disediakan&lt;br /&gt;lubang pembuangan. Perbaikan meliputi, rumah lager, ujung poros roda keong,&lt;br /&gt;penggantian lager, pembuatan lubang pembuangan air dan lubang pelumasan untuk&lt;br /&gt;memasukkan minyak pelumas. Kemudian dilakukan uji fungsi dan berdasarkan hasil&lt;br /&gt;pengujian maka peralatan kepala pembagi dapat berfungsi dengan baik seperti&lt;br /&gt;semula.&lt;br /&gt;ABSTRACT&lt;br /&gt;REPAIR LEAD THE UNIVERSAL DIVISOR AT HOBBING MACHINE OF&lt;br /&gt;BRIDGEPORT. have been executed by arepair lead the divisor is a very especial&lt;br /&gt;equipments at hobbing machine is which is often used for the making of assorted&lt;br /&gt;groove very of persisi, hole and apart its diameter have to is of equal, division flatten&lt;br /&gt;and also do not flatten the appliance experience of the damage so that cannot be&lt;br /&gt;used, pursuant to checking and damage seeking, is hence found by damage of at&lt;br /&gt;hous lager, especial lager convergent axis rotation have fallen to pieces and axis of&lt;br /&gt;worm thread also rarefaction, this matter is caused by because to get a soaking of is&lt;br /&gt;rest of hobbing knife cooler water is which little by little come into the transmission,&lt;br /&gt;because from its factory is not provided by a dismissal hole. Repair of divisor saucer&lt;br /&gt;cover the house lager, axis of worm thead, replacement lager, making of dismissal&lt;br /&gt;hole irrigate the cooler, and making of lubrication hole to include the lubricating oil is&lt;br /&gt;later, the executed by a function test, pursuant to examination result hence&lt;br /&gt;equipments lead the divisor saucer can function better like from the beginning.&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;erbaikan dan perawatan pada umumnya&lt;br /&gt;merupakan pekerjaan yang sangat penting dan&lt;br /&gt;didalam kinerja suatu sistem instalasi mesin dan&lt;br /&gt;peralatan laboratorium, karena dapat menghemat&lt;br /&gt;biaya bila dapat dikerjakan sendiri, serta akan&lt;br /&gt;memperpanjang umur penggunaan peralatan&lt;br /&gt;tersebut. Dalam hal ini Perbaikan yang&lt;br /&gt;dilaksanakan adalah perbaikan kepala piringan&lt;br /&gt;pembagi pada mesin frais yang beberapa waktu&lt;br /&gt;mengalami kerusakan berat terutama pada engkol&lt;br /&gt;utama pemutar poros yang tidak dapat diputar sama&lt;br /&gt;sekali. Para pengguana alat (teknisi) dalam&lt;br /&gt;melakasanakan pelayanan perbaikan atau&lt;br /&gt;pembuatan peralatan nuklir dengan melibatkan&lt;br /&gt;peralatan kepala pembagi, seperti pembuatan lubang&lt;br /&gt;baut beberapa flen pada instalasi hampa mesin&lt;br /&gt;berkas elektron, pembuatan nepel mur tidak bisa&lt;br /&gt;dilakukan, karena harus menunggu perbaikan dan&lt;br /&gt;alat tersebut hanya satu satunya yang ada di bengkel&lt;br /&gt;mekanik.&lt;br /&gt;Mesin frais memegang peranan penting&lt;br /&gt;pada proses pemberian bentuk dengan cara&lt;br /&gt;P&lt;br /&gt;PROSIDING SEMINAR NASIONAL&lt;br /&gt;PENELITIAN DAN PENGELOLAAN PERANGKAT NUKLIR&lt;br /&gt;Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan&lt;br /&gt;Yogyakarta, 19 September 2006&lt;br /&gt;ISSN 92 1410 - 8178 Bambang Lusmiyanto dkk&lt;br /&gt;mengelupaskan serpih. Prosedur pengefraisan yang&lt;br /&gt;tepat dan perkakas yang cocok memungkinkan&lt;br /&gt;pengikisan bidang dengan daya serpih yang besar&lt;br /&gt;atau pembuatan benda kerja dengan ketepatan yang&lt;br /&gt;tinggi secara sangat ekonomis.[2] Terutama&lt;br /&gt;penggunaan mesin frais modern berdaya tinggi&lt;br /&gt;membuka kemungkinan baru dalam penerapannya&lt;br /&gt;seperti pengefraisan halus sebagai alternatif dalam&lt;br /&gt;pembuatan berbagai macam pola (model) dan untuk&lt;br /&gt;mengerjaan pembuatan komponen/peralatan&lt;br /&gt;terhadap bahan kerja yang akan diproduksi atau&lt;br /&gt;dikerjakan, beberapa peralatan penting terdapat pada&lt;br /&gt;mesin frais seperti berbagai macam bentuk pisau&lt;br /&gt;frais, peralatan penjepit bahan kerja, kepala pembagi&lt;br /&gt;yang baru saja mengalami kerusakan dan telah&lt;br /&gt;selesai diperbaiki.&lt;br /&gt;Kepala pembagi adalah peralatan utama&lt;br /&gt;yang sangat diperlukan pada mesin frais yang akan&lt;br /&gt;digunakan jika pada permukaan benda kerja harus&lt;br /&gt;dibuat celah atau lekukan tiap jarak tertentu&lt;br /&gt;(pembagian), misalnya pembuatan alur berbagai&lt;br /&gt;jenis roda gigi, lubang spei, beberapa segi yang&lt;br /&gt;harus presisi, alur serpih pada pengikir lubang,&lt;br /&gt;lubang yang jarak garis tengahnya harus sama,&lt;br /&gt;pembagian merata maupun tidak merata. Pada&lt;br /&gt;gambar-1 ditampilkan bentuk fisik kepala pembagi&lt;br /&gt;yang dilihat dari bagian dalam[1].&lt;br /&gt;Didalam rumah kepala pembagi terdapat&lt;br /&gt;sebuah penggerak keong 7 yang dapat dilepaskan&lt;br /&gt;dari gandengannya yang mempunyai satu lilitan,&lt;br /&gt;sedangkan roda keong 8 kebanyakan memiliki 40&lt;br /&gt;gigi, sehingga dihasilkan perbandingan alih gerak&lt;br /&gt;40 : 1. Oleh karena itu di dalam satu kali putaran&lt;br /&gt;roda keong, keong harus melaksanakan 40 kali&lt;br /&gt;putaran. Di luar rumah poros keong terdapat sebuah&lt;br /&gt;cakram lubang 10 yang dapat ditukar, yang dengan&lt;br /&gt;jarum pengetat 20 dapat dieratkan pada rumah.&lt;br /&gt;Poros keong mempunyai hubungan ketat gaya&lt;br /&gt;dengan engkol pembagi 21. Pada setiap putaran&lt;br /&gt;engkol pembagi, keong melaksanakan juga satu&lt;br /&gt;putaran. Dengan sebuah jarum pembagi (index) 6&lt;br /&gt;yang dapat disetel pada arah jari-jari, setiap&lt;br /&gt;kedudukan engkol pembagi dapat ditetapkan di&lt;br /&gt;dalam sebuah lubang pada salah satu lingkaran&lt;br /&gt;lubang cakram. Untuk menghindarkan penghitungan&lt;br /&gt;lubang yang menyita waktu pada proses pembagian,&lt;br /&gt;maka daerah putaran engkol pembagi dibatasi oleh&lt;br /&gt;dua penunjuk 22, 23 yang kedudukannya satu&lt;br /&gt;terhadap yang lainnya dapat disetel. Letak kaki-kaki&lt;br /&gt;itu diatur sedemikian rupa sehingga mereka&lt;br /&gt;mengapit sebuah lubang lebih banyak dari pada&lt;br /&gt;yang dihasilkan oleh perhitungan.&lt;br /&gt;Roda gigi keong 8 duduk pada spindel&lt;br /&gt;kepala pembagi 4 yang menampung peralatan&lt;br /&gt;penjepitan benda kerja di luar rumah ( cakra,&lt;br /&gt;dagu, cakram datar, tang penjepit, peralatan untuk&lt;br /&gt;penjepitan antara senter-senter dan sebagainya).&lt;br /&gt;Selain daripada itu biasanya terdapat pula pada&lt;br /&gt;spindel kepala pembagi sebuah cakram pembagi 5&lt;br /&gt;yang pada pelepasan penggerak keong dari&lt;br /&gt;gandengannya mengizinkan pembagian langsung.[1]&lt;br /&gt;Perencanaan pengaturan perbaikan harus&lt;br /&gt;dibuat dan diterapkan untuk memastikan bahwa&lt;br /&gt;pekerjaan perbaikan harus dilaksanakan dengan baik&lt;br /&gt;dan diselesaikan dengan cara yang efisien dan aman,&lt;br /&gt;dengan jaminan bahwa kegiatan direncanakan&lt;br /&gt;secara sistematis, terpenuhi dan didokumentasikan.&lt;br /&gt;Personil harus sadar bahwa mereka bertanggung&lt;br /&gt;jawab menjalankan tugasnya sesuai dengan&lt;br /&gt;dokumen kerja. Perbaikan meliputi beberapa tahap&lt;br /&gt;pekerjaan, antara lain : pengecekan unjuk kerja,&lt;br /&gt;pengecekan unit, pengecekan komponen,&lt;br /&gt;penggantian komponen.&lt;br /&gt;Gambar 1. Potongan kepala pembagi&lt;br /&gt;1, 2. badan dasar 14.15. roda sekru&lt;br /&gt;3. tutup samping 16. mur&lt;br /&gt;4. spindel kepala&lt;br /&gt;pembagi&lt;br /&gt;17. sekrup penghubung&lt;br /&gt;5. cakram pembagi 18. rumah as roda&lt;br /&gt;keong&lt;br /&gt;6. jarum index 19. pengancing roda&lt;br /&gt;gigi&lt;br /&gt;7. ulir keong 20. rumah as&lt;br /&gt;pengancing roda&lt;br /&gt;gigi&lt;br /&gt;8. roda gigi keong 21. engkol pembagi&lt;br /&gt;9. ulir dalam 22.23. kaki penunjuk&lt;br /&gt;PROSIDING SEMINAR NASIONAL&lt;br /&gt;PENELITIAN DAN PENGELOLAAN PERANGKAT NUKLIR&lt;br /&gt;Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan&lt;br /&gt;Yogyakarta, 19 September 2006&lt;br /&gt;Bambang Lusmiyanto, dkk. ISSN 1410 – 8178 93&lt;br /&gt;10. cakram pembagi&lt;br /&gt;24. lager penumpu&lt;br /&gt;(kedua laker hancur&lt;br /&gt;)pegangan&lt;br /&gt;11. bumbung eksentris&lt;br /&gt;(rusak)&lt;br /&gt;25. poros (ujung poros&lt;br /&gt;keropos )&lt;br /&gt;13. jarum pengetat&lt;br /&gt;TATA KERJA&lt;br /&gt;Untuk pelaksanaan perbaikan agar dapat&lt;br /&gt;diselesaikan dengan cara yang efisien, aman dan&lt;br /&gt;diperoleh hasil kerja yang optimum, maka harus ada&lt;br /&gt;prosedur perencanaan pelaksanaan yang harus&lt;br /&gt;diperhatikan yaitu:&lt;br /&gt;• Mempelajari dan menentukan langkah kerja&lt;br /&gt;• Perencanaan penggunaan peralatan&lt;br /&gt;• Perencanaan penggunaan bahan dan komponen&lt;br /&gt;• Menentukan urutan pembongkaran&lt;br /&gt;• Mengamati dan menentukan bagian/komponen&lt;br /&gt;yang rusak&lt;br /&gt;• Mempelajari penyebab terjadinya kerusakan&lt;br /&gt;sehingga dapat dihindarkan&lt;br /&gt;Peralatan yang digunakan&lt;br /&gt;• Satu set kunci ring dan kunci pas&lt;br /&gt;• Satu set obeng plus dan minus&lt;br /&gt;• Satu set kunci L (matrik)&lt;br /&gt;• Kunci inggris&lt;br /&gt;• Kompresor udara&lt;br /&gt;• Treker&lt;br /&gt;• Peralatan pendukung lainnya&lt;br /&gt;Bahan yang digunakan&lt;br /&gt;• Minyak pembersih (bensin dan solar)&lt;br /&gt;• Kuas dan kain lap&lt;br /&gt;Pelaksanaan&lt;br /&gt;Setelah selesai perencanaan serta persiapan&lt;br /&gt;peralatan beserta bahan yang dipergunakan maka&lt;br /&gt;dimulai pembongkaran bagian-bagian sesuai dengan&lt;br /&gt;urutan sebagai berikut. Secara fisik kepala pembagi&lt;br /&gt;ditampilkan pada Gambar 2.&lt;br /&gt;Pembongkaran piringan pembagi&lt;br /&gt;Setelah selesai perencanaan serta persiapan&lt;br /&gt;peralatan dan bahan yang di pergunakan, maka&lt;br /&gt;dimulai pembongkaran bagian-bagian dari&lt;br /&gt;komponen piringan pembagi (cakram pembagi)&lt;br /&gt;tersebut, sesuai dengan urutan sebagai berikut,&lt;br /&gt;ditampilkan pada Gambar 3.&lt;br /&gt;• Membuka mur penahan/pengontra dengan&lt;br /&gt;menggunakan kunci ring yang tepat agar tidak&lt;br /&gt;merusak sudut mur penahan/pengontra.&lt;br /&gt;• Melepas ring dan kerah dari poros ujung spindel&lt;br /&gt;cacing.&lt;br /&gt;• Mengeluarkan handel putar beserta engkol&lt;br /&gt;pemutarnya.&lt;br /&gt;• Melepaskan sekrup pengunci lengan apit.&lt;br /&gt;• Kemudian diluarkan kerah c beserta lengan apit&lt;br /&gt;dengan menggunakan treker tarik.&lt;br /&gt;• Melepaskan ketiga sekrup dari pusat piringan&lt;br /&gt;pembagi&lt;br /&gt;• Melepaskan kunci pena belakang.&lt;br /&gt;• Mengeluarkan bagian peralatan satu persatu&lt;br /&gt;piringan pembagi tersebut, dengan cara ditarik.&lt;br /&gt;• Agar memudahkan penyetelan/pengesetan&lt;br /&gt;setelah perbaikan dan agar tidak terjadi&lt;br /&gt;kesalahan letak pemasangan dari peralatan&lt;br /&gt;tersebut maka tiap-tiap peralatan/komponen&lt;br /&gt;diberi tanda.&lt;br /&gt;Gambar 2. Bentuk fisik kepala piringan pembagi[2]&lt;br /&gt;Gambar 3. Bagian piringan pembagi&lt;br /&gt;Melepaskan bagian rumah roda gigi&lt;br /&gt;• Melepaskan baut pengikat rumah transmisi roda&lt;br /&gt;gigi dan kepala lepas/penjepit benda kerja&lt;br /&gt;dengan menggunakan kunci L dan ring sesuai&lt;br /&gt;dengan jenis kepala mur pengikat.&lt;br /&gt;• Dilepaskan kepala tetap/penjepit benda kerja&lt;br /&gt;• Membuka bagian tutup rumah roda gigi.&lt;br /&gt;• Memberikan tanda pada bagian-bagian yang&lt;br /&gt;dibongkar.&lt;br /&gt;• Membersihkan bagian dalam rumah dan roda&lt;br /&gt;gigi sebelum pelepasan roda gigi yang terkait&lt;br /&gt;PROSIDING SEMINAR NASIONAL&lt;br /&gt;PENELITIAN DAN PENGELOLAAN PERANGKAT NUKLIR&lt;br /&gt;Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan&lt;br /&gt;Yogyakarta, 19 September 2006&lt;br /&gt;ISSN 94 1410 - 8178 Bambang Lusmiyanto dkk&lt;br /&gt;dengan menggunakan solar/bensin, agar semua&lt;br /&gt;bagian terlihat dengan jelas.&lt;br /&gt;• Setelah rumah transmisi bagian atas terbuka&lt;br /&gt;maka terlihat hubungan roda keong dan roda&lt;br /&gt;spindel.&lt;br /&gt;• Memasang kembali komponen piringan pembagi&lt;br /&gt;seperti urutan semula, rumah transmisi bagian&lt;br /&gt;atas tidak dipasang.&lt;br /&gt;• Pencarian kerusakan dan faktor penyebab&lt;br /&gt;terjadinya kerusakan. Dengan cara diputar-putar&lt;br /&gt;searah dengan jarum jam dan juga berlawanan&lt;br /&gt;serta mengamati bagian yang berhubungan&lt;br /&gt;• Dalam hal ini ditampilkan pada Gambar 4.&lt;br /&gt;Gambar 4. Hubungan roda keong dan roda gigi&lt;br /&gt;spindel[2]&lt;br /&gt;Pemeriksaan/pengecekan bagian-bagian&lt;br /&gt;• Pemeriksaan bagian poros dan roda gigi yang&lt;br /&gt;terkait&lt;br /&gt;• Pencarian kerusakan dan penyebab kerusakan&lt;br /&gt;semua bagian masih terpasang, dengan diputarputar&lt;br /&gt;secara perlahan-lahan semua bagian dari&lt;br /&gt;poros utama sampai ke kepala tetap/cak&lt;br /&gt;(penjepit benda kerja), mengamati gerakan&lt;br /&gt;bagian yang berputar.&lt;br /&gt;• Pengecekan engkol pemutar, poros roda keong,&lt;br /&gt;roda gigi transmisi, laker dan rumah laker serta.&lt;br /&gt;• Setelah ditemukan kerusakan maka menentukan&lt;br /&gt;langkah perbaikan.&lt;br /&gt;• Melepaskan kembali komponen yang terkait&lt;br /&gt;dengan urutan seperti pada langkah a dan b.&lt;br /&gt;• Pelaksanaan perbaikan diantaranya adalah&lt;br /&gt;perbaikan ujung poros roda keong yang&lt;br /&gt;tertumpu pada kedua buah laker keropos&lt;br /&gt;(gambar nomor 25, Gambar 1), rumah&lt;br /&gt;laker/bumbung eksentrik mengalami keausan&lt;br /&gt;(nomor 11, Gambar 1), dua buah laker yang&lt;br /&gt;menumpu poros roda keong hancur (nomor 24,&lt;br /&gt;Gambar 1).&lt;br /&gt;• Semua bagian yang dilepaskan harus diberi&lt;br /&gt;tanda sesuai dengan urutan pembongkaran.&lt;br /&gt;Setelah selesai perbaikan kemudian disetel&lt;br /&gt;kembali, dilaksanakan pengujian fungsi kepala&lt;br /&gt;pembagi tersebut, agar dapat mengetahui tingkat&lt;br /&gt;keberhasilan yang dapat dicapai.&lt;br /&gt;HASIL DAN PEMBAHASAN&lt;br /&gt;Telah dapat diselesaikan perbaikan dan&lt;br /&gt;perawatan peralatan kepala pembagi pada mesin&lt;br /&gt;frais, penyebab terjadinya kerusakan dan&lt;br /&gt;perbaikannya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Berdasarkan temuan pencarian kerusakan atas&lt;br /&gt;kepala pembagi tersebut terjadi kerusakan pada&lt;br /&gt;kedua laker penumpu poros roda keong hancur,&lt;br /&gt;ujung poros roda keong pada permukaan yang&lt;br /&gt;ditumpu pada kedua buah laker tersebut&lt;br /&gt;mengalami pengeroposan, akibat dari dua buah&lt;br /&gt;laker yang tidak berfungsi sebagaimana&lt;br /&gt;mestinya sehingga rumah laker aus.&lt;br /&gt;2. Penyebab kerusakan tersebut berdasar&lt;br /&gt;pengamatan setelah pembongkaran adalah&lt;br /&gt;menimbunnya gram dan bekas air pendingin&lt;br /&gt;yang masuk kedalam rumah roda gigi transmisi.&lt;br /&gt;Sehingga lama kelamaan merendam roda gigi&lt;br /&gt;dan komponen yang lain, terjadilah korosi pada&lt;br /&gt;komponen tersebut dan menghancurkan lager,&lt;br /&gt;rumah lager, permukaan poros roda keong yang&lt;br /&gt;mengakibatkan kemacetan pada putaran&lt;br /&gt;transmisi. Dan juga dimungkinkan ada pengguna&lt;br /&gt;dalam mengoperasikan kepala piringan pembagi&lt;br /&gt;ini dengan memaksakan memutar engkol&lt;br /&gt;pemutar, sehingga terjadi keausan pada&lt;br /&gt;permukaan poros yang tergesek pada laker yang&lt;br /&gt;macet tersebut dan juga pada rumah laker, yang&lt;br /&gt;menyebabkan kerusakan secara fatal.&lt;br /&gt;3. Perbaikan dan penggantian komponen meliputi :&lt;br /&gt;4. - Rumah laker (bumbung eksentrik) mengalami&lt;br /&gt;keausan karena terendam air bekas pendingin,&lt;br /&gt;ditunjukkan pada bagian gambar nomor 11,&lt;br /&gt;Gambar 1.&lt;br /&gt;5. Cara perbaikannya adalah :&lt;br /&gt;Dengan cara melipisi permukaan&lt;br /&gt;menggunakan plat kuningan tebal 0,2 mm, lebar 15&lt;br /&gt;mm.&lt;br /&gt;• Penggantian dua buah laker sebagai penumpu&lt;br /&gt;poros roda keong nomor 24, Gambar 1.&lt;br /&gt;Kedua buah lager yang dipergunakan dengan&lt;br /&gt;standart diameter luar 18 mm, diameter dalam&lt;br /&gt;(poros) 15 mm, nomor seri M102 MB 51192&lt;br /&gt;• Permukaan poros roda keong nomor 25, Gambar&lt;br /&gt;1. Dengan cara bagian yang keropos dipopok las&lt;br /&gt;listrik, kemudian dibubut sesuai dengan diameter&lt;br /&gt;semula&lt;br /&gt;6. Untuk mengatasi menimbunnya gram beserta&lt;br /&gt;sisa air pendingin yang masuk kedalam rumah&lt;br /&gt;roda gigi transmisi maka pada badan kepala&lt;br /&gt;pembagi bagian bawah dibuat lubang yang&lt;br /&gt;berfungsi untuk keluarnya sisa air pendingin,&lt;br /&gt;gram yang terbawa masuk bekas air pendingin&lt;br /&gt;lewat celah tutup kepala piringan pembagi,&lt;br /&gt;jumlah pelubangan empat tempat dengan&lt;br /&gt;diameter 2,5 mm.&lt;br /&gt;PROSIDING SEMINAR NASIONAL&lt;br /&gt;PENELITIAN DAN PENGELOLAAN PERANGKAT NUKLIR&lt;br /&gt;Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan&lt;br /&gt;Yogyakarta, 19 September 2006&lt;br /&gt;Bambang Lusmiyanto, dkk. ISSN 1410 – 8178 95&lt;br /&gt;7. Berdasarkan hasil perbaikan dan perawatan&lt;br /&gt;kepala pembagi pada mesin frais tersebut,&lt;br /&gt;kemudian disetel kembali untuk dilaksanakan&lt;br /&gt;pengujian fungsi kepala pembagi tersebut.&lt;br /&gt;8. Hasil uji fungsi peralatan kepala pembagi setelah&lt;br /&gt;diperbaiki dapat berfungsi seperti semula dan&lt;br /&gt;siap dipergunakan sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;Dari hasil pelaksanaan perbaikan dan&lt;br /&gt;perawatan kepala pembagi pada mesin frais,&lt;br /&gt;beberapa tindakan dapat diambil kesimpulan&lt;br /&gt;sebagai berikut yaitu :&lt;br /&gt;1. Telah dapat dilaksanakan perbaikan dan&lt;br /&gt;perawatan peralatan kepala pembagi pada&lt;br /&gt;mesin frais dengan penggantian 2 (dua) buah&lt;br /&gt;laker sebagai penumpu poros roda keong, data&lt;br /&gt;kedua buah laker adalah nomor seri M102 MB&lt;br /&gt;51192&lt;br /&gt;2. Poros roda keong terutama pada permukaannya&lt;br /&gt;diperbaiki dengan cara dipopok las pada bagian&lt;br /&gt;yang keropos kemudian dibubut sesuai dengan&lt;br /&gt;standart laker yang digunakan.&lt;br /&gt;3. Memberi lubang kecil pada rumah roda gigi&lt;br /&gt;tranmisi dibagian bawah untuk pembuangan&lt;br /&gt;gram dan sisa air pendingin yang masuk,&lt;br /&gt;jumlah lubang ada 4 (empat) buah dengan&lt;br /&gt;diameter mata bor 2,5 mm.&lt;br /&gt;4. Penyebab kerusakan yang terjadi yaitu pada bak&lt;br /&gt;transmisi roda gigi tertumpuk gram (bekas&lt;br /&gt;sayatan logam) dan poros roda keong, laker&lt;br /&gt;serta rumah laker terendam oleh sisa air&lt;br /&gt;pendingin dengan waktu yang lama menumpuk&lt;br /&gt;dan menggumpal.&lt;br /&gt;5. Berdasarkan uji fungsi setelah perbaikan, maka&lt;br /&gt;peralatan kepala pembagi pada mesin frais&lt;br /&gt;tersebut dapat difungsikan seperti semula.&lt;br /&gt;SARAN&lt;br /&gt;1. Berhubung peralatan kepala pembagi tersebut&lt;br /&gt;sudah sangat tua dan di bengkel mekanik hanya&lt;br /&gt;mempunyai 1 (satu) unit maka perlu adanya&lt;br /&gt;pembelian peralatan yang baru, sehingga bila&lt;br /&gt;terjadi kerusakan tetap dapat melaksanakan&lt;br /&gt;pelayanan. Oleh karena itu perlu adanya&lt;br /&gt;perhatian kepada para pejabat yang terkait.&lt;br /&gt;2. Para teknisi dan pengguna peralatan hendaknya&lt;br /&gt;sangat memperhatikan dan mengetahui fungsi&lt;br /&gt;dan cara penyetelan handel-handel yang ada&lt;br /&gt;pada peralatan kepala pembagi tersebut.&lt;br /&gt;3. Hindari penyetelan secara pemaksaan sehingga&lt;br /&gt;terhindar dari kerusakan dan kecelakaan kerja.&lt;br /&gt;UCAPAN TERIMAKASIH&lt;br /&gt;Pada kesempatan ini penulis mengucapkan&lt;br /&gt;banyak terimakasih kepada Bapak Kepala Balai&lt;br /&gt;Elektromekanik dan Bapak Kepala Kelompok&lt;br /&gt;Penunjang Sarana Operasional yang telah memberi&lt;br /&gt;kepercayaan kepada penulis untuk memperbaiki&lt;br /&gt;peralatan kepala pembagi pada mesin frais. Bapak&lt;br /&gt;Sudarto yang telah banyak membantu perbaikan&lt;br /&gt;peralatan tersebut sehingga dapat diselesaikan&lt;br /&gt;dengan hasil yang baik, serta teman-teman staf&lt;br /&gt;penunjang sarana operasional yang tak dapat&lt;br /&gt;disebutkan satu persatu yang telah banyak&lt;br /&gt;memberikan bantuan untuk menyelesaikan&lt;br /&gt;perbaikan peralatan tersebut.&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;1. SCHONMETZ A., SINNL P., HEUBERGER.&lt;br /&gt;“Pengerjaan Logam dengan Mesin” , Penerbit&lt;br /&gt;Angkasa Bandung, (1985).&lt;br /&gt;2. SURBAKTY, KASMAN BARUS.&lt;br /&gt;“Ketrampilan dasar Mengefrais” CV SINAR&lt;br /&gt;HARAPAN MADIUN, Edisi kedua. (1984).&lt;br /&gt;3. STOLK. J., KROS. C., “ELEMEN MESIN”&lt;br /&gt;Edisi ke 2. Penerbit ERLANGGA, Jakarta&lt;br /&gt;(1984).&lt;br /&gt;4. DJAPRIE S., “METALURGI MEKANIK”&lt;br /&gt;Edisi ke 3 Jilid 2., Penerbit ERLANGGA&lt;br /&gt;(1992).&lt;br /&gt;5. POPOV E. P., ASTAMAR Z.,”MECHANICS&lt;br /&gt;OF MATERIALS”, Versi S1, Penerbit&lt;br /&gt;ERLANGGA (1989).&lt;br /&gt;TANYA JAWAB&lt;br /&gt;Jaswadi&lt;br /&gt;􀂾 Mengapa kepala mesin frais perlu diperbaiki&lt;br /&gt;􀂾 Bahan apa saja yang perlu dipersiapkan agar&lt;br /&gt;perbaikan dapat berhasil baik&lt;br /&gt;􀂾 Sampai berapa prosen hasil poerbaikannya&lt;br /&gt;Bambang Lusmiyanto&lt;br /&gt;􀂗 Karena keadaan rusak tidak dapat dipakai,&lt;br /&gt;padahal itu hanya satu-satunya alat yang kami&lt;br /&gt;punyai dan kalau beli baru harganya&lt;br /&gt;Rp. 35.000.000,-&lt;br /&gt;􀂗 Perencanaan, kunci-kunci harus lengkap&lt;br /&gt;􀂗 Hasil perbaikkan 100%, sehingga sekarang&lt;br /&gt;sudah dapat difungsikan kembali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2131931648157166107-40346754120547632?l=suazu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://suazu.blogspot.com/feeds/40346754120547632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2131931648157166107&amp;postID=40346754120547632' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/40346754120547632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2131931648157166107/posts/default/40346754120547632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://suazu.blogspot.com/2009/10/frais-bridgesport.html' title='FRAIS BRIDGESPORT'/><author><name>so cool</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18181788940971911613</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ipIorPcRUV4/Sup8sxxhC1I/AAAAAAAAAAo/lVr3OtgIB28/S220/rio+bro.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2131931648157166107.post-8993265063303719768</id><published>2009-10-30T20:20:00.000-07:00</published><updated>2009-10-30T20:20:21.835-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>STANDAR KOMPETENSI&lt;br /&gt;TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN&lt;br /&gt;BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK&lt;br /&gt;SUB-BIDANG&lt;br /&gt;PERAWATAN DAN PERBAIKAN&lt;br /&gt;MESIN PRODUKSI&lt;br /&gt;DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL&lt;br /&gt;DIREKTORAT JENDERAL LISTRIK DAN PEMANFAATAN ENERGI&lt;br /&gt;2004&lt;br /&gt;i&lt;br /&gt;D A F T A R I S I&lt;br /&gt;STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN&lt;br /&gt;BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK&lt;br /&gt;SUB-BIDANG PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN PRODUKSI&lt;br /&gt;hal&lt;br /&gt;1. Kode Unit : IPL.RAW.001(2).A................................................................ 1&lt;br /&gt;Judul Unit : Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Bubut&lt;br /&gt;(Turning Machine) dan Mesin Frais (Milling Machine)&lt;br /&gt;2. Kode Unit : IPL.RAW.002(2).A................................................................ 5&lt;br /&gt;Judul Unit : Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Punching dan&lt;br /&gt;Mesin Pemotong (Cutting Machine)&lt;br /&gt;3. Kode Unit : IPL.RAW.003(2).A................................................................ 9&lt;br /&gt;Judul Unit : Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Moulding&lt;br /&gt;4. Kode Unit : IPL.RAW.004(2).A................................................................ 13&lt;br /&gt;Judul Unit : Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Bending&lt;br /&gt;5. Kode Unit : IPL.RAW.005(2).A................................................................ 17&lt;br /&gt;Judul Unit : Melakukan Perawatan dan Perbaikan Sistem Kelistrikan&lt;br /&gt;dan Instrumentasi pada Mesin Pengecor (Casting&lt;br /&gt;Machine)&lt;br /&gt;6. Kode Unit : IPL.RAW.006(2).A................................................................ 20&lt;br /&gt;Judul Unit : Melakukan Perawatan dan Perbaikan Sistem Mekanik&lt;br /&gt;pada Mesin Pengecor (Casting Machine)&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN&lt;br /&gt;BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK&lt;br /&gt;SUB-BIDANG PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN PRODUKSI&lt;br /&gt;Kode Unit : IPL.RAW.001(2).A&lt;br /&gt;Judul Unit : Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Bubut (Turning&lt;br /&gt;Machine) dan Mesin Frais (Milling Machine)&lt;br /&gt;Deskripsi Unit : Unit kompetensi ini mencakup pelaksanaan perawatan dan&lt;br /&gt;perbaikan sistem mekanis, sistem kelistrikan dan instrumentasi&lt;br /&gt;pada mesin bubut (turning machine) dan mesin frais (milling&lt;br /&gt;machine), termasuk juga yang telah menggunakan computer&lt;br /&gt;numerical control (CNC), meliputi : sistem penggerak dan&lt;br /&gt;transmisi, sistem pneumatik, pelumasan mesin, cooling system,&lt;br /&gt;bantalan (bearing), kesimetrisan dan kestabilan&lt;br /&gt;(leveling/alignment and balancing), pengkawatan, sistem sirkit&lt;br /&gt;listrik, sistem kontrol proses, instrumen sensor, transmiter dan&lt;br /&gt;lain-lain.&lt;br /&gt;Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja&lt;br /&gt;1 Merencanakan&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;mempersiapkan&lt;br /&gt;pekerjaan&lt;br /&gt;1.1 Kebijakan dan prosedur K3 dipahami. Perawatan&lt;br /&gt;dan perbaikan mesin produksi direncanakan dan&lt;br /&gt;dipersiapkan sesuai dengan prosedur standar kerja&lt;br /&gt;yang berlaku.&lt;br /&gt;1.2 Surat perintah kerja/izin kerja, prosedur standar kerja,&lt;br /&gt;instruksi perawatan dan perbaikan, blangko dan&lt;br /&gt;dokumen terkait lainnya disiapkan dan dipahami.&lt;br /&gt;1.3 Koordinasi dengan personel bagian lain dilakukan&lt;br /&gt;melalui personel yang berwenang.&lt;br /&gt;1.4 Perkakas, perlengkapan, material, dan alat&lt;br /&gt;keselamatan personil yang diperlukan dipastikan&lt;br /&gt;telah tersedia, masih bekerja baik, dan aman&lt;br /&gt;digunakan.&lt;br /&gt;2 Melaksanakan&lt;br /&gt;pekerjaan&lt;br /&gt;2.1 Mesin produksi dirawat dan diperbaiki dengan&lt;br /&gt;mengikuti prosedur standar kerja dan instruksi&lt;br /&gt;perawatan dan perbaikan sesuai dengan persyaratan&lt;br /&gt;pekerjaan, tanpa menimbulkan kerusakan atau&lt;br /&gt;gangguan terhadap lingkungan sekitar atau fungsi&lt;br /&gt;peralatan lain.&lt;br /&gt;2.2 Kejadian atau keadaan yang tidak terduga&lt;br /&gt;diselesaikan sesuai prosedur standar kerja yang&lt;br /&gt;ditetapkan.&lt;br /&gt;2.3 Persetujuan harus diperoleh dari personil yang&lt;br /&gt;berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;yang ditetapkan sebelum suatu tindakan alternatif&lt;br /&gt;dilakukan.&lt;br /&gt;2.4 Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa&lt;br /&gt;pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan&lt;br /&gt;persyaratan pekerjaan.&lt;br /&gt;2.5 Setelah selesai, perkakas, perlengkapan, dan alat&lt;br /&gt;keselamatan personel yang digunakan dalam&lt;br /&gt;pelaksanaan pekerjaan dibersihkan, diperiksa, dan&lt;br /&gt;dikembalikan ke tempat semula.&lt;br /&gt;3 Melaporkan hasil&lt;br /&gt;pekerjaan&lt;br /&gt;3.1 Hasil pekerjaan dilaporkan kepada personel yang&lt;br /&gt;berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja.&lt;br /&gt;Istilah-istilah umum pada unit ini diperlihatkan dengan kata yang digarisbawahi.&lt;br /&gt;Definisi dan ruang lingkup yang dimaksudkan untuk dicakup dijelaskan pada Daftar&lt;br /&gt;Kosakata.&lt;br /&gt;Batasan Variabel&lt;br /&gt;Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung antara lain dengan&lt;br /&gt;adanya:&lt;br /&gt;1. Kebijakan dan prosedur K3;&lt;br /&gt;2. Prosedur standar kerja (Standard Operating Procedure/SOP);&lt;br /&gt;3. Instruksi perawatan dan perbaikan (Instruction Manual);&lt;br /&gt;4. Persyaratan pekerjaan;&lt;br /&gt;5. Perkakas, perlengkapan, material, dan alat keselamatan personil yang&lt;br /&gt;dibutuhkan;&lt;br /&gt;6. Personel yang berwenang;&lt;br /&gt;7. Sistem dan format pelaporan.&lt;br /&gt;Panduan Penilaian&lt;br /&gt;A. Persyaratan Dasar&lt;br /&gt;Minimal D3 Teknik atau SLTA berpengalaman di bidangnya minimal 5 tahun.&lt;br /&gt;B. Unit Kompetensi Pendukung&lt;br /&gt;Kode Unit Judul Unit&lt;br /&gt;C. Pembuktian Pencapaian Kompetensi&lt;br /&gt;Pencapaian kompetensi dibuktikan dengan adanya kemampuan untuk:&lt;br /&gt;1. Memperagakan/mendemonstrasikan unjuk kerja yang konsisten untuk&lt;br /&gt;setiap elemen kompetensi;&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;2. Memenuhi kriteria unjuk kerja setiap elemen kompetensi dengan&lt;br /&gt;mempergunakan teknik, prosedur, informasi, dan sumber daya yang&lt;br /&gt;tersedia di tempat kerja;&lt;br /&gt;3. Memperagakan/mendemonstrasikan pemahaman atas pengetahuan dan&lt;br /&gt;keterampilan pendukung sebagaimana dimaksud dalam bagian&lt;br /&gt;Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung.&lt;br /&gt;D. Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung&lt;br /&gt;Keselamatan dan kesehatan kerja&lt;br /&gt;Kebijakan dan prosedur K3 yang berlaku, keselamatan personel, alat&lt;br /&gt;keselamatan personel, bahaya-bahaya yang mungkin timbul di tempat kerja,&lt;br /&gt;peralatan proteksi dan penanggulangan terhadap bahaya, prosedur bekerja&lt;br /&gt;dengan menggunakan peralatan dan pemanfaat tenaga listrik, prosedur&lt;br /&gt;penyelamatan dan pertolongan pertama, prosedur pelaporan jika terjadi&lt;br /&gt;bahaya atau kecelakaan kerja&lt;br /&gt;Interpretasi gambar teknik&lt;br /&gt;Standar gambar teknik, daftar komponen dan material, jenis garis, simbolsimbol&lt;br /&gt;gambar teknik, diagram skematik, diagram blok&lt;br /&gt;Penggunaan perkakas dan gawai ukur&lt;br /&gt;Identifikasi dan penggunaan perkakas untuk penandaan, pemotongan,&lt;br /&gt;pemasangan, dan pengerjaan akhir, identifikasi dan penggunaan gawai ukur&lt;br /&gt;Pengetahuan tentang penggerak, transmisi dan penghubung mekanis&lt;br /&gt;Pemahaman tentang jenis-jenis ulir, roda gigi, pulley, kopling, poros, bantalan&lt;br /&gt;(bearing) dan hubungan satu sama lain&lt;br /&gt;Pengetahuan tentang sistem pneumatik&lt;br /&gt;Teori dasar mekanik, pemahaman tentang mekanika fluida, jenis dan&lt;br /&gt;spesifikasi kompresor, filter, valve, packing dan seal&lt;br /&gt;Pengetahuan tentang pelumasan mesin&lt;br /&gt;Pemahaman tentang jenis dan spesifikasi pelumas&lt;br /&gt;Pengetahuan tentang cooling system&lt;br /&gt;Pemahaman tentang jenis dan spesifikasi pendingin (coolant) yang sesuai&lt;br /&gt;dengan material cutter dan bahan kerja, jenis dan spesifikasi pompa&lt;br /&gt;Teori listrik&lt;br /&gt;Satuan besaran-besaran listrik, daya dan energi, torsi, rugi-rugi dan efisiensi,&lt;br /&gt;konduktor, insulator, arus, tegangan, teori rangkaian listrik, hukum Ohm,&lt;br /&gt;hukum Kirchhoff, rangkaian seri/paralel, rangkaian arus searah/arus bolakbalik,&lt;br /&gt;sistem 1-fasa/3-fasa, resistansi, induktansi, kapasitansi, impedansi&lt;br /&gt;Motor listrik&lt;br /&gt;Konstruksi, prinsip kerja, dan karakteristik motor listrik tiga fasa, sistem&lt;br /&gt;proteksi&lt;br /&gt;Teknik pengkawatan&lt;br /&gt;Keselamatan ketenagalistrikan, isolasi, pembumian, pengetesan peralatan&lt;br /&gt;tenaga listrik, jenis-jenis penghantar, kabel daya, kode warna, penyambungan&lt;br /&gt;dan terminasi, sistem pengkawatan, lengkapan kabel daya&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;Mempersiapkan dan menulis dokumen teknis&lt;br /&gt;Penulisan laporan, pendokumentasian&lt;br /&gt;Kompetensi Kunci&lt;br /&gt;Kompetensi Kunci A B C D E F G&lt;br /&gt;Tingkat Unjuk Kerja 2 2 2 2 2 2 2&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN&lt;br /&gt;BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK&lt;br /&gt;SUB-BIDANG PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN PRODUKSI&lt;br /&gt;Kode Unit : IPL.RAW.002(2).A&lt;br /&gt;Judul Unit : Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Punching dan&lt;br /&gt;Mesin Pemotong (Cutting Machine)&lt;br /&gt;Deskripsi Unit : Unit kompetensi ini mencakup pelaksanaan perawatan dan&lt;br /&gt;perbaikan sistem mekanis, sistem kelistrikan dan instrumentasi&lt;br /&gt;pada mesin punching dan mesin pemotong (cutting machine),&lt;br /&gt;termasuk juga yang telah menggunakan computer numerical&lt;br /&gt;control (CNC), meliputi: penggerak dan transmisi, sistem&lt;br /&gt;pneumatik, pelumasan mesin, bantalan (bearing), dan dies,&lt;br /&gt;pengkawatan, sistem sirkit listrik, sistem kontrol proses,&lt;br /&gt;instrumen sensor, transmiter dan lain-lain.&lt;br /&gt;Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja&lt;br /&gt;1 Merencanakan&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;mempersiapkan&lt;br /&gt;pekerjaan&lt;br /&gt;1.1 Kebijakan dan prosedur K3 dipahami. Perawatan&lt;br /&gt;dan perbaikan mesin produksi direncanakan dan&lt;br /&gt;dipersiapkan sesuai dengan prosedur standar kerja&lt;br /&gt;yang berlaku.&lt;br /&gt;1.2 Surat perintah kerja/izin kerja, prosedur standar kerja,&lt;br /&gt;instruksi perawatan dan perbaikan, blangko dan&lt;br /&gt;dokumen terkait lainnya disiapkan dan dipahami.&lt;br /&gt;1.3 Koordinasi dengan personel bagian lain dilakukan&lt;br /&gt;melalui personel yang berwenang.&lt;br /&gt;1.4 Perkakas, perlengkapan, material, dan alat&lt;br /&gt;keselamatan personil yang diperlukan dipastikan&lt;br /&gt;telah tersedia, masih bekerja baik, dan aman&lt;br /&gt;digunakan.&lt;br /&gt;2 Melaksanakan&lt;br /&gt;pekerjaan&lt;b
